NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Kara seorang artis cantik yang mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam novel kebencian memerankan seorang wanita bernama Aleca seorang istri yang di nikahi suaminya karena sebuah dendam.



Dengan jiwa tangguh dan pengalaman hidupnya sebagai pabrik figur, dia mengubah takdir istri yang teraniaya itu dengan kekuatan baru.


Matanya yang dulu bercahaya kini membara, Dan suaranya yang dulu lembut kini tegas. Dia siap melawan suaminya yang menindasnya, dan mengambil kembali kendali kehidupan yang layak untuk sang istri yang lemah.


"Aku sudah siap bermain!” katanya dengan senyum dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istri Yang Lemah

Selamat permisa 🤗jangan lupa like dan komen yah

supaya penulis rajin update terimakasih....

Seorang wanita bertubuh kurus, wajahnya pucat, tubuhnya terlihat lemas dan serta matanya yang sayu itu jelas terlihat meski ia memakai kacamata tebal.Wanita itu seperti bayang-bayang kesedihan.Bahkan kelemahan terpancar pula dari setiap gerakannya. Kacamata tebalnya seolah menjadi simbol beban yang dia pikul.

Sesekali ia menatap jam yang menempel di dinding, tatapannya ke dinding bagaikan doa harapan yang ia pegang erat-erat.“Aku bisa.."Lirihnya pelan sambil menekan lap pel yang ia pegang.

Tap..

Tap...

Tap..

tiba-tiba terdengar langkah kaki menggema di ruangan ini, ia merasakan jantungnya berdesir hebat ketika mendengar langkah kaki itu. Dia tahu bahwa suaminya yang kejam sudah dekat. Dia mencoba menenangkan dirinya, tapi tak bisa menghilangkan rasa takut yang mampu membekukan dirinya.

Suaminya muncul di depannya, dengan senyum jahat di wajahnya. "Sepertinya kamu harus kembali membersihkan itu, karena sepatu saya ini belum di cuci," katanya dengan nada yang menyakitkan.

ia merasa dirinya seperti dihantam, tapi dia mencoba mempertahankan diri. Bagaimana mungkin ia sudah menyelesaikan segala pekerjaan nya tapi tapi suaminya datang dengan sepasang sepatu nya yang kotor membuat lantai yang masih basah itu meninggalkan noda tanah yang becek.

pria dengan tinggi 186 cm itu melepaskan serta melemparkan sepatunya ke arah wanita berwajah seperti mayat itu, dan ia terpaksa mengambilnya. "Sekalian bersihkan sepatu saya juga. Kalau pekerjaan mu belum selesai, apa kau ingat hukuman nya apa?" katanya dengan ancaman yang jelas.

Wanita itu mengambil sepatu Suaminya dengan tangan yang bergetar, keringat dingin mulai bercucuran.

Pria itu memperhatikan istri nya dengan mata yang tajam, seolah-olah menunggu reaksi darinya. "Apa kau ingat apa yang akan terjadi jika kau tidak menyelesaikan pekerjaanmu?" katanya dengan nada yang semakin menakutkan.

Wanita itu merasa dirinya seperti berada di ujung jurang, tapi dia tahu bahwa dia harus tetap kuat. "Aku.aku ingat, tuan" katanya dengan suara yang gemetar.

pria itu tersenyum, seolah-olah dia puas dengan jawaban wanita itu. "Baiklah, aku akan memberimu kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaanmu. Tapi jika kau gagal..," katanya sambil meninggalkan kalimatnya yang tidak selesai.

Wanita itu menelan ludahnya, mencoba menenangkan dirinya. Dia tahu bahwa dia harus menyelesaikan pekerjaan ini, tidak peduli apa yang terjadi.

Ruang tamu ini luasnya seperti lapangan bola apa jadinya jika pekerjaan nya tak selesai dalam waktu 3 jam sementara waktu yang tersisa tinggal 2 jam lagi apalagi ia belum makan seharian. tubuh nya terasa lemas tapi ia masih pertahanan.

Wanita itu bernama ALeca dan pria yang membuatnya merasa kesel ini adalah suaminya Luiz Abrian Zovano. tapi ALeca berbeda dari istri lain yang setelah menikah di perlakukan secara spesial melainkan seorang wanita yang teraniaya, hidup dalam rumah mewah tapi penuh dengan kesedihan. Suaminya, Luiz adalah seorang CEO sekaligus pria yang kejam dan hanya memperlakukan dirinya seperti pelayan.

 Tiba lah di malam harinya....

ALeca merintih kesakitan terduduk lesu di sudut ruangan gelap sambil memegangi perutnya yang terasa kelaparan.Tak ada yang bisa ia lakukan bahkan untuk berteriak pun ia tak bisa karena akan sia-sia saja.

Udara di ruangan gelap ini terasa dingin berbau debu di tambah banyak nyamuk yang berterbangan di sekitar nya.Jika tertidur sedikit mungkin ia akan menemukan ajalnya.

menikah dengan nya adalah sebuah keberuntungan yang tak pernah akan ada habisnya.Begitulah bagi wanita wanita di luar sana yang iri karena ALeca berhasil dinikahi CEO terkaya di kota ini.

