NovelToon NovelToon
Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Belum Siap Menikah (Bad Boy VS Good Girl)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:10.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Andropist

Leo dan Zara terpaksa menikah saat duduk dikelas 2 SMA. Berawal dari mereka berada dalam satu kamar hotel yang sama secara tidak sengaja. Semua itu merubah takdir mereka. Karena kejadian dikamar hotel itu berujung pada pernikahan dini. Kebiasaan buruk Leo membuat ayahnya mengusirnya dari rumah. Mampukah Leo dan Zara tetap sekolah dan bertahan hidup dari berbagai kesulitan hidup. Setelah bersama Zara, akankah Leo akan berubah lebih baik? Akankah mereka tetap bersama pada akhirnya? Mampukah Leo menepati janjinya pada ayahnya?

"Leo kamu hanya boleh bawa baju saja saat keluar dari rumah ini"ucap Pak Anton.

"Papa gak bercanda kan Pa"ucap Leo memastikan kembali.

"Papa tidak bercanda, dan ingatlah kata-kata papa ini, JANGAN PERNAH KEMBALI KECUALI KAMU SUDAH BISA BERDIRI DIKAKIMU SENDIRI!"ucap Pak Anton menegaskan nasehat terpentingnya.

"Papa mengusirku kan, gak papa aku akan ingat kata-kata itu, papa gak usah khawatir"sahut Leo penuh kemarahan.


SETIA, NO PELAKOR, DAN ANTI IBU MERTUA JAHAT.


"Pertemuan Yang Tak Disengaja Merubah Takdir Kita"


ENDING DI EPISODE 124.
NEW GENERATION anak dari tokoh utama.
Musim 3 cucu dari tokoh utama.

Siapkan tisu jika membaca novel ini karena ceritanya sangat mengharukan.

Mengandung komedi yang bikin ngakak diepisode 55 keatas.


Untuk remaja novel ini akan mengajarkan pada kita bahwa sulitnya menjalani pernikahan diusia dini, pentingnya sekolah dan cita-cita. Jadi jangan sia-siakan masa mudamu.

Novel ini berisi motivasi, perjuangan, persahabatan, kesetiaan dan arti sebuah hubungan.



Follow Instagram author ya : Andropist_1603
Berkomentarlah yang baik karena komentarmu juga akan dihisab.




Ini cerita pertama saya,masih tahap belajar. Ceritanya murni dari pemikiran pribadi. Mohon maaf apabila ada kesamaan nama tokoh, waktu, tempat, dan alur cerita yang tidak disengaja. Apabila ada kata-kata yang belum benar dan sulit dipahami, saya mohon maaf. Saya akan berusaha belajar dan memperbaiki kedepannya. Cerita ini tidak bermaksud menyinggung atau memberi contoh tidak baik. Sebagai penulis saya hanya ingin memberikan motivasi dari cerita ini. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.
Dilarang Copy Paste!Hargai Karya Orang Lain!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andropist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembalut Kain Dan Zara Pingsan

Pagi yang cerah suara burung bersiul-siul. Zara bangun dari tidurnya, lalu pergi kekamar mandi. Saat mandi dia bingung tidak memiliki pembalut pengganti. Zara berpikir bagaimana bisa menggunakan pembalut yang baru tanpa membeli. Selesai mandi Zara membangunkan Leo. Leo pergi mandi. Saat selesai mandi Leo melihat Zara sedang menjahit dengan tangannya. Leo tidak tau Zara sedang menjahit apa.

"Zara kamu sedang menjahit apa?"tanya Leo.

"Ini aku...men...jahit pembalut kain"jawab Zara malu.

"Oya pembalut kemarin sudah terpakai ya?"tanya Leo.

"Iya"ucap Zara sambil menjahit.

"Itu bahannya dari kaosmu?"tanya Leo.

"Iya"jawab Zara.

"Pakai kaosku aja lebih lembut"ucap Leo.

"Beneran?"tanya Zara.

"Iya, kaosku terbuat dari bahan berkualitas jadi sangat lembut"ucap Leo.

"Makasih Leo"ucap Zara.

