NovelToon NovelToon
MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Gadis nakal / Time Travel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Elena, seorang gadis yang selalu kalah dan selalu di perlakukan tidak adil. Kini telah menemukan dunia baru, dengan tujuan hidup yang baru.

Mengejar cinta atau mencari harta? Elena akan melakukan keduanya sekaligus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

beda cara berpikir

"Saya akan melayani anda dengan baik, nona. Silahkan beristirahat, saya akan tetap di sisi anda." Ucap Merida sopan.

Elena terlelap menikmati pijatan lembut Merida. Kehidupan yang berubah 180° setelah mengalami kehidupan kejam, padahal zaman ini jauh lebih kuno tapi wanita bangsawan memiliki hak yang sama seperti laki-laki.

Wanita bangsawan boleh belajar baca, tulis dan berhitung. Bahkan bermain alat musik dan berdansa, mereka bisa berlomba-lomba menulis puisi dengan indah dan rapih untuk merayu pria yang mereka sukai.

Tapi saat di zamannya yang cukup modern dulu, dia bahkan tidak mendapatkan hak pendidikan. Dia hanya bisa menatap kakak laki-laki nya hidup nyaman, bisa melakukan banyak hal dengan bebas. Sedangkan dirinya hanya boleh bekerja, bekerja dan bekerja.

Elena senang bisa kembali ke sini, dia merasakan kehidupan yang adil dan menyenangkan. Bertemu dengan Bumi adalah anugrah terindah dalam hidup Elena.

Sedangkan saat ini Theor sedang menemani Daniel memeriksa berkas penting, hari ini Isabella tidak datang ke istana karena Daniel sedang sibuk. Belum memiliki waktu untuk menemani Isabella jalan-jalan atau minum teh.

"Yang mulia, boleh saya bertanya beberapa hal?." Ucap Theor tiba-tiba.

"Tidak biasanya kau begini, ada apa?." Daniel menoleh pada Theor.

"Saya ingin bertanya, apa benar anda pertama kali bertemu nona Isabella di panti asuhan perbatasan Utara?." Ucap Theor.

"Hmm yaa.. dia berkata berasal dari sana, dia selalu mengendap-endap untuk bertemu denganku. Dia bilang takut ibu panti akan mengetahui ini dan melarangnya." Ucap Daniel tersenyum mengingat.

"Apa anda sudah memeriksa apa benar nona Isabella berasal dari sana?." Ucap Theor, dia penasaran.

"Kenapa kau bicara begitu? apa kau berpikir Isabella membohongiku, aku tidak tau apa maksudmu mengatakan hal ini sekarang." Daniel tersinggung.

"Maaf yang mulia, tapi saya memiliki rasa kecurigaan terkait hal ini." Jujur Theor.

"Kecurigaan apa? apa kau memiliki buktinya?." Daniel emosi.

"Ya, sebelum itu apa yang mulia tau jika Lady Elena juga berasal dari panti asuhan itu?." Ucap Theor jujur.

Theor membedakan penyebutan antara Isabella dan Elena, karena Elena adalah seorang bangsawan. Sedangkan Isabella masuk dunia para bangsawan karena menjadi kekasih putra mahkota.

Deg.

"Apa yang kau bicarakan?." Daniel terkejut.

"Ini memalukan, tapi aku mencaritau tentang Lady Elena karena merasa tertarik. Tanpa sengaja saya menemukan hal yang mengejutkan, karena itu saya bertanya pada yang mulia." Ucap Theor, tidak bicara terang-terangan.

"Jadi maksudmu Elena bukan anak kandung Duke Denilen?." Kaget Daniel.

"Bukan seperti itu, tapi Lady Elena di kabarkan di culik saat bayi hingga berusia 16 tahun baru di temukan kembali. Mungkin itu juga alasan kenapa tingkah nya berbeda dengan bangsawan pada umumnya." Ucap Theor, meskipun wajahnya datar tapi semua yang dia ucapkan kadang jujur kadang bohong.

"Apa kau memiliki buktinya?." Daniel masih denial.

"Ini, saya menemukan surat resmi tentang Lady Elena saat di panti asuhan. Saat itu namanya Elli, karena baju yang dirinya kenakan saat hilang memiliki tulisan nama Elli." Ucap Theor, menyerahkan berkas yang semalam dia curi.

"Baiklah, anggap memang benar Elena pernah tinggal disana. Lalu apa hubungannya dengan Isabella?." Ujar Daniel.

"Bukankah aneh karena mereka tidak saling kenal, seharusnya meskipun pura-pura tidak kenal gerak-gerik mereka masih bisa di tebak. Tapi mereka sama sekali tidak saling kenal, ini yang membuatku merasa curiga." Ucap Theor.

"Jadi hanya karena alasan ini? bisa saja Elena dan Isabella memang tidak saling kenal, yang tinggal di panti kan bukan hanya mereka berdua. Kau terlalu banyak berpikir Theor, Isabella tidak mungkin berbohong padaku. Dia anak yang polos dan kekanakan, dia tidak akan bisa mengelabuhi ku." Ucap Daniel, menolak percaya.

"Maafkan kelancangan saya yang mulia, saya tidak akan membahas nya lagi." Ucap Theor.

"Hahhhh Theor, dari dulu kau ini memang kaku ya? sudah berapa kali aku mengatakan jika kita sepupu?, panggil saya aku Kakak. Kau selalu saja menganggap ku seperti orang lain." Ucap Daniel, bersandar pada kursi kerjanya.

"Saya rasa itu bukan tindakan yang sopan." Ucap Theor, kukuh menolak.

"Kita bahkan memiliki marga yang sama Grand Duke Van Delon." Daniel kesal.

