NovelToon NovelToon
My Sexy Bodyguard

My Sexy Bodyguard

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Enemy to Lovers
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: lizbethsusanti

Alana adalah jaksa muda yang cerdas, karirnya menanjak drastis, berkacamata tebal, kaku, dan berpenampilan tidak menarik untuk menyembunyikan kecantikannya karena ia memiliki trauma di masa lalu terkait dengan kecantikan. Suatu ketika Alana menerima banyak sekali ancaman dan setelah itu, teman kantornya mengajaknya ke perusahaan besar yang menyediakan jasa bodyguard. Alana terpaksa mendatangi perusahaan besar itu meskipun ia tahu pemiliknya adalah pria yang selalu ia hindari, Archie Cwvendish. Archie adalah kakak tirinya Arthur dan Arthur adalah mantan pacarnya Alana. Archie juga dulunya tutornya Alana dan Archie diam-diam jatuh cinta pada Alana tapi Archie memilih mundur saat Arthur mengatakan bahwa Arthur mencintai Aluna. Apa yang akan terjadi saat Alana nekat menemui Archie dan meminta Archie menjadi bodyguard-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lizbethsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman (18+)

Archie Cavendish, menarik ke atas sudut kanan bibirnya saat pintu ruang kerjanya terbuka dan muncul wajah cantik yang memiliki nama Rosaline Lordesh. Rosaline Lordesh adalah model internasional yang memiliki tinggi 190 cm, lekuk pinggang bak gitar spanyol, rambut hitam bak awan menggoda di malam hari tanpa bintang, dan berwajah blasteran Venezuela-Manado itu adalah kekasih Archie Cavendish dua tahun belakangan ini. Rekor terbaik bagi Archie Cavendish di bidang percintaan. Sebelum bertemu Rosaline, Archie Cavendish hanya bisa mempertahankan percintaannya seumur jagung.

Archie menyeringai senang saat ia melihat Rosaline menutup dan mengunci pintu ruang kerjanya.

Seringai semakin mengembang di wajah tampan laki-laki yang sudah berumur tiga puluh satu tahun itu saat Rosaline duduk di atas pangkuannya.

Dress ketat hitam yang menunjukkan belahan dada, tidak! Ralat! Belahan dress yang hampir menumpahkan apa yang ada di baliknya itu membuat tangan Archie auto mendarat di atasnya. Pantat dan dada Rosaline memang yang paling juara membangkitkan juniornya Archie dari tidurnya selama seminggu.

Jempol Archie mengusap lembut kulit putih mulus yang menekan dadanya dengan lembut saat bibir Rosaline memagut bibirnya. Namun sialnya, saat Archie memejamkan matanya, bayangan gadis berkacamata tebal, rambut dicepol primitif dengan setelan baju kedodoran muncul di benaknya.

Kamu benar-benar brengsek, ya, muncul di benakku pada saat yang tidak tepat begini. Archie menggeram kesal lalu melepaskan bibir Rosaline.

Rosaline membuka matanya saat Archie melepas bibirnya.

Archie menarik tangannya dari belahan dada Rosaline sambil menempelkan keningnya di kening Rosaline.

Rosaline mengusap rahang Archie sambil bertanya dengan suara serak, "Kenapa? Apa kamu lelah atau karena aku tidak menarik lagi bagimu?"

Shiiiitttt!!!! Bukan karena kamu tidak menarik. Kamu sangat menarik untuk laki-laki normal dan aku ini laki-laki normal, Rosaline. Tapi, benakku yang tidak normal karena selalu membayangkan gadis brengsek itu. Cinta pertama sialku itu, tzk! Archie bergumam kesal di dalam hatinya lalu ia menarik keningnya dari kening Rosaline karena ia ingin menangkup wajah super cantik pacarnya sambil berkata, "Kamu sangat menarik dan selalu menarik, Sayang. Cuma, yeeaahhh mungkin aku terlalu lelah. Tiga operasi besar hari ini"

Rosaline mengecup bibir kekasihnya yang super tampan itu lalu berucap dengan sorot mata penuh cinta dan suara super lembut, "It's okay dokter Archie Cavendish" Rosaline kembali mengecup bibir Archie dan kali ini lebih mesra. Saat Rosaline menggelungkan kedua lengannya di leher Archie, ia tersenyum lebar lalu berucap, "Hari ini genap dua tahun hubungan kita. Haruskah kita merayakannya seperti tahun kemarin?"

