Di hari Pernikahannya Kayla Sanjaya 25th di paksa menukar calon suaminya dengan calon suami kakak sepupunya, Apakah Nayla menolak atau menyerahkan calon suaminya untuk kakak sepupunya... Yukkk... Kepoin Karya baru author...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1
Kayla Wijaya menatap wajahnya yang sudah di rias cantik di pantulan kaca, dia tersenyum bahagia, karena hari ini dia akan menikah dengan laki laki yang selama ini menjadi ke kasihnya.
"Akhirnya Tiba juga masa ini." gumam Kayla, penantian panjang, pacaran selama 5th akhirnya mereka menikah juga.
Tok....
Tok....
Tok....
Pintu kamar pengantin itu di ketuk dari luar, membuat lamunan Kayla buyar.
"Masuk.! " Seru Kayla dari dalam.
Pintu kamar Kayla di buka dari luar.
"Haiii.... Calon pengantin." ucap seorang gadis cantik yang masuk ke dalam kamar Kayla.
Kayla tersenyum hangat menatap ke arah sahabat baiknya.
"Wahhh.... Loe cantik banget Kay....! " pekik Renata menatap takjub wajah Kayla yang seperti berby hidup itu.
"Loe bisa aja." kekeh Kayla dengan wajah bersemu merah.
"Gue serius Kay, loe pangling banget, asli ini mah, Juan bakal makin klepek klepek." ucap Renata sungguh sungguh.
Kayla hanya tersenyum tipis, jantungnya dari tadi berdetak tidak karuan, entah kenapa firasat kurang baik.
"Haiii.... Kay... Kenapa melamun?, sudah mikirin malam pertama ya." goda Renata, gadis cantik yang berkebaya modern itu.
"Gue deg degan Re." gumam Kayla.
"Wajar, semua orang juga pasti merasakan hal seperti ini, namanya juga mau ijab kabul." ucap Renata menenangkan sahabatnya itu.
"Hhhmmm... Iya juga ya." ucap Kayla yang mulai bisa mengendalikan dirinya.
"Loe mau minum? " tanya Renata yang melihat wajah sahabatnya itu masih terlihat tegang.
"Boleh." ucap Kayla.
"Kay, ayo keluar, penganti pria nya sudah datang." ucap seorang ibu paruh baya yang masuk ke dalam kamar Kayla dengan raut wajah yang sedikit tegang.
"Baik bi." ucap Kayla berdiri dari duduknya yang di bantu oleh Renata.
"Wajah bibi kenapa seperti itu? " tanya Kayla yang sadar akan raut wajah sang bibi yang terlihat tidak baik baik saja.
"Ahhh... T-tidak ada apa apa Kay." elak bi Ratna.
"Ayo, kita keluar, di luar sudah di tunggu." ucap bi Ratna mengalihkan pembicaraan.
"Baiklah." ucap Kayla pasrah, tidak mungkin juga dia memaksa sang bibi sekarang juga, karena ada yang lebih penting saat ini, mungkin setelah acara selesai Kayla akan bertanya kepada sang bibi.
Semua orang sudah berkumpul di ruang tamu tempat akad nikah Kayla dengan Juan, tanpa Juan juga sudah duduk manis di depan penghulu.
"Gimana pengantin pria, sudah siap?! " tanya pak penghulu.
"Siap."jawab Juan dengan tenang.
" Bagaimana dengan para saksi? " tanya pak penghulu lagi.
"Siap." ucap mereka kompak.
"Baiklah kita mulai, mari pak, silahkan jabat tangan pengantinnya." pinta pak penghulu kepada Om Kayla selaku wali dari Kayla, karena ke dua orang tua Kayla sudah meninggal dunia, Kayla memang tinggal bersama keluarga Om nya sejak orang tuanya meninggal dunia.
"Saya nikah kan, putri kandung saya, Nia Ramdani binti....
Duarrrr.....
Kayla syok mendengar nama pengantin wanita yang di ucapkan oleh omnya itu, itu bukan namanya, melainkan nama kakak sepupunya.
" Ini Maksudnya apa? kenapa nama kak Nia yang om sebut, jelas jelas ini calon suami ku?! " tanya Kayla bergetar.
"Nia, maafkan om, Nia ingin menikah dengan Juan, kamu mengalah ya." ucap Pak Andre dengan perasaan tidak enak hati.
