My Sweet Husband Season 1 dan 2
Season 2
Tentang Rafa anak dari Zhafran dan Raisya yang memiliki seorang gadis cantik yang dicintainya dari kecil hingga dewasa. Apakah Cinta Rafa dan Shila akan terus berlanjut atau sebaliknya?
Awalnya ini adalah sebuah karya yang berjudul My Little Husband kemudian diganti menjadi My Sweet Husband.
Season 1
Ini adalah kisah tentang Zhafran lelaki yang baru berusia 21tahun yang menikahi Raisya wanita yang berusia 26 tahun hanya karena sebuah alasan yang klise menurut mereka. Tapi Zhafran yang sudah lebih dahulu jatuh cinta pada Raisya tidak menolak alasan tersebut.
Bagai mana kisah mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EgaSri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Joging bersama
Pagi ini Raisya dibuat geram karena pintu kamarnya di gedor-gedor dari luar, oleh seseorang, siapa lagi kalau bukan sang adik kesayangannya itu.
"Kakak," panggil Rasya mengetuk pintu kamar dengan keras.
"Kakak....," panggil Rasya lagi, kali ini dengan berteriak agar dapat membangunkan Raisya.
Dengan muka bantal Raisya berjalan keluar dengan kesal membuka pintu kamarnya.
"Apa?" tanya Raisya kesal pada adiknya yang menggangu tidurnya itu.
Tak lama kemudian setelah kesadarannya penuh ia terkejut melihat Zhafran juga ada didepan pintu kamarnya dibelakang Rasya dengan pandangan yang sulit diartikan.
"Katanya mau joging, jadi mau ikut gak nih? kita udah siap-siap dari tadi kakak belum bangun, gimana sih?!" saut Rasya kesal karena melihat kakaknya belum bersiap-siap, sedangkan ia dan Zhafran sudah berpakaian oleh raga lengkap.
"Aiiishh, iya-iya, kakak lupa, tunggu sebentar! kakak siap dulu tungguin di depan!" saut Raisya langsung membanting pintu kamarnya dengan kencang dan berlari ke kamar mandi.
Sedangkan Rasya terlonjak kaget karena mendengar pintu dibanting oleh ulah Raisya.
"Astaga, punya kakak satu gitu banget sih," gerutu Rasya pelan mengusap dadanya.
"Cantik." ucap Zhafran tanpa sadar, melihat Raisya dengan rambut acak-acakan tapi manambah kesan imutnya.
"Hah apa, siapa yang cantik?" tanya Rasya bingung, tidak mungkin dia kan. pikir rasya
Zhafran pun kikuk mendengar pertanyaan dari rasya, dan juga kaget karena ucapannya terdengar oleh Rasya.
"Apa?" tanya Zhafran balik, untuk memastikan.
"Apa yang cantik?" tanya Rasya menatap Zhafran memicingkan mata.
"Ah itu anu apa itu foto di dinding sana, ha iya iya foto itu," jawab Zhafran terbata bata melirik kearah foto keluarga Rasya yang tergantung di dinding.
"Oh, iya mama gue emang cantik jadi nurun ke anaknya Kakak gue, kan gak mungkin nurunnya ke gue, papa gue ganteng nurun nya ya ke gue nih!" jawab Rasya menyombongkan dirinya sendiri membuat Zhafran memutar matanya jengah.
"Sya kita nunggu didepan aja kuy, sekalian pemanasan juga!" ajak Zhafran mengalihkan pembicaraan
"Kuy lah. Kakak cepetan kita tunggu di depan!" teriak Rasya memberi tahu Raisya yang masih didalam kamar.
"Iya!" jawab Raisya ikut berteriak didalam kamarnya menjawab Rasya
Rasya dan Zhafran berjalan beriringan menuju kedepan rumah, mereka melakukan pemanasan sebentar.
Tak lama setelah itu tampak ah Raisya sudah selesai dengan pakaian olah raga dan sepatu olahraga yang menambah kesan cantik dan seksi pada dirinya.
Ya tuhan cantik nya ciptaan mu. Batin Zhafran
"Ayo!" ajak Raisya pada kedua pemuda tersebut dan langsung di iyakan oleh mereka.
"Kuy!" jawab Rasya dan Zhafran berbarengan lalu berjalan kearah jalan.
