NovelToon NovelToon
Benih Siapa Yang Aku Kandung

Benih Siapa Yang Aku Kandung

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.6
Nama Author: bunda Qamariah

Seorang gadis yang terjebak cinta satu malam bersama seorang pria asing.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bunda Qamariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAK!

TAK!

Sebuah gelas kaca melayang tepat mengenai bahu Riana, jatuh ke lantai dan pecah begitu saja. Ia ingin sekali meninju pria paru baya tersebut, tapi mengingat pesan bosnya tadi, lagi-lagi Riana memilih diam. Dari pada di pecat, lebih baik diam. Pikir Riana.

"Oh ... Tidak ku sangka, ternyata kau wanita yang sangat keras kepala" mengambil rokok, membakar dan mulai menyesapnya.

"Baik lah jika kau tidak ingin duduk di sini, bagaimana jika kau minum saja minuman ini" mendorong minuman pada Riana.

Terdiam menatap wine yang ia sajikan tadi. Sedangkan pria bertubuh sempurna dengan wajah tampan yang tersembunyi di balik masker itu, masih tetap diam menyilang dan menyandar di sofa melihat drama di hadapannya, seperti sangat menikmatinya.

"M-maaf tuan, tapi saya masih mempunyai banyak sekali pekerjaan, saya pamit dulu" masih menolak dengan halus.

"Kemari-kan gadis itu" titahnya pada ajudan yang membawa gadis belia tadi, gadis belia itu hampir seumuran dengan Riana.

"Baik tuan'' membawa gadis malang ke hadapan tuannya.

PLAKKK

Tanpa aba-aba pria paruh baya itu menampar wajah gadis tersebut dengan keras sehingga terdengar nyaring dalam ruang VIP itu.

"ARKHHHH" teriak gadis malang sambil menangis.

"Kau masih tidak ingin meminum itu?" Tanya pria paruh baya pada Riana untuk yang kesekian kalinya.

Tidak punya pilihan lain, merasa kasihan pada gadis di depannya, mendekat pada meja dan menjulur tangan lentiknya, mulai mengambil wine, menarik nafas pelan dan langsung meneguk wine tersebut hingga tuntas.

"Sudah tuan, saya permisi'' pamit Riana tersenyum di paksakan.

Tertawa jahat. "Semua wanita itu seperti sampah, bodoh" maki pria paruh baya tersebut.

Mengepal kedua tangan saat mendengar ucapan pria yang menurutnya sangat melampau. Pria di balik masker dapat melihat gadis di depannya sedang mengepalkan tangannya.

Melangkah keluar dari ruang VIP dengan perasaan geram.

,,,

Selesai urusan dengan pria paruh baya, MR X keluar dari ruang VIP menuju kamar yang ia tempati, berjalan bersama sang Asisten.

"Kau sudah menyiapkan peluncuran senjata untuk malam ini" tanya MR X melangkah panjang, kedua tangan berada dalam saku, sambil berjalan tegak.

"Sudah tuan, semua sudah beres, tinggal menunggu peluncuran senjatanya''

"Bagus, segera bereskan semuanya, aku ingin istirahat, jika sudah selesai kau info aku"

"Siap tuan"

"Hm''

Asisten Xan melangkah berniat turun ke bawah untuk menyelesaikan urusannya, karena besok mereka akan kembali ke New York dengan segera.

Saat ingin masuk ke dalam kamar, MR X seperti melihat punggung seseorang di sudut lorong. Entah apa yang menggerakkannya, ia melangkah mendekati punggung tersebut.

Melihat pemilik punggung, ternyata ia adalah gadis yang tadi melayani mereka di ruang VIP. Ia adalah Riana yang sedang duduk meringkuk.

"Apa yang kau lakukan di sini" tanya MR X pada Riana. Ia bukan pria suka mencampuri urusan seseorang, apa lagi orang yang tidak ia kenal, tapi entah mengapa ia melakukan itu pada gadis di depannya.

Mendengar ada yang menyapanya, mengangkat pandangan, ia tidak melihat dengan jelas pria di depannya, menahan tubuh dengan tembok di punggungnya, berdiri dengan susah payah, saat ia sudah berdiri sempurna, ia langsung memeluk MR X, tangan Riana sangat liar seperti menginginkan sesuatu yang lebih, dari pria tersebut.

Mendorong tubuh gadis lancang yang memeluknya tanpa izin, tapi Riana semangkin mengerat pelukannya. "Tolong ... Tolong aku," kata Riana membisik pria tinggi tegak di hadapannya.

Sepertinya wanita ini di beri minum obat perangsang oleh tua bangka itu untuk menyiksanya karena menolak keinginannya. Batin MR X menatap wajah cantik Riana.

Mengangkat dagu wanita yang tak ia kenali itu, "Aku tidak tertarik, menjauh lah." Mendorong tubuh Riana hingga lepas darinya, membalik badan ingin melangkah masuk ke dalam kamarnya yang tak jauh dari posisinya saat ini.

