Lintang Arum gadis berusia 20 tahun putri dari Dio Fandi Prdika dan Hanifah Azzahra.
Lintang Arum bukan gadis remaja biasa, ia lahir dengan kemampuan khusus, kemampuan yang tidak di miliki oleh manusia pada umumnya.
Lintang bisa melihat dan berinteraksi dengan makhluk astral, bahkan bisa memusnahkan Meraka menjadi abu.
Bersama Arin sahabatnya putri dari Reyhan, keduanya menjelajahi dunia lain, dan membasmi hantu - hantu yang jahat yang ingin mencelekai manusia yang tak bersalah.
Rayyandra Manggala seorang Casanova yang memiliki banyak kekasih, yang tak pernah percaya dengan dunia mistis atau dunia perhantuan dan selalu berfikir realistis.
Setelah pertemuannya dengan Lintang dunianya langsung jungkir balik, apalagi setelah nyawanya hampir melayang akibat dari makhluk yang tak kasat mata.
Selanjutnya saksi kan kisah keduanya ya.....dukung selalu karya author ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DIA MELARIKAN DIRI
Ken yang mendengar kabar putranya kejang-kejang langsung pergi dari perusahaannya dan memacu mobilnya dengan laju.
saat tiba di rumahnya Ken langsung keluar mobil dan berlari kearah lift, wajah Ken terlihat panik, setelah sampai di depan pintu kamarnya, ia melihat Darren yang sedang di pelukan seorang gadis cantik.
" Ada apa ini, apa yang terjadi dengan Darren..." seru Ken dari depan pintu.
Ken melihat putranya yang berada di dalam pelukan seoarang gadis yang tak di kenalnya.
Ken semakin terlihat panik saat melihat istrinya menangis di dalam pelukan Rain dan Ibunya.
" Ada apa dengan Darren, apa yang terjadi dengan Darren" Ucap Ken dengan nada yang bergetar, pikiran Ken sudah kemana-mana, wajahnya terlihat panik, takut terjadi sesuatu pada putranya.
" Siapa kamu, apa yang kamu lakukan pada putraku, lepaskan putraku "
" Pa.."
Rain melepaskan pelukannya dan kemudian berjalan ke arah papanya yang berjalan mendekati Lintang.
Rain menahan lengan papanya.
" Rain, lepaskan papa...kenapa kamu biarkan orang asing memeluk adikmu, cepat bawa adikmu ke rumah sakit " ucap Ken dengan nada tinggi.
" Pa, tenanglah...Darren akan baik-baik saja, dia sudah tidak kejang-kejang lagi " ucap Rain saat ia melirik ke arah Darren yang matanya sudah tertutup dan tubuhnya terkulai lemah.
" Kamu jangan main-main dengan nyawa adikmu Rain, cepat bawa dia kerumah sakit "
" Tuan, putra anda sudah melewati masa kritisnya, tunggu sebentar lagi, dia akan sadar " sahut Lintang.
" Kamu siapa?" seru Kendaru.
" Pa, dia teman Rain, dia juga seorang dokter, papa tenang ya " ucap Rain sambil menarik lengan papanya dan membawanya ke dekat mamanya.
Keyla langsung memeluk suaminya dan menangis di dalam pelukan suaminya.
" Darren pa..." ucap Keyla dalam tangisnya.
" Rain...cepat ambil adikmu dan bawa dia ke....
Duaarrr....pyarr....
Semua orang yang ada di dalam terkejut saat mendengar suara letusan kencang dan setelah itu di ikuti suara kaca jendela yang besar dan tebal itu pecah.
Ken yang belum selesai berucap, terkejut dan langsung memeluk erat tubuh istrinya dan matanya menatap kaca jendela besar yang hancur berantakan.
Ken dan yang lainnya terlihat ke bingung.
" Apa itu tadi Rain, kenapa bisa pecah begitu "'ucap Oma Yunita sambil memegang dadanya, Rain memeluk Omanya erat.
Ken menatap ke arah jendela kaca yang pecah begitu juga Rain.
Ken menatap ke arah putranya dengan tatapan penuh tanya, keduanya saling beradu pandang dan tak mengerti dengan situasi yang baru saja terjadi.
Lintang yang melihat pertarungan antara iblis jubah merah dengan bapak dan kakeknya, menghela nafas panjang saat melihat iblis jubah merah itu melarikan diri menembus kaca besar hingga pecah .
" Dia kabur pak, aku akan mengejarnya " ucap Hafid.
" tidak usah Hafid, dia sudah terluka parah, biarkan saja ia pergi, ia butuh jiwa untuk menyembuhkan lukanya, dan ia kan mengambil jiwa dari orang yang mengirimnya " ujar Aswin.
" Tapi ia akan kembali lagi Pak " ucap Hafid.
" Kita akan menjaga mereka, jika dia kembali maka kita akan hanguskan dia " ucap Aswin sambil melihat ke arah Lintang yang tersenyum padanya.
Aswin dan Hafid mendekat ke arah Lintang dan Darren.
Aswin memegang dahi Darren dan menyalurkan energinya pada Darren.
" Sebentar lagi dia akan sadar nak, tapi dia akan menjadi anak yang istimewa sepertimu, karena kekuatan kakek sudah masuk ke dalam tubuhnya " ucap Aswin.
