NovelToon NovelToon
LAGEND OF ZHOU

LAGEND OF ZHOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Kebangkitan pecundang / Action / Spiritual / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Zhou Xin adalah pemuda desa berusia 10 tahun.
dia hidup bersama kakeknya yang miskin.
saat dia mencari kayu bakar di sebuah twins forest dia bertemu monster LV menengah battle bear dan mengalami cidera yang hampir merenggut nyawanya, tiba-tiba liontin peninggalan orang tua nya menyala saat terkena tetesan darah miliknya dan merubah hidupnya
setelah mendapatkan kekuatan dari liontin tersebut Zhou Xin mulai berlatih bela diri.
di usianya yang 10 tahun dia telah mencapai tingkat Pemula.
Tingkatan kekuatan dalam perfect world adalah :
- benih kelahiran
- Dasar
awal,tengah,akhir
- Pemula
awal,tengah,akhir
- kebangkitan inti
awal, menengah,akhir
- inti Raja
awal, menengah,akhir
- inti kaisar
awal, menengah,akhir
- Dewa Neraka atau langit
awal,menengah,puncak, kebangkitan
- Abadi
hingga suatu saat kakek nya meninggal dan dia meninggalkan desa di usia 15 tahun dan telah mencapai tingkat pemula tengah.

Ikuti kisahnya dalam perjalanannya mencari jati diri dan mencapai keabadian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAPTURE I PERJALANAN TAKDIR-LIONTIN NAGA

Desa Damai, sebuah permukiman kecil yang nyaris terlupakan di tengah hamparan hijau Hutan Kembar, adalah rumah bagi Zhou Xin.

Kehidupan di desa itu sederhana, tenang, dan damai, namun bagi Zhou Xin, anak laki-laki berusia sepuluh tahun yang tinggal bersama kakek angkatnya, Lao Chen, kehidupan di desa itu juga penuh dengan perjuangan.

Lao Chen adalah seorang petani tua dengan wajah yang diukir oleh waktu dan tangan yang kasar karena kerja keras.

Ia adalah satu-satunya keluarga yang dimiliki Zhou Xin setelah orang tuanya, mereka para petualang yang pemberani, menghilang dalam ekspedisi ke wilayah yang belum dipetakan di selatan.

Mereka hanya meninggalkan satu-satunya pusaka keluarga, sebuah liontin perak yang tampak biasa, namun Zhou Xin selalu merasa ada sesuatu yang istimewa tentangnya.

"Zhou Xin, hati-hati saat pergi ke Hutan Kembar."

Pesan Lao Chen setiap pagi, suaranya yang serak dipenuhi kekhawatiran.

"Jangan pergi terlalu dalam, monster berkeliaran di sana. Mereka tidak akan ragu untuk menyerang anak kecil sepertimu."

"Aku mengerti, Kakek,"

Jawab Zhou Xin dengan senyum yang berusaha menenangkan kekhawatiran Lao Chen.

Ia tahu bahwa Hutan Kembar adalah tempat yang berbahaya, namun ia juga tahu bahwa mereka harus bergantung pada hutan untuk mencari kayu bakar dan makanan.

Hari itu, seperti hari-hari lainnya, Zhou Xin memasuki Hutan Kembar dengan keranjang bambu di punggungnya dan kapak kecil di tangannya.

Ia berjalan dengan hati-hati, mendengarkan setiap suara dan mengamati setiap gerakan. Ia tahu bahwa bahaya bisa mengintai di setiap sudut.

Saat ia menyusuri jalan setapak yang sempit dan berliku, Zhou Xin menikmati keindahan alam di sekitarnya.

Sinar matahari menembus celah-celah di antara dedaunan, menciptakan tarian cahaya dan bayangan yang mempesona.

Burung-burung berkicau dengan riang, dan angin sepoi-sepoi membawa aroma tanah dan tumbuhan yang segar.

Namun, keindahan itu tidak berlangsung lama. Tiba-tiba, Zhou Xin merasakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Ia berhenti dan memasang telinga, merasakan ada sesuatu yang tidak beres.

*KRESEK!*

Suara gemerisik yang keras datang dari semak-semak di dekatnya. Zhou Xin menelan ludah dan perlahan-lahan mendekati semak-semak itu. Ia mengintip di antara dedaunan dan terkejut dengan apa yang dilihatnya.