"Ku mohon, tolong aku ..." terdengar lirih dan memohon. "Aku bisa mati dengan keadaan yang sangat menyiksa ku saat ini, ku mohon ..." sayup-sayup Riana memohon.

Berfikir sejenak, MR X bukan pria mudah luluh, tapi entah mengapa ia tidak tega dengan gadis yang memohon padanya itu. Membalik tubuhnya.

"Jangan salahkan aku jika kau sudah sadar nanti, karena kau yang menginginkan ini" ujar MR X bertopang tubuh di hadapan Riana dengan satu tangan memegang dagu gadis di depannya.

Menggeleng. "Tidak akan ..." Hanya dua kalimat yang keluar dari bibir mungilnya.

"Baiklah, aku akan tunaikan permintaanmu" meraih pinggang langsing Riana, dan menggendong masuk ke dalam kamarnya.

(Flash back selesai)

Riana akhirnya mengingat jelas dan detail tentang apa yang terjadi padanya semalam, tapi sayang ia tidak mengingat wajah pria asing yang bersamanya.

1
Nina Tebok
ternyata di amerika ada kurir yang panggilnya mbak,baru tahu ya
Mega Arum
luar biasa...
Qaisaa Nazarudin
Cuuiihh sudah begini aja batu mencari SUAMI,selama ini gak ada hormat2 nya sama SUAMI,Kualat kan kamu..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku gak ada rasa kasihan dgn apa yg terjadi ke Riana saat ini??? Malah senang..Biar Riana sadar akan KEBODOHAN nya dengan Keras kepalanya selama ini..👏👏👏👏👏💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
MAMPOS KAU BEGO,INILAH AKIBATNYA ISTERI DURHAKA,GAK PERNAH MAU DENGERIN NASEHAT SUAMI..KERAS KEPALA.. RASA KAN TUH KENAK CULIK OLEH DOKTER RIZ..
Qaisaa Nazarudin
Tapi tetap aja kamu kalah kalo Bray menggunakan kuasa hukum..
Qaisaa Nazarudin
BAGAIMANA RIANA,SETELAH BANYAKNYA LUKA DAN PENGKHIANATAN YG DIA LAKUKAN TERHADAP MU DAN IBU MU DIANA,MASIH AJA KAMU MENGAKUINYA AYAH MU..CKKK🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Dari dulu sampai sekarang Riana hak pernah berubah,tetap aja BODOH,Sudah macam2 kejadian jahat yg Albert lakukan masih aja berbaik hati,Dia dtg kesini sengaja mencari mu utk dijual juga,masih aja menganggapnya sebagai Ayah, BEGO...🙄🙄🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Sekarang kamu harus ingat pesan nenek tua PENGEMIS itu dan juga information yg assisten mu katakan waktu itu,Saat bagaimana Albert memperlakukan anak dan isteri nya, sampai istrinya (Diana) kabur dari Albert..
Qaisaa Nazarudin
Kemana kah perginya semua anak buah Bray yg menjaga disana?? apakah sudah mati semua??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku curiga kalo pria misterius ini Dokter Riz?? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
SAAT KAU TAU SIAPA ANAK ALBERT KAU AKAN TETINGAT PESAN NENEK PENGEMIS DI DEPAN CLUB MU..
Qaisaa Nazarudin
Yeezzz akhirnya,,Lega aku Albert udah ketangkap..
Qaisaa Nazarudin
Ialah gak ada sopan santunnya, Walau gimana pun dia suami kamu, apalagi umur kalian terpaut jauh,JADI BELAJARLAH UNTUK MENGHORMATI ORANG YG LEBIH TUA RIANA...!!!!😠😠
Qaisaa Nazarudin
pasti itu Lusy adeknya Lois kan..
Qaisaa Nazarudin
KITA AKAN MERASAKAN KEHILANGAN,SAAT DIA TIDAK ADA DI SISI KITA..JADI HARGAI LAH SELAGI DIA ADA..JANGAN KERAS KEPALA SOK JUAL MAHAL,SAMPAI KAPAN??CKKK EGO AJA DI GEDEIN..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
CINTA ATAU TIDAK KAMU TIDAK BERHAK UNTUK IKUT CAMPUR URUSAN RUMAH TANGGA ORANG LAIN,INGAT STATUS MU HANYA DOKTER DISANA..😠😠🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Oh jadi ini sbbnya Bray ingin mencari Albert? Untuk jadi saksi atas pembunuhan ayahnya..
Qaisaa Nazarudin
Semoga Albert langsung di tangkap san di sekap,dan gak bisa nemuin Riana dan Ronald ..
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong Riana,Jangan keras kepala,Walau gimana pun Ronald tetap anaknya Bray..Walaupun aku setuju kalo musuh2 pada tau Ronald dan Riana siapa nya Bray,maka mereka akan selalu dlm bahaya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!