NovelToon NovelToon
Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / One Night Stand / Pernikahan Kilat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:559.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: noerazzura

Agnia, 24 tahun terjebak cinta satu malam dengan Richard Pratama akibat sakit hati kekasihnya Vino malah menikah dengan adik sepupunya.
Melampiaskan kemarahannya, karena keluarganya juga mendukung pernikahan itu karena sepupu Nia, Audrey telah hamil. Nia pergi ke sebuah klub malam, di sana dia bertemu dengan seseorang yang ternyata telah mengenalnya dan mengaguminya sejak mereka SMA dulu.
Memanfaatkan ingatan Nia yang samar, kejadian malam itu. Richard minta Nia menikahinya, dan menafkahinya.
Tanpa Nia sadari, sebenarnya sang suami adalah bos baru di tempatnya bekerja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Kalvin Tertarik pada Agnia

"Silahkan nak Kalvin" kata Santi yang bahkan sengaja mengatur tempat duduk Kalvin di samping Agnia.

"Terimakasih bibi" sahut Kalvin dengan ramah.

Nia yang pada akhirnya tak bisa berkutik hanya bisa tersenyum ketika Kalvin menoleh ke arahnya.

'Ya ampun, ini rencana ibu kebaca banget tahu gak. Duduk aja di tempel begini, padahal ni meja makan gede kali' gerutunya dalam hati.

"Nia, bukakan piring nak Kalvin" perintah Santi pada putrinya.

Nia yang memang tidak mau menimbulkan kesan, dia tidak menerima Kalvin di rumahnya. Dan membuat dia terkesan tidak mendengarkan ibunya. Lantas segera membuka piring Kalvin.

"Sekalian tanya, nak Kalvin suka apa"

'Ya ampun ibu' protes Nia di dalam hati.

Tapi meski dia ingin protes pada ibunya. Nia tetap tersenyum menghargai Kalvin.

"Kamu suka apa, Kalvin?"

"Kok panggil nama sih nak? gak sopan"

Nia lantas menoleh ke arah mamanya.

"Panggil apa dong Bu? Kalvin gak mau di panggil dokter Kalvin?" tanya Nia.

"Ya ampun, kenapa panggil dokter sih? memangnya kamu pasiennya? panggil mas gitu, biar akrab" kata Santi sambil tersenyum senang.

Dia benar-benar suka pada Kalvin sepertinya. Sudah jelas bibit dan bobotnya, juga sudah jelas pekerjaan dan masa depannya. Tidak seorang pengusaha seperti Vino tidak masalah. Santi merasa dia dan suaminya pun tidak kekurangan uang. Kalau memang anaknya butuh sesuatu, bisa minta ke mereka nanti setelah menikah pun.

"Mas?" tanya Agnia dengan wajah yang sulit di jelaskan.

Masalahnya selama ini, dia tidak pernah memanggil sebutan 'mas' itu pada siapapun.

Santi langsung mengangguk dengan cepat.

"Seperti ibu panggil ayah. Coba ucapkan!" kata Santi lagi.

"Mas" ucap Nia melihat ke arah ibunya.

"Eh, kok lihatnya ke ibu. Lihatnya ke nak Kalvin dong. Kan kamu manggil mas ke nak Kalvin, ayo menghadap kesana dan katakan mas lalu nama Kalvin!"

Santi sangat bersemangat. Dia mengarahkan putrinya untuk menghadap ke arah Kalvin. Nia yang sudah berhadapan dengan Kalvin, mau tidak mau menuruti perkataan ibunya dong.

"Mas Kalvin" ucap Nia ragu.

Wajah Kalvin sedikit memerah, dan dia tampak tersenyum menatap Nia. Santi yang melihat itu langsung yakin seratus, bahkan seribu persen. Kalau Kalvin memang suka pada Nia.

"Iya" sahut Kalvin sambil mengangguk pelan.

"Nah gitu dong"

Santi senang bukan main.

"Selamat malam, nak Kalvin apa kabar?" tanya Indra yang baru saja selesai menjawab panggilan telepon tadi.

Kalvin juga langsung berdiri dan bersalaman dengan Indra.

"Selamat malam paman. Kabarku sangat baik. Senang bertemu paman"

"Aku juga senang bertemu denganmu nak" kata Indra yang langsung menepuk bahu Kalvin.

Nia yang melihat semua itu semakin merasa cemas saja.