Archie tersenyum lalu ia membenamkan wajahnya di dada besarnya Rosaline dan berkata di sana, "Aku lelah tapi aku akan menuruti semua perintah kamu malam ini, Sayangku"

Rosaline terkekeh senang lalu mendorong pelan dada Archie karena ia ingin berkata sambil menatap wajah tampan kekasihnya itu, "Kita makan malam lalu kita pergi ke klub malam milik temanku. Temanku itu punya private room yang penuh dengan alat-alat menarik untuk kita gunakan semalaman"

Archie menarik kedua alisnya ke atas, mengulas senyum lebar, lalu menganggukkan kepala tanda setuju.

Alana Wilde keluar dari ruang persidangan sambil menekuk ke samping kanan kepalanya sambil memijat pundaknya. Dia lelah beberapa Minggu ini terkait kasus pembunuhan berantai yang menggetarkan dunia nasional sampai ke internasional. Gadis brilian dan cerdas yang masih berumur dua puluh tiga tahun itu mengusap nametag di dadanya, Alana Wilde, S.H, M.H, dengan senyum bangga. Dia berhasil meraih S2 dan setelah bekerja di pengadilan selama satu tahun ia berhasil memenangkan kasus rumit yang perdana ia dapatkan.

Sebelum ia membuka pintu ruang kerjanya, ia mendapatkan ucapan selamat dari beberapa koleganya dan bahkan ia mendapatkan selamat dari Hakim Agung. Setelah tersenyum dan membalas jabatan tangan juga ucapan terima kasih ke semua kolega dan Hakim Agung, Alana membuka pintu lalu masuk ke ruang kerjanya. Gadis cantik yang selalu menyembunyikan kecantikannya itu dengan kacamata tebal, rambut dicepol secara primitif, blus blouson dan celana kain yang longgar, menyipitkan mata ke kardus besar yang ada di atas meja kerjanya.

Alana melangkah pelan mendekati kardus besar itu lalu berdiri di depan meja kerjanya dengan kening berkerut. "Oke, tidak ada nama dan alamat si pengirim. then let's just open the package" Alana bergumam sendiri sambil membuka kardus besar itu dengan cutter imut berwarna pink dan ada kepala hello Kitty di bagian atasnya.

"Aaaaaaa!!!!!!" Alana berteriak kencang dan langsung menjatuhkan pantatnya di lantai bertepatan dengan teman satu ruangannya yang langsung menerobos masuk dan berlari mendekati Alana.

Temannya Alana berjongkok di depan Alana, "Ada apa?" Tanya teman satu ruangannya Alana yang bernama Delia saat ia melihat kedua alis Alana terangkat ke atas, bibir menganga lebar, dan wajah Alana pucat pasi.

Alana hanya bisa menunjuk ke kardus besar yang sudah terbuka dan masih berada di atas meja kerjanya Alana dengan tangan gemetaran dan wajah pucat pasi. Bibir Alana yang terbuka lebar juga tampak gemetar.

Delia bangkit berdiri lalu berlari kecil ke kardus terbuka itu untuk melihat apa isi kardus itu dan, "Aaaaaa!!!!!" Suara teriakannya Delia lebih kencang daripada sura teriakannya Alana tadi. Suara teriakannya Delia mengundang dua tiga orang yang melewati ruang kerjanya Alana dan Delia. Orang-orang itu kemudian berhamburan masuk ke dalam.

Seseorang langsung menelepon satpam dan beberapa orang lainnya mengelilingi kardus dengan kedua alis terangkat ke atas dan mulut terbuka lebar.

Sepuluh menit kemudian kardus yang berisi potongan kelingking boneka yang sangat mirip dengan potongan kelingking manusia sungguhan yang penuh dengan darah kering itu, bersama surat ancaman penuh bercak darah kering yang bertuliskan, "BERSIAPLAH UNTUK MATI S*ND*L", dibawa oleh satpam keluar. Tulisan yang diketik dengan huruf besar menggunakan font Times New Roman itu, membuat semua orang yang masih berada di dalam ruangannya Delia dan Alana mengerutkan kening mereka.

Atasannya Alana dan Delia menyuruh Delia mengantarkan Alana untuk pulang.

