NovelToon NovelToon
ISTRI YANG DI BUANG

ISTRI YANG DI BUANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Lari Saat Hamil / Harem
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: sudawirat

seorang pria kaya yang tak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang tak jelas asal usul nya kini menjalin sebuah asmara,namun hal yang tak terduga terjadi setelah pria tersebut tahu bahwa wanita yang ia cintai ternyata sudah hamil muda sebelum mereka bertemu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sudawirat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kebenaran sekar arum

"Aku ingin kamu berkata jujur padaku sekar,sebenarnya sejak kapan kamu berada di kota ini,maaf sebelum nya,tapi kalau kamu memang sudah beberapa hari di kota ini,lantas mengapa aku tak melihat koper,atau bahkan pakaian di dalam tas mu," ujar bram sambil melihat tajam ke arah sekar,dan sekar yang mendengar hal tersebut pun tampak cemas,sekar terdiam sejenak;

" astaga,bagaimana ini apakah aku katakan yang sebenarnya saja atau mencari alasan lagi" gumam sekar dalam batin,dari sini terlihat bahwa ada sesuatu yang sedang sekar sembunyikan,namun hal tersebut belum terungkap,

"sebenarnya,aku baru datang kemarin pagi,tapi aku memang sedang mencari sebuah pekerjaan di kota ini" ujar sekar kepada bram.

Tatapan tajam bram kepada sekar kini mulai berubah,kini bram tampak tersenyum dengan apa yang telah sekar katakan,lantas bram kembali bertanya

"benarkah?,kamu datang dari jauh,dan sedang mencari pekerjaan,tapi tanpa persiapan sekar?" cecar bram kepada sekar,namun disini bram tak menunjukan expresi yang kaku,bram tetap tersenyum menanggapi sekar,disisi lain sekar semakin cemas karena pertanyaan bram,dan belum sempat sekar membalas pertanyaan bram ,bram dengan lembut berkata;

" sekar,,sebenarnya dari matamu,aku melihat ada sesuatu yang sedang kamu khawatirkan,namun aku tak tahu apa itu,dan jika kamu memang sedang dalam atau sedang mengalami sesuatu yang sulit,bisakah kamu bercerita yang sebenarnya agar aku bisa membantumu" terang bram dengan expresi santai namun lembut disertai tatapan yang begitu dalam kepada sekar,sekar terdiam terpana dengan apa yang baru saja bram katakan,ia awalnya tampak cemas dan ragu namun setelah mendengar bram berkata seperti itu,akhirnya sekar memberanikan diri untuk berkata yang sebenarnya kepada bram,

"baiklah,aku akan bercerita kepadamu,namun tidak semuanya"jawab sekar kepada bram,lalu

bram pun mendengarkan dengan seksama

" aku dengarkan sekar" jawab bram,dan setelah itu,sekar menghela nafas lalu berkata kepada bram,

" aku memang sedang ada masalah,aku datang ke kota ini untuk mencari solusi,tepat nya untuk mencari uang,keluarga ku memiliki hutang yang cukup banyak di rumah,dan aku harus segera melunasinya,kalau tidak orang tua ku akan di usir dari rumah," terang sekar kepada bram,dan di barengi dengan itu,mata sekar mulai memerah dan berkaca-kaca,belum selesai dengan itu,sekar kembali berkata;

"aku memang datang untuk mencari pekerjaan,namun aku berangkat dari rumah hanya bermodalkan tekad dan sedikit uang untuk beberapa hari, sejujurnya aku tak ingin berbohong padamu, namun aku ingin engkau mau membantuku mencari sebuah pekerjaan,aku takut jika aku berkata jujur bahwa aku baru datang kemarin pagi engkau akan enggan membantuku,jujur aku berharap simpati darimu dengan berkata sudah berada di kota ini sejak seminggu yang lalu,dan selain itu ada alasan mengapa aku tak membawa perlengkapan apapun" ujar sekar kepada bram.

