Naura seorang gadis yang cantik dan baik. Namun semua berubah sejak ibunya meninggal karena mengetahui perselingkuhan ayahnya dengan seorang wanita muda.
Naura yang bertengkar dengan ayahnya dan pergi dari rumah, bertemu dengan seorang pria yang membuatnya jatuh cinta karena perhatian dan kebaikannya.
Tapi tak disangka ternyata pria yang membuat Naura jatuh cinta itu adalah pria masa lalu ibu tirinya.
Apakah Naura bisa menerima kenyataan jika pria yang ia cintai merupakan pria yang juga sangat ibu tirinya cintai.
ig reni_nofita79
fb reni nofita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Sebelas
Setelah Raffa dan Alesha keluar dari ruangan Santi juga ikutan pamit.
"Mas, aku keluar sebentar. Ada perlu... "
"Mau mas temani"
"Nggak usah, nanti Naura sama siapa"
"Pergilah, hati hati "
"Baik mas " ucap Santi mengecup pipi Reno
Santi keluar dari kamar rawat Naura dengan tergesa, ia sedikit berlari melewati lorong - lorong rumah sakit.
Santi melihat Raffa dan Alesha yang akan masuk ke salah satu mobil terparkir.
"Raffa " teriak Santi
Raffa dan Alesha berhenti mendengar teriakan yang memanggil namanya. Ia melihat Santi yang berlari mendekati mereka.
"Mau apa wanita itu lagi" gumam Alesha
"Raffa, apa kabar" ucap Santi dengan nafas memburu, begitu sampai dihadapan Raffa An Alesha.
"Seperti yang kamu lihat"
"Alesha, apakabar dek. Kamu makin cantik aja"
"Yang pasti aku lebih kuat dari waktu kakak tinggalkan "
"Maafkan kakak, kamu tau kakak terpaksa melakukan itu. Tak ada pilihan lain"
"Sudahlah, aku tak mau mengingatnya lagi"
"Kamu dan Alesha sudah lama pindah ke kota ini"
"Hampir dua tahun" gumam Raffa
"Boleh aku tau alamat kalian tinggal"
"Buat apa, Bukankah kakak udah hidup senang dengan menikahi pria kaya itu"
"Alesha, suatu saat kamu pasti mengerti akan keputusan kakak ini. Yang perlu kamu ketahui sampai hari ini, kamu dan Raffa tetap yang nomor satu di hati"
"Omong kosong, apa kakak pikir aku percaya "
"Alesha, kamu itu seperti adik kandungku sendiri. Aku menyayangimu. Aku tak pernah ingin meninggalkan kamu, tapi semua itu harus aku lakukan"
"Karena kakak ingin merubah nasib. Kakak udah bosan hidup miskin.... "
"Alesha, udahlah . Tak perlu menghakimi orang lain. Mari kita pulang. "
"Raffa, bisa minta nomor ponselmu. Banyak yang harus kita bicarakan"
"Aku rasa tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan. "
Raffa membuka pintu mobilnya dan begitu juga Alesha. Raffa lalu mengendarai mobilnya meninggalkan halaman rumah sakit.
.....................
Malam harinya Raffa dan Alesha kembali ke rumah sakit.
"Aku berharap wanita itu tidak ada di rumah sakit "
"Ia ibunya Naura, kemungkinan bertemu pasti ada"
"Apakah abang masih mencintainya"
"Perlu abang jawab"
"Aku harap tak ada lagi cinta buat wanita itu. Ia tega meninggalkan abang demi uang. Alasan pergi mencari uang untuk bayar hutang. Padahal abang sudah mengirim uang lebih untuk membayar hutang orang tuanya. Tapi bagi wanita itu tak juga cukup dan ia tetap pergi"
"Mungkin ia ingin mencari kebahagiaannya"
"Apakah abang tak cukup membahagiakan baginya. Abang rela kerja lembur demi membayar cicilan hutang orang tuanya. Tapi ia tetap juga pergi, karena ia ingin jalan pintas menuju kaya. Abang dengarkan cerita Naura, jika ia telah menjadi selingkuhan ayahnya dan membuat ibu mbak Naura meninggal. Apakah itu tidak cukup meyakinkan jika ia adalah wanita matre"
"Santi mungkin ingin pria yang bisa membahagiakan dirinya dengan harta dan abang tak bisa memenuhinya"
"Abang tak marah atau benci"
"Buat apa marah atau membenci. Tak ada gunanya. Itu pilihan hidupnya, kita tak bisa menghakimi"
Mobil yang dikendarai Raffa mulai memasuki halaman parkir rumah sakit. Raffa dan Alesha berjalan di lorong rumah sakit menuju ruang rawat Naura.
Setelah mengetuk pintu dan terdengar suara yang mengizinkan mereka masuk, Raffa membuka pintunya.
Wajah Alesha tampak masam begitu ia melihat ada Santi di ruang itu.
"Mbak Naura, ini tadi abang Raffa sengaja masak nasi goreng kesukaan mbak" ucap Alesha dengan suara keras agar Santi mendengarnya.
"Terima kasih, ganteng" ucap Naura.
