NovelToon NovelToon
Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Ruang Ajaib / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:623k
Nilai: 4.9
Nama Author: Queen Fitria

Li Zie seorang dokter dari abad 21 justru mengalami kecelakaan, dan jiwanya justru berteransmigrasi ke tubuh seorang wanita lemah di jaman kuno.

Li Zie pun berniat membalas penderitaan wanita yang namanya juga sama, Li Zie. Ia pun menjadi tabib di sana dan fokusnya hanya mengumpulkan harta, ia juga memiliki ruang dimensi, Li Zie menyembunyikan identitasnya dengan sangat rapi.

Tapi bagai mana jadinya jika ketenangan itu hanya sesaat, karena pria yang berkuasa di dinasti Xuan. Yaitu Kaisar Xuan Long justru mengetahui identitas aslinya.

Seperti apa kelanjutannya? yuk mampir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Pangeran yang sedang bersandar di ranjang giok menyipitkan mata. Aura membunuh terpancar dari tubuhnya yang perlahan menghangat, pangeran berkata, "Wang... siapa yang memerintahkanmu?"

"S-saya... saya terpaksa...Yang Mulia..." Tabib Wang menangis histeris, dan kembali berkata dengan lirih, "Keluarga saya disandera oleh-"

Cring!

Sebelum Tabib Wang sempat menyebutkan nama, Li Zie merasakan pergerakan angin. Sebuah jarum beracun melesat dari luar jendela menuju leher Tabib Wang!

Tanpa pikir panjang, Li Zie menggunakan refleks karate-nya. Ia memutar tubuh, Hanfu hitamnya yang kebesaran berkibar, dan Takk! Ia menangkap jarum itu hanya dengan dua jari di udara.

Yan yang ada di ruangan itu beserta dua pengawal yang menyeret tabib istana di ruangan itu terpaku. Seorang kakek tua baru saja menangkap jarum terbang dengan tangan kosong secepat kilat.

Li Zie menatap jarum di tangannya, lalu menoleh ke arah jendela, "Ji Yu! Kejar pelakunya! Dia lari ke arah barat!" teriak Li Zie.

Ji Yu yang sedari tadi berjaga di pintu, langsung melesat seperti anak panah. Sementara itu, Li Zie kembali menatap sang Pangeran yang kini menatapnya dengan tatapan yang sangat sulit diartikan campuran antara takjub, curiga, dan... ketertarikan.

"Sepertinya tagihanku malam ini harus naik lagi," ujar Li Zie sambil membuang jarum itu ke lantai dengan gaya sombong.

 "Mengobati penyakit itu mudah, tapi menjaga nyawamu dari pengkhianat itu sangat menguras tenaga," ujar Li Zie dengan ekpresi serius dan suara yang berwibawa.

Pangeran itu terkekeh pelan, meski dadanya masih terasa nyeri. Pengeran berkata, "Sebutkan hargamu, Tabib Agung. Apa pun itu, akan kuberikan... termasuk jika kau ingin aku menyelidiki siapa sebenarnya dirimu di balik arang itu."

Deg! Jantung Li Zie berdegup kencang. Sial, dia mulai curiga!

Mendengar ucapan sang Pangeran yang mulai menyentuh identitas aslinya, Li Zie langsung memasang ekspresi marah besar. Li Zie menggebrak meja kayu di samping ranjang hingga berderit.

Brak!!

"Kurang ajar!" suara Li Zie menggelegar, serak dan penuh wibawa, lalu kembali berkata, "Aku datang untuk menyelamatkan nyawamu, bukan untuk diinterogasi seperti pencuri! Jika kau lebih tertarik pada wajahku daripada kesehatanmu, maka silakan cari tabib lain di neraka!"

Pangeran itu sedikit terkejut melihat kakek di depannya ini begitu temperamental. Ia segera mengangkat tangan, memberi isyarat damai, dan berkata, "Mohon maaf, Tabib Agung. Saya tidak bermaksud menyinggung."

Li Zie hanya mendengus keras, pura-pura merapikan janggut palsunya yang miring. "Hmph! Anak muda zaman sekarang benar-benar tidak punya rasa hormat pada orang tua!"

Tiba-tiba, suara langkah kaki terburu-buru terdengar dari luar. Yan masuk sambil memapah Ji Yu. Wajah Ji Yu pucat, dan lengan hanfu barunya robek, mengucurkan darah segar.

