Kisah sebuah balas dendam dari seorang wanita bernama Kiara yang dikhianati oleh kekasihnya sendiri, membawanya bertemu dengan sosok NYAI RONGGENG yang dapat menjanjikan kecantikan, dan digemari banyak pria.
Kisah mistis ini berasal dari daerah Dusun 16, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan-Deli Serdang-Sumutera Utara (Sekitaran Medan).
Bagaimana kisah Kiara selanjutnya? ikuti kisahnya dalam novel ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gelisah
Reva tak ingin percaya begitu saja. Ia mencengkram dagu Rama dengan sangat kuat, lalu menatapnya dengan tajam.
"Kau jangan bohong, Bang! Aku lihat setelah foto semalam, abang jadi berubah sikap terhadapku!" Reva tak dapat menahan rasa kesal dan juga cemburunya.
Pria itu sudah berbohong, dan ia dapat melihat itu dengan jelas dibinar matanya.
"Kau jangan menuduhku yang bukan-bukan, karena aku akan benar melakukannya kalau kau terus menuduh!" Rama membalasnya dengan sengit. Ia tak dapat mengontrol emosinya yang sudah meledak.
Ia menurunkan paksa tangan Reva dengan kasar. Ia sudah mulai uring-uringan.
Tak menampik kenyataan, jika ia saat ini sedang memikirkan Kiara yang sudah membuat hatinya resah.
"Oh, jadi benar apa yang ku curigakan! Kalau kau itu memang menyimpan rasa dengannya!"
"Haaah! Terserah apa katamu!" Rama terlihat semakin emosi, dan menyambar pakaiannya, lalu memilih pergi dan keluar dari kamar.
Pagi yang seharusnya indah bagi pasangan pengantin baru, kini justru diwarnai keributan yang menggemparkan.
Sedangkan Juleha yang menyaksikan pertikaian anak dan menantunya terlihat diam termangu.
Menantunya yang tampan dan ia banggakan, berani menghardik puterinya yang bahkan tak merasa segan dengan dirinya, sedangkan masih dalam satu rumah.
Rama mengendarai motor matic gedenya, lalu pergi meninggalkan rumah dengan kondisi marah.
Entah perasaan apa yang singgah dihatinya saat ini, sebab ia tak dapat memungkiri, jika ia memikirkan tentang Kiara.
"Kenapa aku jadi begini? Mengapa aku tak bisa berhenti memikirkannya?" pria itu mengendarai motornya dengan sangat resah, dan bayangan wajah sang gadis tak dapat ia hilangkan dengan mudah.
Rama memilih untuk pulang ke rumahnya. Bahkan ia tak peduli jika akhirnya harus diamuk oleh sang istri.
Akan tetapi, ia justru melihat sesuatu yang sangat membuatnya jengkel. Dimana saat menuju pulang ke rumah, ia tanpa sengaja bertemu Kiara bersama dengan Tarman--Kepala Desa yang saat ini sedang berada dalam satu mobil yang sama.
"Itu kan mobil Pak Kades dan juga motor Kiara? Ngapain mereka disini?" ia menghentikan motornya, lalu berjalan mengendap menuju mobil tersebut.
Saat ia hampir akan mengetuk pintu, Kiara keluar dari dalam mobil.
"Eh, suami orang, ada apa ya?" tanya Kiara, sembari membenahi rambutnya, lalu turun dari mobil, sedangkan Pak Tarman terlihat malu-malu.
"Kamu yang ngapain disini? Berduaan dimobil sama Pak Kades?" cecar Rama dengan tatapan tak suka.
"Apa urusannya sama kamu?" Kiara menepis pundak Rama yang menghalangi jalannya, lalu melangkah pergi menuju motornya yang terparkir.
Tarman sendiri turun dari mobil, dan bersikap biasa saja, seolah tak ada hal penting yang harus mereka bicarakan.
"Apa kabar, Ram, kenapa pagi-pagi sudah keluyuran? Bukankah kamu baru saja menikah, dan seharusnya masih manis-manisnya pengantin baru dan getolnya untuk belah duren," sindir Tarman, yang merasa kesal, karena Rama ikut mengganggu.
"Eh, Pak Kades! Kamu itu juga ngapain pagi-pagi godain Kira, bukannya punya istri dirumah?!" Rama kembali menyolot, entah apa yang membuatnya seolah terbakar cemburu.
"Apa urusannya denganmu? Saya ada proyek perbaikan jalan desa, dan ini Kiara ikut andil dalam pembangunannya, sebab menjadi CV yang mengerjakan proyek," sahut Tarman dengan tegas.
"Ciiih, bilang saja kalau doyan daun muda," Rama semakin tersulut emosi.
"Eh, Bang, kamu kenapa sih? Urus saja istrimu, kenapa jadi ngurusi aku?!" sergah Kiara, lalu naik ke atas motornya, dan meninggalkan keduanya.
Melihat hal itu, Rama tak dapat mengontrol emosinya. Ia mengejar sang gadis dengan motornya, dan Tarman hanya memandang kesal ke arah keduanya, sebab tujuannya belum tercapai.
Sementara itu, Rama menambahkan kecepatan motornya, lalu menghentikan motornya dijalanan sepi.
"Kiara, Kiara, tunggu." ia menghadang sang gadis, dan berhasil membuat gadis itu berhenti.
