Ini adalah novel kedua ku, novel ini terinspirasi dari banyaknya novel yang menceritakan tentang perpindahan dimensi atau Time travel. Jadi jika alurnya tidak jelas atau mungkin ada kesamaan cerita, tokoh maupun lainnya aku minta maaf, tapi ini benar-benar pemikiran ku sendiri.
Kiyara adalah seorang wanita berumur 23 tahun yang meninggal karena ulah sahabatnya sendiri, sahabat nya membunuhnya dengan alasan bahwa dia iri atas pencapaian Kiya. Bagaimana tidak iri, Kiya adalah seorang wanita pekerja keras yang sukses menjadi pengusaha terkaya ke 1 di dunia dan yang mengetahui itu hanya beberapa orang tapi ayahnya sendiri tidak mengetahui itu. Selain orang terkaya, Kiya juga merupakan seorang Queen mafia dan peracik obat juga racun dan dia memahami semua tentang pengobatan dari yang tradisional sampai modern.
Setelah kematian nya roh Kiya berpindah dimensi dan memasuki tubuh putri ke 4 Raja Tang yaitu putri Xie Su Zu yang dianggap sampah karena tidak bisa berkultivasi dan juga buruk rupa, putri Xie Su Zu meninggal karena persediaan airnya saat di pengasingan di racuni oleh suruhan dari selir agung.
jadwal up gak tentu, tapi jika satu hari terlewat akan digantikan dan jika hari ini banyak update berarti itu untuk beberapa hari kedepan karena mungkin ada kesibukan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuruHikmahOchl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Paviliun
Masih di suasana yang sama,
Disisi pangeran Han Chen Zhao
"Sungguh sangat menarik" batin pangeran Han Chen Zao
"Pangeran" kata jendral zu(jendral yang menemani pangeran Han Chen Zao ke hutan dan sahabat pangeran Han Chen Zao)
"Iya Zu" kata pangeran Han Chen Zao
"Kenapa berhenti" kata Jendral Zu
"Lihatlah dua wanita yang sedang mengikuti pemuda itu" kata pangeran Han Chen Zao menunjuk ke arah Kiya
"Memangnya kenapa" kata jendral Zu
"Dia adalah orang yang kita temui di hutan kegelapan" kata pangeran Han Chen Zao
"Kenapa pangeran bisa tahu" kata jendral Zu bingung
"Perhiasan yang dia gunakan adalah perhiasan pesananku khusus untuk ibunda, tapi aku malah memberikan itu pada nya ketika meminta dia untuk mengajak kita masuk ke lapisan ke 7 hutan kegelapan" kata pangeran Han Chen Zao
"Benarkah" kata jendral Zu
"Coba tanyakan pada Lion" kata pangeran Han Chen Zao
"Iya pangeran dia memang Kiya, orang yang kita temui di hutan" kata jendral Zu setelah menanyakan pada Lion (hewan kontrak pemberian Kiya)
"Sudahlah sekarang kita cari penginapan agar besok bisa mengikuti pelelangan" kata pangeran Han Chen Zao
"Baik pangeran" kata jendral Zu
Kemudian pangeran dan jendral Zu mencari penginapan,
Disisi Kiya, Nu Nu da seorang pemuda berusia 18 tahun sedang berjalan menuju ke suatu tempat yang di tunjukkan oleh pemuda itu, tempat itu tidak lain adalah perumahan mawar. Kiya memberikan pemuda tersebut koin emas sesuai janjinya, kemudian dia masuk bersama Nu Nu
"Selamat datang tamu terhormat" kata pelayan
"Apa manajer nya ada" kata Kiya
"Apa tamu terhormat ingin membeli paviliun" kata pelayan
"Iya" kata Kiya
"Baiklah mari" kata pelayan itu kemudian mengantarkan kiya dan Nu Nu ke salah satu ruangan
"Manajer ada yang ingin membeli paviliun" kata pelayan dari luar
"Suruh masuk" jawaban dari dalam
"Silahkan tamu terhormat" kata pelayan
Kiya masuk dan mendapati sosok paruh baya tengah duduk dan membaca laporan
"Silahkan duduk" kata nya
"Terimakasih" kata Kiya
"Perkenalkan nama saya tetua Lao" kata tetua Lao
"Saya kiya dan ini jiejie saya Nu Nu" kata Kiya
"Nona ingin membeli paviliun" kata tetua Lao
"Ya" kata Kiya
"Seperti apa paviliun yang nona inginkan" kata tetua Lao
"Saya ingin paviliun yang sangat luas dan cukup jauh dari keramaian" kata Kiya
"Paviliun seperti itu ada, tapi harganya tinggi" kata tetua Lao
"Aku akan sanggup bayar" kata Kiya
"Heummm baiklah. Untuk paviliun yang nona inginkan, kami memiliki 2 paviliun. Ini letak paviliun nya, dan ini bentuknya" kata tetua Lao
Meskipun tetua Lao tak terlalu menghargai Kiya tapi setidaknya tetua Lao tidak merendahkan Kiya.
