NovelToon NovelToon
KITAB SENJA SEMBILAN LANGIT

KITAB SENJA SEMBILAN LANGIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Seratus ribu tahun setelah Perang Senja yang memusnahkan para Dewa Asli dan Iblis Primordial, para "Penguasa Abadi" di Sembilan Langit menjadikan dunia fana sebagai ladang ternak spiritual yang dipanen setiap sepuluh ribu tahun. Lin Xuan, seorang murid yatim piatu dari Sekte Pedang Awan Biru yang dikhianati dan diambil Akar Spiritualnya demi menghidupkan putra mahkota sekte, dibuang ke dasar Jurang Tulang Iblis. Di ambang kematian, darahnya menyalakan Lentera Abu Senja—pusaka terlarang peninggalan Dewa Senja terakhir—yang membentuk kembali tubuhnya dengan Meridian Kembar Dewa-Iblis. Dengan menggenggam pedang di satu tangan dan api senja di tangan lain, Lin Xuan merangkak naik dari dasar jurang untuk menumbangkan sekte-sekte munafik, menyatukan ras Iblis dan Manusia, serta meruntuhkan takhta palsu di Sembilan Langit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10: Kolam Sumsum Naga Hitam & Menembus Lapisan Kesembilan

Di bawah sinar redup Lentera Abu Senja yang melayang di antara mereka berdua, Lin Xuan dan Ye Linglong masing-masing meneteskan setetes darah dari ujung jari mereka ke atas nyala api lentera.

WUSSSH!

Api abu-abu itu membelah menjadi dua berkas segel kuno yang masuk ke dahi Lin Xuan dan dahi Ye Linglong, mengikat perjanjian setara yang tak terpisahkan.

Begitu kontrak selesai, Lin Xuan melangkah mendekati pilar emas pertama di sisi paling kanan. Ia menarik napas dalam-dalam, mengerahkan seluruh Qi Meridian Kembar Dewa-Iblis Lapisan Kedelapan miliknya untuk memanggil lidah Api Abu Senja, lalu menempelkan kedua telapak tangannya langsung ke rantai emas berukir aksara Surga tersebut!

ZRRRRRTTTTT—KLANG!

Begitu Api Abu Senja menyentuh rantai emas itu, aksara-aksara Surga di permukaan rantai langsung menjerit bagai makhluk hidup yang terbakar! Cahaya putih menyilaukan meledak berusaha mendorong tubuh Lin Xuan mundur, membuat darah merembes dari sela-sela jari pemuda itu.

Namun Lin Xuan menggertakkan giginya tanpa mundur setengah langkah pun!

"Hancur untukku.

KRAAAAAK—PYAAAR!

Setelah lima belas menit pertarungan energi yang menguras habis Qi di Dantiannya, rantai emas pertama yang telah mengikat pergelangan tangan kanan Ye Linglong selama tiga ratus tahun akhirnya retak dan meleleh menjadi abu!

Begitu satu rantai itu hancur, delapan rantai sisanya ikut mengendur dan menyusut masuk ke dalam tubuh Ye Linglong sebagai segel pasif, membebaskan tubuh gadis berambut perak itu dari gantungan udara!

Tubuh Ye Linglong yang lemah setelah tiga ratus tahun disegel melayang jatuh, dan Lin Xuan dengan sigap melangkah maju menangkap tubuh ramping yang harum dan sedingin salju itu sebelum menyentuh lantai batu.

"Terima kasih..." bisik Ye Linglong pelan, wajah pucatnya sedikit merona tipis karena untuk pertama kalinya dalam hidupnya ada seorang pemuda manusia yang menyentuhnya. Namun ia segera berdiri tegak dan menunjuk ke arah lempengan batu naga di belakang pilar tengah. "Dengan satu rantai yang hancur, aku sudah bisa bergerak bebas untuk sementara waktu dan memulihkan satu persen kekuatanku. Ayo, waktumu tidak banyak—Kolam Sumsum Naga Hitam ada di bawah lempengan batu itu!"

Saat lempengan batu naga itu digeser, aroma energi spiritual kuno yang begitu kental langsung menyembur keluar! Di bawahnya terdapat sebuah kolam berdiameter sepuluh tombak yang berisi cairan kental berwarna hitam keemasan bagaikan cairan logam mulia—Sumsum Naga Hitam yang terbentuk dari fosil tulang naga purba selama puluhan ribu tahun!

Namun tepat di tengah kolam itu, melingkar seekor Ular Darah Bermata Tiga sepanjang sepuluh tombak! Sisik merah tua di tubuh ular itu telah mulai tumbuh dua tonjolan tanduk kecil di kepalanya—pertanda bahwa monster ini telah melampaui Pemurnian Qi Lapisan Kesembilan dan berada di tingkat Setengah Langkah Pembangunan Fondasi (Half-Step Foundation Establishment)!

SHHHHHHH!

Begitu melihat Lin Xuan dan Ye Linglong membuka pintu kolam, mata ketiga di dahi Ular Darah itu terbuka lebar, menembakkan seberkas sinar merah pembatu yang sanggup mengubah makhluk hidup menjadi patung batu dalam sekejap!

"Lin Xuan, serahkan mata ketiganya padaku! Tebas titik tujuh inci di bawah lehernya!" seru Ye Linglong sambil menjentikkan jarinya, membentuk Segel Cermin Bulan Malam yang memantulkan sinar merah dari mata ketiga ular tersebut kembali ke atas langit-langit gua!

"Cukup tiga detik!"

Lin Xuan mengaktifkan Langkah Bayangan Senja hingga ke batas maksimalnya. Tiga bayangan semu tertinggal di tepi kolam, sementara tubuh aslinya telah melompat tepat di atas permukaan Kolam Sumsum Naga Hitam!

