“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesal
Pagi hari, Wang Xiufei mulai bersiap untuk pergi ke aula kerajaan. Dia memakai jubah ratu nya, terlihat sangat cantik dan memukau. Rambut panjangnya yang harusnya di gulung, tapi Xiufei memintanya untuk di biarkan terurai dan memakai hiasan rambut yang sederhana.
“Wewey.” Panggil Xiufei, Wewey menghampirinya dan mengulurkan tangan untuk membantu Xiufei bangun.
“Pakaian yang anda jahit akan selesai beberapa hari lagi, tapi pakaian and—“
“Aku ingin malam ini 1 pakaian selesai untuk aku kenakan ke kekaisaran.” Pinta Xiufei.
“Baik, akan segera saya sampaikan, Yang mulia.” Angguk Wewey.
Xiufei berjalan dengan anggun, di belakangnya ada Wewey dan pengawal. Mereka nampak patuh dan menghormatinya, tapi—
Saat Xiufei sampai di Aula, ada beberapa menteri yang nampak meremehkannya.
“RATU WANG TIBA…….”
Ucap kasim dengan berteriak saat Xiufei sampai, mereka segera bangkit untuk memberi hormat. Tapi ada 2 menteri yang nampak acuh tak acuh.
Langkah kaki Xiufei terhenti di samping mereka, rasa dalam hatinya nampak tak nyaman. Sebelum akhirnya, Xiufei tersenyum kecil.
Dia berhasil menemukan tikus percobaannya yang pertama.
“Kasım.” Panggil Xiufei, Kasım Xu segera berlari untuk menghampirinya dan menundukkan kepalanya.
“Yang mulia, ada yang bisa saya bantu?” Tanya nya dengan sopan.
Xiufei melirik dua laki laki yang nampak heran, hingga akhirnya Xiufei mengambil Pedang yang dia ambil di pengawalnya.
Pedang tersebut di ambil secepat kilat dan mendarat di leher menteri Shen, semua yang hadir di aula terkejut bukan main. Bagaimana tidak? Menteri Shen merupakan kerabat jauh ratu terdahulu.
“Yang mulia, apa maksud anda?!” Marah menteri Shen dengan heran, sorot matanya penuh kebencian.
Xiufei menyeringai, dia bukan Xiufei yang asli jadi dia tidak ada hubungan apapun dengan laki-laki di depannya ini.
“Kasım Xu, apa hukuman untuk bawahan yang tidak hormat padaku?!” Tanya Xiufei datar.
“Y-yang mulia, hukumannya itu—“
“ARGHHHHH!!!!!”
“Lambat!” Datar Xiufei, dia baru saja menebas leher menteri Shen, kepalanya jatuh ke bawah kakinya. Dia tersenyum puas.
“Jika tidak menunduk dengan benar maka aku akan membantunya dengan senang hati.” Ucap Xiufei sinis, mereka sontak bersujud semua. Dan menteri Li langsung pucat pasi, dia bersujud dengan penuh ketakutan.
Melihat mereka yang ketakutan, Xiufei berjalan menuju singgasana nya dan duduk santai di sana. Wewey menyodorkan teh untuk Xiufei dengan tangan yang bergetar ketakutan.
“Yang mulia.” Tunduk Jenderal Chen yang datang dengan menundukkan kepalanya, dia menyodorkan surat pada Xiufei yang langsung membukanya. Melihat itu, Xiufei berbinar senang.
“Besok, aku akan pergi ke kekaisaran. Aku akan membatalkan pernikahan ku dengan Raja Ji Yun, jika kalian keberatan silahkan bicara!” Tegas Xiufei yang menjelaskan semuanya, awalnya mereka ingin menolak keputusan Xiufei tapi setelah meliat betapa kejamnya Xiufei, mereka segera menelan ucapannya itu.
“Jika kalian diam, itu tandanya kalian setuju.” Senyum Xiufei santai, mereka kembali bersujud.
“Kasım, Xu. Apa ada sesuatu yang ingin kau bicarakan?” Tanya Xiufei penasaran, dia melihat Kasım Xiufei yang nampak gelisah.
“Ampun yang mulia, saya tidak berani membantah. Tapi, anda harus menikah secepatnya agar memiliki keturunan sebagai penerus.” Jelas Kasim Xu penuh kegugupan.
“Aku tidak mau menikah.” Balas Xiufei santai, mereka shock setengah mati.
“Yang mulia!!!” Kompak mereka dengan tegas.