Seekor Beruang petarung Level menengah berdiri di hadapannya, monster yang ditakuti oleh seluruh penduduk desa.

Ukurannya raksasa, otot-ototnya menonjol di bawah bulunya yang tebal, dan matanya merah membara dengan amarah dan kelaparan.

"(Sial! Ini gawat,)"

pikir Zhou Xin panik. Ia tahu bahwa ia tidak mungkin mengalahkan Beruang itu.

Ia masih terlalu muda dan lemah.

Satu-satunya harapannya adalah melarikan diri.

"(Lari!)"

teriak Zhou Xin dalam hati. Ia berbalik dan berlari secepat yang ia bisa, berharap bisa lolos dari kejaran Beruang itu.

Namun, Beruang itu terlalu cepat.

Ia mengejar Zhou Xin dengan raungan yang memekakkan telinga, mengguncang pepohonan di sekitarnya.

*Aku tidak akan membiarkanmu lolos!*

Geram Beruang itu dengan suara yang menggelegar.

Zhou Xin berlari sekuat tenaga, berusaha menghindari serangan Beruang itu.

Ia melompat di atas batu-batu besar, meliuk-liuk di antara pepohonan, dan bersembunyi di balik semak-semak lebat.

Namun, Beruang itu terlalu gigih.

Ia terus mengejar Zhou Xin, menghancurkan segala sesuatu yang menghalangi jalannya.

Zhou Xin mulai kelelahan, dan napasnya tersengal-sengal.

*Hosh...hosh...hosh*

Ia tahu bahwa ia tidak bisa bertahan lebih lama lagi.

"(Aku harus melakukan sesuatu)"

Pikir Zhou Xin putus asa.

Ia melihat sekeliling, mencari cara untuk mengalahkan Beruang itu.

Tiba-tiba, ia melihat sebuah pohon besar yang tumbang di dekatnya. Ia tersenyum dan berlari menuju pohon itu.

"(Aku punya ide!)"

Teriak Zhou Xin dalam hati.

Saat Beruang itu mendekat, Zhou Xin melompat ke atas pohon yang tumbang dan berlari di atasnya.

Ia berlari secepat yang ia bisa, berusaha menjauh dari Beruang itu.

Beruang itu meraung marah dan mencoba mengejar Zhou Xin, tetapi ia terlalu besar dan terlalu berat untuk berlari di atas pohon yang tumbang. Ia jatuh dan terhuyung-huyung, memberi Zhou Xin kesempatan untuk melarikan diri.

"Hahahaha! Kau tidak bisa menangkap ku!"

Teriak Zhou Xin sambil tertawa.

Beruang itu semakin marah dan mencoba memanjat pohon yang tumbang, tetapi ia terlalu bodoh untuk melakukan itu.

Ia hanya bisa meraung dan menggeram dengan frustrasi.

Zhou Xin terus berlari di atas pohon yang tumbang sampai ia mencapai ujungnya.

Ia melompat turun dan berlari menuju hutan yang lebih lebat, meninggalkan Beruang itu di belakang.

"Aku lolos!"

Teriak Zhou Xin gembira.

Namun, kegembiraannya tidak berlangsung lama. Tiba-tiba, ia merasakan sesuatu yang tajam menusuk punggungnya. Ia menjerit kesakitan dan jatuh ke tanah.

*Argh!*

Erang Zhou Xin sambil memegangi punggungnya. Ia melihat ke belakang dan terkejut dengan apa yang dilihatnya.

Beruang Pertempuran itu berdiri di belakangnya, cakarnya yang tajam berlumuran darah. Beruang itu menyeringai dengan puas.

"Kau tidak bisa lolos dariku selamanya,"

 Geram Beruang itu.

"Sekarang, kau akan mati!"

Zhou Xin tahu bahwa ia tidak bisa lagi melarikan diri. Ia terlalu lemah dan terluka.

Ia menutup matanya dan menunggu kematian datang.

Namun, kematian tak kunjung tiba.

Tiba-tiba, Zhou Xin merasakan kekuatan aneh mengalir ke dalam tubuhnya.