Saat ekor Ular Darah itu menyapu air kolam hingga menimbulkan gelombang dahsyat untuk menghancurkan pinggang Lin Xuan, pemuda itu mencabut pedang besi patah dari punggungnya.

Untuk pertama kalinya, Lin Xuan memadukan seluruh kekuatan Meridian Dewa, Meridian Iblis, dan seberkas Api Abu Senja langsung ke dalam bilah pedang patah tersebut!

KRAAAK... KLING!

Terjadi keajaiban! Kerak karat hitam yang selama puluhan tahun membungkus bilah pedang patah itu tiba-tiba retak dan terkelupas! Dari balik karat yang rontok itu, tampak bilah logam berwarna abu-abu gelap bertabur bintik-bintik cahaya bintang kuno, dengan dua aksara purba terukir di dekat gagangnya (Duàn Mìng — Pemutus Takdir)!

"Tebas!"

SWOOOOOOSH!

Tebasan Pedang Pemutus Takdir kali ini melepaskan busur cahaya senja sepanjang tiga tombak yang mengandung raungan samar naga emas dan gagak hitam!

Tebas!"

SWOOOOOOSH!

Tebasan Pedang Pemutus Takdir kali ini melepaskan busur cahaya senja sepanjang tiga tombak yang mengandung raungan samar naga emas dan gagak hitam!

Sisik sekeras baja milik Ular Darah Bermata Tiga yang berada di tingkat Setengah Langkah Pembangunan Fondasi itu bahkan tidak sanggup menahan mata pedang tersebut selama setengah detik.

CRAAAASH!

Kepala raksasa Ular Darah Bermata Tiga itu terpenggal putus dari lehernya dan terjatuh ke lantai batu!

Lin Xuan tidak menyia-nyiakan waktu sedetik pun. Ia melemparkan Pedang Pemutus Takdir ke dalam Kolam Sumsum Naga Hitam agar bilahnya terus menyerap esensi darah ular dan sumsum naga, lalu ia sendiri melompat masuk dan duduk bersila di tengah kolam tersebut!

BLUUUUP—BOOM!

Cairan Sumsum Naga Hitam yang panas bagaikan magma langsung menerjang masuk ke seluruh pori-pori kulit, otot, tulang, dan meridian Lin Xuan, sementara Lentera Abu Senja memurnikan Inti Kristal Ular Darah Bermata Tiga menjadi arus energi raksasa yang mengalir langsung ke Dantiannya!

Rasa sakit dari penempaan tulang dan pelebaran meridian itu sepuluh kali lebih dahsyat daripada sebelumnya, namun Lin Xuan tetap duduk tak bergeming bagaikan batu karang selama tiga hari tiga malam penuh.

Pada hari ketiga—

DOOOOOOM!

Seluruh cairan hitam keemasan di dalam kolam seluas sepuluh tombak itu telah berubah menjadi air jernih karena seluruh esensinya telah tersedot habis ke dalam tubuh Lin Xuan dan Pedang Pemutus Takdir!

Dari tubuh Lin Xuan yang perlahan bangkit berdiri dari dalam kolam, memancar aura dahsyat yang menggetarkan seluruh aula giok hitam. Tulang dan kulitnya kini sekuat Artefak Roh Tingkat Menengah, sementara pusaran yin-yang emas-hitam di dalam Dantiannya telah terisi penuh hingga ke puncak tertinggi:

Ranah Pemurnian Qi — Lapisan Kesembilan Puncak Sempurna!

Dengan kekuatan fisiknya, Meridian Kembar Dewa-Iblis, Langkah Bayangan Senja, dan Pedang Pemutus Takdir yang telah membuka lapisan pertamanya, Lin Xuan saat ini bahkan sanggup bertarung berhadap-hadapan melawan kultivator Ranah Pembangunan Fondasi!

Lin Xuan meraih gagang Pedang Pemutus Takdir yang melayang keluar dari air kolam, lalu menoleh ke arah Ye Linglong yang tersenyum puas sebelum gadis itu berubah menjadi seberkas cahaya perak dan masuk beristirahat ke dalam ruang Lentera Abu Senja di dahinya.

"Masih ada dua puluh lima hari sebelum upacara di Sekte Pedang Awan Biru," suara Lin Xuan bergema tenang namun penuh wibawa di dalam kubah bawah tanah. "Saatnya keluar menuju Kota Kabut Hitam, membangun Fondasi Sempurna Dewa-Iblis, dan menyiapkan peti mati untuk Gu Changge beserta seluruh sektenya!"

1
Ilham Yono
mulai terkuak...jadi diri
Ilham Yono
hem....good jobs boys
Ilham Yono
ketakutan?¿!
Ilham Yono
wkwkwkwk ...ketemu pengkhianat
Ilham Yono
teror awal dii mulai
Ilham Yono
mati saja kau
Ilham Yono
bantai bantai
Ilham Yono
lengkap sudah boys
Ilham Yono
menarik....👻
Ilham Yono
bantai.. bantai
Ilham Yono
berjuang boys
Ilham Yono
pembantaian di mulai
Ilham Yono
nice kontrak
Ilham Yono
wadidaw....sekali liat langsung serang...betina sadis 👻
Ilham Yono
lanjut thor
Ilham Yono
nice
Ilham Yono
balas dendam di mulai
Ilham Yono
keberuntungan dibalik musibah
Dan Kawan-Kawan
asyiiik cerita baru lagi
kalo bisa alur ceritax dibuat liku2 jgn baru 100 chapter sudah sampai di alam atas...buat panjang ceritax....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!