NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos / Mafia / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalur neraka

Sementara itu sarah mondar-mandir di dalam kamarnya, yang ada di lantai 2. yang di tempati oleh Carlin, setelah menikah dengan Axel. selesai makan malam bersama tadi, keluarga Alexander! memutuskan untuk menginap di mansion Axel dan Carlin. kebutuhan sekali Axel juga saat ini sedang dalam perjalanan menuju ke mansion nya.

 " Kenapa anak itu belum muncul? Apa sudah terjadi sesuatu dengannya? " gumam Sarah dengan cemas.

Selagi Lea berbincang-bincang dengan para iparnya, di ruang tamu. ia menyuruh julie untuk menyelinap ke dalam kamarnya Lea. agar mencuri beberapa butir obat Lea! dari dokter Aron. seharusnya julie sudah kembali dari tadi, tapi sampai sekarang julie belum juga kunjung datang.

Klik~

Sarah tersenyum manis, saat mendengar suara pintu terbuka. akan tetapi senyum manisnya seketika pudar, ketika melihat Joseph yang datang. sarah menghela nafas resah karena tidak sesuai dengan harapannya.

 " Ada apa dengan mu? " tanya Joseph heran.

" Tidak ada! aku hanya kaget? " sahut Sarah kemudian duduk di sofa, dengan anggun.

Joseph menyipitkan matanya, sebenarnya dia tidak percaya begitu saja, dengan perkataan sarah, akan tetapi dia memilih diam dan mengabaikan sarah.

  " Sayang apa kamu ada melihat julie di luar? anak itu tadi bilang mau meminjam pajama Kepada Carlin. "

" Meminjam pajama? semua kamar di sini sudah di lengkapi, berbagai macam pakaian lengkap! kenapa Julie repot-repot meminjam pajama Kepada Carlin. kamu dan Julie sedang tidak merencanakan hal buruk kepada Carlin bukan? " ucap Joseph sambil menaik sebelah alisnya.

Meskipun Joseph juga tidak pernah menyukai Carlin, akan tetapi dia hanya sebatas tidak suka dengan sikap Carlin yang bodoh, lugu dan polos. sehingga mudah di bodohi orang lain tapi Joseph tidak pernah berniat menyakiti Carlin. seperti sarah dan Julie serta saudaranya yang lain, mereka selalu menganggap bahwa Carlin adalah aib. dan tidak pantas untuk Axel, karena Carlin tidak sederajat, dengan mereka.

Mereka juga membenci Carlin karena wanita itu dengan mudahnya di sayangi oleh Johan.

sedangkan Johan, tidak pernah seperti itu kepada mereka karena itu mereka iri dengki kepada Carlin.

Sarah nampak terkesiap, suaminya itu tidak pernah sejalan dengan otak liciknya. oleh karena itu dia dan putrinya menindas Carlin secara diam-diam.

    " I-itu.---! astaga ada apa dengan wajah mu Julie? " ucap sarah yang melihat kedatangan julie, dengan wajah merah padam.

   " Jangan mengada-ada, dan mau lari dari pertanyaan ku sarah!" ucap Joseph sebal.

" Mengada-ada apanya? lihatlah putri kita. kembali dengan wajah seperti itu? " sahut sarah kesal dia langsung menatap wajah merah Julie, Julie yang sedang berdiri di ambang pintu langsung mengepalkan tangannya kuat-kuat. tadi Joseph tidak menutup pintu kamarnya dengan rapat makanya kedatangan Julie tidak di ketahui.

Sarah langsung mendekati putrinya, dia segera menenangkan Julie. yang emosinya sedang meledak-ledak.

" Apa Carlin yang sudah menindas putri ku? Itu tidak mungkin! dia mana berani seperti itu kepada julie! " batin Sarah.

  " Mommy' perempuan itu di---!"

" Sut. mommy tahu saat ini kamu sangat marah, tahan emosi mu. Ada daddy mu dia bisa semakin curiga nantinya? " bisik Sarah

Joseph menatap penuh curiga ke arah anak dan istrinya, yang masih berdiri di ambang pintu kamarnya. Sarah menuntun Julie masuk ke dalam kamarnya, lalu menutup pintu kamarnya.

" Bukan kah kamu sangat anti dengan Carlin.

mommy mu bilang, kamu meminjam pajama Kepada Carlin! lalu di mana pajama nya? " ucap Joseph dengan tatapan penuh selidik. sehingga membuat Sarah dan Julie menelan ludahnya bersusah payah.

" I-itu aku tidak jadi meminjamnya.! " sahut Julie.

Joseph diam saja, dia hanya menghela nafas.

*****

Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Axel baru tiba di mansion nya. kalau saja tadi tidak ada serangan dari musuhnya. di perjalanan pulang. mungkin Axel sudah tiba di mansion nya, dari 2 jam yang lalu.