"Selamat malam om "
"Selamat malam Raffa, terima kasih karena telah repot membuatkan nasi goreng buat Naura"
"Nggak merepotkan kok, om. Makanlah selagi masih hangat" ucap Raffa
"Aku mau kamu suapin "
"Baiklah, om aku suapin Naura dulu"
" Iya silakan"
Santi memperhatikan Raffa yang menyuapi Naura dengan tanpa kedip.
"Raffa sepertinya pria yang baik" Gumam Reno
"Ia memang sangat baik" lirih Santi
"Kamu mengenal, Raffa"
Santi terkejut mendengar ucapan Reno, ia segera menjawab untuk mengalihkan kecurigaan.
"Nggak, tapi dari sikapnya kita bisa melihatnya ia pria yang baik"
"Pantas Naura betah menginap di rumah mereka. Alesha juga tampak sangat menyayangi Naura"
Raffa dan Naura itu milikku. Aku yang dulu sangat mereka sayangi. Aku sudah pacaran dengan Raffa sejak kami masih ABG. Aku tak rela jika semua perhatian mereka yang seharusnya tertuju padaku sekarang dimiliki Naura. Aku akan merebutnya kembali .
"Sayang, kamu memikirkan apa"
"Oh... nggak ada. Kenapa"
"Kita pulang ya, biar Raffa dan Alesha yang menjaga Naura.... "
"Kenapa tidak sekalian kita menjaganya"
"Ini bukan hotel atau rumah sayang. Nggak mungkin menginap rame - rame"
"Oh, aku tak mau nanti Naura berpikir aku tak ada perhatian padanya"
"Naura mungkin juga tak mengharapkan kehadiran kita berdua. Lebih baik kita pulang saja, jika ia emosi melihat kita itu bisa memengaruhi kesehatannya "
"Kamu benar, mari kita pulang " ucap Santi akhirnya.
Reno berdiri dari duduknya diikuti Santi, mereka menghampiri Naura.
"Naura, aku dan ayahmu pulang. Kamu pasti lebih senang ditemani Raffa dan Alesha kan"
"Tentu saja"
"Cepat sembuh ya, besok biar aku yang menjagamu"
"Aku tak butuh ditemani"
"Kamu jangan berkata begitu. Walau kamu tak menyukaiku, tapi aku tetap menyayangimu"
"Jangan sok baik di depan temanku"
"Kamu boleh percaya ataupun tidak.... "
"Naura, jangan memulai lagi. Santi memang berniat ingin menemanimu tadi. Cuma ayah yang melarang karena ayah pikir kamu pasti lebih senang ditemani Raffa dan Alesha saja"
"Udahlah mas, nggak apa jika Naura tak percaya"
"Raffa, Alesha, om dan tante pamit dulu "
"Baiklah, om. Hati hati" ucap Raffa
"Om titip Naura ya. Jika ada sesuatu cepat hubungi om. Bisa om minta nomor ponselmu"
"Tentu om, ini " ucap Reno mengulurkan ponselnya. Reno lalu menyimpan nomornya.
Setelah Santi pergi, Alesha lalu makin mendekat pada Naura.
"Mbak sepertinya kurang akur dengan ibu tirinya"
"Bukan kurang akur tapi emang tak pernah akur. Mbak udah pernah ceritakan denganmu dan Raffa bukan"
"Mbak, pernah ke kampungnya ibu tiri mbak"
"Aku aja mengenalnya baru satu bulan ini ketika ayah membawanya pulang kerumah setelah dua bulan ibu meninggal"
"Maaf, apakah bapak dan ibu tiri mbak udah lama menikah"
"Lesha, tak baik menanyakan tentang masalah keluarga orang"
"Nggak apa, setahuku mereka menikah enam bulan lalu. Sebelumnya mereka hanya hidup bareng "
"Maksud mbak, mereka serumah tanpa ikatan pernikahan "
"Begitulah, karena awalnya ayah hanya menjadikan ia simpanan. Aku tak tau kenapa akhirnya ayah memutuskan menikahinya. Apakah atas permintaan wanita itu atau emang ayah yang menginginkan itu semua. Aku tau dari teman sekampungnya, jika ia hanya gadis biasa. Aku yakin ia menikahi ayah karena menginginkan harta ayahku"
"Hhhmmmm.... bagaimana kalau kamu tidur lagi. Istirahat, biar cepat sembuh" ucap Raffa
"Baiklah, kamu dan Alesha tidurlah sekalian "
"Aku emang udah mengantuk "
Alesha tidur di ranjang yang disediakan buat penjaga pasien. Sedangkan Raffa memilih tidur di sofa saja.
Bersambung
**************************
Terima kasih
ceritanya bagus seperti biasanya..
benernya lebih suka pasangan Alesha sama Allan karena sepertinya lebih kocak gara2 kepolosan dan keluguan Alesha..
tapi sayang part mereka kurang banyak..
tapi wajar karena bukan tokoh utamanya..
(ternyata Alesha reinkarnasi di novel ini ya mam, hehe..)
nasib Santi dan Om Candra gimana mam?
udah cukup segitu aja ya, biar gak esmosi bacanya, hehe..
oke deh, lanjut novel berikutnya.. 🏃🏻♀️🏃🏻♀️🏃🏻♀️
semoga sehat selalu ya mam..
tetap semangat berkarya dan sukses terus di manapun mama berkarya..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩🤲🏻💕💕💕
semua pria di ganggu
wanita jahat itu
wajah Mandarin
sedang ceritanya orang2 Indo