"Guru... Guru..." Ji Yu meringis kesakitan dan kembali berkata dengan sambil meringis, "Penyusup itu... dia menggunakan ilmu hitam... aku hampir menangkapnya, tapi dia melempar bubuk peledak es."

Melihat pelayan setianya terluka, insting Li Zie sebagai dokter dan kakak langsung menyala. Li Zie tidak peduli lagi pada wibawanya sesaat dan segera menghampiri Ji Yu dengan panik, "Yan! Letakkan dia di kursi! Dan kau, Tabib Wang!"

Tabib Wang yang masih bersujud ketakutan langsung mendongak.

"Ambilkan air hangat dan kain bersih sekarang! Gunakan tanganmu yang gemetar itu untuk sesuatu yang berguna!" bentak Li Zie pada Tabib Senior itu. Tabib Wang tidak berani membantah dan langsung lari pontang-panting menjalankan perintah.

Li Zie memeriksa luka Ji Yu. Matanya kembali berkilat emas Mata Dewa aktif. Li Zie melihat serpihan kristal es beracun tertanam di otot lengan Ji Yu. "Luka ini sama dengan racun yang ada pada tubuh pangeran, tapi lebih terkonsentrasi."

Sambil mengobati Ji Yu, Li Zie tetap bersikap galak untuk menutupi kecemasannya. "Kau ini bodoh atau apa, Ji Yu? Sudah kubilang jangan terlalu dekat dengan kucing liar!"

Ji Yu hanya bisa nyengir menahan sakit, dan berkata, "Maaf, Guru... aku hanya tidak ingin dia lolos."

Pangeran yang memperhatikan dari ranjang mulai menyadari sesuatu. Dan berkata dengan penuh wibawa meski masih lemah, "Yan, bantu Tabib Agung mengobati pengawalnya. Dan pastikan seluruh paviliun ini ditutup rapat. Tabib Wang akan ditahan di ruang bawah tanah untuk sementara. Aku ingin tahu siapa yang mengirim jarum terbang tadi."

Li Zie melirik sang Pangeran sekilas dan berkata dengan tegas, "Penyusup itu tidak akan kembali malam ini. Tapi kau..."

Li Zie menunjuk Pangeran dengan jarinya dengan lancang lalu kembali berkata, "Jangan berpikir masalah ini selesai. Tabib istanamu ini hanya pion kecil. Masalah pengkhianat ini jauh lebih dalam daripada yang bisa dilihat mata telanjang. "

1
Nurlaila Hidayah
kok kiaaaai sih thor? klbohan huruf 1, sdah bbrpa x ttep ada, klo buat crta bgus thor cma msih ada bbrpa typo
Nurlaila Hidayah
bantai zie buat lumpuh itu ibu suri
Nurlaila Hidayah
Thor typo nih
Fitria: Oh iya😁 gak sadar Aku, kk.
total 1 replies
Nurlaila Hidayah
ayo zie rampok jgan kediaman wang biar makin numpuk emas mu, semangat zie rampoknya💪💪
Nurlaila Hidayah
knpa ga di rampok aja sxn jgan sisain wlw seperak pun zie
Nurlaila Hidayah
ayo lah aku temenin jga biar ga berdua aja sama lizi. air dpet byak rampokan'a🤭🤣🤣🤣
Nurlaila Hidayah: .ksudnya biar bukan air jdi typo deh🤭
total 1 replies
Siti Solikah
novel si kembar di tempatkan di noveltoon aja Thor jangan yang lain
Fitria: tentu saja, Kak.
Kakak tinggal ketik profil author atau langsung ke judulnya ya. semoga suka
total 1 replies
Siti Solikah
aku sangat menyukai novelmu ini thor
Siti Solikah
novel si kembar tetap di noveltoon dong Thor,aku sangat suka baca noveltoon
Lina Sofi
🤣🤣🤣🤣
Lina Sofi
cewek matre vs kaisar licik akhirnya terungkap jg 🤣🤣🤣🤣
Sweet Heart
Semangat Yahhh Thor
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
loh thor terus nasibnya Li mei gimana, apa ga dihukum penggal
Siti Solikah
wah Alhamdulillah menang
Siti Solikah
terus apakah pangeran kedua tidak dihukum
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
wah tegang banget aku
Siti Solikah
cepat ikat kedua tangan dan kakinya ji yu
Siti Solikah
semoga tidak terjadi apa apa dengan kaisar dan permaisuri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!