Pengusir hantu dari zaman kuno yang memilih untuk bunuh diri karena ingin hidup normal ternyata bereinkarnasi ke tubuh seorang Idol terkenal.
Lee Jaehyun pada akhirnya harus menjalani dua kehidupan dengan dua pekerjaan yang berbeda.
Di mata semua orang, dia dikenal sebagai Maknae dari grup Idol terkenal di Korea Selatan bernama MYTH, namun semua berubah ketika terdapat sebuah masalah serius akibat roh jahat yang membuatnya harus kembali berprofesi sebagai Munyeo Naja.
Demi mewujudkan impiannya di kehidupan keduanya yang damai, dia harus kembali berurusan dengan roh jahat. Satu demi satu masalah serius mulai muncul dan misteri yang selama ini tertutup mulai terkuak. Bahkan dia beberapa kali nyaris mati karena terlibat dengan para arwah gentayangan!
Apakah dia bisa mewujudkan keinginannya untuk jadi Idol normal tanpa harus berurusan dengan hantu? Ataukah terpaksa melibatkan semua rekannya dalam bahaya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayano Kaname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11.
“Apa? Ku–kutukan katamu? Apa maksudnya?!”
Lee Jaehyun kembali mengulangi kalimatnya, “Kalian semua seperti terkena kutukan. Jika aku tidak salah ingat, aku bertanya padamu apakah kau sakit saat aku dirawat, kan?”
“Be–benar, tapi–”
“Itu ada hubungannya.”
“Apa?”
Jaehyun mulai menjelaskan secara detail kondisi yang dimaksudnya. Mungkin setelah mendengar ini, Chief Han akan semakin curiga, bahkan mungkin saja akan menganggap Jaehyun sebagai orang gila.
“Aku tidak ingin membuat kau takut, Chief. Tapi, ini serius. Lantai tempat studio MYTH bekerja memiliki aura yang mengerikan.”
“Aura itu mirip dengan aura kematian. Baik kau dan para hyung, mereka memilikinya dan sekarang aura itu semakin besar.”
“Katakan padaku…saat kau kembali mengantar Sagan-hyung dan Yuno-hyung, apa kau bertemu dengan sosok wanita bergaun merah dan berdarah?”
Deg.
Wajah Chief Han sekarang benar-benar pucat. Dia tidak menyangka akan mendengar hal ini.
“Apa…katamu? Ba–bagaimana….bagaimana kau bisa–?”
Lee Jaehyun tersenyum sinis dan mengambil kesimpulan, “Ternyata bertemu ya.”
“Kalau begitu langsung saja aku jelaskan.”
“Aku ingat MYTH tidak memiliki manager dan selalu berganti manager tepat setelah MYTH memenangkan penghargaan.”
“Bisa dibilang hal aneh mulai muncul sejak saat itu dan ketika aku keluar dari lift pagi ini, di lantai tempat kami akan bekerja…ada hal yang begitu kuat.”
“Hal negatif yang setara dengan kutukan. Selain itu, aku juga bisa katakan kalau semua kejadian aneh MYTH dimulai sejak kalian bekerja di lantai itu. Benar, kan?”
“...” Chief Han terdiam dan tidak bisa menjawab. Alasannya karena semua yang dikatakan oleh Jaehyun itu benar.
“Jadi, apakah semua mantan manager kalian memiliki alasan yang sama seperti Seokyung-hyung?”
Tidak ada yang bisa disembunyikan oleh Chief Han sekarang. Dia harus jujur karena secara pribadi, dia sudah mengalami keanehannya sendiri.
“Benar.”
“Awalnya aku tidak percaya saat manager pertama kalian, orang yang menemani kalian dari nol tiba-tiba saja mengundurkan diri sejak sakit.”
“Dia hanya mengatakan kalau dia sudah lelah dan ingin pensiun dari pekerjaannya untuk memulai usaha. Namun, seminggu setelahnya aku mendengar dia dirawat di rumah sakit karena depresi dan mental yang sedikit terganggu.”
“Mental yang terganggu?”
“Benar. Kemudian kami merekrut manager baru dan tiga hari kemudian dia memutuskan untuk keluar. Mungkin kau dan yang lain mendengar dia keluar karena orang tuannya meninggal. Tapi yang sebenarnya bukan itu.”
“Dia keluar karena merasa ada sesuatu yang menurutnya, sosok mengerikan. Hal itu terus berlangsung sampai akhirnya Seokyung masuk menjadi manager kalian.”
“Seminggu pertama bekerja, dia berkata kalau ada hal aneh yang selalu didengarnya saat bekerja. Tentu saja hal ini dia katakan padaku. Shihan dan yang lain, termasuk kau tidak tau soal ini.”
“Aku menemaninya bekerja saat kalian di studio dan tidak ada hal aneh. Namun keesokan harinya, Seokyung menghubungiku dan mengatakan kalau dia melihat sosok mengerikan tersenyum di cermin di dalam ruang ganti kalian.”
“...”
Jaehyun sudah melihat kemana arah cerita ini dan dia sudah mendapatkan kesimpulan yang paling masuk akal, “Mereka benar-benar menargetkan MYTH untuk alasan yang masih belum aku ketahui.”
“Tapi ini tidak main-main karena terlihat jelas oleh–...sebentar, terlihat jelas? Kalau tidak salah Chief Han juga…”
Jaehyun bertanya, “Apakah selama ini ada orang lain yang bercerita hal yang sama? Atau mungkin dari staff lain ada yang pernah melihatnya?”
“Aku tidak pernah dengar mereka mengalami hal aneh, tapi tentu saja mereka merasa takut karena beberapa kali mendengar hal aneh terjadi di sekitar MYTH.”