'Aduh, gimana nih. Ayah dan ibu suka banget sama Kalvin. Dia dokter, gak mungkin dong di bandingin sama Richard. Dia pekerja malam di klub. Aku harus apa kalau begini?'

Nia tengah merasa kebingungan saat ini. Tapi belum hilang rasa bingungnya, biang masalah di rumah ini juga datang ke ruang tamu.

"Tamunya sudah datang? yang membuat mbak Santi masak begitu banyak hari ini, rupanya memang spesial"

Santi dan Nia sama-sama menghela nafas kasar. Mereka berdua benar-benar tidak suka pada Ineke.

"Aku bibinya Nia. Adiknya mas Indra. Oh ya, kamu anak tukang villa itu kan? hebat ya kamu cuma anak tukang villa bisa jadi dokter"

Santi masih berusaha menahan emosinya. Karena kalau dia bicara dah menegur Ineke sekarang. Maka akan sangat terlihat, keluarga ini sangat tidak harmonis.

"Sudah sudah, jangan bicara lagi. Nanti makanannya dingin. Nia lanjutkan menjamu nak Kalvin" kata Indra.

Nia pun mengangguk. Dia berusaha untuk bersikap sewajarnya. Tidak menunjukkan ketidaksukaan nya, tapi juga tidak menunjukkan kesukaannya.

"Jadi, kamu kesini karena..."

Agnia sudah tidak tahan lagi dengan ulah bibinya. Sebelum Ineke bisa bicara melanjutkan ucapannya, yang pastinya akan merendahkan Kalvin. Karena dia merasa memiliki seorang menantu yang lebih kaya dari Kalvin. Agnia bangun dan berpura-pura ingin mengambil sup yang ada di dekat Ineke.

Byurr

"Nia!" pekik Ineke ketika kuah sup dan beberapa potong kentang mental ke wajahnya.

Kalvin menoleh ke arah Nia.

"Aduhh, maaf bibi. Mangkuknya terlalu jauh. Maafkan aku bibi"

'Aku sengaja!' batin Nia puas sekali sudah memberikan sedikit pelajaran pada bibinya itu.

Nia yang tidak mau ayahnya marah, lantas menghampiri Ineke dan mengambil beberapa tissue lalu membantu Ineke membersihkan wajahnya.

"Apa-apaan sih kamu?" kesal Ineke.

"Nia, kok kamu ceroboh begitu?" tanya Indra.

"Maaf ayah, aku benar-benar tidak sengaja"

Ineke mendengus kesal dan terlihat marah pada Nia. Wanita itu langsung pergi dari ruang makan itu begitu saja.

Dalam hatinya Nia senang sekali. Tapi di depan ayahnya, dia harus berpura-pura merasa bersalah kan.

"Ya ampun, bibi pasti marah. Aku sungguh tidak sengaja" kata Nia saat lewat di belakang ayahnya menuju ke kursinya lagi.

Kalvin yang melihat semua itu tersenyum sekilas.

'Dia wanita yang menarik, dia secara tidak langsung membantuku, supaya bibinya tidak menghinaku'

Setelah makan malam, Santi bahkan minta Nia untuk menunjukkan taman di halaman belakang rumah mereka. Tentu saja, maksudnya bukan benar-benar melihat air mancur dan kolam ikan, juga aneka bunga yang di tanam Santi. Tapi lebih supaya keduanya lebih dekat.

"Terimakasih ya Nia" kata Kalvin.

Nia menoleh dan tersenyum.

"Sebenarnya, yang memasak semua makan malam tadi ibuku. Aku kan kerja, jadi..."

"Yang aku maksud adalah yang kamu lakukan pada bibimu tadi. Aku mungkin memang tidak setara dengan keluarga kalian..."

Nia mulai melankolis. Dia memang tidak bisa mendengar orang baik mengatakan kesedihannya. Bukan menjual kesedihan ya, tapi mengungkapkan perasaan sedihnya karena keterpurukannya. Tapi tetap tidak menyalahkan takdir.

"Mas Kalvin jangan bilang begitu. Di rumah ini yang otaknya agak konslet cuma bibi Ineke kok. Aku, ayah dan ibu. Sama sekali tidak pernah melihat atau menilai seseorang itu setara atau tidak. Mas Kalvin menurut ku luar biasa loh. Dari pedesaan, bisa menjadi dokter yang di rekrut di rumah sakit paling besar di kota. Itu prestasi yang bagus loh. Jangan pernah berkata seperti itu lagi ya mas Kalvin. Bibi memang suka sembarangan bicara, dia saja numpang bertahun-tahun di sini. Jangan di dengarkan" kata Nia menepuk-nepuk pelan lengan Kalvin berusaha menenangkan Kalvin.

