NovelToon NovelToon
27 Hari Setelah Melahirkan

27 Hari Setelah Melahirkan

Status: tamat
Genre:Romansa pedesaan / Cerai / Ibu susu / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 5
Nama Author: Septi.sari

Ibarat luka jahitan saja belum sepenuhnya kering. Tepat 27 hari setelah kematian bayinya, Hana dikejutkan dengan surat gugatan cerai yang Dzaki layangkan untuknya.

Status Whatsaap Mona-sahabat Hana, tertulis "First day honeymoon". Dan Hana yakin betul, pria menghadap belakang yang tengah Mona ajak foto itu adalah suaminya-Dzaki.

Sudah cukup!

Hana usap kasar air matanya. Memutuskan keluar dari rumah. Kepergian Hana menjadi pertemuanya dengan sosok bayi mungil yang tengah dehidrasi akibat kekurangan Asi. Dengan suka rela Hana menyumbangkan Asinya pada bocah bernama~Keira, bayi berusia 2 bulan yang di tinggalkan begitu saja oleh Ibunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septi.sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Hana kembali mengangguk. "Hana tahu, Mas... Makasih Mas Madha udah sempetin datang. Jangan bilang sama Ibu, nanti dia kepikiran."

Madha hanya mengiyakan permintaan Adiknya. "Awas saja kamu, Dzaki... Setelah itu kamu tidak adan bebas dari pandanganku!"

Sore itu Hana tetap saja berziarah, sebab ia sudah terlalu rindu dengan bayi mungilnya itu. Meskipun berbeda alam, namun kasih sayang Hana serta doa tidak pernah putus.

Bersimpuh beberapa menit, Hana menyudahi ziarahnya.

"Sayang, Bunda pamit pulang dulu, ya! Besuk-besuk Bunda akan datang lagi. Lilia, sayang... Doakan Bunda agar tetap kuat ya. Tunggu Bunda disana," di kecup lah nisan sang putri untuk sejenak.

Barulah setelah itu Hana bangkit, berjalan keluar dengan hati sedikit lega. Sebagai Kakak, Madha cukup bersimpati dengan ujian hidup yang menerpa adiknya kini.

Mobil Madha kembali melaju. Perjalanan dari Pemakaman ke Perumahan hanya memakan setengah jam saja.

Namun sebelum pulang, Hana berniat mampir ke rumah Mona sebentar, entah mengapa hati kecilnya seakan tengah memastikan saja.

"Mas... Nanti berhenti di rumah Mona dulu, ya! Perasaanku nggak enak deh," celetuk Hana menoleh Madha sekilas.

Madha mengangguk.

Dan tak lama itu, rumah minimalis satu lantai bewarna pastel terlihat.

Hana segera turun, di ikuti Madha dari belakang. Sebelum masuk, Hana menatap kedalam, sebab pagar rumah Mona tidak tertutup rapat.

"Ada orangnya, Han?" Madha juga ikut menatap kedalam.

"Nggak tahu, Mas... Kita masuk aja," Hana yang sudah tak sabar ingin tahu dimana keberadaan sahabatnya itu, langsung saja bergegas masuk.

Tok!

Tok!

"Assalamualaikum, Mon...."

Salam Hana, tak lama ada yang menjawab, "Walaikumsalam... Eh, Non Hana...." seorang wanita berusia 40 tahun keluar membuka pintu menampakan senyum hangat.

Namanya Bik Narti, art di rumah Mona. Hana cukup mengenal baik wanita itu.

"Maaf, Bi... Apa Mona nya ada di rumah?"

Bi Narti mengerutkan dahi. "Loh, bukanya tadi Non Mona pergi sama Mas Dzaki, katanya sih nge grab. Non Hana nggak tahu, ya? Padahal tadi, Non Mona bilang kalau Non Hana tahu, suami Non Hana nganterin Non Mona ke luar kota," jelas pembantu tadi.

Deg!

Hana cukup tersentak mendengarnya. "Keluar kota? Berdua sama suami saya, Bi?"

"Nah, iya Non... Kan kata Non Mona, Mas Dzaki itu driver online," jawab Bi Narti apa adanya.

Mencoba berpikir positif pun rasanya begitu sulit. Nggak mungkin selepas diangkatnya menjadi Direktur, Dzaki masih menjadi driver online, jika diantara keduanya tidak terjadi hubungan dekat.