Setelah selesai menjahit pembalut, Leo dan Zara merapikan buku kedalam ransel. Lalu mereka berangkat ke sekolah tanpa sarapan lagi. Mereka berpisah lagi ditempat biasa. Dan mereka menuju kesekolah. Sampai disekolah mereka masuk keruang kelas masing-masing.

Kelas IPA 1 ruang kelas dimana Zara berada. Pagi ini Mapel Pendidikan Jasmani. Semua siswa mengganti baju olahraga dan berkumpul di lapangan olahraga. Pak Endang mengabsen semua siswa yang hadir. Setelah mengabsen siswa, Pak Endang memimpin siswa pemanasan terlebih dahulu sebelum olahraga dimulai. Selesai pemanasan, Pak Endang menerangkan sedikit materi pada siswa.

Setelah itu semua siswa melakukan olahraga lari maraton. Zara mengikuti lari maraton bersama teman-temannya. Saat putaran terakhir Zara sangat lemas dan kelelahan. Mata Zara terlihat mulai rabun dan langkahnya mulai pelan. Zara terjatuh di lapangan tidak sadarkan diri. Guru dan siswa menolongnya mereka membawa Zara ke UKS.

Leo berjalan menuju toilet, tidak sengaja mendengar teman Zara yang sedang ditoilet membicarakan tentang Zara. Mereka bercerita kalau Zara pingsan dibawa ke UKS saat lari maraton. Mendengar kata-kata itu Leo langsung bergegas ke UKS. Saat tiba di UKS, masih banyak teman Zara yang menemani. Leo menunggu sampai teman Zara pada pergi. Untung perawat sedang pergi keluar, ada urusan mendadak. Leo langsung masuk ke UKS untuk memastikan kondisi Zara.

"Zara kamu tadi pingsan?"tanya Leo.

"Iya"jawab Zara.

"Ini pasti karena kamu tidak sarapan?"tanya Leo.

"Gak papa, Leo kan juga gak sarapan"jawab Zara.

"Aku harus cepat dapat uang biar kamu bisa sarapan, maaf Zara"ucap Leo.

"Gak papa, mungkin tadi karena kelelahan lari maraton"ucap Zara.

"Oya, kamu mau teh?"tanya Leo.

"Gak usah, tadi perawat sudah membuatkan, nih untukmu Leo"ucap Zara sambil memberikan Leo sepotong roti.

"Gak usah kamu aja yang makan"ucap Leo.

"Tadi aku sudah makan setengah, ini untukmu setengahnya, Leo kan juga belum sarapan"ucap Zara.

"Makasih Zara"ucap Leo.

"Kalau bisa pingsan tiap hari kita dapat roti gratis he...he..."ucap Zara sambil tertawa kecil.

"Iya ya, kalau gitu besok aku gantian pingsan biar dapat roti gratis he...he..."ucap Leo tertawa.

Setelah menjenguk Zara Leo kembali ke kelas dan Zara juga kembali ke kelas. Semua siswa melanjutkan belajar Mapel yang lain. Waktu terus berjalan, bunyi bel istirahat terdengar. Semua siswa keluar dari kelasnya untuk istirahat. Harun, Beni, dan Andi sedang nongkrong dikantin sekolah sambil ngobrol.

"Sekarang kok jarang liat Leo nongkrong ma kita-kita?"tanya Harun.

"Gak tau tuh kenapa? Ndi lo kan sekelas ma Leo harusnya tau"ucap Beni.

"Gak tau, dah tobat kali, dikelas aja dia makin rajin"

ucap Andi.

"Yang bener?"tanya Harun.

"PR selalu beres, ulangan dapat dapat nilai bagus"

ucap Andi.

"Masa sih Leo kaya gitu?"tanya Beni.

"Apa dia lagi dihukum ma bokapnya ya?"tanya Harun.

"Kerasukan roh gentayang dikelas kali"jawab Beni.

"Aku juga berpikir seperti itu"ucap Andi setuju dengan pendapat Beni.

"Ah kalian terlalu banyak nonton film horor"ucap

Harun.

"Jadi gak asyik ya kalau gak ada Leo"ucap Andi.