Tapi di sisi lain rumah itu, Santi dan Indra memperhatikan kedua orang di taman itu.

"Lihat kan yah! mereka cocok. Sudahlah, daripada di rebut orang lagi. Ayah bicara saja sama keluarganya nak Kalvin!" kata Santi yang di angguki setuju oleh Indra.

***

Bersambung...

1
Irsyad Ramadan
nggak sadar 109 bab aku baca dalam waktu sehari, lanjut lagi tor
Ang Ma
bagus
ɳσҽɾ: terimakasih 💜
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
ɳσҽɾ: siap 💜
total 1 replies
ir
orang se introvert aku di kirim temen kek Angel wesss mending turu 😴😴
semangat nulis madu, nanti kita nonton konser bang Jay bareng² tapi lewat mimpi
ɳσҽɾ: kok sama my, wkwk 🤣🤣🤣
ir: yaa gemana, mau ikut war tiket dompet nya Kembang kempis duluan
total 3 replies
ir
duhh ga bisa berkata² aku, kata ku mending kalian diem deh di rumah nonton kek, beres² rumah ke, atau panggil tukang spa, atau tukang menipedi lebih rileks, lagian ngapain nyariin Agus, mas Agus nya lagi wamil, mana kaga ada kabar sama sekali
Siti Zaid
Kakak tunggu lanjutan nya...🥰🤗😍
ɳσҽɾ: siap, terimakasih 💜
total 1 replies
Azahra Rahma
Angel,,siap² ya dapat hukuman
ɳσҽɾ: wkwk 🤣🤣🤣
Azahra Rahma: hukuman yg bikin nikmat mendesaaaaaahhhhhh
total 3 replies
Yulia Wati
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ pagi2 udah dibuat kocak ma kak othor🤣🤣🤣
ɳσҽɾ: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Anonim
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ kocak nih othornya ...tapi ya jangan DAKi-lah /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ dan bergerak 5 centimeter....halaaaahhh gak beringsut sedikitpun othoooooorrrr...itu mah cuma goyang dombret /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ɳσҽɾ: 🤒🤒🤒🤒🤒
ɳσҽɾ: jauh bener, ya... kapan ini jempol bener 😭😭😭
total 5 replies
🍏A↪(Jabar)📍
gayung lope pink udh masuk ke dunia pernovelan😭👍😂
ɳσҽɾ: eaaaa gak jadi terlambat 😂
🍏A↪(Jabar)📍: aku malahan nemu baru di novel ini aja😅
total 5 replies
Nur Adam
lnhut
ɳσҽɾ: siap 💜
total 1 replies
merry jen
ya tuhan mrkk smuy dh pyn lkii lohh tp kelkuann mrkk GK blm pyn laki yaa🤣🤣🤣🤣🤣
ɳσҽɾ: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Yeni Wahyu Widiasih
Luar biasa
ɳσҽɾ: terimakasih 💜
total 1 replies
🍏A↪(Jabar)📍
😂😂
ɳσҽɾ: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
🍏A↪(Jabar)📍
*keluar
ɳσҽɾ: nah itu 🤭
total 1 replies
🍏A↪(Jabar)📍
/Facepalm//Facepalm/
ɳσҽɾ: tumben ya, biasanya yang lain yang tepuk jidat 🤣
total 1 replies
Kholifah Tiara
🤦🤦🤦🤣🤣
semangat Thor,,,, 👍
ɳσҽɾ: siap, terimakasih 💜
total 1 replies
Siti Zaid
Macam2 lah perangai 3 wanita cantik tu🤭moga misi mereka berjaya🙄jangan kantoi sudah ya😁
ɳσҽɾ: yupz 💜
total 1 replies
Anonim
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ ide Angel benar2 gila ya...tiga bidadari pengangguran kurang kerjaan /Facepalm/

Tengkleng itu masakan tulang2 kambing atau sapi ya....tengeng kali maksudnya
ɳσҽɾ: emang wkwk 🤣🤣🤣
Azahra Rahma: sengklek emang si angel
total 5 replies
Azahra Rahma
Angel selalu bikin orang gemeshhh pengin masukin karung dan lempar ke pluto
ɳσҽɾ: kasihan amat dia, bukannya sama ayang Felix malah sama alien 😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!