Madha tahu perasaan adiknya. Ia rengkuh pundak Hana, lalu berpamitan untuk pulang. "Permisi, Bi...."

"Iya, Non...."

Mobil Madha sudah kembali melaju. Hanya butuh waktu 10 menit saja, keduanya sudah tiba di perumahan milik Hana.

"Mas... Makasih ya udah anterin aku. Ingat ya, Mas... Jangan bilang sama Ibu," pesan Hana kepada Kakaknya.

Madha mengangguk. Ia usap pundak adiknya dengan kasar. "Mas pulang dulu, ya! Ingat... Kalau ada apa-apa, cepat hubungi Mas atau Sanas. Kamu nggak sendiri."

Setelah mencium tangan sang Kakak, Hana hanya mampu melambai kecil ketika mobil Madha sudah melaju kembali.

Malam itu, Hana segera membersihkan diri setelah pulang dari pemakaman.

Di rumah yang tak terlalu besar itu, namun jika hanya di huni dirinya sendiri, maka Hana bagaikan semut yang bersembunyi didalam gua harimau. Hana duduk, malam itu terasa lebih dingin dan senyap.

Tidak ingin berlarut dalam kesedihannya, wanita berusia 23 tahun itu iseng membuka sosial medianya, dan melihat websait dari sebuah Rumah Sakit yang membutuhkan donor ASI, karena banyak bayi yang dehidrasi akibat di tinggalkan orang tuanya.

Hana rasa, ASI nya pasti tidak akan mubazir jika diberikan pada bayi-bayi yang membutuhkan itu.

Dengan cepat, Hana segera menghubungi pihak rumah sakit itu. Dan beruntungnya, rumah sakit itu tidak terlalu jauh dari tempatnya.

"Semoga saja Asi'ku dapat membantu mereka semua," senyum hangat Hana. Baru saja dirinya akan bangkit, tiba-tiba dari luar terdengar suara mobil yang berhenti.

Hana urungkan niatnya untuk masuk. Wanita cantik itu segera berjalan keluar untuk melihat siapa yang datang.

Dan rupanya, seorang wanita tua berusia 59 tahun keluar dari mobil bersama seorang gadis muda dengan gaya modisnya.

"Bu Diah, mau ngapain dia dateng kesini?" Perasaan Hana sudah mulai tak tenang kedatangan mertuanya. Tapi untuk kali ini, Hana tidak ingin terihat lemah. Ia harus mengangkat wajahnya agar hidupnya tidak dianggap sepele lagi.

Ceklek!

Bu Diah menggantungkan tangan, sebab Hana lebih dulu membuka.

"Bu Diah, Kayla... Ada apa ya, malam-malam kek gini? Ayo masuk aja-"

Kalimat Hana terpotong oleh suara Bu Diah. "Nggak perlu! Saya dan Kayla juga cuma sebentar!"

"Iya, males banget," celetuk Kayla adik bungsu Dzaki. Gadis cantik itu melipat kedua tanganya di dada, menatap Hana begitu malas.

Hana hanya mampu menahan napas dalam, jangan sampai terpancing oleh ucapan tak berguna kedua wanita tadi.

"Lalu, ada apa, Ibu sama Kayla dateng malam-malam ke gini?" Hana juga ikut melihat tangan ke dada, menyipitkan matanya dalam.

Bu Diah membuka suara, "Kamu 'kan sudah di ceraikan Dzaki, ya? Itu berarti, kamu harus secepatnya tinggalkan rumah ini, karena saya akan jual rumah ini!"

Dada Hana sudah bergemuruh. Sorot matanya sedikit terbuka. Kedua tanganya tadi sudah luruh, dan satunya terkepal erat.

"Jual? Bu Diah apa-apaan, ya? Saya belum dapat surat cerai... Jadi, secara hukum saya masih SAH, ISTRINYA MAS DZAKI!" tekan Hana. Suaranya kali ini meninggi, sedikit bergetar.

Bu Diah menggeram, dadanya sudah naik turun menahan emosi. Bahkan wanita tua itu sampai menunjuk kearah Hana dengan telunjuknya.

