“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Seperti racun
Xiufei membuka matanya karena Wewey baru saja membangunkannya, dia menguap dan Wewey segera membantunya untuk bersiap. Sebuah gaun berwarna merah dengan corak buruk phoenix yang bersulam emas membuat gaun tersebut nampak indah.
Rambut panjangnya dia biarkan terusan dan tak lupa memakai beberapa hiasan rambut, jubahnya dia pakai untuk menghalangi pundak nya yang terbuka. Namun, itu justru terlihat semakin cantik dan seksi.
“Yang mulia, ini kali pertama saya datang ke istana. Rasanya membuat tubuh saya bergetar….” Ucap Wewey dengan jujur, Xiufei terkekeh. Wajah Wewey juga pucat, tangannya sangat dingin.
“Tidak apa, kau hanya perlu berdiri di belakangku.” Ucap Xiufei santai, Wewey mengangguk.
Mereka segera berjalan menuju aula, di sana semuanya sudah menunggu. Xiufei menghela nafas panjang dan masuk kedalam ruangan, semua orang menatapnya. Termasuk salah satu laki-laki yang duduk di singgasananya.
Untuk beberapa detik, Xiufei terpesona. Kaisar memang luar biasa tampan, dia tidak bisa di lukiskan dengan kata-kata.
“Salam yang mulia kaisar, saya Wang Xiufei dari kerajaan Wang.” Tunduk Xiufei, gerakannya sangat anggun dan tenang.
“Duduk lah.” Balas kaisar, Xiufei mengangguk dan segera duduk di tempat yang sudah di sediakan, ada banyak selir di sana yang menatapnya tak senang.
“Mengenai pernikahanmu dengan raja Ji, apakah kau serius untuk membatalkan nya?” Tanya Kaisar.
“Benar yang mulia, mungkin anda juga sudah mendengarnya bahwa kerajaan saya sudah mengambil kembali barang yang mereka ambil.” Balas Xiufei, suaranya terdengar santai.
“Kalau begitu, saya akan—“
“Yang mulia, bolehkah saya bertanya?” Tanya seorang wanita yang memakai jubah berwarna merah muda, dia tersenyum lebar pada Xiufei.
“Dia selir Hua, selir agung yang mulia kaisar.” Bisik Wewey, Xiufei mengangguk. Meskipun Wewey belum pernah bertemu dengan mereka, tapi dia bisa langsung tahu hanya bermodalkan informasi yang dia cari.
“Ada selir Hua?” Tanya kaisar.
“Menurut saya, ini terdengar aneh. Bukankah dulu Ratu Wang begitu tergila-gila ingin menikah dengan Raja Ji? Tapi kenapa sekarang beliau berubah pikiran?” Herannya, ucapannya membuat Xiufei terkekeh.
“Selir Hua, bukankah hati manusia selalu berubah-ubah? Saya juga juga mendengar, bahwa Anda berkeinginan untuk menjadi permaisuri sekarang. Padahal, dulu anda menginginkan posisi selir agung.” Balas Xiufei santai.
“KAU!!!!!” Marahnya, kaisar yang mendengar itu terkejut melihat keberanian Xiufei.
“Maaf selir Hua, meskipun Anda selir Agung di kekaisaran, tapi saya juga Ratu di kerajaan Wang. Kedudukan anda berbeda dengan saya, jadi tolong sopan sedikit terhadap saya.” Senyum Xiufei.
“Selir Hua, apa yang di katakan Ratu Wang memang benar. Jangan sampai kau bertengkar dengan Ratu Wang hanya karena pernikahan nya yang di batalkan, mungkin ada alasan lain kenapa dia membatalkannya pernikahannya.” Sambung selir Jia.
“Yang mulia, dia selir Jia. Dia juga saudara sepupu Yu Mei, kekasih Raja Ji yang anda temui dulu.” Bisik Wewey, Xiufei mengangguk paham. Lagi dan lagi Wewey memberitahukannya dengan santai.
“Hahah benar sekali selir Jia, bukankah Raja Ji terpesona oleh kecantikan saudara sepupumu? Pantas saja dia berpaling, mungkin wajahnya jelek!” Cibir Selir Hua.
Xiufei melirik kaisar, laki-laki itu seperti biasa. Tidak peduli masalah harem, dia duduk santai dan tenang dengan meminum secangkir teh yang di tuangkan oleh kasim.
“Ucapan anda terlalu kotor untuk di ucapkan oleh seorang selir agung kekaisaran, sayang sekali kaisar memiliki selir yang tidak tahu sopan santun.” Ucap Xiufei dengan meminum teh nya.
“Kau! Apa ka—“ marah selir Hua.
“Jika kalian masih ingin berbincang, saya akan pergi dan memberikan ruang kepada kalian.” Ucap kaisar akhirnya.
