NovelToon NovelToon
Terjebak Hasrat Monsieur Leopold

Terjebak Hasrat Monsieur Leopold

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Terlarang / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika / Pengawal
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sheninna Shen

“Aku perintahkan kau untuk menjaga Lea dalam kondisi apapun.” — Martin De Gaulle

Begitulah awal mula semuanya.
Sebuah perintah yang mengikat Elios Leopold—tangan kanan sang Godfather. Pria dingin, berbahaya, dan setia tanpa syarat.

Elios selalu ada di sisi Lea—Eleanore Moreau. Menjaga, melindungi, dan memastikan gadis itu tak pernah sendirian. Dari kedekatan yang terus terjalin, perasaan pun tumbuh seiring berjalannya waktu.

Lea menyadari perasaannya lebih dulu. Tapi Elios… tidak.

“Aku akan menjadi apapun yang kau mau. Mama, Papa, saudara dan sahabat. Asal kau yang meminta, aku akan mewujudkannya.” — Elios Leopold

Ucapan itu membuat Lea berharap. Namun, di saat Lea mengucapkan permintaannya, akankah Elios mampu menepatinya?

Dari perlindungan lahir ketergantungan.
Dari kedekatan tumbuh hasrat yang terlarang.

Jika Elios mengabulkan permintaan itu, akankah Lea sanggup menghadapi kegilaan pria berbahaya yang telah menjadikannya satu-satunya tujuan hidup?

Terjerat Hasrat Monsieur Leopold
Yuk baca novel ini guys!
Seperti apa kisah protektif, posesif dan obsesi Monsieur Leopold terhadap bidikannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pusat Perhatian

...“Tak ada satupun wanita yang boleh mendekatimu.” — Eleanore Moreau...

“Monsieur De Guelle...,” Andrew mengetuk pintu kamar Martin dengan perlahan. Kemudian ia membuka sedikit celah pintu untuk berbicara. “Monsieur Sanchez ingin bertemu.”

“Ada hal mendesak yang ingin beliau diskusikan,” imbuhnya.

Beberapa detik kemudian, Martin keluar dengan jubah tidur navy yang belum sempurna ia kenakan. Ia berjalan tergopoh-gopoh menghampiri Steven Sanchez—sahabat karibnya tanpa satu orangpun yang tahu. Jika pria itu datang, pasti ada sesuatu yang tak beres.

Tak membutuhkan waktu yang lama, Martin bertemu dengan Steven. Pria tua yang masih segar itu terlihat menunggu dengan gusar di depan ruang kerja Martin.

“Mon Ami, ada urusan mendesak apa sampai harus malam-malam begini?” tanya Martin gusar.

Mon Ami \= Sahabatku/temanku (Bahasa Prancis)

Steven merangkul bahu sahabatnya. “Mari kita bicarakan di dalam.”

Sementara itu, tepat di Hotel Allure, pintu lift hotel mewah itu terbuka.

Dengan langkah yang berat, Elios melangkah keluar, menuju ke kamar yang tertera di kartu yang diberikan oleh Frank padanya. Tentu saja kartu itu sudah disediakan oleh Martin melalui Andrew. Lalu Andrew menyerahkan pada Frank untuk diberikan pada Elios.

Bohong jika ia tak penasaran dengan rasa nikmat yang hanya dari video saja sudah buat ia menelan liur. Tapi... rasanya ada yang mengganjal. Seperti ia sedang melakukan sesuatu yang tak seharusnya. Selingkuh? Tentu saja bukan. Ia sedang tak terikat hubungan apapun, bahkan dengan wanita manapun.

Lalu? Entahlah....

Elios menempelkan kartu ke sensor pintu hotel. Kemudian ia membuka pintu.

Darahnya berdesir seketika. Padahal... ia belum melihat wanita itu seperti apa. Mungkin karena suasana dan aura ruangan itu terasa asing baginya.

“Tak ada satupun wanita yang boleh mendekatimu.”

Entah kenapa, ucapan Lea terus bermain di kepalanya saat ini. Seolah-olah ucapan gadis itu adalah sebuah perintah yang tak bisa ia abaikan. Padahal... ucapan itu hanya keluar dari bibir seorang gadis kecil.

