seorang pria kaya yang tak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang tak jelas asal usul nya kini menjalin sebuah asmara,namun hal yang tak terduga terjadi setelah pria tersebut tahu bahwa wanita yang ia cintai ternyata sudah hamil muda sebelum mereka bertemu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sudawirat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
awal pertemuan 2
Setelah Bram meminum segelas air putih tiba- tiba sesuatu terlintas di benak nya
," sepertinya aku butuh udara segar",gumam dalam hati bram,entah mengapa malam itu tiba-tiba bram ingin jalan-jalan di malam hari,hal ini jarang dilakukan oleh nya,bukan jarang, melainkan bram memang tak pernah keluar malam-malam apalagi tanpa tujuan.
Bram pun pergi ke lantai dua untuk mengambil jaket kulit berwarna hitam dan kunci mobil serta ponsel yang ada di kamar,setelah itu ia kembali turun berjalan menuju garasi,
" gredeekkk,,,," pintu garasi akhirnya terbuka ,bram masuk ke salah satu mobilnya,menyalakan mesin lalu perlahan keluar dari garasi,
" brum,,,brumm,,,brumm,,,"gelegar suara knalpot mobil milik bram,setelah sampai di depan gerbang rumah,bram turun dari mobil untuk membuka gerbang,sesaat kemudian gerbang pun terbuka,bram mengeluarkan mobilnya lalu kembali menutup dan mengunci gerbang tersebut dari luar,karena garasi yang masih terbuka,sungguh di sayang kan,untuk orang sekelas bram,dia bisa saja menyewa penjaga malam,jadi ketika ia hendak bepergian ia tak perlu repot naik turun motor atau mobil hanya untuk membuka dan menutup gerbang,namun mau bagaimana lagi,bram memilih untuk hidup seperti itu,hidup dalam kemandirian.
Pelan tapi pasti kini bram mulai menjauh dari kediaman nya.Bram memiliki banyak tetangga,namun tak seperti di desa yang warganya saling sapa,bram tinggal di lingkungan orang- orang yang sekelas dengan nya,para orang kaya,yang hanya sibuk dengan kehidupan masing-masing,tak lama berselang kini mobil berwana putih milih bram tersebut sampai di gerbang pintu masuk dan keluar komplek,ada dua satpam tampak sedang asyik menonton bola di pos penjagaan,namun setelah melihat mobil bram,satpam tersebut sigap lalu membuka palang pintu keluar,tak perlu repot satpam tersebut hanya tinggal memencet tombol dan palang pun terbuka,
melihat pintu yang sudah terbuka,bram sedikit membuka kaca samping,lalu berjalan maju,dengan santun bram menyapa satpam tersebut,
"malam pak" sapa bram dari dalam mobil,
" malam mas,mau kemana mas ,malam- malam begini?" tanya salah satu satpam kepada bram sambil tersenyum,
"mau cari angin pak,lagi suntuk di rumah aja" balas bram pada si satpam,
" ohh ,siap mas,hati-hati di jalan mas," ujar satpam pada bram,melihat itu bram pun menganggut sambil tersenyum.
Perlahan kini bram pun menjauh dari komplek dengan mobil nya,
" heemmmm,,,kemana ya enak nya?" gumam bram,sambil mengemudi,setelah beberapa menit mengemudi,akhirnya sampai lah bram di alun-alun kota yang masih ramai orang berlalu lalang,menikmati indahnya kota di malam hari,sebenarnya bagi bram tak membutuhkan waktu lama untuk mencari kesenangan,club malam,tempat karaoke,panti pijat dll bisa di jangkau olehnya hanya dalam hitungan menit.
Di alun-alun,bram melihat banyak muda-mudi berpasangan saling bergandengan tangan,saling bermesraan,sedangkan bram hanya bisa melihat dari balik kaca mobil nya sambil berkata dalam hati,
"nikmatilah kehidupan kalian di masa muda,namun jangan sampai membuat keluarga kalian malu" gumam bram dalam hati setelah melihat sepasang kekasih saling bersuap makan di pinggir jalan,
" seperinya aku harus menepi " ujar bram di dekat kedai kopi,ia pun menepi memarkir mobilnya di pinggir jalan di dekat kedai tersebut,saat bram keluar dari mobil,tak sedikit mata yang memandang,bahkan terdengar dari telinga bram ada yang berkata;
"wihhh gantengnya,culik aku dong om"ucap lirih seorang gadis muda tersenyum manja,ketika sedang bersama teman-teman nya menikmati minuman di depan kedai tersebut,meski begitu bram tak tertarik sama sekali,hanya sedikit melirik lalu berjalan menuju ke dalam kedai.