“Mereka mendengarnya? Artinya tidak ada staff lain yang melihat makhluk mengerikan berwujud wanita mengerikan itu selain yang berhubungan langsung dengan MYTH?”
“Be–begitulah.”
Jaehyun terdiam sambil menatap makanan di meja. Dia sangat serius, seperti berpikir segala kemungkinan yang bisa saja terjadi, dia terus terdiam.
“Aku mengerti,” katanya, “Sepertinya semua itu sudah lama terjadi, namun yang aneh.”
“Dari cerita yang kau katakan itu, kenapa hanya orang-orang yang ada di sekitar MYTH yang melihatnya?”
“Selain itu, kejadian ini dimulai tepat setelah MYTH memenangkan penghargaan. Kesannya seakan menggambarkan bahwa kutukan ini terjadi karena MYTH berhasil mendapatkan kemenangan.”
“Kalau begitu, ini pertanyaan terakhirku. Apakah selain di studio itu, pernah ada gangguan serupa?”
Chief Han menggelengkan kepalanya, “Tidak pernah. Selama ini, sejauh yang aku ingat, hal aneh hanya terjadi di lantai 5 studio saja.”
“Begitu. Baiklah, terima kasih banyak. Sekarang…” Jaehyun mengeluarkan handphonenya, “Kita bahas soal bisnis.”
“Hah?!”
Di studio, Sagan yang sedang melihat hasil pemotretan, tanpa sengaja melihat Shihan yang terus menatap layar ponselnya. Dia menghampirinya dan bertanya, “Hyung, ada apa?”
“Sagan…”
“Kenapa dengan handphone-mu? Apa itu rusak?”
“Tidak. Aku sedang menunggu kabar dari Jaehyun.”
“Dari Jaehyun? Aku ingat kau bilang dia pergi bersama Chief Han. Kenapa? Apa dia sudah membalas pesan terakhirmu?”
“Tidak, dia tidak membalasnya. Menurutmu, haruskah aku menelponnya?”
“Kurasa tidak. Chief Han pasti akan segera kembali. Kita selesaikan pekerjaan kita dan menyambutnya jika sudah kembali.”
“Kamu benar.”
Sagan sempat terdiam dan bertanya, “Hyung, menurutmu kenapa kita tidak ke ruang ganti yang biasanya?”
“Apa?”
“Aku merasa sedikit aneh dengan sikap beberapa staff tadi. Mereka tidak memintaku untuk mengganti pakaianku di ruang ganti kita yang biasa namun memintaku menggantinya di ruang make up.”
“Aku–”
Belum selesai dengan kalimatnya, Shihan dan Sagan mendengar beberapa staff yang lewat sedang mengobrol.
“Apa ruangannya sudah dibereskan?”
“Sudah. Tapi ruang ganti MYTH hancur seperti itu, aneh sekali kan?”
“Ini…apakah ada sasaeng di antara para staff? Jelas sudah keterlaluan!”
“Bahkan menumpahkan air yang menyerupai darah…mereka ingin memberikan kesan horor pada MYTH seolah ini kutukan ya?”
Percakapan itu membuat Shihan dan Sagan terkejut. Tentu saja bukan hanya terkejut, mereka syok. Mereka begitu syok sampai menghampiri para staff tersebut.
“Tunggu!” teriak Sagan.
Para staff itu awalnya terlihat panik dan terkejut. Mereka saling melihat satu sama lain.
“A–ada apa, Goblin-ssi?”
“Kami terkejut…”
Sihan dan Sagan langsung bertanya, “Apa maksudnya dengan ruang ganti kami yang hancur? Apa ada sesuatu?”
“Kau ini bicara apa, Jae? Bisnis katamu?!”
Chief Han yang saat ini masih di cafe bersama Jaehyun tampak mempertanyakan pernyataan remaja itu.
“Aku akan membantumu menghilangkan kemalangan itu dan mengatasi kesialannya, tapi aku punya tujuan hidup yang baru saja aku temukan setelah keluar dari rumah sakit.”
“Hah?”
“Aku ingin kaya!!!”
“...”
“Demi menjadi kaya, aku akan melakukan apapun. Aku katakan sekali lagi, aku ini seorang Munyeo Naja atau kau bisa menyebutku sebagai tukang bersih-bersih roh jahat.”
“...” Chief Han semakin bingung, “Kau…tukang bersih-bersih? Kau kan idol…”
“Soal bayaran itu serius, kau harus membayarku. Tapi ini yang akan aku katakan. Aura kematian itu berasal dari kutukan. Aku yakin hantu wanita bergaun merah yang kau maksud itu membawa masalah serius untuk MYTH.”
“Bahkan bisa saja setelah ini semua orang yang dekat dengan MYTH akan terlibat dalam masalah.”
“Untuk mencegah hal itu, aku akan mencari tau dan menyingkirkannya. Bagaimana?”
“Jaehyun, tapi–”
“Apa kau tidak ingin tau siapa orang yang mungkin melakukan hal ini pada MYTH?”
Deg.
Kalimat lain yang mengejutkan keluar dari mulut Jaehyun. Pertanyaan tentang siapa orang yang mungkin melakukan hal ini jelas merujuk pada adanya unsur kesengajaan.
“Maksudmu…ada orang yang ingin mencelakai kalian?”
“Hanya prasangka saja tapi siapa yang tau. Mungkin saja ada yang ingin MYTH hancur.”
kaka dapet ide ceritanya dari mana sihhhh
aku yakin, demon lord sebelah dan mulut terkutuk pasti muji!
/Scream//Scream//Scream/
Agaki-sama.. aku lupa/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/