“Gadis kecil?” pikir Elios saat itu. Tiba-tiba pikirannya teringat akan pemandangan tubuh Lea saat ia tanpa sengaja masuk ke kamar gadis itu semalam. Tubuh yang mulus hanya dengan pakaian dalam.

Seketika telinganya memerah. “Ck! Dia sudah beranjak dewasa. Cepat sekali waktu berlalu,” batin Elios saat itu.

Dan pikirannya teralihkan saat ia memasuki kamar hotel itu. Sebuah kamar suite yang dipesankan untuknya. Dilengkapi seorang wanita penghibur yang belum disentuh alias masih perawan—sedang berbaring dengan lingerie maroon di atas ranjang berukuran jumbo.

Tak bisa ia pungkiri akan kecantikan wanita itu. Kemolekan tubuh dengan lekukan yang sempurna, serta wajah ayu yang sangat menggoda. Tapi, tepat di depan wanita penghibur itu... bayangan wajah Lea melintas dipikirannya. Pikirannya mendadak kotor—membayangkan Lea sedang berada di atas ranjang itu dengan pakaian dalam cream yang ia lihat semalam.

“Monsieur Leopold....” Suara lembut wanita itu terdengar ragu-ragu dan malu-malu. “A—aku... aku akan berusaha sebaik mungkin.”

Wanita itu merangkak menuju ke ujung kasur. Kemudian ia menapaki lantai dan berjalan dengan gaya menggoda ke arah Elios. Kedua tangannya terasa bergetar saat menyentuh kedua dada Elios—pria kejam yang dikenal di kalangan mafia.

Elios mengepalkan kedua tangannya. Ekspresi wajahnya datar seperti biasa. Seolah-olah ia tak memiliki emosi apapun untuk ditunjukkan.

Tangan wanita itu menjalar ke tengkuk Elios, menariknya agar tubuh besar tinggi itu condong ke bawah. Saat kedua wajah itu saling berhadapan dengan jarak yang sangat dekat, wanita itu berusaha mendekatkan bibirnya ke bibir Elios.

Blarrr!

Di saat itu juga guruh berdentum dengan sangat kuat. Membuat Elios terpaksa menghentikan semua kegilaan malam itu. Dan di situasi itu, ada satu nama yang tak bisa ia abaikan.

Eleanore.

Gadis itu memiliki rasa trauma dengan guruh karena kejadian kecelakaan orangtuanya. Bahkan sejak kejadian itu, sekalipun ia tak pernah meninggalkan Lea saat musim hujan. Lantas kini? Gadis itu sedang berbaring sendiri di kamar yang sepi tanpa dirinya.

“Kita sudahi saja.” Elios bergegas pergi meninggalkan kamar itu. Kemudian ia berlari secepat mungkin ke arah lift sambil menghubungi Brad.

“Jemput aku ke lobi. SEKARANG!!!” perintah Elios dengan penuh penekanan.

Sementara itu, di saat guruh berdentum dengan kuat Martin terbelalak kaget mendengarkan ucapan Steven.

“Klan Ferguso mendeklarasikan perang karena Elios sudah membunuh Betrand. Pria itu adalah adik kandung petinggi klan,” ucap Steven khawatir. “Dan yang sedang mereka targetkan adalah... cucumu. Eleanore.”

Sedangkan gadis yang menjadi pusat fokus Elios dan pembicaraan Martin bersama sahabatnya, gadis itu masih berada di atas sofa di depan TV. Posisinya meringkuk memeluk lutut. Tubuhnya bergetar dengan sangat hebat. Kenangan pahit itu kembali menghantui. Bayangan kelam yang sulit untuk ia lupakan.

Hujan deras di malam hari. Guruh dan petir saling menyambar. Hutan yang lebat dan sunyi. Pertengkaran orangtua karena pihak ketiga. Kecelakaan berdarah yang sangat mengerikan. Dan... kesendirian di lokasi kecelakaan karena kedua orangtuanya sudah tak lagi bergerak. Hanya dirinya yang masih sadar di situasi gelap, mencekam dan mengerikan itu.

Satu per satu memori yang hampir dua tahun itu kembali menjadi sebuah potongan puzzle yang sempurna tersusun dengan rapi. Jiwanya seperti terkurung dalam labirin gelap. Hanya satu nama yang terus ia harapkan ada di dekatnya seperti biasa—menemaninya setiap hari, bahkan di saat guruh dan petir itu datang.

Elios Leopold....

