"Lepaskan tanganmu, jangan sampai tangan lunakmu ini sedikit saja menyentuh tubuhnya atau sampai menyakitinya!" ucap seorang pria menepis tangan penjaga dengan tatapan tajam dan dingin.
Pria itu langsung menarik Sera dan memeluk tubuhnya menatap lembut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunshine_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2
Pria itu membawa Sera menuju mobilnya, namun sebelum sampai Sera merasakan hal aneh pada tubuhnya, berjalan sempoyongan dan bicara yang melantur. Sera pun langsung hilang kendali dan memeluk pria itu, mendekatkan wajah dan merayu memegang mesra bibir pria itu.
"Emnhh, bawa aku pergi jauh, sejauh mungkin. Jadikan aku milikmu, dan bantulah aku" gumam liar Sera.
Jantung pria itu langsung berdegup kencang dengan nafas tak selaras, ia pun menarik nafas dalam-dalam menahan diri dan langsung menggendong Sera ke dalam mobil.
"Jadikan aku milikmu" lantur Sera.
Setibanya di dalam mobil, Sera pun kembali berulah, dengan liarnya dan tak terkendali ia menci*um bibir pria itu membelai dan memegang lembut tubuhnya.
"Bantulah aku tuan, bawa aku pergi jauh, jadikan aku milikmu malam ini. Ambilah semua dari diriku."
Pria itu pun semakin dibuat panas dengan situasi dan tingkah Sera, wajah dan bibir Sera yang begitu dekat membuat hasratnya meningkat. Belaian tangan Sera di lekuk kakinya membuat jantungnya berdetak begitu kencang.
Ia yang merasakan nyaman pun langsung memeluk erat tubuh Sera, Merakan getaran hati seolah ingin menyatu. Namun, ia pun teringat sekalipun ia orang yang di anggap jahat ia tak seharusnya melakukan sesuatu hal yang akan merusak citra diri seorang wanita baik-baik.
Pria itu langsung melepas pelukan dan menempatkan Sera di posisi tempat duduk sekaligus memasangkan seat belt.
"Berhentilah bergumam, kita tidak akan melakukan sesuatu yang berlebihan sebelum menikah."
Melajukan kendaraan.
...
Cittt...
Mobil berhenti di sebuah rumah mewah, pria itu pun langsung menggendong Sera dan memwanya masuk. Setibanya di kamar, Sera terus merangkul dan tidak melepaskan pegangan tangannya itu.
"Kita sudah tiba, lepaskan dulu pegangan ini dan tidurlah" menaruh Sera di tempat tidur.
"Ayo tidurlah bersamaku, lepaskan semuanya di sini."
Lantur Sera menarik kerah baju si Pria dan membuatnya jatuh ke pelukan. Bibir merah Sera menempel di baju si pria dan meninggalkan noda merah.
"Sangat liar. Sekarang kamu selamat, tidurlah dengan tenang malam ini. Besok akan menjadi giliran saya," lirih pria itu berbisik membelai lembut rambut Sera.
"Kenapa harus besok, apakah malam ini tidak cukup baik" gumamnya.
Tak berselang lama Sera pun tertidur, dengan tenang dan senyum tipis pria itu sembari menyelimuti tubuh Sera.
"Kau aman di sini."
Berjalan keluar kamar.
...
Keesokan pagi, terbangun Sera sedikit terkejut membuka selimut melihat sekujur tubuhnya yang masih aman dan baik-baik saja.
Tuk tuk tuk..
Suara ketukan pintu dari dua orang pelayan perempuan yang membawa makan pagi dan baju untuknya.
"Ini ada sarapan pagi, dan ini pakaian yang sudah di siapkan tuan Altas. Selamat menikmati sarapan pagi nyonya."
Kerut alis Sera berpikir siapa tuan Altas yang dimaksud dan ia pun kembali melihat tubuhnya untuk sekali lagi memastikan.
Tak berselang lama datang seorang pria yang membuatnya sedikit terkejut, Sera langsung pun menutup badan dengan selimut.
"Tenang saja, aku tidak menyentuhmu sejauh itu. Justru kamu yang memaksaku untuk melakukan hal itu."
Kerut alis Sera, "Apa maksudmu, dan kamu pria semalam?. Altas?"
"Iya Sera" lirih pria itu.
Sera pun sedikit terkejut saat pria itu menyebut namanya, namun pria itu memintanya untuk berhenti berfikir dan menikmati apa yang telah di siapkannya.
"Mandilah dulu, pakai pakaian yang kamu mau dan nikmati sarapanmu. Setelah selesai, kita akan bertemu di bawah."
"Pria yang sangat misterius, tapi siapa dia. Sangat mencurigakan."
Bantu like, komen, dan subscribe ya guys. Terimakasih untuk dukungan kalian🥰.
Next👇…