“Aku ingin jadi ratu yang hanya fokus pada kerajaan, aku juga ingin jadi ibu suri yang tenang dan santai. Jadi, aku akan mengangkat anak untuk menjadi penerus. Dan tentu nya, anak itu bukan anak biasa. Meskipun dia berasal dari kalangan bawah, tapi jika dia sesuai dengan kriteria ku untuk menjadi putraku, maka aku akan mengangkatnya saat itu juga sebagai penerusku.” Jelas Xiufei, dia benar-benar sudah memikirkan hal ini dan Ratu Wang juga tidak masalah.
“Yang mulia, tapi—“
“Jika ada yang membantah, aku akan membunuhnya saat itu juga.” Dingin Xiufei, mereka lagi-lagi diam membisu.
“JALANG SIALAN!! Berani-beraninya kau membunuh suamiku!!!!” Marah seorang wanita yang datang dengan penuh emosi.
Dia menghampiri Xiufei namun segera di hadang oleh pengawal, Xiufei yang melihat itu tersenyum lebar dan mendekatinya.
“Jalang sialan? Siapa maksud mu?” Tanya Xiufei pada wanita tersebut.
“K-kau!!!”
“Hukum cambuk wanita ini, habisi seluruh keluarganya!!!” Sinis Xiufei, mereka segera mengangguk.
“Baik yang mulia.” Patuh mereka, wanita itu terus berontak dan Xiufei sakit telinga mendengar teriakannya.
“Yang mulia.” Jenderal Chen menghadang tubuh Xiufei yang sedikit oleh, melihat wajah tampan Jenderal Chen, membuat Xiufei tersenyum tipis.
“Antar aku ke taman.” Ucap Xiufei yang meminta di gendong pada jenderal Chen, jenderal Chen mengangguk patuh dan segera mengangkatnya dengan mudah.
“Apa anda baik-baik saja?” Tanya Jenderal Chen yang mendudukkan Xiufei di kursi taman.
Jenderal Chen bersimpuh di bawah dan memijat kaki Xiufei, Xiufei yang di perlakukan seperti itu nampak senang dan merasa bahwa jenderal Chen sangat paham akan dirinya.
“Aku baik-baik saja hanya sedikit lelah.” Jujur Xiufei, dia meminum tehnya dengan santai.
“Besok Anda akan pergi ke kekaisaran, saya akan men—“
“Tidak perlu, jika aku sedang berpergian maka yang harus menjaga istana adalah kau, jenderal Chen. Aku percaya padamu…..” ucap Xiufei, dia mendongakkan dagu Jenderal Chen hingga menatap ke arahnya.
Alis yang tajam, hidung yang mancung, sorot mata yang tegas membuatnya terlihat sangat tampan. Xiufei mendecak kagum.
“Kenapa kau memiliki wajah yang tampan sekali?” Heran Xiufei, Jenderal Chen yang di puji secara terang-terangan seperti itu langsung kikuk, telinganya merah.
“T-terimakasih yang mulia.”
Xiufei tersenyum, dia bisa melihat dengan jelas bahwa laki-laki di depan nya nampak malu.
Tubuh Xiufei menunduk sedikit hingga wajahnya berdekatan dengan Jenderal Chen, Xiufei tersenyum dan mencium lembut bibir jenderal Chen. Awalnya, jenderal Chen hanya diam seperti sebelumnya tapi sekarang nampak berubah, ciumannya terasa kasar dan penuh keinginan yang sangat kuat.
“Yang mulia, saya memanggil tabib Gu.” Ucap Wewey dengan menundukkan kepalanya karena melihat Xiufei dan Jenderal Chen yang sedang berciuman.
Mendengar itu, Xiufei melepaskan ciumannya dan tersenyum pada jenderal Chen yang memerah seperti kepiting rebus.
“Bawa kemari.” Ucap Xiufei, dia kembali duduk dengan normal dan menyuruh jenderal Chen untuk duduk.
Dari jarak yang sedikit jauh, Xiufei bisa mencium aroma herbal yang sangat nyaman untuk tubuh. Dia menoleh, laki-laki yang memakai jubah berwarna biru muda itu nampak tampan dan lembut.
Dia tipe laki-laki yang soft dan hijau neon!
“Salam yang mulia, pelayan anda kata bahwa anda tidak enak badan.” Tunduknya, dia melirik Jenderal Chen yang hanya diam dan menatapnya dingin.
“Ya, kepalaku sedikit pusing dan tenagaku juga cepat habis. Nampaknya, aku rindu ciuman mu, tabib Gu.” Senyum Xiufei penuh godaan, ucapannya itu membuat tabib Gu tersedak, dia sangat malu. Sedangkan Jenderal Chen, dia memalingkan wajahnya kesal.