Kiya melihat desain paviliun tersebut, 1 paviliun memiliki 2 lantai untuk bangunan pertama dan disekitarnya ada sekitar 10 bangunan lagi dan itu seperti rumah 1 tingkat dengan halaman luas. Satunya memiliki lantai 2 tingkat untuk semua bangunan, tapi hanya bangunan utama yang pasilitas nya lengkap (ruang tamu, dapur, kamar, ruang kerja dan banyak ruang lainnya) sedangkan bangunan lain yang jumlahnya sekitar 8 itu hanya memiliki beberapa kamar, dapur, dan ruang keluarga
Setelah melihat itu kiya akhirnya memutuskan untuk membeli keduanya,
"Saya akan membeli kedua paviliun ini" kata Kiya
"Nona jangan bercanda, harga untuk 1 paviliun saja 50 tael emas dan yang satunya 100, apa nona sanggup membayar 150 tael emas" kata tetua Lao
"Ini" kata kiya sambil melambaikan tangannya dan muncullah 150 tael emas
"Apa cukup" kata Kiya
"Cukup nona, baiklah ini kuncinya dan ini lokasi paviliun nya" kata tetua Lao sambil memberikan 4 buah kunci dan peta letak paviliun nya
"Baiklah terimakasih" kata Kiya kemudian pergi bersama Nu Nu
Saat keluar dia mendapati pemuda yang tadi mengantar nya masih ada di depan,
"Kenapa masih disini bukankah kau ingin beli makan" kata Kiya
"Aku sudah membeli jajanan pasar untuk mengganjal perutku" kata nya
"Kenapa hanya jajanan saja, kenapa tidak ke kedai makan untuk membeli makan" kata Kiya
"Aku takut nona akan keburu pergi jika aku makan" kata nya
"Memangnya kenapa" kata Kiya
"Nona kan tahu aku tak punya siapa-siapa jadi aku memutuskan untuk mengikuti nona, meskipun aku tak terlalu bisa beladiri tapi aku akan melindungi nona sebisa ku" kata nya
"Apa kau bercanda" kata Kiya
"Tidak nona aku serius, jadi bolehkah aku ikut dengan mu aku mohon nona" kata nya
"Kiya bawa saja biar dia jadi orang pertama mu dan nanti latih dia bersama pelayan mu di dimensi kalung" kata Fox
"Baiklah Fox" kata kiya
"Eummm tapi jika kau mati bagaimana" jata Kiya
"Setidaknya aku sudah berbuat kebaikan kepada orang yang membantu ku" kata Nya
"Baiklah aku akan membawa mu, sekarang kita ke toko pakaian dulu untuk membeli pakaian mu" kata Kiya
"Tak usah nona" katanya
"Tak apa ayolah" kata Kiya kemudian melangkah lebih dulu sambil tangannya menggandeng tangan Nu Nu dan pemuda tersebut
"Ouh iya aku belum menanyakan nama mu" kata kiya
"Nama saya Dong Ren nona" kata Ren
"Baiklah, perkenalkan aku Kiya dan ini jiejie Nu Nu" kata kiya memperkenalkan diri
Sekarang mereka sudah sampai di toko hanfu dan kain, kiya memberikan banyak hanfu untuk Ren dan juga Nu Nu. Sedangkan untuk nya sendiri dia memilih untuk membeli banyak kain saja agar dia bisa membuat sesuai keinginannya, setelah menunggu beberapa saat untuk menunggu Ren berganti pakaian akhirnya Ren keluar dari ruang ganti dan ketika Kiya melihat dia terkejut karena Ren menjadi sangat tampan padahal tadi Kumal dekil pokonya kotor sekali tapi sekarang sungguh luar biasa. Setelah sadar dari lamunannya kiya membayar semua hanfu dan kain yang dia pilih kemudian keluar dan pergi ke penginapan
"Gege Ren, kita menginap dulu disini sebelum ke paviliun baru ku" kata Kiya
"Gege" beo Ren
"Iya sama seperti jiejie kau juga kakak ku" kata Kiya
"Terimakasih nona" kata Ren
"Panggil kiya atau mei-mei saja ge" kata Kiya
"Baiklah Kiya" kata Ren
Sekarang mereka sudah sampai di penginapan dan sudah ada di kamar mereka masing-masing, akhirnya mereka istirahat sebelum nanti waktu makan malam.
***Jangan lupa like, komen dan juga vote yah biar author makin semangat buat melanjutkan cerita ini dan cari inspirasi. jangan lupa juga kasih tahu temen-temennya yang suka novel tentang Time Travel buat mampir, terimakasih semuanya.
Ingat like nya😊😊🥰***