“Yang mulia, saya datang untuk meminta pembatalan pernikahan saya. Bukan untuk berbincang dengan selir anda, mohon jangan persulit saya karena saya harus segera kembali.” Ucap Xiufei akhirnya, dia membuka cadarnya dan berjalan mendekati kaisar dengan membawa segelas teh.
Setelah itu, Xiufei menundukkan tubuhnya dengan tangan yang mengarah pada kaisar.
Semua selir yang hadir sangat shock melihat betapa cantiknya Ratu Wang, bahkan kaisar pun terpesona untuk beberapa saat. Itu adalah tanda hormat untuk kaisar dan berharap segera memberikan titah nya.
“Yang mulia.” Panggil Xiufei lagi, kaisar segera mengambil teh tersebut dan menerimanya. Dia memberikan sebuah gulungan pada Xiufei yang menerimanya dengan senang.
”Terimakasih yang mulia.” Senyum Xiufei, dia berjalan kembali ke arah tempat duduknya. Dia terus di tatap oleh mereka semua.
“Kalau begitu, saya pam—”
“Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan mengenai kerajaan Wang, ikutlah ke ruanganku.” Ucap kaisar akhirnya, Xiufei mengangguk dan tersenyum penuh kemenangan pada para selir yang menatapnya penuh amarah.
“Dasar jalang!” Gumam selir Hua namun masih dapat di dengar oleh Xiufei.
“Dasar jelek….” Balas Xiufei akhirnya, pelan namun dapat di dengar jelas oleh mereka.
Xiufei berjalan di belakang tubuh kaisar, tubuhnya nampak tinggi dan gagah dengan jubah kaisar nya. Aromanya segar, manis dan tenang.
Mereka masuk kedalam ruang kerja kaisar, Xiufei duduk di kursi yang ada di depan kaisar.
“Mengenai rencana mu yang tidak akan menikah, apakah kau serius? Bagaimana dengan penerusmu?” Heran kaisar.
Xiufei tersenyum, dia tidak sungkan lagi dan melepaskan jubahnya hingga memperlihatkan pundak dan lehernya yang cantik.
“Apa yang mulia khawatir kalau kerajaan Wang akan musnah?” Tanya Xiufei akhirnya.
“Tentu saja!” Tegas kaisar.
“Yang mulia tenang saja, saya memang tidak mau menikah tapi saya akan memiliki anak….” Balas Xiufei.
“Maksud mu, anak di luar nikah mu?” Kagetnya namun Xiufei terkekeh.
“Apakah anak di luar nikah sangat menjijikan yang mulia? Di bandingkan terikat dengan satu laki-laki yang belum tentu setia, lebih baik langsung punya anak sebagai penerus dan banyak laki-laki untuk menghibur.” Ucap Xiufei tanpa takut sedikitpun.
“Lalu, laki-laki mana yang telah ratu Wang inginkan untuk memberikan anak padamu.” Penasaran kaisar.
Xiufei memangku wajahnya dan tersenyum.
“Anda, yang mulia.” Balas Xiufei, kaisar melotot dan nampak shock mendengarnya.
Xiufei bangkit, dia berjalan mendekati kaisar dan berdiri di hadapannya dalam jarak yang sangat dekat, berkali-kali Xiufei mendecak dalam hatinya karena mengagumi ketampanannya ini. Baru kali ini dia ingin melemparkan tubuhnya dengan pasrah.
“Bagaimana yang mulia? Anda tenang saja, saya tidak akan menuntut hak apapun pad—“
Ucapan Xiufei terhenti saat kaisar tiba-tiba saja menariknya kedalam pangkuan dan mencium bibirnya dengan ganas, Xiufei terkejut dengan tindakannya yang seperti sedang menahannya dari tadi.
“Yang mulia—“ kaget Xiufei, tubuhnya di angkat dan di gendong ke arah kamarnya.
Sebelum akhirnya, tubuh Xiufei di letakkan di atas ranjang besar. Sebelum akhirnya kaisar kembali menciumnya dan berada di atasnya.
“Ratu Wang, ada apa ini? Kenapa kaisar nampak tidak sabaran?” Heran Xiufei dalam hati.
“Bella, semalaman kau memakan buah peach. Itu sama saja seperti obat untuk menarik seseorang yang kau mau dan membuatnya kehilangan akal seperti ini.” Jelas Ratu Wang santai.
”Benarkah? Apakah ini tidak apa apa?” Khawatir Xiufei.
“Tenang saja, efeknya kau sendiri yang akan merasakannya.”
Xiufei memekik tertahan, Kaisar baru saja melepaskan bajunya hingga terlepas dan memperlihatkan lekukan tubuhnya yang cantik dan lembut.
“Bella, aku akan menyiapkan ramuan untuk mengembalikan stamina mu nanti……” Celetuk Ratu Wang yang membuat Xiufei tak mengerti.
Jangan lupa tinggalkan jejak yaaaa