NovelToon NovelToon
Nadila Dan Si Kembar

Nadila Dan Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Nikahmuda
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

seorang gadis belia yang harus menjalani kehidupan dengan berbagai ujian yang berat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 1

kisah seorang gadis yang bernama

Nadila Puspita Dewi , Gadis masih berusia belia. Tapi kehidupan nya seakan tak memberikan dia kesempatan untuk bahagia.

Dari dia di tinggal kedua orang tuanya ketika masih berumur lima tahun . Dan tinggal bersama paman dan bibinya. Hingga saat Nadila kelas sembilan.

*****

" Nadila , ayok pulang ," ucap Mia sepupu Nadila . Anak dari pamanya . Mia seumuran dengan Nadila.

" Mia duluan saja , Nanti Nadila menyusul " ucap Nadila .

Seperti biasa Nadila sepulang sekolah dia mampir ke toko pakaian di sebuah pasar , untuk kerja paruh waktu.

" Ok. " Ucap Mia sambil memberi isyarat kepada Nadila dengan simbol 'ok'

" Mia , bilang sama bibi , hari ini Nadila pulang terlambat yah. ,"

" Yu huuu .  Hati hati yah Dil" kata Mia lagi.

Sebenarnya paman dan bibinya tidak keberatan untuk membiayai hidup Nadila . Tapi Nadila merasa sungkan dan tak enak hati. Makanya Nadila berinisiatif untuk kerja demi mengurangi beban bibinya.

Nadila berjalan kaki dari sekolah SMP ke tempat kerja nya.

Karena jarak tempuh nya tidak begitu jauh.

Sampai di sana, Nadila bergegas menemui ibu Rahma pemilik toko pakaian gamis terbesar di daerah nya.

" AsalamuAlaikum Bu. Maaf Dila datang telat . Biasa disekolah harus belajar extra , tidak lama lagi Dila ujian Nasional" ucap Nadila sambil menyalami ibu paruh baya itu.

" Waalaikum salam Dila , tidak apa apa Dila . Kebetulan hari ini lagi sepi. " Ucap ibu Rahma .

" Oh iya Dila nanti pulang nya agak telat yah , bisa?"

" Bisa Bu. Asal ,,, biasa lah Bu. Hehehe" ucap Nadila sambil tertawa kecil.

"Tenang saja Dila . Gampang itu .. " ucap ibu Rahma menanggapi candaan Nadila .

Nadila pun bergegas ke toilet untuk ganti baju tak lupa juga dia makan siang dulu . Sebelum Nadila ke sana dia sudah membeli makanan .

Nadila pun bekerja seperti biasa. Bekerja seperti itu membuat Nadila melupakan sejenak ke sedihannya.

" Nadila , ibu pulang duluan yah. Nanti kalau Nadila sudah selesai melakukan perjalanan nya Nadila tutup aja . Kuncinya simpan di tempat biasa.  Oh iya ini, nanti dirumah baru dibuka yan Dila ," ucap ibu Rahma. Sambil menyerahkan amplop putih ke pada Nadila.

" Oke. Siip. "

********"

Malam pun tiba. Sebelum pulang Nadila mandi dulu. Seperti biasa Nadila menyiapkan baju ganti . Agar tidak terlalu repot ketika pulang nanti.

Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Nadila bergegas untuk pulang . Karena jarak rumah dan pasar dekat, Nadila pulang dengan jalan kaki.  Tidak sampai sepuluh menit , Nadila sampai dirumah pamannya.

Tok tok tok tok

"AsalamuAlaikum bibi. Nadila pulang. " Ucap Nadila.

" Alaikum salam , Sebentar bibi buka dulu pintunya. " Jawab bibi.

" Oh iya bibi. Hari in gajian. " Besok anterin Dila yah ke pasar mau beli sesuatu hehehe "

" Oke ponakanku sayang. " Ayo Nadila makan dulu. Oh ya Nadila , nanti kalau sudah tamat nanti lanjut sekolah dimana ?" Tanya sang bibi.

" Ummm Nadila belum tau bi. Nadila tamat SMP saja sudah sukur kok. "

" Tidak bisa gitu dong sayang. Bibi dan pamanmu akan berusaha untuk kalian sekolah . Mia kamu dan adik adik kamu, ." "

"  Tapi bi , Nadila mau kerja aja. Mau bantu bibi "

" Tidak sayang , Nadila harus sekolah , ingat pesan ayah dan ibu Nadila hmmmm"

" Tapi bi, Nadila malu numpang terus sama bibi. "

" Tenang yah paman dan bibi masih sanggup biayai kamu dan adik adik kamu. Oke."