Ternyata sejak awal sekar berbohong kepada bram,entah mengapa ia berbohong supaya mendapat simpati dari bram, dan bram yang terdiam mendengar cerita dari sekar pun berkata;

" apa itu sekar?,mengapa kamu datang kesini tak membawa apapun?" tanya bram,kepada sekar,kini tampak pertahanan sekar mulai runtuh,ia tak dapat lagi menahan air matanya,namun ia masih meneruskan ceritanya tersebut kepada bram;

" aku di paksa untuk mencari uang,bagaimana pun caranya agar orang tua ku tak diusir oleh nya"ujar sekar sembari meneteskan air mata,

" olehnya?,siapa sekar?"tanya bram lagi,dan dengan penuh kepedihan sekar berkata;

" suamiku sendiri" ujar sekar,seketika sekar menangis tersedu-sedu setelah mengatakan hal tersebut kepada bram,

melihat sekar yang menangis seperti itu bram pun merasa kasihan,sekaligus geram,geram oleh apa yang telah suami sekar lakukan,namun bram memilih diam dan menenangkan sekar,ia berdiri dari kursi lalu duduk di sofa,tepatnya di sebalah sekar berada,dan tangan bram mulai memeluk tubuh sekar dari samping,mengarahkan sekar ke pundak nya,

" lepaskan semua beban itu sekar,menangislah,habiskan air matamu,lalu setelah itu bangkitlah,"ujar bram kepada sekar dengan penuh kelembutan sambil memeluk dan mengelus rambut sekar,dan pada akhirnya sekar pun memeluk dan menangis sejadi-jadinya di dekapan bram.

Hampir lima belas menit lamanya sekar menangis,namun tak lama tangisan tersebut perlahan mulai berhenti,melihat sekar yang sudah selesai menangis bram berkata ;

"tenangkan hatimu sekar,aku berjanji akan membantu mu untuk menyelesaikan masalah mu ini,berapa hutang yang harus kamu bayar agar keluargamu tidak di usir?" tanya bram pada sekar,masih di dalam pelukan hangat bram,sekar berkata;

" seratus juta" balas sekar kepada bram,masih dengan posisi yang sama,memeluk bram

"baiklah sekar,aku akan membantumu mendapatkan pekerjaan,aku akan merekomendasikan dirimu di salah satu perusahaan besar di kota,dan aku memiliki orang dalam di sana,ku dengar di sana gajinya cukup tinggi,mungkin tak butuh waktu lama,kamu bisa melunasi hutang mu"

ujar bram kepada sekar,sementara itu,sekar pun melepaskan pelukan nya dari tubuh bram,lalu menatap bram sambil berkata;

"mengapa kamu begitu baik padaku,kamu belum mengenal ku,jika kamu membantuku masuk ke perusahaan dengan bantuan orang dalam lalu aku membuat kesalahan di perusahaan tersebut,maka kamu akan terkena dampaknya"ujar sekar kepada bram,

" masih beberapa jam kita berbicara,aku melihat kamu memang agak susah untuk di atur,namun dengan kegigihan mu,aku yakin kamu akan berusaha yang terbaik sekar,aku percaya itu,"ujar bram kepada sekar,

"apakah kamu yakin dengan itu,?"tanya sekar lagi,lantas bram pun Tersenyum,lalu berkata,

"aku yakin dengan mu sekar,oh iyaa,sebaiknya kamu beristirahat,aku akan pergi keluar sebentar,ada yang harus aku kerjakan,tidak lama,kuharap kamu tak masalah jika ku tinggal kan sendiri di rumah yang suram ini" ujar bram kepada sekar,entah apa yang ingin di lakukan bram,namun sepertinya memang ada yang harus ia lakukan,sekar pun menjawab;

" pergilah,aku baik-baik saja,aku akan berbaring sebentar lalu berjalan-jalan lagi,melatih kaki ku agar cepat sembuh," balas sekar kini mulai tersenyum kembali setelah beberapa saat menangis,bram yang melihat sekar kembali tersenyum pun merasa senang,ia membalas senyuman sekar sambil mengangguk,lalu berdiri dari sofa,

Bram pun mengeluarkan ponsel dari saku celana untuk melihat jam di ponsel,dan kini waktu sudah menunjukan pukul sembilan pagi,bram pun segera bergegas untuk pergi.

" Tunggulah sebentar" ujar bram kepada sekar,sekar hanya mengangguk,lalu bram berjalan menuju ke garasi mobil.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!