NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. TCA 2

Tak lama Alana sadar dari dan melihat semua orang ada di ruangan nya.

"Bunda..." panggil Alan.

Vina dan semua orang yang ada diruangan langsung mendekat termasuk Adit dia sendiri yang memeriksa kondisi putri nya.

"Kamu kenapa bisa seperti ini?" tanya Adit.

"Ayah... Alan ke kunci di kamar mandi. Saat selesai ganti baju, Alan baru sadar pintu nya gak bisa di buka, Alan takut ayah saat itu ayah Alan kira Alan akan mati nafas Alan sesak." ucap Alana.

Adit yang mendengar apa yang di katakan putri nya langsung memeluk nya dengan erat. Sedangkan Saga dan yang lain mengepalkan tangan nya saat mendengar jika Alan begitu ketakutan, Arga pun sama dia diam tapi hatinya sangat membenci Bella yang sudah membuat adik nya ketakutan.

"Sudah jangan takut semua orang ada di sini, besok ayah akan datangi sekolah kamu. Ayah akan kasih pelajaran sekolah kamu agar lebih teliti lagi dalam hal apa pun." ucap Adit.

Vina mengelus punggung Alana saat dia di peluk oleh Adit dan meneteskan air mata saat tau jika putri nya saat itu ketakutan.

"Istirahat lah jangan pikirkan apa pun lagi." ucap Adit.

"Iya ayah." jawab Alan.

Alana memang lebih dekat dan manja ke sang ayah dari pada ke bunda nya, Alan akan manja ke bunda saat dia butuh sesuatu. Setelah tau keadaan Alana baik - baik saja dan sudah siuman semua orang memilih untuk pulang karena hari sudah malam.

"Dit kita pulang dulu besok kita bertemu di sekolah jam 9 pagi." ucap Chandra.

"Iya aku akan kesana besok." jawab Adit.

Setelah semua orang pamit pulang di ruangan itu hanya tersisa Vina dan Adit saja, Vina sengaja tak menghubungi kedua orang tuanya yang ada di Singapura karena tak ingin membuat orang tuanya khawatir saat tau apa yang terjadi dengan cucu nya.

"Sayang kakak beli makan malam dulu ya, kamu pasti belum makan kan." ucap Adit.

"Iya kak, Vina gak nafsu makan saat dengar Alan ada di rumah sakit." jawab Vina.

Setelah tau sang istri belum makan apa pun Adit pun langsung keluar untuk membeli sesuatu, saat pintu di buka muncullah Raka dan istrinya Maharani Admaja yang mendapatkan kabar dari Chandra jika Alana ada di rumah sakit

"Raka." kaget Adit saat dia membuka pintu tiba - tiba Raka dan Mahar juga ada di depan pintu.

"Assalamualaikum." salam Raka.

"Waalaikumsalam, masuk lah, Vina ada di dalam aku mau keluar sebentar beli makan malam untuk Vina." ucap Adit.

"Gak papa aku masuk saat kamu gak ada?" tanya Raka.

"Kan ada Mahar." jawab Adit.

Setelah mendapat izin dari suami Vina untuk masuk mereka berdua masuk dan Vina menyambut Mahar dengan senang hati.

"Apa kabar Mahar, sudah lama kamu gak main kerumah kakak? tanya Vina.

"Baik kak, gimana keadaan Alan? tanya Mahar.

"Sekarang kondisi baik, untung Saga dan yang lain cepat datang kalau tidak kakak gak tau apa yang akan terjadi dengan Alan." ucap Vina.

"Jangan sedih kak Alan sudah bersama kakak jadi jangan cemas semua baik - baik saja." jawab Mahar.

"Iya."

"Oh iya di mana Azam?" tanya Vina.

"Dia masih di asraman kak, libur sekolah dia baru bisa pulang. Oh iya bunda Keyla dan ayah Abi gak di kabarin kak?" tanya Mahar.