Delia mengangguk lalu menuntun langkah Alana keluar ruangan, menuju ke lift, dan memencet tombol basement. Delia menuntun langkah Alana menuju ke mobilnya Alana diparkirkan setelah pintu lift terbuka. Saat langkah Alana dan Delia berada di jarak satu setengah meter dari mobilnya Alana, keduanya menerima kejutan lagi. Kedua perempuan cantik berbeda umur itu melotot tajam dan saling memeluk erat tatkala bola mata mereka menangkap lima kepala ayam hitam penuh darah ditata membentuk lingkaran rapi di atas kap mobilnya Alana, wiper mobilnya Alana terangkat ke atas dua-duanya dan ada tulisan merah di kaca mobil depan, "AKU AKAN TERUS MENGEJARMU"

"A-apakah i-itu darah?" Bisik Delia sambil mempererat pelukannya.

Alana hanya bisa menggelengkan kepala dan mempererat pelukannya.

"Oke, kita ke mobilku saja" Delia berucap sambil menuntun langkah Alana ke mobilnya. Mereka saling menopang karena lutut mereka sama-sama lemas setelah melihat banyak kejutan aneh dan mengerikan.

Delia memasang sabuk pengaman sambil menoleh ke Alana dan berkata, "Kamu butuh bodyguard dan aku tahu di mana kamu bisa mendapatkan bodyguard terpercaya dan sangat bisa diandalkan"

Alana hanya bisa menganggukkan kepala.

Ketika Archie memejamkan mata sambil menikmati ciuman panas kekasihnya, telepon genggamnya berbunyi dan ia terpaksa mendorong pelan bahu kekasihnya karena nada deringnya berasal dari ponsel bisnisnya dan itu tidak bisa ia abaikan.

Rosaline berdiri dari pangkuan Archie dengan wajah kesal saat Archie menerima panggilan telepon itu.

"Halo, Bos" Suara Raymond sang asisten pribadi menusuk telinga Archie.

"Ada masalah apa?" Tanya Archie ke Raymond dengan napas yang masih menderu.

"Ada wanita berkacamata, rambut dicepol, berpenampilan seperti perawan tua karena bajunya longgar dan blazernya kedodoran, dia juga galak, mencari kamu, Bos"

Archie sontak duduk tegak dari kursi malas yang sesaat tadi membuatnya rebahan nyaman dengan tubuh seksi Rosaline di atasnya.

"Siapa namanya?"

"Tidak tahu"

"Kau aku gaji tinggi tapi tidak menanyakan nama ke calon klien kita, hah?!"

"Iya, dia langsung berputar pergi saat aku bilang Bos tidak ada di ruangan. Kalau ada tambahan gaji untuk mengejar calon klien yang pergi dengan wajah garang, aku akan kejar dia sekarang karena sama aja mengantar nyawa kalau ngejar cewek berwajah garang, Bos"

"Shiiiiiittt! Kejar dia dan aku akan kasih bonus besar untuk kamu" Archie menggeram.

"Siap Bos!" Raymond langsung berlari mengejar wanita yang baru saja pergi setelah menanyakan keberadaannya Archie Cavendish.

Juniornya Archie yang sejak tadi tidak bereaksi dengan ciuman dan permainan liarnya Rosaline, kini justru menggeliat liar saat benak Archie melayang ke sosok wanita yang digambarkan oleh Raymond tadi.

"Shiiiiiittt!!!!" Archie menyugar kasar rambut lurus hitamnya dengan kesal sambil melotot ke juniornya.

1
anggita
2☝☝iklan👍
anggita
👍☝iklan
Rahma AR
tau, ya, alana🤭
Rahma AR
iklan dan like💪
Rahma AR
like dan iklan👍
Rahma AR
like dan iklan
Rahma AR
Archie.... fokus ke alana
Rahma AR
like dan iklan
anggita
iklan☝👍
anggita
ora sengojo🤫
anggita
☝☝2x iklan👍
Rahma AR
hajar aja Archie
Rahma AR
like +🌹
Rahma AR
senang ya archie.... teeus terabg dong kl suka😄
Rahma AR
like +🌹
Rahma AR
demi apa archie🤭
Rahma AR
ciiieee....
anggita
👍like pertama
Elisabeth Ratna Susanti: terima kasih 🥰
total 1 replies
anggita
☝☝2iklan.
Kinan
top
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!