NovelToon NovelToon
Sistem Penebusan Hantu

Sistem Penebusan Hantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horror Thriller-Horror / Hantu
Popularitas:445
Nilai: 5
Nama Author: Lady Y

Terbangun tanpa ingatan dan identitas yang tercatat, Ezra mengandalkan sistem aneh untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Sejak saat itu dia mulai berinteraksi dengan hantu, melakukan penebusan untuk mereka, dan menciptakan berbagai kisah aneh yang abadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10 - Kenyataan Absurd

Setelah puas berbelanja, Ezra menutupi penampilannya dengan topeng rubah berwarna putih yang baru saja dia beli dari pasar hantu, dia mencari sekelompok manusia yang tersesat ke pasar hantu, mengajak mereka keluar dari medan magnet itu.

"Terima kasih." Seseorang diantara mereka yang sepertinya adalah pemimpin mengambil langkah pertama untuk berterima kasih, lalu orang-orang lainnya pun mengikuti teladannya.

Meskipun wajah mereka dipenuhi ketakutan serta rasa ingin tahu, mereka cukup sadar diri untuk tidak menanyakan hal-hal yang tidak seharusnya ditanyakan.

Ezra melambaikan tangannya dan berbalik untuk pergi.

Saat Ezra sampai ke asrama polisi, waktu sudah menunjukkan hampir pukul 3 pagi, dia hanya segera beristirahat, hari melelahkan lainnya berlalu.

Topeng rubah yang lupa dimasukkan Ezra kembali ke Cincin Penyimpanan terlihat bergetar, lalu dengan sendirinya kembali terpasang ke wajah Ezra. Tanda hiasan merah di dahi topeng itu bercahaya, topeng rubah putih tiba-tiba memiliki beberapa tanda merah lagi yang menyebar seperti awan di langit.

Ezra bermimpi lagi, dia bermimpi terjebak dalam peti es yang dingin, tubuhnya menggigil hebat. Dia terus kehilangan kesadaran, terbangun, dan kehilangan kesadaran lagi di peti mati es itu.

Dalam perjuangan diantara kesadarannya, Ezra mendengar banyak doa dan ratapan yang dilantunkan oleh makhluk di luar sana, tidak hanya manusia, bahkan kucing dan anjing pun ikut melolong sedih.

"Ya Tuhan, berilah keselamatan untuk anakku... "

"Aku berdosa, aku pantas mati... "

"Tolong ampuni dosaku dan terimalah aku di surgamu..."

"Meow... Meow... "

"Guk... Awooo.... Wuuuu... "

Berisik!

Mimpi aneh macam apa ini?

Bahkan setelah Ezra terbangun dari mimpinya, kepalanya masih dipenuhi berbagai doa dan ratapan itu.

Dia merasakan sentuhan aneh di wajahnya, lalu tangannya melepas topeng rubah itu, menunjukkan ekspresi wajahnya yang dipenuhi kebingungan.

Apakah dia lupa melepaskan topeng ini tadi malam? Jadi... Dia tertidur dengan menggunakan topeng ini entah berapa lama?

Ezra menyimpan topeng rubah itu ke dalam Cincin Penyimpanan.

Mentalitasnya yang membuat ia cepat menerima segala sesuatu membuat ia untuk sementara melupakan mimpi aneh itu, dia melihat jam dinding, sudah pukul sembilan pagi, dia tertidur sampai sesiang ini.

Perutnya juga mulai memberi sinyal lapar, jadi Ezra membersihkan diri terlebih dahulu, memberikan sedikit kesegaran pada tubuhnya, lalu berjalan keluar untuk mencari sarapan.

Dia sudah mulai cukup akrab dengan tetangga kamar asrama, meskipun Ezra bukan seorang polisi, dia cukup diterima dan bahkan dapat menggunakan fasilitas kantin polisi.

Di kantin polisi, Ezra membeli sandwich dan semangkuk sup ayam. Rasa makanannya cukup enak, tapi tidak terlalu istimewa. Mungkin karena target konsumsi adalah polisi yang harus menjaga kesehatan tubuh, rasa makanannya relatif hambar, dengan lebih banyak protein dan lebih sedikit karbohidrat.

Setelah selesai sarapan, dia baru saja hendak keluar saat berpapasan dengan Rhea, ekspresi wajah Ezra masih tenang, dia juga menyapa Rhea, wanita itu sepertinya tidak memiliki ingatan akan malam tadi dan juga menyapa Ezra seperti biasa.

Jadi, dua kepribadian Rhea tidak saling berbagi ingatan, syukurlah. Ezra diam-diam menghela nafas lega, tapi entah mengapa dia juga merasakan sedikit kekecewaan.

Lupakan, biarkan saja semuanya mengalir secara alami.

Ezra masih menjalankan tanggung jawabnya, mencari dan menebus hantu.

Kali ini Ezra cukup beruntung bertemu hantu yang bisa diajak berkomunikasi, hantu itu adalah seorang wanita yang masih terlihat muda, dia seorang ibu yang meninggal saat melahirkan anaknya.

