NovelToon NovelToon
SELAMATKAN AKU

SELAMATKAN AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romantis / Selingkuh / Cintamanis / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Gurania Zee

Acara perayaan ulang tahun Rachel, Sang Keponakan yang berusia empat tahun, keponakan dari si kembar Seza dan Sazi. Yang seharusnya menjadi hari paling menyenangkan dan membuat happy semua orang tapi tidak untuk Sazi adik dari Seza. Dunianya seolah runtuh karena tragedi tenggelam saat itu.
Antara hidup dan mati yang ia rasakan saat itu, keduanya tenggelam bersamaan. Namun cara diselamatkan oleh kedua pria berbeda usia itu yang jauh berbeda juga dari adegan romantis seperti drama film pada umumnya. hal itu yang dirasakan oleh Sazi adik dari Seza.
jika Seza ditolong dengan cara digendong ala bridal seperti ala drama romantis, tapi berbwda dengan pria ngeselin yang bikin kesal Sazi sepanjang sejarah ia baru ditolong dengan cara menyebalkan yaitu dengan cara dijambak dan diseret.
dan yang lebih memalukan lagi sazi hampir saja diberi nafas buatan oleh pria itu. namun saat bibir itu sudah mulai mendekat ia langsung memaksakan diri untuk sadar. dari situ ia sadar akan satu hal, apa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gurania Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8

Setelah sarapan Sazi menuju luar villa. Sekedar menghirup udara segar dengan berjalan kaki disekitar villa. Namun saat dirinya ingin kembali ke villa seseorang malah mencegahnya.

Wanita berpakaian modis dengan tubuh bak biola berdawai berbeda jauh dengan Sazi yang nampak seperti gadis sederhana, tapi memang kenyataannya seperti itu sih lebih tepatnya.

Dengan langkah anggun ia menghampiri Sazi, dan menyapanya dengan elegan. Sazi yang terkejut sekaligus heran dengan tiba tiba ia dihadapkan pada situasi Menegangkan di pagi buta seperti ini.

menatap lekat dari ujung rambut hingga kaki, Sazi benar benar takjub melihatnya. ""Gila cantik bener nih cewek, pasti cowok mana yang enggak klepek klepek sama dia. Mana bodynya bak model, cantik sopan lagi." begitulah yang ada di pikiran Sazi saat itu. "Sazi ya?."

"Degh!."

"Kok dia tau nama gue ya?."

"Eh iya mbak, ada apa ya?, mbak kenal saya?."

"ternyata benar."

"maksud mbak?."

"Saya Ayu Qibtia, calon istrinya Fadli, tapi dia membatalkan pertunangan kami, karena pilih kamu, senang ya kamu Sazi, sekarang jadi istri dari orang yang pernah hampir menjadi milik saya."

"Maksdnya apa ini, saya tidak mengerti mohon maaf."

"Tidak apa jika kamu tidak mengerti, maybe kamu bisa tanyakan hal ini pada Fadli,..sayang sekali dia tidak cerita haha."

"Oia, jangan kira kamu kecebur itu, terjadi begitu saja."

"Oke aku pamit, selamat siang."

begitulah percakapan singkat yang terjadi pagi itu, Sazi langsung masuk dengan tangan yang mengepal kuat menahan kemarahannya.

Tak lama ia berpapasan dengan Seza kakaknya, " "Kenapa pagi pagi udah cemberut gitu sih Zi."

namun tak lama secara kebetulan Fadli datang dengan wajah serius dan menanyakan sesuatu secara spontan pada Sazi saat itu juga.

Sazi menoleh pada Seza dan tak lama beralih pada Fadli "Tadi diluar ada cewek yang datang kak."

"Ayu ya?." tanya Fadli.

"Hmm." Sazi hanya mengangguk.

"terus, ayu tuh siapa Zi."

"nih tanya aja sama orangnya langsung, Sazi mah mana kenal kak?, cuma dia bilang katanya dia hampir menikah sama cowok ini." aduh Sazi sambil tangannya menunjuk ke arah Fadli.

"seriusan fad, maksudnya gimana sih, jadi bingung gue, elo nikahin Ade gue tapi elo juga punya calon bini, yang bener aja?."

"kalian jangan salah paham dulu, maaf aku enggak pernah cerita, tapi sebetulnya enggak penting juga buat diceritain sih, aku sama dia tuh enggak ada hubungan apa apa. Tapi keluarganya dia aja yang pengen aku nikahin dia, dan aku belum pernah menyetujuinya, lagian juga sempat aku berusaha buat terima dia pun malah taunya dia ada main sama temanku."

Seza hanya manggut-manggut faham, yasudah kalo gitu mah, gue enggak mau ikut campur lah ya,..kalian selesaikan saja sendiri, tapi pesen gue awas aja kalo elo sampe permainin Ade gue, gue ga akan buat perhitungan sama elo fad."

"iya beres."

Tak lama Fadli menarik Sazi ke kamarnya, dan menyuruhnya duduk. Sebelumnya tak lupa ia menutup pintu kamarnya rapat. "Kamu marah?."

"Marah kenapa?." tanya Sazi bingung.

"Karena aku enggak cerita?." jawab simple Fadli.

"Biasa aja."

"Aku pikir kamu enggak peduli."

"Siapa bilang?."

"Berarti kamu perduli."

Fadli tersenyum gemas, lalu mengecup kening Sazi singkat membuat Sazi diam membeku.

"Dia bilang apalagi sama kamu?."

"Hmm dia,..bilang kalau waktu itu aku bisa jadi bukan murni kecebur?." aduh Sazi.

"Hmm bisa jadi sih."

"Kok bang Fadli bilang gitu, emang kamu ada lihat sesuatu waktu aku jatoh?."

"Aku sih sempat curiga, tapi aku enggak bisa main nuduh juga karena belum ada bukti valid."

Sazi hanya mengangguk faham. "Yasudah yang penting kamu sudah enggak marah lagi kan, maaf ya aku belum sempat cerita sebelumnya." ucap Fadli tulus.

"Tapi aku janji, enggak akan adalagi yang bisa sentuh istriku." ucap Fadli dengan penuh keyakinan yang membuat Sazi diam menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah merah padam.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!