"Pandangan masyarakat tidak setuju dengan hal ini, saya datang sebagai anjing putra mahkota. Jadi tolong lihat saya seperti anjing, yang mulia." Ucap Theor, wajahnya datar.

"Kau benar-benar. Kita bahkan belum melakukan sumpah secara resmi, kita masih menjadi saudara. Kau bisa menjadi anjingku setelah berusia 25 tahun nanti, kenapa terburu-buru sekali." Daniel tidak setuju.

"Dengan berat hati saya tetap menolak, yang mulia." Theor, tetap menjaga jarak.

"Sejujurnya, apa kau tidak mau pergi dari jeratan itu Theor?." Daniel menatap Theor penasaran.

"Apa maksud yang mulia?." Theor terkejut.

"Jeratan anjing Kaisar. Dulu Ayahmu TERPAKSA menjadi anjing Ayahku, karena dia kalah dalam suksesor. Hanya dengan cara itu Ayahku merasa tenang berada diatas tahta, kau tau kan jika Ayahmu dulu sangat kuat? dia gagal menjadi suksesor karena kekurangan dukungan dan dia terlalu lama memiliki keturunan." Ucap Daniel.

"Saya tau dengan pasti mengenai sejarah itu, lalu apa yang mulia menginginkan saya memberontak?." Tanya Theor.

"Haha kau mengatakan hal yang menakutkan lagi, kau tidak mungkin tega melakukan itu padaku kan?." Ujar Daniel.

"Saya harap seperti itu." Theor sendiri tidak yakin.

"Menyebalkan, sudahlah pergi ke ruang rapat lebih dulu. Aku akan menyusul setelah menyelesaikan yang ini, apapun yang ada di pikiranmu saat ini semoga saja itu tidak akan terjadi." Ucap Daniel, kembali sibuk pada berkasnya.

"Saya izin undur diri yang mulia." Theor pergi setelah membungkuk hormat.

Daniel diam-diam melirik punggung Theor yang hilang di balik pintu, dia tersenyum masam. Dia berpikir mungkin harapannya untuk bisa dekat layaknya saudara dengen Theor, akan segera pupus.

Memang sejak pertama kali bertemu Daniel menganggap Theor adiknya. Daniel lahir sebagai bungsu dari seorang Kaisar besar Van Delon. Selama masa pemerintahan nya, Kaisar hanya memiliki anak perempuan yang cukup kesulitan memenuhi harapan orang-orang. Hingga kelahiran Daniel adalah harapan besar, dia di tekan dan didik menjadi pewaris seumur hidupnya karena waktu sudah semakin dekat.

Daniel yang hidup dalam tekanan bertemu dengan Theor yang usianya 3 tahun lebih muda darinya. Daniel senang karena akhirnya dia menjadi seorang Kakak, sebagai bungsu dia ingin di panggil Kakak.

Sayangnya Theor tidak memiliki pemikiran yang sama dengan Daniel, meskipun kecewa Daniel tetap memperlakukan Theor dengan baik sebagai tangan kanan nya.

Di saat merasa hampa, akhirnya Daniel bertemu dengan Isabella yang memberikan warna padanya. Ini lah alasan Daniel begitu mencintai Isabella, karena berkat Isabella dunia Daniel berwarna dan terasa indah.

"Jika tau aku lahir untuk merasa pusing, lebih baik aku lahir menjadi pohon." Batin Daniel lelah.

"Aaaaakkkhhhhhh semuanya menjengkelkan, aku tidak mau bekerja!!! aku ingin hidup bebas seperti burung!!!." Teriak Daniel frustasi.

1
Sribundanya Gifran
lanjut
Mellisa Gottardo: siaap🥰
total 1 replies
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mellisa Gottardo: /Scowl/
total 1 replies
Alishe
bentar lg ayam pink🤣🤣🤣🤣
Alishe: saingan theor pilihan daddyhhh gue gpp biar makin kebakaran jenggot si kaku ini🤣🤣
total 2 replies
Alishe
ga guna u curiga udah telatttttt
Alishe
masi aja si ajim belain tu setan dihhh
Alishe
bukannya iya?? 🙄
Alishe
enak ga dituduh☺☺
Mellisa Gottardo: otw salam olahraga
total 1 replies
Alishe
nah ulet belbel mau ngapain lg itu ga boleh bgt org bahagia
Alishe
ahahaha percaya ga percaya laki w jg gini pas pdkt🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: awww sosweet
total 1 replies
Alishe
keselan gue perasaan🙄🙄🙄
Alishe
bener katarak ni org
Siti Aisyah
🤭🤭🤭
Mellisa Gottardo: /Drool/
total 1 replies
Yogi Muriani
ayam warna warni 🤣🤣suka-suka-suka👍
Mellisa Gottardo: hahahaha
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayam teletubbies dong mereka jadi nya, berpelukan
Mellisa Gottardo: hahaaha
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
sekutu isabelle ternyata orang yang tak di sangka²
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
nah, baru tau takut. itu dia sifat nya orang sabar, sekali bertindak 1000 nyawa akan siap dicabik-cabik nya
Mellisa Gottardo: terharu yaw
total 1 replies
Kimyoonvi
harus bngt tiga anak ayam warna warni? 😭
Mellisa Gottardo: hahahah
total 1 replies
Evi Marena
ayam warna warni😂othorrrr the best sudah up 2part.....moga elena mau bantu mereka cari Isabella sang penipu ulung SM pendeta agung laknat😒
semangat othorrrr....moga sehat selalu 😘😘
Mellisa Gottardo: hahaha okee
total 1 replies
Alishe
puas satu puasss puas aja satuuuuu🤧🤧🤧
Alishe
agak laen antagonis ini🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!