NovelToon NovelToon
Secret Daddy

Secret Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: meidina

Ardinata Abraham as Shiddiq...

CEO yg tampan dan arogan yg belum mau menikah meski usia sudah matang... karena dia mencintai gadis yang dia tolong saat terluka dan terusir...

Kirana Margaretha Abraham...

Gadis yg berhasil membuat hati Ardinata terpaut dengan kepolosan dan keceriaan nya.. bahkan dia juga adalah gadis yang bisa merubah CEO arogan itu..

Bagi mereka cinta tak mengenal perbedaan status atau umur.. meski berbagai penderitaan menghadang cinta mereka...

Bisakah mereka bersatu..?!
Bisakah cinta mereka bertahan?!
Atau mereka akan menjadi ayah dan anak angkat selamanya..?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

gadis kecil...

Seorang gadis kecil berusia 7th sedang membersihkan rumah, ya jika tidak melakukan pekerjaan itu dia tak akan di beri makan, dan belum lagi pukulan yang akan dia terima.

"Kirana, mana sarapan kami," teriak Eka ibu tiri gadis itu.

"Maaf nyonya, Kirana belum masak," jawab kirana takut.

"Kau bodoh ya, kan aku sudah bilang kami bangun harus tersedia makanan," teriak Eka dengan marah.

"Maaf nyonya," kata Kirana ketakutan.

Eka mengambil kemoceng dan mulai memukul Kirana, gadis kecil itu hanya bisa menangis meminta ampun.

"Ampun nyonya, ayah.. Kirana minta maaf jangan pukul lagi," mohon Kirana sambil menangis.

"Dasar tak tau balas Budi, kami membesarkan mu bukan jadi pemalas, dan ayah mu tak Sudi melihatmu," bentak Eka.

"Ayah.." gumam Kirana.

Setelah puas menghajar Kirana, kini ibu Eka menyeret gadis itu dan menguncinya di dalam kamar mandi, Kirana sudah memohon tapi tak di gubris.

"Ibu.. Kirana mau ikut ibu.. kenapa ibu meninggal kan Kirana..." tangis Kirana pecah.

Kirana adalah putri dari pak Idan, dia putri dengan istri terdahulunya, ibu Kirana meninggal saat melahirkan Kirana.

Setelah kematian ibu Kirana, pak Idan menikahi sepupu dari istrinya, pak Idan pikir Bu Eka akan menyayangi Kirana seperti putrinya sendiri.

Tapi ternyata salah besar, pak Idan mengetahui tabiat buruk istrinya saat mereka mempunyai putri sendiri, Kirana di perlakukan dengan kasar.

Bahkan di usianya yg menginjak 7th, Kirana sudah mengerjakan semua pekerjaan rumah, pak Idan tak bisa membela Kirana karena istrinya juga berkuasa atas segalanya di rumah itu.

Tapi ada sesuatu yg belum bisa di kuasai adl harta yg di tinggalkan sang istri, pak Idan menyembunyikan semua dan memberikan pada saudara jauhnya untuk di kembangkan, dan meminta saudaranya itu untuk memberikan harta itu jika Kirana sudah besar dan bisa hidup mandiri.

"Bu tolong keluarkan Kirana, dia masih kecil jangan kejam seperti ini padanya," pinta pak Idan.

"Bapak diem deh, ibu itu mau dia tuh tau diri udah di besarin tapi gak bisa bales Budi," kata Bu Eka.

"Bu, Kirana kan masih kecil," kata pak Idan.

"Bapak diem, sana berangkat kerja jangan males biar Kirana jadi urusanku," jawab Bu Eka.

Pak Idan pun berangkat dengan perasaan tak karuan, tapi jika ia terus berdebat, bisa bisa Bu Eka malah makin menyiksa Kirana putri kecilnya itu.

Tak lama Intan putri dari Bu Eka dan pak Idan bangun dari tidurnya, Intan memang tak secantik Kirana, maka dari itu Bu Eka makin membenci Kirana.

"Bu Intan lapar," kata Intan.

"Iya sayang, sebentar ibu nyuruh anak malas itu untuk masak," kata Bu Eka.

Kini Bu Eka membuka kamar mandi dan melihat Kirana tengah tidur, Bu Eka menguyur Kirana dengan air agar bangun.

"Dasar pemalas, di hukum malah tidur sana buat sarapan, adikmu sudah lapar sana cepetan," bentak Bu Eka.

"Iya nyonya," jawab Kirana.

Kirana menuju ke kamar nya, dia mengambil baju usang miliknya yg tersimpan di kardus, bahkan kamar tempat tidur Kirana lebih pantas di sebut gudang.

Kirana menuju dapur dan mulai memasak, tangan mungil nya begitu terbiasa memasak karena sejak usia 5th dia sudah mengerjakan semua urusan rumah tangga.

Satu jam kemudian Kirana sudah menyelesaikan masakannya, Intan dan Bu Eka makan dengan riang.

Kirana hanya bisa melihat karena tanpa di suruh Bu Eka dia tak bisa makan, gadis kecil itu bahkan tak mengerti kenapa dia begitu di benci oleh ibu tirinya itu.

