seorang wanita berusia 24 tahun yang menutupi identitas nya dari dunia hanya karena ingin hidup seperti gadis pada umumnya.Menutupi identitas bahwa dia anak konglomerat Prancis dan menutup identitas bahwa dia seorang ratu mafia yang didirikan oleh keluarganya sendiri,tapi itu dua tahun silam.
banyak terjadi konflik setelah keputusan Valera meninggalkan mafianya,yang kini dipimpin oleh kakak nya sendiri vyan Harson.
penghianatan meliputi keluarganya dari jajaran mafia nya sendiri karena tidak sekuat dan seketat saat Valera memimpin nya.
memaksa ia harus kembali lagi dalam masa lalunya..
akankah Valera kembali ke kehidupan masa lalunya?
ikuti kisahnya dan jangan lupa untuk selalu memberi dukungan kepada penulis,karena ini novel pertama 😁hehehe..
selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan komen positif agar penulis makin semangat dalam berkarya 💪💪😉
terimakasih😘❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon owe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
* Pertemuan Dengan Kenov Petra.
Valera tidak menyangka akan bertemu lagi dengan para lelaki ini dan sekarang mereka berada tepat dihadapannya membuat Valera hanya diam mematung.
" Vale are you in here? " tanya kenov terkejut sambil berjalan ke arah Valera cepat. Semua orang yang berada disana terkejut bukan main begitupun dengan Remigio.
apakah Kenov mengenalnya ?. Batin Remigio.
Drama apa lagi ini. Batin Dion Arsen.
Sepertinya akan ada cerita yang sangat menarik. Batin Akayama Botan.
Valera sesaat termenung dengan lelaki yang ada dihadapannya ini, manik Hazel nya terbelalak lebar saat mengenali siapa lelaki yang berada dihadapannya itu.
kenov Petra kenapa aku harus bertemu dengannya disini dan apa hubungan mereka ini.batin Valera
" Valera " ucap Kenov sambil memegang bahu Valera hingga wanita itu tersadar seketika.
" ahh Ita ada apa ? " ucap Valera gugup seakan tidak mengerti suasana yang terjadi saat ini. Kenov menggenggam tangan Valera dan menuntun Valera untuk duduk dan bergabung dengan yang lainnya terlihat jelas raut wajah dari sang Tuan Adomson itu tidak bersahabat.
sial dia memegang tangan wanitaku!. batin Remigio.
" Valera kemana saja kau selama ini? aku mencari mu kemana mana dan terakhir kali aku berkunjung ke rumahmu dua bulan yang lalu " ucap kenov dengan nada serius dan menatap lekat wajah Valera dari jarak yang cukup dekat.
" aku disini kenov " jawa Valera dengan tersenyum tipis.
tuhan kenapa aku harus bertemu dengannya saat ini.batin Valera
" apakah kalian saling mengenal ? " kini Romeo yang bertanya karena merasa jika Kenov dan Valera saling mengenal baik. Baru saja Valera akan menjawab alam tetapi Kenov sudah mendahuluinya.
" sangat! aku sangat mengenalnya " jawab Kenov penuh penekanan.
" Lalu kau sedang apa disini nona Valera ? " tanya Remigio dengan penuh selidik
" aa.akuu mengantar pesanan kalian kesini " jawab Valera sedikit gugup karena sungguh ini diluar dugaan nya.
" apakah kau menjadi seorang pelayan? " Kini Dion Arsen ikut bertanya.
Valera tidak menjawab dia bingung dengan situasinya dirinya tidak pernah menyangka bahwa tunangan Audy mengenal kenov Petra dan para lelaki yang ada di hadapannya saat ini.
sang pelayan pun tak kalah bingung dengan apa yang dirinya lihat bahkan salah satunya menyebut sang majikan seorang pelayan.
" maaf tuan. Dia nona Valera pemilik cafe ini " jawabnya sedemikian rupa. Kenov dan yang lainnya terkejut dengan ucapan sang pelayan pria itu.
" lalu mengapa kau yang mengantar nya ? " kini Deniz yang bertanya
" itu karena aku mengira disini ada nona Audy karena ruangan ini atas nama tuan Mahavir " jawab Valera dengan tenang
Romeo hanya terkekeh dengan ucapan Valera menurutnya wajar berpikir sedemikan rupa karena hanya dia yang bermarga Mahavir pasti tentu hanya dia seorang. Sedangkan Remigio hanya mengerutkan dahinya pelan dan yang lainnya hanya menatap satu sama lain
" Valera kapan kau akan pulang " tanya kenov lembut mencoba mengalihkan topik pembicaraan yang ada.