    " Kembali lah.! "

Juan mengangguk, sambil membungkukkan badannya. kemudian meninggal lantai 2. setelah mengantar beberapa koper dan barang-barang milik Axel. Juan segera menuju ke sebuah rumah mewah, yang ada di samping mansion itu. karena semua orang yang bekerja bersama keluarga Alexander. memang di beri tempat tinggal tinggal khusus untuk para pasukannya tinggal, Juan melangkahkan kakinya menuju rumah mewah yang ada di belakang mansion itu.

    Kedatangan Axel langsung di sambut kepala pelayan, dan beberapa pelayan yang memang sengaja menunggu kedatangan tuan-nya.

      " Apa semuanya baik-baik saja? " tanya Axel. tangannya menyerahkan jas yang dia kenakan tadi, kepada kepala pelayan sam. dengan senang hati menerima jas dari tuan-nya

" Kalau saya boleh jujur, situasinya sedikit menegang. dan tak nyaman! "

" Jelaskan? " pinta Axel, sambil terus berjalan menuju ke arah lift dan di ikuti kepada pelayan dari belakangnya.

Ting~

     " Tadi nyonya Carlin bertanya! soal bagaimana nyonya Carlin, bisa menikah dengan anda tuan. tapi semua anggota keluarga Alexander tidak ada yang menjawab.

aku memang tidak mendengarkan secara langsung, karena tadi aku sedang sibuk membantu koki untuk menghidangkan makanan! kebetulan ada pelayan lain yang mendengarnya, ketika dia mengantar minuman tadi. dan dia langsung mengatakan semuanya kepada ku! "

Axel langsung menghentikan langkahnya, lalu menatap ke arah sam. yang sedang menundukkan kepalanya.

    " Si bodoh itu bertanya seperti itu? " Axel menggeram di akhir, dia tidak pernah mengira

bahwa istrinya itu akan menceritakan semuanya tentang pernikahan mereka kepada keluarganya. sialnya dia lupa mengancam wanita bodoh itu lagi, bahkan Carlin juga mengatakan bahwa Axel tidak pernah menganggapnya sebagai istrinya. Axel sendiri selalu berbohong kepada keluarganya, bahwa pernikahannya dengan Carlin baik-baik saja. seperti pernikahan orang pada umumnya.

Dulu Axel masih bisa berbohong kepada anggota keluarganya, karena Carlin akan menuruti perintahnya, terlebih keluarganya juga tidak pernah datang ke mansion nya. Jadi tidak ada yang tahu menahu tentang seperti apa pernikahan mereka berdua.

  " Axel Alexander.! "

Suara berat itu membuat Axel dan sam sama-sama menoleh. Axel hanya menatap datar, dan tenang. sedangkan sam langsung menundukkan kepalanya.

    " Sam. pergilah." ucap Johan. kemudian memberikan isyarat agar cucunya, mengikutinya. Sam langsung pamit undur diri.

Sedangkan Axel mengikuti langkah kakeknya.

Axel yakin pasti kakeknya itu meminta penjelasan, darinya soal apa yang sudah di katakan Carlin tadi.

  " Carlin lihat saja nanti! " batin Axel.

Johan masuk ke dalam kamarnya, yang sedang dia tempati itu. lalu segera duduk di sofa.

" Duduklah. dan jelaskan semuanya? " pintanya.

    " Kita bicara besok pagi! Aku capek, malam sudah larut! " sahut Axel dengan tenang, dia masih berdiri di tempatnya. meskipun johan, sudah menatapnya tajam.

" Aku tidak menerima penolakan Axel Alexander! jika kamu mau istirahat. maka sekarang jelaskan! terlebih dahulu. "

Axel berdecak pelan. dengan terpaksa dia duduk di sofa depan kakeknya, dia bahkan menumpuk kan kaki kanannya, di atas kaki kirinya. meskipun sang kekek sedang menatapnya tajam, Axel tidak perduli! percayalah hanya Axel yang berani seperti itu kepada Johan.

" Istri mu..! sekarang dia banyak berubah apa itu ada kaitannya dengan pernikahan kalian. yang belum di tumbuhi rasa cinta? Aku kecewa dengan mu, kamu bahkan tidak pernah menganggap dia sebagai istri mu! "

Ucap Johan matanya menatap penuh selidik.

dia tidak pernah menyangka bahwa Axel selama ini hanya bicara omong kosong, dan berbohong kepada mereka semua.

   Sedangkan Axel hanya diam saja, dalam hatinya mengumpat Carlin habis-habisan. dia tetap memasang wajah datarnya khas dirinya!

meskipun begitu Axel bisa melihat rasa kecewa di mata pria tua itu.

*****

Sementara di dalam kamar Lea masih terjaga.

dari tadi dia belum mengantuk sama sekali.

Karena terlalu banyak, isi pikiran di kepalanya.

   Kruk.

Entah sudah berapa banyak snack yang dia makan. yang jelas dari tadi, dia terus-menerus memakan cemilannya.

    " Seharusnya ada yang tersangkut di otak ini. tapi kenapa? kenapa tidak ada satupun, yang nyangkut. apa karena Carlin Christine itu begitu bodohnya? " gumam Lea. kesal.