Kini Bu Eka mengambil nasi dan satu tempe dan memberikan pada Kirana, gadis itu langsung memakan dengan lahap karena baginya asal bisa makan.

"Setelah makan beresin meja makan, cuci baju kotor dan pergi ke pasar belanja," kata Bu Eka.

"Iya nyonya," kata Kirana.

Bu Eka mengajak Intan untuk pergi untuk mendaftarkan ke sekolah, sedang Kirana juga ingin sekolah tapi apa daya dia tak di ijinkan.

Kini Kirana sedang mencuci baju setelah itu dia menuju ke pasar dengan berjalan kaki, kaki mungil nya itu terbiasa berjalan jauh karena gadis itu terbiasa hidup keras.

Saat akan menyebrang tak sengaja Kirana hampir tertabrak mobil yg melaju, untuk supir itu menghentikan kendaraan nya hingga tak jadi menabrak tubuh gadis kecil itu..

"Kenapa kau berhenti mendadak!" bentak bos dari supir itu.

"Maaf tuan muda, ada anak kecil yg menyebrang sembarangan," jawab supir itu takut.

"Cepat jalan aku tak ingin telat, karena ada rapat penting," katanya datar.

Supir itu melajukan mobilnya dan meninggalkan Kirana yg masih kaget, para pejalan kaki itu menolong Kirana dengan memberikan minum.

Setelah itu Kirana berbelanja dengan ceria, semua orang di pasar mengenal Kirana gadis kecil yg cantik meski tubuhnya kurang terawat.

"Kok siang neng?" tanya pak Ali penjual sayur.

"Tadi Kirana kesiangan pakde," kata Kirana memberikan tulisan dari Bu Eka.

"Ini neng, jadi 10ribu semuanya," kata pak Ali.

"Ini uangnya pakde," kata Kirana memberikan uang.

Kirana membayar kemudian berpindah tempat ke pedagang yg lain, seperti biasa para pedagang pasti mengenali gadis kecil itu, karena gadis itu begitu riang meski kadang para pedagang kasihan melihat Kirana kecil yg di perlakukan seperti itu oleh ibu tirinya.

Kirana membawa keranjang belanja yg begitu berat dengan susah payah, tubuhnya yg kecil tak sebanding dengan berat keranjang belanjaan nya.

Setelah 1jam berjalan kaki di bawah terik matahari, Kirana sampai di rumah dia langsung menata belanjaan nya di kulkas.

Kirana beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan pekerjaannya, tak di sangka dia tertidur karena lelah.

BYUR.. air itu di siram Bu Eka yg baru datang bersama Intan, Kirana kaget karena siraman air itu.

"Bagus ya malah enak enakan tidur, cepat buatkan makan siang dan mana kembalian belanja tadi," kaya Bu Eka.

"ini nyonya," jawab Kirana.

"Sana masak dan habis itu bersihin kebun belakang rumah," perintah Bu Eka.

gadis itu menurut karena tak mau mendapat pukulan, yg entah ke berapa kali, karena begitu sering tubuh mungil itu mendapat pukulan dari Bu Eka...

.

.

.

.

mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih

1
Anna Khairurr
Lumayan
gedang Sewu
semoga anda mau melanjutkn cerita dari anak"mereka tor pasti lbh seruuu..semangat tor cerita ne bagus aku suka..👍👍💖💖
Moms Rizki
/Kiss/
floren yanti
aku tuh heran selalu diceritakan bahwa bapak2 yg punya istri lagi begitu lembeknya pd istri barunya dan menelantarkan anak kandungnya
thor bisakah di ceritakan ada suami yg tidak melempem di depan istri barunya tp konflik tetep ada
good job thor 👍
Riana A
.
runma
🥰🥰🥰
Nenk Manieez
ya allah sampek mewek aq thor
Msyururriah
ceritanya kok kabur2an Bae , yang tua kok gak melatih berpikir dewasa tapi melatih bertindak pengecut semua
Alya Yuni
Si Ema ju dah tau hmil ko bukannya hati mlhan cereboh bngat
Alya Yuni
Makanya jdi lki jngn buat jhat
Alya Yuni
Rika jngn membodohkn drimu lbih baik kau prgi jauh dri pda menyiksa drimu
biarkn si Waleed sendri
kmu msih mudah
Alya Yuni
Rika kau mau bunuh dri ya
Alya Yuni
Lbh baik Kevin dng wanita lain dri pda dng Rika suka mabok mrokok
Alya Yuni
Ngapain Kirana sibuk dng keluarga Rika lbih baik sbuk keluargamu
Alya Yuni
Si Arda gk kapok
jglh jngn mau di manfaatin
Alya Yuni
Katanya mau jga Kirana

e tpi syngnya penjhat di lpas
mlhan tmbah msalah
Alya Yuni
Makanya suruh Kirana duduk diam di rumah jngn keliarn di luar
Alya Yuni
Si Kirana gk dengar pesan suami
Alya Yuni
Kirana jngn trllu polos sangat
Alya Yuni
Btl kata Sandra
Kirana gak tau brdiri dah di tlong mlhan buat ulah

Kevin kmu yg jauhkn Ardi dng Kirana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!