"Iya, gak ada yang bayarin kita-kita lagi"ucap Beni.

"Coba kapan-kapan kita ajak lagi Leo nongkrong"

ucap Harun.

"Iya kali aja dia balik ke jalan yang benar lagi"ucap Andi.

                              *************

Leo dan Zara sedang berjalan pulang menuju kosan. Dijalan mereka berbincang-bincang mengenai pekerjaan. Leo berharap segera mendapat pekerjaan agar bisa membeli makanan dan kebutuhan lainnya. Leo memutuskan pulang ke kosan dulu untuk berganti pakaian, setelah itu baru mencari pekerjaan. Selesai berganti pakaian Leo langsung keluar untuk mencari pekerjaan. Leo meminta Zara menunggunya dirumah saja.

Tempat pertama

"Pak ada lowongan kerja untuk saya?"tanya Leo.

"Maaf dek gak ada"Pak Ohan.

"Baik, terimakasih pak"ucap Leo.

"Ya"ucap Pak Ohan.

Tempat kedua

"Pak bisa saya ikut bantu-bantu disini?"tanya Leo.

"Memang kamu kuat ngangkat barang berat, badanmu aja kecil?"tanya Pak Bandi.

"Bisa pak"jawab Leo.

"Maaf saya gak yakin kamu bisa"ucap Pak Bandi.

"Makasih pak"ucap Leo.

"Ya"ucap Pak Bandi.

Tempat ketiga

"Pak maaf, apa ada lowongan kerja disini?"ucap Leo.

"Ada"ucap Pak Yasa.

"Beneran pak?"tanya Leo.

"Mulai besok pagi langsung kerja, datang ya"ucap

Pak Yasa.

"Saya tidak bisa kerja dari pagi"ucap Leo.

"Memang kenapa?"tanya Pak Yasa.

"Saya harus sekolah dulu, saya hanya bisa bekerja mulai tengah hari"ucap Leo.

"Yah saya butuh yang kerja seharian, jadi maaf nak"

ucap Pak Yasa.

"Ya, tidak apa-apa, terimakasih"ucap Leo.

"Ya"ucap Pak Yasa.

Leo terus berjalan kesana sini mencari pekerjaa. Dia melamar kerja ke setiap tempat yang dilalui. Hari mulai gelap Leo sudah mulai kelelahan berjalan, perutnya yang terus berbunyi karena lapar, terdengar seperti mengikuti langkah kakinya. Leo memutuskan duduk sebentar dikursi yang ada ditepi jalan. Leo hampir putus asa,seharian mencari kerja tapi belum kunjung dapat. Leo merasa tak berguna, Zara dirumah menunggunya pasti sudah lapar itu terlintas dalam pikirannya.

Saat Leo sedang duduk bersedih dikursi ada nenek-nenek yang kesulitan membawa barang bawaannya. Melihat itu Leo langsung membantu nenek itu membawakan barang-barangnya. Leo mengantarkan nenek itu sampai kerumahnya. Sampai dirumah, nenek itu mengajak Leo masuk untuk makan.

"Anak muda sebagai ucapan terimakasih makan lah dulu disini"ucap Nenek.

"Tidak apa-apa nek, saya ikhlas membantu"ucap Leo.

"Tidak baik menolak ajakan orang, nenek masak banyak tadi"ucap Nenek.

"Baiklah nek"ucap Leo lalu masuk kerumah nenek untuk makan.

"Ayo dimakan, semua ini masakan nenek sendiri"ucap Nenek.

"Iya..., Nenek tinggal sendiri?"tanya Leo.

"Tidak, Anak dan cucu nenek semua bekerja, mereka pulang malam jarang makan dirumah"ucap Nenek.

"Oo...begitu ya nek"ucap Leo.

"Ayo cepat dimakan"ucap Nenek.

"........"Leo mau makan langsung berhenti.

"Kenapa?"tanya Nenek.

"Nek boleh dibungkus saja makanan saya"ucap Leo.

"Lho memang kenapa?"tanya Nenek.

"Istri saya menunggu dirumah dia juga belum makan"ucap Leo.