Tapi kini... pria itu sedang bersama wanita lain. Bercinta dengan penuh suka dan cita. Sementara dirinya? Bergelut dengan rasa trauma yang sangat mengerikan. Telinganya mendadak berdenging. Suara berisik TV tak sampai kegendang telinganya. Hanya ada dengingan yang memekakkan.

“El...,” Lea menangis terisak. Ia mengharapkan seseorang datang. Bahkan kakeknya tak ada—karena sibuk dengan Steven membahas tentang penyerbuan Klan Ferguso kelak.

“Eli....”

“Aku takut....”

“El....”

Di saat terendah dan putus asa itu, sebuah tubuh besar dan hangat memeluk tubuh kecil yang ringkih itu. Sebuah pelukan yang hangat dan sangat familiar. Aroma maskulin yang sangat ia sukai dan suara bariton yang selalu menjadi penawar dari semua penawar yang ada di dunia ini.

“Aku di sini, Lea. Aku di sini.”

Elios datang dan memeluk tubuh gadis kecilnya dengan sangat erat. Rasa bersalah itu benar-benar menguasai dirinya. Andai ia tak pulang, mungkin ia akan menyesali tindakannya itu seumur hidup.

“Tidak apa-apa. Aku di sini, Eleanore Moreau.”

Lea memeluk dengan erat tubuh Elios. Seolah-olah ia sedang menyalurkan semua kegilaan dan rasa frustasi itu pada Elios. Kegilaan yang hampir membuat ia kehilangan akal sehat.

“Jangan pergi lagi...,” isak Lea memilukan. “Aku... aku takut. Di sini... di sini... gelap.”

Elios menggigit bibirnya. Ia benar-benar menyesal sejadi-jadinya. “Tidak. Aku tak akan pernah pergi lagi.”

...****************...

Bersambung....

1
mery harwati
Elios ungkapkan isi hatimu pada Martin, karena Martin pasti menyetujuimu menikah dengan Ellanoure daripada Martin harus kehilangan cucunya = saat Martin kehilangan anak gadisnya 💪🔥
+62 boker
mau 5! 🦖 jangan 1!
+62 boker: bisain donk 🌚🌚🌚
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
tahan el jangan main nyosor sekali ada kesempatan mau trobos aja
Sheninna Shen: Wahhh. Non stop pasti 🤣🤣
total 3 replies
vj'z tri
wes Sido Ra dadi mangkat 🤧🤧🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
kalau dasar nya lagi panas ya apa aja terasa bensin ya dek ya 😅😅😅😅😅😅
Bunda
Thor ..jandanya kenapa ga up lg ya ?
Bunda: semangat thor💪
total 2 replies
+62 boker
apdet banyak2 🌚🌚🌚
Sheninna Shen: Wokehhhh 🌝🌝🌝
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
waw akhirnya kan elios kalah dg keteguhan hati nya , makanya jangan bilang GK ada rasa sekarang main nyosor dan rada cemburu gitu
Sheninna Shen: Gitu deh. Wkwkwk. Ga ga. Tapi ternyata ita 🤣
total 1 replies
vj'z tri
lanjutttt 🎉🎉🎉
Sheninna Shen: Oke kakak 😍
total 1 replies
Kostum Unik
Kapan up lagi kak
vj'z tri
uhmm salah paham kan 🤧🤧🤧🤧
vj'z tri
🤭🤭🤭🤭🤭 ish ish ish kelinci kecil mulai berulah
vj'z tri
kerennnn 😭😭😭😭😭kerennn 😭😭😭😭 kerennn
vj'z tri
😭😭😭😭😭😭😭 aku tinggal masak sebentar ajj kenapa jadi begini situasi nya sih 😭😭😭😭
vj'z tri
🤭🤭🤭🤭salah paham ya neng
vj'z tri
kerennnn 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉 aku hadir
Sheninna Shen: Wahhhhh. Halo kakakkkk 🙌🏻
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
ya ampun bikin tegang aja bab ini,, yakinlah Lea pujaanmu akan selamat dan datang padamu
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
ungkapkan saja Lea, ntah di trima apa GK ma elios, agar hatimu GK sakit
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰: wkwkwkkwk
total 4 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
wkwkkwkw datar tapi cantik, tapi Elios belum sadar akan perasaan dia ke kamu kayak apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!