"Hahaha.... Jadi ini maksud om meminta aku menikah di hari yang sama dengan kak Nia, ternyata calon suami kak Nia itu juga calon suami aku, padahal kak Nia punya calon suami sendiri, kanapa malah menginginkan menikah dengan calon suami ku? " ucap Kayla dengan perasaan hancur, padahal selama ini om dan tantenya sudah tau klau Juan adalah kekasihnya.
"Maaf Kay, sebenarnya ini sudah di rencanakan dari jauh jauh hari." ucap calon ibu mertua Kayla tanpa perasaan.
"Maksudnya?! " tanya Kayla dengan perasaan hancur, teganya semua orang membohongi, sekaligus mempermalukan dirinya termasuk calon suaminya yang terlihat tenang tanpa rasa bersalah sedikit pun di depan sana.
"Kay, sebenarnya beberapa bulan yang lalu Juan sudah bilang klau dia sudah tidak cinta lagi sama kamu, dia memilih kakak sepupu mu, karena mereka serasi yang mempunyai jabatan tinggi, tidak seperti kamu yang hanya karyawan biasa." ucap mama Juan itu dengan kata kata yang menusuk.
"Kay, maaf kan kakak, bukan maksud kakak ingin berbuat jahat sama kamu, tapi gimana lagi, namanya cinta tidak bisa di bohongi, beberapa kali berjumpa dan ngobrol dengan Juan, kami merasa nyambung, dan seiring waktu rasa itu makin besar, kami tidak bisa menahan lagi, jadi memutuskan untuk menikah." ucap Nia dengan perasaan bersalah, itu hanya di wajah saja, tapi di hatinya sedang tertawa puas.
Kayla tersenyum hambar, "Kenapa kakak tega merebut Juan dari ku, apa salah aku sama kakak, padahal selama ini kakak sangat baik sama aku, tapi ternyata kebaikan kakak itu hanya palsu, dan ingin menghancurkan ku." ucap Kayla.
"Kay, jangan salahkan Nia, aku yang salah Kay, aku jatuh cinta duluan sama Nia, aku juga yang mendekati Nia, Jadi Nia tidak bersalah di sini, sudah ya, kita sampai di sini aja, lupakan aku, aku yakin masih banyak pria di luar sana yang menyukai kamu." ucap Juan sok bijak.
"Hahaha.... Jadi hubungan 5th ini di mata kamu nggak ada artinya ya Kak." kekeh Kayla tersenyum miris.
"Maaf." hanya itu yang keluar dari mulut Juan, sebenarnya dia tidak tega melihat gadis yang pernah mengisi hatinya itu, namun bagaimana lagi hatinya sudah berpaling kepada wanita lain, yang tidak lain kakak sepupu Kayla sendiri.
Kayla hanya mengangguk. " kalian memang cocok sama sama tidak tau malu, dan tidak punya perasaan." maki Kayla.
"Kay, sudah ya, maafkan kakak mu, dia memang bersalah, tapi mau di larang juga percuma, mereka saling cinta, tante tidak bisa berbuat apa apa." ucap tante Arum.
"Kalian semua jahat, apa salah ku sama kalian, klau memang ini bukan pernikahan ku, kenapa aku di suruh berdandan seperti pengantin, apa kalian memang ingin menghancurkan ku, mempermalukan dan juga menginjak injak harga diri ku yang menjadi tontonan semua orang! " marah Kayla.
"Tidak Kay, tidak seperti itu, kamu akan tetap menikah hari ini, tapi bukan Juan pengantin prianya, tapi Rangga." ucap tante Arum.
Kayla terkekeh bisa bisanya tantenya itu membuat keputusan sepihak.
"Maksud tante apa? " ucap Kayla tak percaya.
"Menikahlah dengan Rangga, kalian cocok, tante yakin hidup kamu akan bahagia bersama Rangga, dia baik dan bertanggung jawab, walau dia tidak kaya Juan, tapi tante yakin dia pasti bisa membahagiakan kamu." ucap tante Arum tanpa perasaan.
Duarrrr....
Kayla semakin di buat syok dengan ucapan tantenya itu.
Bersambung....
Tunggu kelanjutannya apakah Kayla akan menerima Rangga atau menolaknya?
Hayyy.... Kesayangan mamak, mamak kembali hadir dengan karya baru, semoga kalian suka... 😘😘😘
nah gt dong damai itu kan indah😍
semangat💪