Menurut Lea, ini sangat aneh sekali. Saat keluarga Alexander, memperkenalkan dirinya.

dan bicara apa yang biasanya dia lakukan.

harusnya otaknya mengingat itu, walaupun samar-samar. tapi ini tidak ada sama sekali.

Tiba-tiba Lea teringat dengan raut wajah Grace. ibu mertuanya, yang selalu menatapnya dengan sendu, sedangkan keluarga Alexander yang lainnya biasa saja.

  " Kenapa ya? apa ada hal yang menyedihkan lainnya? selain kebodohan yang Carlin lakukan! "

Lea cukup ngilu di saat orang-orang, menceritakan bagaimana Carlin selama ini.

Lea pikir cerita dari kelly, yang sudah paling menyedihkan. rupanya ada yang jauh menyedihkan, dan memalukan.

' di hari ulang tahun Axel. kamu ingin memberinya kejutan sederhana. jadi kamu memutuskan untuk membuat kue untuknya.

kue itu memang berhasil di buat, dan kamu menghias nya dengan cantik. tapi sayang sekali, kuenya tidak layak untuk di makan.

karena kuenya sangat asin. '

Ucap Grace beberapa jam yang lalu,membuat Lea diam-diam meringis.

" Betapa bodohnya dirimu! " umpat Lea.

  " Akhirnya kamu sadar juga, bahwa kamu memang bodoh? " sahut seseorang.

Lea tersentak, matanya melebar karena Axel. tahu-tahu sudah ada di sisi ranjangnya, dan mengatai dirinya bodoh, sambil menatapnya sinis.

    " Apa kamu memang setan? Bagaimana caranya kamu bisa masuk ke dalam kamar ku. kamu tidak boleh masuk ke dalam kamar orang lain, tanpa meminta izin? " Lea menatap tak suka ke arah Axel! masa bodoh dengan perkataannya yang kasar.

Axel hanya mendengus. dia terlalu capek untuk menghadapi Carlin, apa lagi sekarang Carlin nampak tidak bisa di atur lagi selain itu ia juga lelah karena barusan selesai berdebat dengan kakeknya.

Axel mencibir saat matanya menatap banyaknya, bungkusan snack yang bertaburan di atas kasur. " Apa kamu mau berubah menjadi babi? ternyata selain bodoh. kamu juga wanita yang paling jorok? "

    Lea membulatkan matanya, tidak terima. datang bagikan jelangkung. suami jadi-jadian nya. malah mengatai dirinya bodoh, babi dan wanita jorok.

      " Mana ada babi bentuknya seperti ini? dan jangan sembarang, kalau bicara, aku tidak bodoh! " ucap Lea dengan sebal.

Kemudian Lea melirik di sekitarnya, dia juga terkejut saat melihat begitu banyak bungkusan snack di atas kasurnya. dia tidak sadar tadi sudah mengambil dan memakan snacknya melampaui batasnya.

   " Astaga kenapa aku bisa rakus? " batinnya kemudian dia langsung mengambil bungkusan Snack nya, lalu membuangnya ke tong sampah.

Axel menatapnya rumit. kemudian mengibas selimut bad cover. yang di atasnya terdapat beberapa rempah dari snack nya.

" Apa yang kamu lakukan? " tanya Lea.

" Aku rasa kamu tidak buta! bahkan anak kecil sekalipun tau apa yang aku lakukan.! " sahut Axel kemudian dengan santai langsung membaringkan tubuhnya di sana, membuat sepasang mata tajam ingin mencabik-cabik saat ini juga.

    Tap ~ tap ~ tap.

Sret.

Axel berdecak kesal, karena Lea menarik kasar selimutnya! dan melemparnya ke bawah.

" Bajingan apa yang kamu lakukan di kamar ku? cepat keluar. kamu punya kamar sendiri kan? Kenapa malah tidur di kamar orang? "

   " Jangan mengajakku berdebat Carlin Christine. kalau kamu tidak suka, sana kamu bisa tidur di sofa? " Axel langsung melempar bantal, yang langsung mendarat di wajah Lea.

Buh~

batal itu tepat Mengenai wajahnya lea. matanya, yang semula menatap kesal! kini berganti super tajam.

    " Sumpah demi apapun, saudara ku sendiri, bahkan tidak pernah melakukan hal ini kepada ku! lalu dia...! haruskah aku membunuhnya? " batin Lea.

" Berhenti mengutuki ku di dalam hat.---!" Axel tidak jadi melanjutkan perkataannya, lantaran terkejut dengan apa yang lea lakukan.

Mata Lea menggelap, tangannya mencengkram kuat kemeja Alex. " Angkat kakimu dari kamar ku, bajingan? atau ku kirim kamu ke jalur neraka. sekarang juga? "

1
Reka Cantika
lanjutkan lagi Thor
Reka Cantika
lanjutkan
winda _
lanjut Thor 💪❤️❤️
KaylaKesya
terbaek thor💪🥰
Trifandi Saputro
kayak pernah baca. .alurnya sama hanya namanya aja beda. . .
yaaahhh mungkin cuma kebetulan sama aja kali yAA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!