" aku tidak tahu kenov. Memang nya kenapa? " tanya balik Valera menatap Kenov Petra dengan lekat.
" Wait wait..pulang? maksud mu pulang kemana? " tanya Dion sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
" Perancis! " singkat kenov dengan lantang
Perancis? Jadi wanita ini berasal dari sana. Batin Remigio.
" ahh tuan tuan saya sudah mengantar pesanan anda kesini. Jadi saya permisi " ucap Valera yang langsung berdiri dengan membungkuk hormat layaknya seorang putri tapi sebelum dirinya pergi kenov lebih dulu meraih tangannya mau tidak mau Valera pun menatap ke arah kenov.
" ada apa kenov? " tanya valera bingung.
" kau disini saja dulu. Aku baru saja bertemu denganmu selama dua tahun terakhir ini " ucap kenov dengan penuh harapan.
kenov memang menyukai Valera tapi tidak pernah dirinya ungkapkan dia tidak pernah tau Valera menyukai nya atau tidak. Selama ini dia hanya berusaha untuk meyakinkan Valera bahwa dia pantas berada di samping nya
" maaf kenov tapi aku ada pekerjaan lain. Jika ingin berbicara lebih lanjut nanti kita akan bertemu di tempat lain atau kau datang saja kesini jika kau mempunyai waktu luang " tawar Valera dengan tersenyum manis
inilah yang membuat hati semua orang luluh senyum Valera mampu menghipnotis semua orang bahkan Remigio pun mampu untuk ditaklukan.
" baiklah jika begitu " dengan nada lembut Kenov akhirnya mengangguk setuju. Akhirnya Valera pun meninggalkan tempat itu dengan langkah yang cepat menuju ke ruangan nya.
dengan cepat Valera membuka handle pintu dan dirinya langsung duduk sambil menghembuskan nafas kasar. Valera memijit pelipisnya kemudian dia meminum teh beraroma Jasmine untuk menenangkan diri pertemuan nya dengan Kenov Petra tak pernah dirinya duga.
" kenapa aku harus bertemu dengannya sekarang bagaimana jika dia memberi tau keluarga ku yang disana ini akan membuat papa semakin memintaku untuk pulang " ucap Valera menggerutu dan harus memikirkan kembali apa yang akan terjadi di hadapannya nanti. Valera meraih ponsel dan dengan cepat menghubungi seseorang.
tutttt tutttt
nada tersambung ke nomor si penuju dan tak lama kemudian si penuju mengangkat panggilannya.
"Hallo, apa ini benar kau nona? " tanya seseorang dengan antusias
" ya ini aku Dave " dengan suara tegas " bagaimana keadaan disana aku lihat ada pergerakan di bagian Utara "
" keadaan disini cukup di bilang tidak baik nona ada sebagian kelompok yang memberontak dan berjalan tidak sesuai dengan jalurnya. kami pun mewaspadai adanya seorang penghianat nona " jawabnya dengan hati hati
" apakah papa dan kakak tau soal ini " kini nada Valera telah berubah
" maaf nona tuan Ramius dan Tuan muda sudah tau tapi kami belum mendapat perintah untuk langkah selanjutnya, kami hanya diminta untuk mengawasinya saja "
" sungguh lambat! Apa yang kakak tunggu jelas jelas mereka memberontak. Tapi masih saja di awasi apa apaan ini! " seakan akan tidak terima dengan keputusan sang kakak
" maafkan kami nona ini perintah tuan muda karena dia sekarang yang memimpin kami " kini Dave berbicara dengan sangat hati hati
ia takut salah bicara kepada mantan majikannya itu
" baiklah kalau begitu lakukan saja apa yang diperintah oleh kakakku. Aku akan mengawasi mereka sendiri dengan cara ku " kini nada nya tidak bersahabat dan langsung mematikan sambungan teleponnya
ada apa dengan mereka mengapa melakukan gerakan yang sangat lambat jika di biarkan terlalu lama mereka akan semakin parah dan menjadi jadi mungkin banyak kelompok yang nantinya akan memberontak. batin Valera
setelah termenung cukup lama akhirnya Valera memutuskan untuk pulang ke rumahnya Valera ingin segera tidur di ranjang nya itu untuk melepaskan segala kepenatan nya saat ini.
mobil pun melaju sangat kencang yang dirinya pikirkan saat ini adalah ia ingin cepat sampai dirumah untuk menyegarkan badannya dan tidur di ranjang kesayangannya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tahap revisi yah.
Jangan lupa Like, Komen, Vote dan Hadiah serta fav.
TnQ ❤️❤️
hood thor 👍👍👍👍❤❤❤🙏🙏🙏💪💪💪
good job
kerja bagus thor
like❤👍🙏💪