Kiara terpaksa menghentikan motornya, dan Rama menghampirinya.
"Kiara, ku mohon. Maafkan aku. Aku menyesal atas semua apa yang ku lakukan padamu. Ku mohon. Kembali lah padaku. Aku akan menceraikan Reva, tapi kembalilah padaku," Rama mengatupkan kedua tangannya didepan dada.
Kiara menatap pria didepannya dengan sinis. Dan ternyata ia menyadari, jika pengaruh susuk yang diberikan oleh Nyai Ronggeng memiliki daya pemikat yang sangat luar biasa.
"Maaf, Bang. Kesalahanmu tak dapat ku maafkan. Bahkan kau sudah berusaha membuatku terbunuh, dan kini kau datang setelah semuanya hancur. Aku tidak akan pernah memaafkanmu!" Kiara menghidupkan mesin motornya, dan berniat hendak pergi, tetapi Rama menghalanginya pria itu mencengkram pergelangan tangan sang gadis.
"Tidak, ku mohon Kiara, jangan pergi. Abang akan lakukan apapun agar kamu maafkan, please, jangan acuhkan abang." Rama memohon dan memelas pada sang gadis. Hal yang paling sialnya, ternyata rudalnya berdiri dengan tegak. Ia tidak tahu apa yang terjadi padanya.
"Apapun?" Kiara menangkap kata yang baru saja dilontarkan oleh Rama. Sebulan yang lalu, ia rela melakukan apapun demi mendapatkan cinta sang pemuda, bahkan menguras tabungan ayahnya.
Lalu hari ini, semuanya berbalik dengan begitu cepat. Ia ingin membalas apa yng sudah dilakukan oleh sang pria. Sebab rasa sakit hatinya masih terlalu basah.
"Iya, Kiara. Aku akan melakukan apapun yang kau minta, asalkan kamu mau kembali seperti dulu." Rama tak dapat mengontrol perasaannya, ia seperti orang yang hilang akalnya, dan saat ini, hidupnya hanya ada Kiara seorang.
"Heeem, baiklah. Aku ingin tahu apakah ucapan abang apa bisa dibuktikan," gadis itu mulai berfikir licik. Ini adalah awal pembalasan yang akan ia lakukan.
"Iya, ku mohon, katakan apa yang harus abang lakukan untuk dapat membuat hubungan kita kembali lagi," Rama tak sabar, ia seperti seekor kerbau yang siap melakukan apapun demi sang gadis.
"Aku ingin motor baru, sama persis dengan seperti yang ini. Ingat ya, bang. Motor baru!" pesannya pada Rama.
Pria itu tersiam sejenak. Tapi hatinya lagi-lagi tak dapat ia kontrol, ia harus memenuhi apapun yang diinginkan oleh Kiara.
"Iya, abang sanggup, abang akan usahakan, tapi janji, kamu akan maafkan abang," ucapnya dengan wajah memelas.
Kiara tersenyum licik. "Tentu saja, aku akan memaafkanmu, Bang." Kira mengusap punggung telapak tangan milik Rama, dan hal itu membuat sang pria merah padam.
Ia menahan hasratnya yang hampir meledak, dan Kiara mengendarai motornya, menghilang dengan cepat.
Saat bersamaan, Reva datang dari arah belakang, menyusul sang suami dengan matanya yang sembab.
"Bang, pulanglah, jangan lagi marah, aku malu diliat tetangga, masa iya baru saja pengantin baru, kau sudah minggat tinggalin aku!" ucapnya dengan memohon.
Sesaat Rama menoleh ke arah sang istri. Entah apa sebabnya, saat ia berdekatan, hasratnya hilang begitu saja, dan rudalnya kembali mengerut. "Abang akan pulang, tapi ada syaratnya," ucapnya dengan licik.
Rama butuh gol. darah O+ ,, aku nti ikutan nyumbang darah yaa Krn aku jg gol. darah nya O+ 🤣
tp spt nya Rama nti koit deh Krn sdh mau ikut sama iblis Nyai Ronggeng 🤣
apakah iblis Nyai Ronggeng mnta Tumbal yaaa ❓❓
maaf yaa kak ,, mmg TDK ada warga yg ngomong / ngadu ke orang tua nya Kiara yaa kalau anak nya JD Jalang Sampah Masyarakat 😤😤
Mungkin di mata Rama, Nyai Punden Ronggeng seperti Kiara kali yah.. 😁😁🤏
apakah kata-kata Kiara itu akan mjd kutukan untuk Beidah ❓❓
Bagus Rama gak mati di dalam galian kuburan yg di buat nya sndri 🤣🤣
Uang Gajian sebulan malah di berikan PD Kiara ,,, mmg nya nti mo d kasih makan apa tuh keluarga di rumah ,,, tp Alhamdulillah untung nya dh ketahuan duluan 💃
si Kiara di suruh nyari 100 orang laki-laki ,, sdgkan Kiara baru dpt 2 orang ( Tarman dan Rama ) ,,, tinggal 98 laki-laki lagi ,,, mmg kudu ke kota kau Kiara ,,,,,,, gaskeun 🤣🤣
Kiara untung bgt tuh , gak di garap tp ttp dapat uang 5jt dr Rama 💃💃