"Gak usah, kakak gak mau buat mereka sedih lagi pula kasihan mereka sudah tua jangan di buat susah dengan masalah anak cucu nya, kita bisa atasi semua nya sendiri." ucap Vina.

"Iya kakak benar." jawab Mahar.

Sedangkan Raka dia hanya melihat saja Alan yang tertidur dan memilih duduk di sofa sambil menunggu kedatangan suami dari Vina. Tak lama Adit datang dengan beberapa kantong cemilan untuk putri nya dan juga istrinya serta untuk Raka dan Mahar.

"Assalamualaikum." salam Adit.

"Waalaikumsalam." jawab mereka semua yang ada di dalam ruangan Alan.

Adit memberikan plastik yang dia berisi makan malam untuk sang istri dan diri nya. Adit juga mendekat kearah Raka dengan memberikan minuman kaleng yang dia beli untuk Raka dan juga Mahar.

"Ini minum la Mahar, Raka, oh iya apa kabar kamu Ka gimana kerjaan lancar?" tanya Adit

"Alhamdulillah aku baik semua lancar. Gimana ceritanya Alan bisa seperti itu?" tanya Raka.

Adit menarik nafas saat mendengar pertanyaan Raka dan dia pun menceritakan semua yang di alami putrinya.

"Jadi besok kamu mau ke sekolah Alan bersama yang lain?" tanya Raka setelah dia tau semua cerita nya.

"Iya, aku ingin tau apa yang di alami Alan hingga dia jadi seperti ini." ucap Adit.

Setelah berbincang cukup lama akhirnya Raka memilih untuk pulang karena hari sudah malam dan melihat istrinya sudah mengantuk.

Setelah kepulangan Raka dan Mahar Adit mengajak istrinya untuk makan malam berdua dan melihat putrinya sudah tertidur dengan pulas setelah minum obat. Saat pagi Adit bersiap mulai bersiap untuk pulang kerumah setelah dia sholat subuh untuk berganti pakaian yang baru.

"Sayang kakak pulang dulu mau ganti baju, buat kesekolah Alan" ucap Adit.

"Iya kak jangan lupa bawa baju ganti buat Vina ya kak nanti." pinta Vina.

"Iya nanti kakak bawakan. Kalau begitu kakak pulang dulu assalamualaikum." ucap Adit.

"Waalaikumsalam." jawab Vina yang melihat suami nya keluar dari ruang rawat putri mereka.

Sedangkan Raka saat pagi dia bersiap untuk pergi bekerja di bandara karena dia sebagai pilot. Setelah berpamitan kesang istri Raka melajukan mobil nya menuju ke suatu tempat dia sempat membeli bunga untuk dia bawa, saat sampai dia turun dengan karangan bunga kecil.

"Assalamualaikum Indah. Apa kabar, aku datang untuk melihat kamu, sumpah demi Tuhan Indah aku masih menyimpan rasa bersalah terhadap mu, Mungkin permintaan maaf saja tak cukup bisa membuat ku tenang. Kamu tau wajah Alana mirip sama kamu." ucap Raka dengan duduk bersimpuh di depan makam Indah Prameswari.

Setelah kematian Indah rasa bersalah Raka terhadap Indah tak bisa dia hilang kan, dia setiap hari mengunjungi makam Indah tanpa sepengetahuan dari istri nya Maharani. Raka menyesal saat tau begitu besar cinta seorang Indah untuk dirinya tapi semua itu percuma Indah sudah pergi untuk selama nya dan hanya menyisakan penyesalan terhadap Raka.

"Kamu pasti sudah bahagia kan Indah di alam mu yang baru, maafin aku saat itu aku mungkin egois tak bisa melihat cinta mu." ucap Raka di depan makam Indah.

Raka ingat saat terakhir sebelum pesawat Indah terbang ke Paris dia sempat bertemu dengan Indah dan mengabaikan semua yang di katakan Indah. Air mata Raka turun begitu saja saat mengenang seperti apa sosok seorang Indah Prameswari.

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!