"Dasar kamu itu nggak tahu malu, Ya Hana! Kamu itu tidak memiliki kuasa apapun jika bukan karena Dzaki! Kamu punya apa dulunya, ha? Rumah ini rumah putra saya, atas jerih payahnya bekerja selama ini. Dan sebagai Ibunya, saya juga punya hak untuk mengatur dan menjual!" tandas Bu Diah.

Hana tersenyum kecut, memalingkan wajah sekilas, lalu kembali menatap sang mertua dengan sorot mata kuat.

"Kamu itu sadar diri dong, Han! Kamu itu udah nggak ada artinya bagi Mas-"

"STOP!" Mata Hana terhunus tajam, telunjuknya mengarah pada wajah Kayla. "Kamu itu masih kecil, nggak tahu apa-apa masalah rumah tanggaku. Jadi, nggak usah ikut campur!" tekanya. Air mata Hana menetes, namun dengan cepat ia usap kasar. Lalu pendangannya beralih kearah Bu Diah. "Perlu Anda tahu, jika saya dipersunting putra Anda, saya masih bekerja selama 2 tahun! Dan saya baru resign 1 tahun belakangan ini, ketika saya positif di nyatakan mengandung! Dan perlu Anda garis bawahi ucapan saya ini... Jika rumah ini, hadiah pernikahan dari Kakak saya! Bukan Mas Dzaki yang beli!" balas telak Hana.

Bu Diah tercekat. Kalimat Hana sukses membuatnya malu malam ini.

1
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Ampun deh ...
jadi cewe koq gak punya malu dan harga diri ...
Pantes aja Lukman bilang gila .... dandanan nya juga udah kek ondel2 ... 🤣🤣🤣🤣
Christin Wolla
mantap
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
jangan2 itu jodoh yg "diciptakan" kak othor buat elo, Lukluuuukkk .... 😅
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️: Naaahhh ... kaaaaaannn .... 😅😅😅
total 2 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Awas ya, Lukman ...
Simpati boleh.. tp jangan cinta ...
Itu kan Mona si f4l4k0r ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
debay Keira udah bisa ketawa sengit ?? 😅
Diah indirasari
bagus
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
kak Othor ini seneng banget bawa2 kuda 🤣🤣
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Si tengil mulai berkicau ... 🤣🤣🤣
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Ya ... di sini bu Laksmi juga salah ...
Jodoh itu kuasa Allah ...
Masa iya semudah itu yg awalnya Anas mau melamar Hana trus seujug-ujug jadi melamar Sanas ?
Harusnya curiga donk ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
gini nih laki2 lucknut !!!!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
liat nanti gimana habis melahirkan ... 🤪
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Gak ada anak haram ... anak itu tetap suci ...
Yg haram itu perbuatan zina Dzaki dan Mona ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Jiaaaaahh ... ada lagi mak lampir jelmaan Ao-Nyobo .... 👻
Ini keluarga gada yg bener yak ? 1 aja gituh harmonis ... 🙄
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Lhah .... Sanas pulang .. ??
Trus yg jagain bu Laksmi ... cuma Anas dan Hana berdua ?
Haduh ... Sanas ini polos atau t0l0l ya ?
Biar gimana .. janganlah itu Anas berdua Hana ... apalagi kejadian awal nya Anas kan mau melamar Hana, kan ?
Jangan sampe ada peluang ... setan ada dimana-mana .. termasuk di kamar rawat inap RS ... 🙄
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Mungkin emang selama ini kebalik yaa ...
Spt nya lebih cocok Jim yg jadi CEO ... dan Danish asisten 🤪🤣
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Bener banget ...
Danish itu 0g3b 🤣🤣🤣 ... bisa nya cuma julid melulu ke Hana ... 🤪
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Bu Ana jangan gitulah ... koq ya malah ngatain Lukman belok. Itu anak sendiri lhoh ...
Emang nya bu Ana mau, kalo Lukman bener2 belok ? Palingan ibu juga yg paling keras nangis nya ..
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Danish ini omongannya nyakitin terus yah ...
Udahlah Hana ... tinggalin aja .. !!!
Kalo kamu masih sayang sama Keira dan masih mau jadi ibu susu .... peras aja asi nya dan simpan di kulkas. Kamu nya gosah ikut tinggal di rumah itu ...
*aslik kesel banget
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
koq selambu ?
harusnya kelambu ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!