Hantu ibu itu terlihat sangat panik saat Ezra menemukannya, setelah mengetahui bahwa Ezra dapat melihat dan berkomunikasi dengannya, hantu itu segera menggenggam tangan Ezra dengan erat, seolah-olah sedang menggenggam satu-satunya harapan yang tersisa.

Baru setelah Ezra menenangkannya, hantu ibu itu mulai menceritakan masalah yang menyebabkan ia tidak bisa pergi dengan tenang.

Saat itu dia adalah seorang wanita yang baru saja memulai kariernya, kisahnya seperti sebuah drama romantis dan dia adalah tokoh protagonis wanita yang begitu beruntung dalam drama romantis itu.

Atasannya yang masih muda, tampan dan kaya jatuh cinta padanya. Setelah beberapa pengejaran dan kisah manis di kantor, atasannya segera melamar dan menikahinya, sehingga hantu ibu itu berhenti bekerja dan menjadi istri yang baik di rumah.

Suaminya sangat baik dan selalu mencintainya, dalam beberapa bulan, dia hamil setelah menerima begitu banyak cinta dari suaminya.

Setelah wanita itu hamil, suaminya semakin mencintai dan memanjakan dirinya, keluarga kecil mereka seharusnya membawa kebahagiaan yang lebih, namun sayangnya saat melahirkan, wanita itu kehilangan banyak darah yang akhirnya merenggut nyawanya.

Meskipun dia enggan meninggalkan kekasih dan anak yang baru ia lahirnya, dia tidak bisa berbuat apa-apa, namun penyesalan itu tidak cukup untuk membuatnya menjadi hantu.

Hanya saat jiwanya hampir pergi ke tempat yang seharusnya, dia melihat salah satu pembantu di rumahnya menukar anak wanita itu dengan cucu pembantu itu yang kebetulan lahir beberapa hari sebelumnya.

Hantu ibu begitu cemas melihat anaknya diasuh ala kadarnya oleh keluarga pembantu itu, sementara cucu pembantu itu menerima perawatan penuh kasih dari suaminya yang tidak menyadari apa-apa.

Dia benar-benar ingin menghancurkan keluarga pembantu itu, dan menampar suaminya yang tidak menyadari bahwa anak mereka telah ditukar.

Ezra tercengang, dia merasa bahwa kenyataan begitu absurd... Bukankah cerita ini seharusnya hanya terjadi dalam cerita-cerita fiksi cinta perkotaan?

Apakah benar-benar ada di dunia ini orang-orang yang melakukan hal-hal tak tahu malu seperti itu? Apa gunanya?

Ezra menenangkan wanita itu lagi, memastikan kebenaran lagi pada wanita itu, dan jatuh pada perenungan mendalam.

"Oke, ayo kita lanjutkan drama pembantu itu."

Entahlah, semenjak ia menerima sistem penebusan hantu, dia selalu suka menambahkan drama di dalamnya.

Ezra menggunakan kaca mata hitam antik yang dia beli dari pasar hantu, menurut arahan hantu ibu, dia mengunjungi perusahaan tempat suaminya bekerja.

Dia lalu mengeluarkan lonceng kuno yang dia beli dari pasar hantu, mulai bermain sebagai peramal di depan perusahaan itu, tentu saja orang-orang yang lewat tidak mempedulikannya, menganggap bahwa Ezra hanyalah orang gila atau penipu.

"Itu suamiku!" Hantu wanita segera menemukan targetnya.

Ezra menatap satpam yang menjaga, lalu setelah berpikir selama 3 detik, dia menerobos masuk begitu saja, lalu menghampiri suami hantu itu. Satpam yang menjaga tercengang, setelah bereaksi, beberapa dari mereka mengejar Ezra. Tidak pernah mereka bayangkan dalam karir mereka, akan ada orang gila yang berpura-pura menjadi peramal, begitu saja masuk ke lingkungan perusahaan tanpa izin.

"Tuan... Tuan... Apakah istri Anda baru saja meninggal?"

Suami hantu itu tercengang, menatap pria entah berantah yang tiba-tiba muncul dan mengungkit luka di hatinya.

"Pak Andi, maafkan kami, orang gila ini menerobos masuk ke dalam tanpa izin." Para satpam berhasil mengejar Ezra, kanan dan kiri memegang Ezra, berniat menyeret orang ini pergi.

"Tuan... Tuan... Percaya atau tidak, aku melihat jiwa istrimu tidak tenang setelah ia mati, ia punya pesan penting untukmu!" Ezra dengan keras kepala terus menambah drama pada dirinya sendiri.

Satpam yang mendengar menjadi panik dan meningkatkan kekuatan mereka untuk menarik Ezra pergi.

"Tunggu, jangan bawa dia pergi dulu." Pak Andi, suami hantu ibu itu, dia memberi isyarat pada satpam untuk melepaskan Ezra.

"Apa maksudmu?" Pak Andi menatap Ezra dengan tajam saat ia menanyakan keraguan terdalamnya, ia tidak tahu mengapa, jantungnya tiba-tiba bergetar, rasanya dia harus mendengarkan apa yang dikatakan pria itu... Atau dia akan menyesal seumur hidupnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!