"Oo....begitu, kirain kenapa, sekarang anak muda makan dulu nanti buat istrimu nenek akan bungkuskan"ucap Nenek.

"Terimakasih Nek"ucap Leo.

"Ya"ucap Nenek.

Setelah Leo selesai makan, nenek membungkuskan makanan untuk Zara. Leo pamit pulang pada nenek itu. Lalu Leo pulang menuju kosan. Leo senang sekali walau belum dapat pekerjaan tapi hari ini bisa makan enak dan bisa membawa pulang juga makanan enak itu untuk Zara. Akhirnya Leo sampai dirumah.

"Leo sudah pulang?"tanya Zara.

"Ini untuk kamu"jawab Leo sambil menyodorkan

 plastik yang berisi makanan.

"Ini apa?"tanya Zara.

"Itu nasi bungkus"jawab Leo.

"Kamu sudah dapat kerja?"tanya Zara.

"Belum, tadi itu dikasih sama nenek tadi aku bla...bla...bla..."ucap Leo sambil bercerita kejadian bersama nenek tadi.

"Oo...terimakasih ya Leo"ucap Zara.

"Ayo cepat makan pasti kamu lapar"ucap Leo.

"Ya"ucap Zara.

Zara makan dengan lahap, ini pertama kali Zara makan enak setelah tinggal dikosan. Setelah selesai makan Zara belajar bersama Leo. Selesai belajar Zara membuat pembalut kain lagi supaya lebih banyak lagi. Leo membantu Zara membuat itu. Walaupun Leo tidak bisa menjahit tapi Leo membantu menggunting pola yang sudah digambar Zara. Setelah selesai mereka tidur.

1
Qaisaa Nazarudin
Cuman ciuman kangen aja,gak ada amplop secara diam2 gitu?? Sebagai seorang ibu aku gak bakalan tega liat anak kayak gitu,Mendidik sih mendidik,tapi gak segitunya juga..
Qaisaa Nazarudin
Terus kemana aja ANAK BUAH nya Leo nempel2 saat Leo masih kaya,Kenapa sekarang semuanya kabur..ckk gak cowok gak cewek semuanya Matre..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya pembagian kelas ikut nilai dan kecerdasan murid kan? Bagaimana bisa King bisa masuk kelas 2 IPA1 sedangkan Nilainya dibawah rata-rata..Mentang kerabat pemilik sekolah,seenaknya aja..ckk
Qaisaa Nazarudin
Keliatannya geng ya Leo ini Badboy ya..
Mampir Thor 🙋 nyimak
Muhammad Bagus
ceritanya jadi kek cerita azab d indosiar 😂😂 tokoh baik dibuat menderita trus nolong orang yg nyatanya org yg ditolong punya perusahaan besar bla bla

kenapa cerita anak SMA yg menikah larinya kemana2 🤭
Siti Ramsah
Luar biasa
Dewi Ayu Sartika
keren thor
Shieay_Laa
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🌿🌹Evie Kyut🌹🌿: Kak Mampir dong ke karya aku sang pelayan tuan muda kejam 🙏🙏
total 1 replies
aisya_
kejam. amat ngambil nasi. di tong sampah
Monica Noviyanti
cerita nya asikkk
Nur Hayani
lanjut dong Thor udah penasaran banget nih dengan kelanjutannya
Imroatul Khoiriyah
Biasa
Sita Redjeki
cinta anak leo dan zars
Dewi Ayusartika
terlalu banyak tokoh
Dewi Ayusartika
mampir nih Thor
Vivi Prastika
Kecewa
bobo
wktu jmn q sekolah sekelas wktu ujian byk yg nyontek tpi dr 45 siswa yg lulus cm 8..sdgkan klas sebelah lbih ngenes sdh nyontek yg lulus cm 1 org itupun dia pingsan krn sedih tmne2ny gk lulus
Qaisaa Nazarudin
Pengaruh positif dari Zara istri kesayangan banng Leo😅😅👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Eit bukannya Nafiza klas IPA1 ya?? kok satu klas ama Zara??
Qaisaa Nazarudin
Semoga Leo selalu setia iya,Dan utk Nafiza jgn coba2 jd pelakor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!