Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pelatihan setelah seminar proposal skripsi
. Bab kedua pun aku tulis tepat satu hari sebelum kelas karyawan ber kuliah. Setelah bab kedua aku tulis aku pun istirahat dan tentunya aku bicara sama sistem
'ting tuan sepertinya akan cepat seminar proposal tuan'kata sistem arsitek di otakku
'hmm bisa jadi ini mah kita lihat aja sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'yaudah sekarang tuan istirahat aja dulu biar besok pas ke dosen segar'kata sistem arsitek di otakku
'wah benar juga sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
aku pun istirahat setelah menulis bab kedua, keesokan harinya aku langsung ke kampus yang ternyata dua kawan seperjuangan ku juga ada disana menyerahkan bab 1 dan bab 2. Aku langsung ketemu Bu Sulis dan beliau mulai membaca bab kedua ku.
"oke bab kedua kamu aman ya Tosari"kata Bu Sulis ke aku sambil lihat aku
"oke Bu berarti lanjut ke bab ketiga ya Bu"kata aku ke bu Sulis sambil lihat beliau
"iya betul kalau bab 3 nya hari Selasa bisa gak kebetulan ibu ada jadwal ngajar di hari Selasa"kata Bu Sulis ke aku sambil lihat aku
"bisa bu"kata aku ke Bu Sulis sambil lihat beliau
setelahnya aku balik makan bareng sama yang lainnya barulah Senin sore aku mulai menggarap bab 3. Dan Selasa aku ke kampus menyerahkan bab 3.
. Setelah tiga bab lulus aku di pilihkan jadwal untuk seminar bahkan lebih cepat dari dugaanku, ya Bu Anisa memilihkan jadwal beda sehari dengan kelas reguler. Salah satu kawanku di reguler nanya tentang jadwal.
"bro lu seminar proposal kapan?"tanya Adam ke aku sambil lihat aku
"1 hari setelah lu seminar proposal"jawab aku ke Adam sambil lihat Adam
Adam terdiam cukup lama dan langsung shock setelah tahu jadwal seminar.
"apa semua kelas karyawan di tempatkan satu hari setelah reguler?"tanya Adam ke aku sambil lihat aku
Aku tersenyum lalu menjawab"tadinya jadwal setelah lu kan Sabtu Minggu mau di libas tapi gak jadi karena akan kecepatan kalau seminarnya di Sabtu dan Minggu"jawab aku ke Adam sambil lihat adam
setelah berbalik arah aku dapat wa dari pak bandri
'tosari kamu beneran mau masuk IAI'chat pak bandri ke aku di wa
'iya pak beneran'balas aku ke pak bandri di wa
'besok kamu kemana?'balas pak bandri ke aku di wa
'gak kemana mana pak'balas aku ke pak bandri di wa
'yaudah kamu besok ikut bapak janjian di alun alun kota batu'balas pak bandri ke aku di wa
'oke pak siap'balas aku ke pak bandri di wa
aku langsung nyari sarapan dan baru balik ke rumah, di jalan aku sempat nanya ke sistem tentang hal ini
'menurutmu sistem apa ini akan jadi pelatihan pertama ku'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'ya bisa jadi tuan asalkan tuan semangat pelatihan ini lancar jaya'kata sistem arsitek di otakku
'oke berarti gue harus semangat'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'bener banget tuan'kata sistem arsitek di otakku
'yaudah kalau gitu gue mau istirahat dulu'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'silahkan tuan'kata sistem arsitek di otakku
aku pun istirahat dengan nyenyak. Keesokan harinya aku langsung ke kota batu naik angkot, menikmati perjalanan sampai gak terasa udah di kota batu.
'pak saya sudah sampai kota batu'chat aku ke pak bandri di wa
'oke saya kesana di tunggu ya'balas pak bandri ke aku di wa
'oke pak'balas aku ke pak bandri di wa
aku pun menunggu beliau di alun alun sambil menikmati alun alun, gak lama sebuah mobil datang tepat ke arahku.
"lama ya nunggunya"kata pak bandri ke aku sambil lihat aku
"gak kok pak baru nyampai beberapa menit yang lalu"kata aku ke pak bandri sambil lihat beliau
"yaudah langsung ke proyek aja yuk pelajaran pertama baca desain"kata pak bandri ke aku sambil lihat aku
"oke gas pak"kata aku ke pak bandri sambil lihat beliau
kami langsung jalan ke proyek di tengah jalan sistem memberikan sebuah misi yang membuat aku berusaha nahan senyum
'ting misi tersembunyi bisa membaca desain dan menjelaskan ke tukang waktu misi selama pelatihan
hadiah misi bertahap: 50.000.000 sampai 80.000.000'kata sistem arsitek di otakku
'mantap jiwa sistem'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
hadiah tersebut membuat aku makin semangat untuk belajar baca gambar. Pak bandri pun mulai mengenalkan ke tukangnya pas ketika di beri desain aku langsung membacanya dan momen yang pas terjadi.
"pak itu titik buat kabel disebelah mana?"tanya tukang ke pak bandri sambil lihat pak bandri
"hmm pak boleh saya yang memberi tahu gak"kata aku ke pak bandri sambil lihat beliau
Pak bandri menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya.
"sini pak saya kasih tahu"kata aku ke tukang sambil lihat tukang itu
tukang itu pun mengikuti aku di belakang setelah aku lihat jarak dari tangga ke titik listrik aku pun memberi tahu.
"disini pak titiknya sesuai dengan desain"kata aku ke tukangnya sambil lihat beliau
"berarti sesuai yang saya tandain ya mas"kata tukangnya ke aku sambil lihat aku
Aku hanya menganggukkan kepalaku sebagai jawabannya dan meminta beliau untuk menggaris yang sudah di tandain.
"pak garis kan dulu geh biar entar kernet bapak yang bobok yang bapak garis"kata aku ke tukangnya sambil lihat beliau
"baik mas akan saya garis"kata tukangnya ke aku sambil lihat aku
tukang tersebut pun menggaris buat kabelnya sampai semuanya sudah di garis.
"nah mas ini kernet saya"kata tukang ke aku sambil lihat aku
"hmm bobok yang persegi dulu ya dek entar di ukur sama inbodus biar pas atau gak nya"kata aku ke kernetnya sambil lihat mereka berdua
"baik mas akan saya laksanakan"kata kernetnya ke aku sambil lihat aku
setelah kelar pak bandri langsung nyamperin aku.
"wih berarti kamu sudah paham gambar dong Tosari"kata pak bandri ke aku sambil lihat aku
"dikit sih pak yang sudah saya pahami kalau soal gambar"kata aku ke pak bandri sambil lihat beliau
"dikit tapi itu sudah bagus"kata pak bandri ke aku sambil lihat aku
"yaudah lanjut lagi kalau gitu"kata pak bandri ke aku sambil lihat aku