ALeca memang di nikahin dengan seorang pria yang tampaknya sempurna, namun di balik pintu tertutup, ia diperlakukan secara kejam oleh suaminya itu semua karena suatu dendam. Suaminya, yang bernama Luis memiliki dendam yang mendalam terhadap ALeca dan selalu mencari cara untuk Hingga sekarang ALeca terkurung di dalam gudang karena Luiz.

“Area ini di awasi cctv, ingat di antara kalian berdua tidak boleh membukakan pintu gudang ini! Apa kalian paham!” ucap wanita bertubuh gemuk tahi lalat bulat di atas bibir nya menandakan jika ia adalah orang yang cerewet. Nama beliau adalah Sri,kepala pelayan di rumah besar ini salah satu utusan kepercayaan Luiz.

“Sri,kamu kok tega Mbak Leca itu belum makan seharian kasihan,” Dia Iren, wanita yang memakai pakaian pelayan itu membela Leca.

“Hey,ayolah Iren apa kau ingin di pecat karena terus-menerus membela wanita pembunuh itu!”

“Cukup Iren, percuma. kita hanya pelayan di rumah ini tidak ada yang bisa kita lakukan dan semoga saja mbak Leca bisa bertahan sampai pagi menjelang” Kata Catrin menguatkan temannya Iren.

Catrin dan Iren ini begitu baik kepada Leca bahkan ketika Leca datang ke rumah ini mereka berdua lah yang berbaik hati menyambut kedatangannya, berbeda dengan Sri yang bermulut pedas.

ALeca masih bisa mendengar kan percakapan orang-orang yang masih berdiri di depan pintu gudang walaupun tubuhnya sangat lemas dan kedua matanya yang hampir memejam tapi telinga nya masih merespon suara.Aleca tak tahan lagi, ia jika kematian nya akan semakin dekat.

Aleca tidak bisa menahan air matanya lagi. Dia menjatuhkan air matanya, merasa bahwa hidupnya tidak ada lagi harapan.

"Em..aku akan menyusul mu" katanya dalam hati, merasa bahwa kematian adalah satu-satunya jalan keluar dari penderitaannya.

BYURRR...

“Arrrrggg....Geriii...!..saya kan sudah bilang pada mu kalau saya tidak akan melakukan pemotretan hari ini...!”Pekik ALeca yang tiba-tiba terbangun dengan tubuh yang basah.

“Gerii...Gerri...Ndass..mu..!”kata Sri memarahi ALeca dengan bahasa khas nya.

Aleca memposisikan tubuhnya menjadi duduk lalu menatap Seorang wanita gemuk di hadapan nya.

“Siapa kamu, apa kamu orang suruhan nya Geri..?”Tanya wanita itu keheranan.

“Geriii...dasar gila tidak ada yang namanya Geri di sini..!"Celetuk Sri.

ALeca merasa dirinya seperti terbangun dari mimpi buruk, tapi ini bukan mimpi. Dia melihat sekeliling, mencoba memahami situasinya. Dia berada di ruangan yang tidak dia kenal, dengan pakaian pelayan yang bau dan basah.

"Apa yang terjadi?" katanya dalam hati, mencoba mengingat apa yang terjadi sebelumnya. Dia ingat bahwa semalam ia berada di dalam mobil dan mobil itu tiba-tiba jatuh ke jurang.Lalu bagaimana ia bisa hidup?

Sri lagi-lagi memarahi ALeca serta menoyor kepalanya agar cepat sadar.“kamu itu tidak usah banyak drama! ini waktu nya kamu kerja!”

ALeca merasa dirinya seperti dihantam, dia tidak bisa percaya bahwa dia masih hidup. "Apa aku mati?" katanya dalam hati, mencoba memahami situasinya. Apa dosa ku begitu besar sehingga aku masuk ke dalam neraka dan bertemu malaikat penghukum ini?” Ujarnya melirik Sri yang ada di depannya.

“Apa kamu malaikat?”

Sri terheran mulutnya membulat tak lama kemudian ia mulai berkacak pinggang kembali memarahi ALeca

“Walah dasar pelayan gila!”

“Apa! pelayan!”Pekik ALeca keheranan .“Dengar saya saja tidak mengenal siapa kamu dan kamu...”Leca memposisikan tubuhnya untuk berdiri.“Apa kamu tidak kenal saya? Saya ini seorang artis semua orang mengenal saya!”

“Ckck, semakin gak waras kamu ini. apa semenjak semalaman tidur di gudang membuat mu gila,kau menjadi tidak waras atau berhalusinasi” Sri mendorong ALeca. ”Wanita tidak waras coba lihat pakaian mu dan lihat apa yang ada di sekeliling mu!”

Seketika itu pula ALeca memperhatikan penampilan ia heran kenapa ia memakai baju seorang pelayan terlebih tubuhnya bau dan basah.

1
Uthie
Cerita genre transmigrasi yg selalu sukkaaa...
Uthie
Sy selalu berusaha menghargai penulis dengan meninggalkan jejak lohhh yaa Thor 😘🤩
Uthie
👍👍👍👍👍
Uthie
Sukkkkaaa tema genre transmigrasi 👍🤩🤩
Khairunisa Laras
h
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍💪
Herlina Susanty
suka cerita ny thor
smgt nulisnya di tunggu selalu up ny
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!