Mereka pun mulai berlari sepanjang jalan, walau matahari belum tampak di ufuk timur karena ini baru jam setengah enam mereka tampak sangat bersemangat sekali.
Mereka berlari berbarengan, dan beriringan.
"Kemana kita kak?" tanya Rasya saat sudah berada agak jauh dari rumahnya.
"Ke taman kota aja yuk," ajak Raisya.
"Oke!"
Mereka berlari kecil ke taman kota, yang jarak nya tidak terlalu jauh dari rumah Raisya dan Rasya, setelah sampai disana ternyata juga sudah banyak orang yang ber-olahraga juga, dan ada juga para orang tua yang membawa anak mereka untuk sekedar berjalan-jalan, atau bermain.
"Aku beli minum dulu ya," saut Zhafran saat mereka sudah duduk di bangku taman.
"Iya!" Raisya yang menyahut tersenyum.
Zhafran pun berlalu dari sana menuju mini market untuk membeli minum untuk mereka bertiga, tak lama setelah itu ia kembali dengan dua buah kantong keresek di tangannya.
"Banyak amat Lo beli Zhaf?" tanya Rasya heran, bagaimana mana tidak heran mereka hanya bertiga sedang kan minuman yang ia beli banyak sekali bisa untuk sepuluh orang.
"Hehe, gue gak tau kalian mau apa, jadi gue beli aja deh segini biar milih, kalau nggak ntar kita kasih sama orang lain," saut Zhafran cengengesan tak jelas.
"Haha, astaga ada ada aja lo," saut rasya
"Makasih ya," ucap Raisya tersenyum, kemudian meneguk greentea pilihannya.
"Iya sama sama," Zhafran kembali duduk dibangku sebelah Rasya.
"Kita cari sarapan dulu yuk," ajak Raisya setelah selesai meminum minumannya.
"Ayo!" saut Rasya dan Zhafran berbarengan, lalu beranjak dari sana, tapi terlebih dahulu memberikan sisa minuman yang di beli Zhafran pada orang di dekatnya yang juga sedang beristirahat.
Mereka pun berjalan menuju gerobak pedagang yang sedang mangkal disana.
"Mau beli apa?" tanya Raisya pada keduanya.
"Bubur ayam aja lah!" saut Rasya cepat.
"Kalau kamu Zhaf?" tanya Raisya pada Zhafran
"Sama, bubur juga lah," jawab Zhafran akhirnya.
Mereka pun akhirnya memesan Tiga porsi bubur ayam, dan makan bersama dimeja yang disediakan disana.
*****
Kini mereka bertiga berjalan-jalan disekitar taman setelah sarapan tadi. Melihat indahnya taman bunga yang ada disana.
"Kak, Zhaf aku ketoilet dulu ya," ucap Rasya pamit karena terdesak ingin buang air kecil.
"Iya, jangan lama-lama!" saut Raisya mengizinkan.
"Zhaf jagain kakak gue ya!" pinta Rasya pada Zhafran.
"Iya pasti," jawab nya sigap.
Rasya akhirnya berlalu dengan berlari dari sana menuju toilet terdekat yang ada di sekitar taman.
Zhafran dan Raisya melanjutkan langkah mereka untuk melihat lihat sekitar taman.
Dengan bunga bunga yang indah, dan air mancur buatan di tengahnya, tampak sangat indah dan cantik.
"Kamu sering joging di sini Zhaf?" tanya Raisya memecah keheningan diantara keduanya.
"Gak sih baru kali ini, biasanya kalau joging disekitar apartemen aja sih!" Zhafran menjawab dengan sedikit penjelasan.
"Oh, kamu udah berapa lama temenan sama Rasya?" tanya Raisya lagi.
"Dari awal masuk kuliah sih, kita kan satu jurusan,"
"Owh,"
"Iya!"
.
.
.
.
Love❤️❤️❤️ EgaSri
novel kepingcut cwe dewasa
Mampir juga ya kak di karya terbaru ku, ceritanya ringan, fresh banget, dan banyak visualnya juga loh kah.
Terima kasih kak:)
tetap smgt y thor..
ditunggu lo kelanjutannya😁
eh iya bom like semua bab+ rate5 + favo❤ telah mendarat y
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
gila idemu thor😂😂😂