Kekuatan itu datang dari liontin perak yang selalu ia kenakan di lehernya, peninggalan dari orang tuanya.

Liontin itu bersinar terang, memancarkan cahaya perak yang menyilaukan.

Cahaya itu menyebar ke seluruh tubuh Zhou Xin, menyembuhkan lukanya dan mengisi dirinya dengan energi yang tak pernah ia bayangkan.

"(Apa ini?! Kekuatan macam apa ini?!)" batin Zhou Xin terkejut. Ia membuka matanya dan melihat Beruang itu terhuyung mundur, terkejut dengan cahaya yang memancar dari tubuhnya.

"Kau... akan membayar ini!"

geram Zhou Xin dengan suara yang penuh kekuatan.

Zhou Xin melompat berdiri dan menghadapi Beruang itu. Ia mengepalkan tinjunya dan memusatkan seluruh kekuatannya ke dalam tinjunya.

"Aku akan mengalahkan mu!"

Teriak Zhou Xin sambil menyerang.

Zhou Xin menyerang Beruang itu dengan tinjunya.

Tinju itu menghantam Beruang itu dengan kekuatan yang luar biasa, membuatnya terhuyung mundur dan mengerang kesakitan.

Beruang itu meraung marah dan mencoba membalas, tetapi Zhou Xin terlalu cepat.

Ia melompat ke samping, menghindari serangan Beruang itu dengan mudah.

Kemudian, ia menyerang lagi, kali ini dengan tendangan keras.

Pertarungan itu berlangsung sengit. Beruang itu mengerahkan seluruh kekuatannya, tapi Zhou Xin tak gentar.

Ia menggunakan setiap teknik yang telah ia pelajari dari kakeknya, dan mengkombinasikannya dengan kekuatan yang baru ditemukannya.

Ia bergerak dengan lincah dan gesit, menghindari serangan Beruang itu dan menyerang dengan pukulan dan tendangan yang tepat sasaran.

...*BERSAMBUNG*...

1
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Ling itu bijimana? Zhou suka juga sama cewe itu kan?
✴️𝕸𝖗.𝕸𝖆𝖔𝖚𝖓𝖞𝖊𝖓𝖐⚜️: cinta bertepuk sebelah tangan 🤭
total 6 replies
Nanik S
Sebenarnya siapa Ayah Ibu Zhao Xin hingga meninggalkan Anaknya
✴️𝕸𝖗.𝕸𝖆𝖔𝖚𝖓𝖞𝖊𝖓𝖐⚜️: nanti akan muncul di capture 10 kisah di balik Zhou Xin 😉
total 1 replies
Nanik S
Hadir Yor
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
semangat Zhou 💪
林丹
continue....😍
さくらゆい
lanjutkan ko...❤️
花より
continue
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Ling, Where you are?
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
hidup di desa harus punya stok kesabaran yang banyak karena segala sesuatunya harus berusaha sendiri apalagi jika rumah antar tetangga jauh banget
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Ling sama Xiao seusia?
✴️𝕸𝖗.𝕸𝖆𝖔𝖚𝖓𝖞𝖊𝖓𝖐⚜️: beda 3 tahun
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
meninggalkan warisan gak tuh kakeknya?
✴️𝕸𝖗.𝕸𝖆𝖔𝖚𝖓𝖞𝖊𝖓𝖐⚜️: 🤭warisan nama dan ilmu
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
selalu namanya sulit buat diingat.
✴️𝕸𝖗.𝕸𝖆𝖔𝖚𝖓𝖞𝖊𝖓𝖐⚜️: 🤭🤭cuma MC nya aja kok yg lain bakal lenyap di cerita " berikut nya
total 1 replies
HubabahLilit3🍒⃞⃟🦅•§¢•☕︎⃝❥
Tul, di desa memang keras aslinyaa mah
✴️𝕸𝖗.𝕸𝖆𝖔𝖚𝖓𝖞𝖊𝖓𝖐⚜️: iya 🤭
total 1 replies
橘ゆい
💪🥰, 👍🏻
橘ゆい
🥰👍🏻
Anonymous
👍👍
Anonymous
💪
林丹
💪💪💪
林丹
我喜欢❤️
さくらゆい
💪それを維持する
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!