Menjadi wanita yang selalu di kagumi oleh banyak pria karena kepandaian dan kebaikan hati nya itu tidak membuat gadis itu menjadi besar kepala dan sombong.
Karna kebaikan yang di miliki oleh wanita itu, mampu menggetarkan dua hati pria tampan yang bernama chandra dan ferdinan.
Sayang nya, ketika chandra sudah mulai bisa mencintai adin karena cinta yang tulus di berikan oleh adin. Wanita yang selama ini menyakiti hati chandra datang kembali kedalam kehidupan chandra.
Akhirnya cinta tulus yang di berikan oleh adin harus di bayar dengan suatu pengkhianatan yang di lakukan oleh kekasih nya itu secara diam-diam.
"wah wah anda benar nona aku memang tidak bisa menjaga cowo ku. Tapi aku merasa beruntung untuk hari ini, karena mulai saat ini aku tidak akan ada hubungan apa-apa lagi dengan pria ini, karena seorang pengkhianat lebih cocok dengan seorang penggoda!! " ucap adin
Bagaimana kisah cinta adin selanjutnya? Akankah ia kembali kedalam pelukan chandra atau ia akan menjadi milik orang lain?
Dan apakah ferdinan mampu menaklukkan hati seorang adin?
Penasaran dengan kisah mereka???
Ikuti terus perjalanan kisah cinta adin disini!!
Semoga kalian suka dengan cerita pertama ku ini yaaa😊
Salam hangat author untuk kalian❤️❤️🤗🤗
Happy reading guys😊😊❤️❤️🤗🤗
Ig: @nd.taryy
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nd.taryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Prolog
Hay, aku Nadin Prasetya Anggraeni, aku biasa di panggil dengan sebutan Adin, umurku 20 tahun. Aku tinggal di salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Banten. Aku tinggal bersama kedua orang tua ku nenek dan bibi ku, kami tinggal satu rumah tetapi 2 atap, jadi maksudnya rumah nya itu bersatu atau saling berdempetan dengan rumah nenek ku.
Aku memanggil kedua orang tua ku dengan sebuatan bapa dan mama, bapa ku bekerja sebagai seorang petani dan mama ku sebagai ibu rumah tangga biasa, dulu bapa ku bekerja sebagai seorang supir ketika kami tinggal di kota Jakarta, karna rumah kami yang ada disini sudah selesai di bangun akhirnya kami sekeluarga pindah kesini.
Berat sih untuk pindah kesini, karna aku sudah merasa nyaman untuk tinggal di kota Jakarta yang sudah memiliki banyak teman dan merasa nyaman sekolah disana.
Akhirnya aku mengikuti apa yang diinginkan kedua orang tua ku, aku pindah kesini dan harus beradaptasi kembali dengan lingkungan disini, harus mencari sekolah baru, mendapat teman baru dan menempati rumah baru.
Aku pindah kesini kelas 1 SMP. Awal masuk ke sekolah baru itu rasanya sungguh tidak mengenakan, ditambah aku itu bisa dibilang sebagai orang yang pendiam dan pemalu tetapi kalau sudah kenal dekat aku bukan tipe orang yang pemalu dan pendiam.
"Hay perkenalkan nama ku, Dinda" Ucap salah satu teman ku.
Pasti itu yang selalu aku dengar setiap kali menjadi anak baru, yang paling aku tidak suka ketika aku masuk kelas sudah dipastikan harus memperkenalkan diri, tanpa diduga baru sehari masuk sekolah saja sudah mulai ada yang memusuhi ku entah karna apa aku pun tidak mengerti yaa aku menanggapi nya biasa saja.
Dear Diary
Hari pertama ku sekolah sangat tidak asik, rasanya aku engga mau kembali lagi bersekolah disekolah itu, aku ingin balik lagi aja ke Jakarta tapi bagaimana bisa? Aku kan udah akan menetap disini.
***
Hari demi hari aku lewati, mau tidak mau aku harus tetap bersekolah ditempat yang baru dan sampai akhirnya semua murid satu sekolah dan semua guru-guru sangat amat mengenal aku, tidak ada satu orang pun yang tidak mengenal aku. Memang aku bisa dibilang murid yang lumayan pintar di situ karena pas aku sekolah SD di kota Jakarta aku pernah mendapatkan beasiswa, dan ketika aku pindah kesini aku juga mendapatkan beasiswa dan itu membuat kedua orangtua ku bangga padaku, mungkin karna itu aku menjadi terkenal di sekolah.
"Adin, kamu akan memerankan tokoh ibu malin kundang ya di drama kali ini untuk perpisahan kelas 6" Titah salah satu guruku.
"Baik bu" Jawab ku.
Pasti selalu aku yang dipilih dan membuat iri semua teman-teman yang lain dan pasti akan kembali memusuhi ku, ini yang aku engga suka dari sekolah disini ketika ada salah satu murid yang menonjol pasti murid yang lain tidak suka, malahan sampai di musuhi seperti itu. Tapi aku tetap menjalankan tugas ku menjadi murid yang baik dan aku mengabaikan mereka yang memusuhi ku karena semenjak kejadian itu semakin banyak yang mau menjadi teman-teman ku.
Sampai pada akhirnya aku pun lulus dari sekolah itu aku merasa lega dan bahagia karena aku terbebas dari teman-teman seperti itu tapi aku turut berterimakasih kepada mereka karena mereka aku bisa mengerti mana teman yang tulus dan baik dan mana yang tidak. Pada akhirnya aku lulus dan aku berpisah dengan teman-temanku, aku masuk di SMA atau Sekolah Menengah Atas yang agak lumayan jauh dari rumahku.