" Mintalah obat ramuan pada mamamu, mulai malam ini sampai malam ke tujuh jangan pernah meninggalkan dia sendiri " ucap Aswin.
" Baik kek, bapak, terimakasih sudah datang " ucap Lintang.
Semua orang menatap ke arah Lintang dengan pikiran " dia Berbicara dengan siapa ", karena di depan Lintang adalah ruangan hampa.
" ehh..."
Darren melenngkuh pelan dan perlahan membuka matanya, tapi wajahnya terlihat pucat.
" Kamu sudah bangun anak tampan " ucap Lintang sambil mengusap kepala Darren.
Darren menatap Lintang dengan tatapan sendu.
" Tidak usah takut, sekarang kamu sudah pulang dan kamu bisa bersama dengan papa dan mama mu, Kakek dan bapak sudah menghajar hantu jahat itu, sekarang kamu sudah aman " gumam Lintang.
Darren menatap Lintang dengan wajah yang menahan tangisnya, dan sejenak kemudian Darren memeluk erat Lintang dan menagis kencang.
" huahuahua....hantunya jahat kakak, hantunya mau bawa darren pergi, Darren nggak mau, Darren mau sama mama dan papa..." ucap Darren dalam tangisnya.
Ken, keyla, Yunita, Rain , dan beberapa asisten rumah tangga yang ada di situ langsung bernafas lega.
" Sayang.." panggil keyla dan ken dan mendekati putranya dan mengambil Darren dari pelukan Lintang.
Lintang melepaskan pelukan Darren dan menyerahkan Darren pada orang tuannya.
Lintang mundur dan berdiri di samping Rain yang menatapnya penuh tanya.
" Papa, mama...hantunya jahat, ia mau bawa Darren pergi jauh " ucap kembali Darren pada orangtua yang memeluknya.
Ken menatap Lintang dan Rain dengan tatapan meminta penjelasan.
Lintang tersenyum tipis dan mengangguk pelan pada Kendaru.
" Lintang, kakek sama bapak pergi dulu, ingat pesan kakek tadi "
Lintang beralih ke area kosong di samping ranjang Darren, lantas Lintang mengangguk pelan.
" Ayo kita pindahkan Darren ke kamarnya ma, biar kamar kita di bersihkan dulu " ucap Ken sambil menggendong Darren.
" Kakak cantik ..." panggil Darren pada Lintang.
" iya kakak akan ikut " Sahut Lintang.
Kini semua orang sudah berada di ruang Darren, kini Darren sudah tidur di dalam pelukan keyla.
" Rain dan kamu, jelaskan semuanya, sebenarnya ada apa ini " ucap tegas Ken pada Rain dan Lintang.
" Kita keruang kerjaku " ucap Ken.
" Aku ikut pa " kata keyla.
" Kita tidak bisa meninggalkan Darren sendirian Om " ucap Lintang.
" Apa maksudmu Lintang?" sahut Rain.
" Iblis jubah merah belum musnah, ia melarikan diri tadi, dan ia akan kembali untuk menghisap jiwa adikmu lagi " ucap Lintang.
" Sebenarnya yang di incar adalah Jiwa Dokter, tapi Darren ternyata bisa melihat keberadaan dia, dan jiwa Darren masih murni, jika dia menyesap jiwa Darren maka kekuatan ia akan semakin besar, maka ia beralih menargetkan jiwa Darren terlebih dahulu dan baru Jiwa Dokter " ucap Lintang.
Kendaru dan Keyla yang mendengarkan penjelasan Lintang hanya melongo dan saling beradu pandang.
" Kamu ini sebenarnya ngomong apa , iblis jubah merah, menghisap jiwa, hantu, dan tadi ledakan apa itu tadi, dan kenapa kaca setebal itu bisa hancur begitu saja " tanya Kendaru.
" Dan kamu, siapa kamu gadis cantik, apa kamu pacarnya Rain "
######
Assalamualaikum....readers HAPPY READING salam sehat selalu.
Jangan lupa like, vote, subcribe dan komentar nya ya...
sukses kak Mia
cuma update nya jgn lama" dong biar ngga penasaran
Semoga Darren baik2 saja dan bisa sembuh..., Halalkan segera Lintang & Rain agar biasa sepenuhnya membantu keluarga besar Papa Ken... 💙💛💙💛😘😘😘😘
tebakan ku benar Rain jumpa dg Dio ,, mu kira stlh jumpa dg Dio , Rain bisa dpt izin , tp ttp saja TDK bisa ,,,, Dio terlalu posesif bgt 🤣🤣
apa indukan dari wolfin dan belang msh hidup , kak Mia ❓🤔
secara kn indukan nya dari zaman papa Dio msh muda 🤣
untung Rain gak sampai terkencing di celana Krn sangkin ketakutannya 🤣🤣🤣🤣
semoga Rain bertemu dengan Dion ,, psti mereka saling kenal 🤣
kini Ken dan Keyla yg TDK paham akan perkataan Lintang 🤣🤣
beruntung lintang datang tepat waktu ,,, JK Rain terlambat sampai di rumah mgk Daren sdh metong.
Alhamdulillah kakek Aswin dan pak Hafid datang membantu Lintang.
kmna yaaa kakek buyut Lintang ( kakek nya Hanifah ,,, aku lupa nama nya ) ❓🤔