" Baik bibi. "

Paman dan bibi Nadila sangat sayang pada Nadila. Begitu juga dengan anak anak bibi.

*******"**

Keesokan harinya.

" Pagi bibi pagi paman.  Hari ini Nadila mau beli sesuatu untuk semua . Kebetulan kemarin Nadila terima gaji dari Bu Rahma , ini ,," ucapa Nadila sambil menyodorkan amplop putih ke pada bibinya.

" Lho ini kan uangnya Dila. Jangan di belanja kan semua. " Celetuk Mia.

" Ihkkk apaan sih Mia. Dila ikhlas kok kasi ini ke bibi,, weeeek " ucap Dila sambil menjulurkan lidahnya.

" Sudah sudah. Ayok kita sarapan " potong paman Dila . Kalau dibiarkan saja maka Nadila dan Mia akan terus berdebat. " Oh iya Dila , benar apa kata Mia. Uang itu Mia simpan saja , untuk keperluan Dila nanti sekolah menengah atas . " Lanjut paman lagi.

" Tabungan Dila cukup kok paman. Ini kebetulan ada bonus dari ibu Rahma kemari.  Gaji dila sudah saya simpan . Ini bonus nya Dila lho paman. "

," Ok. Terserah Dila aja. jangan dihabiskan yah,, ingat pesan paman."

" Ibu ,nanti Mia ikut yah sama kalian . Mia juga mau beli sesuatu untuk Dila heheheh" ucap Mia sambil cengengesan

" Baiklah kalau begitu. Ajak adik adik kamu yah Mia. ," Jawab bibi sambil mengacak rambut Mia

" Hore, ikut kak Dila ,ye ye ye " kedua adik Mia begitu bahagia mendengar ucapan ibunya.

" Aldo , Alwi ,nanti disana jangan jauh-jauh dari Mia dan Dila yah"

" Oke mami heheh," jawab Aldi dan Alwi bersamaan.

Aldo dan Alwi adalah anak kembar adik adik Mia. Mereka masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar . Sedangkan Mia dan Nadila

Sudah kelas sembilan , dan sekarang mereka menunggu waktu ujian akhir.

" Oke . Ayok kita sarapan . Kapan selesainya kalau kalian terus mengobrol. " Ucap sang paman.

" Siap bos. " Ucap mereka kompak.

********

Akhirnya disini lah mereka , di pasar untuk belanja . Walaupun hidup sederhana . Tapi mereka tetap bersyukur atas segala sesuatu yang mereka miliki.

" Kak Nadila  ayokkk ,kita ke sana " ucap Alwi

" Tunggu Alwi . Tunggu bibi dan paman dulu ya"

" Ah iya deh kak Dila "

" Dila , Alwi cepat Amat jalan nya , tungguin kita dong. " Celetuk Mia.

" Weeeek , biarin. " Ucap Alwi.

" Alwi , Mia sudah, ayok kita belanja sekarang. " Potong sang bibi.

" Oke , siap " ucap mereka kompak bahkan Paman ikutan juga. Bahkan bibi dan Nadila sampai kaget.

" Ayah juga seperti anak anak. " ujar bibi sambil menggeleng.Bibi tidak mengira paman akan berulah seperti itu walau di luar rumah.

" Ibu ayah . Aldi mau yang itu" tunjuk Aldi pada mainan yang ada di etalase Kaca

" Oke . Tapi kalau kemahalan Aldi pilih yang lebih murah yah nak. " Ucap bibi penuh kelembutan.

" Sip , ibu"

**********

Akhirnya keluarga Nadila pun sudah pulang ke rumah. Walau lelah tapi mereka sangat bahagia. Nadila benar benar mentraktir mereka walau dengan barang yang lumayan murah.

" Terimakasih Dila, bibi senang sekali nak . Akhirnya adik adik kamu. Punya baju baru walaupun murah , "

" Iya bibi Nadila juga Senang kok beliin mereka. Oh iya bibi hari ini Dila akan kerja lagi . Bu Rahma tadi telpon saya.  Tapi nanti saya pulang nya mungkin tengah malam bi,

Nanti Paman jemput yah. Hari ini kan paman libur ? " .

" Oke. Tapi tetap hati hati ok. "

" Iya bibiku sayang yang cantik. "

" Ayo kita istirahat dulu. "

" Iya bi, Dila juga mau ganti baju dulu , ini gerah lho "

" Iya sudah ayok. Nanti kalau Dila berangkat jangan lupa makan dulu "

" Oke bibiku sayang. " Ucap Nadila sembilan memeluk bibinya erat.

" Mia , tolong bantu adik adik mu untuk merapikan baju baju mereka. "

" Oke ibuku yang cantik, muuuaacch ,"

bersambung....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!