NovelToon NovelToon
Dia Milikku

Dia Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Putri asli/palsu / Chicklit / Romansa / Konflik etika / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:947.7k
Nilai: 5
Nama Author: farhati fara

Sandrina nekad tidur dengan pria yang dijodohkan dengan kakaknya, Bastian Helford. Lantaran kakaknya telah tidur dengan tunangannya.
Semua miliknya direnggut, dan Sandrina berjuang untuk mendapatkan kembali yang menjadi miliknya
"Dia satu-satunya milikku yang kurebut kembali"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diluar dugaan

Akhir pekan akhirnya tiba tanpa terasa, keluarga penuh drama sandiwaranya Sandrina kini telah sampai tepat didepan sebuah restoran jepang di pinggiran kota. Restoran yang terkenal dengan makanan enak dan pelayanan yang sangat bagus.

"Saya akan mengantar Anda ke ruangan," ujar seorang pelayan pria berwajah asia timur dengan ramah setelah mereka mengatakan telah melakukan reservasi

Sandrina berjalan beringinan dengan Odette dibelakang, sedang Ayahnya dan Meisha sudah masuk duluan ke ruangan mengikuti arahan si pelayan pria tadi

Selagi berjalan, tiba-tiba Odette menghentikan langkahnya sembari menatap Sandrina secara berhadap-hadapan. Entah kenapa, Odette ingin rasanya menyombongkan dirinya di hadapan Sandrina saat ini

"Ah ya, maaf adikku, tapi gimana ya? Pernikahanmu batal tapi aku malah membuatmu ikut dalam pertemuan ini, padahal ini pertemuan pernikahanku" ujar Odette dengan begitu sombong dan bangganya

Sandrina tersenyum mendengarnya, sungguh lucu melihat tingkah Odette sekarang

"Aku tidak peduli tentang itu" jawab Sandrina santai terkesan tenang, sama sekali tidak ada nada cemburu dibalik suaranya

"Oh ya kak, berikan tanganmu sebentar," Sandrina melanjutkan ucapannya seraya meminta tangan Odette.

"Kenapa?" tanya Odette bingung namun tetap menjulurkan tangannya ke hadapan Sandrina. Dia penasaran terhadap apa yang akan dilakukan Sandrina

"Aku punya sesuatu untukmu" jawab Sandrina yang kemudian meletakkan Cufflinks milik Bastian yang diambilnya ke tangan Odette

"Apa ini? Untuk apa?" tanya Odette semakin bingung seraya mengamati Cufflinks tersebut yang tertulis inisial BS.H diatasnya

"Bisakah kakak menyampaikan benda ini padanya?" wajah bingung Odette membuat Sandrina ingin tertawa melihatnya

"Bastian, itu miliknya." Sandrina mengatakannya dengan wajah puas seakan sebuah beban besar terangkat dari dadanya. Apalagi dengan tampilan wajah Odette yang mendadak berubah saat nama tunangannya Sandrina ucapkan

"Apa?" tanya Odette dengan wajah yang mulai nampak kesal. Perlahan Sandrina mendekati sang kakak, lalu berbisik di telinga wanita itu

"Aku, tidur dengan Bastian" bisik Sandrina merasa begitu puas saat mata Odette membesar mendengar pemberitahuannya, dan Sandrina juga tidak buta saat melihat tangan Odette yang terkepal erat, pertanda kalau kakaknya itu kesal. Jelas kesal lah masa tidak!

"Aku hanya bertindak sebagai adik yang baik. Aku tidak tahu dia pria yang baik atau tidak, tapi keterampilan ranjangnya malam itu lumayan juga." Sandrina akhirnya berhasil membalikkan kata-kata Odette sebelumnya

"A-apa?" Odette yang tercekat dilanda gelombang kemarahan pada apa yang didengarnya dari Sandrina. Rasanya begitu sesak dan membakar jika apa yang Sandrina katakan adalah kenyataan. Odette jelas tidak bisa menerima apapun yang menjadi bekas Sandrina.

"Aku penasaran. Apa kakak juga akan mengambil apa yang sudah aku makan dan ludahkan?" lanjut Sandrina lagi seakan menjawab apa yang sebelumnya Odette pikirkan

"Kau tidur dengan Bastian? Haha.. Kau pikir aku percaya?" ucap Odette mencoba mencemooh walau sebenarnya dia ragu. Apalagi saat Odette teringat pada pakaian pria yang sebelumnya dipakai Sandrina ketika pulang pagi itu. Bisa saja apa yang Sandrina katakan adalah fakta, kan!

"Percaya atau tidak, itu terserah pada kakak, tapi tolong kembalikan benda itu dengan benar pada Bastian." Sandrina sama sekali tidak bergeming. Apa yang harus ditakutinya, dia kan tidak berbohong, semua ucapannya memang kebenaran, kan?

Apa Odette berpikir cuma dia yang bisa merebut tunangannya Sandrina. Padahal kalau mau Sandrina bisa membalas Odette sepuluh kali lipat dari yang didapatnya soal pria. Karena dari segi fisik, Sandrina jauh lebih unggul namun dia tidak mencolok karena kurangnya perawatan. Sedang Odette, dia cantik juga karena perawatan mahal tiap bulannya

"Kurang ajaarrr!" pekik Odette yang tidak bisa lagi menyembunyikan kekesalannya. Tangannya terangkat hendak menampar Sandrina, namun gerakan tangan Sandrina juga lebih sigap menghadangnya. Sandrina memegang erat tangan Odette yang tadinya hendak digunakan untuk memukulnya

"Kakak bilang, dia memandang wanita sebagai orang bodoh, tapi ternyata Bastian orang yang sangat berbeda dari apa yang kakak katakan," jelas Sandrina yang semakin memprovokasi Odette.

"Dasar wanita kurang ajar!" sembur Odette dengan suara keras seraya mencoba menarik tangannya yang dipegang erat oleh Sandrina

"Odette, kenapa kamu berteriak? Dan kamu Sandrina, jangan buat keributan disini!" Meisha yang tadinya sudah masuk duluan ke dalam ruangan reservasi, kini kembali sembari berucap demikian. Intinya tetap saja yang disalahkan disini adalah Sandrina walau yang sebenarnya pemicu keributan adalah Odette

Sandrina melepaskan tangan Odette yang kemudian mengikuti himbauan Meisha yang jalan beriringan dengan Odette, sedang Sandrina jalan di belakang kedua orang itu. Ekspresi wajah Odette terlihat begitu kesal dan cemberut. Jelas wanita itu tidak akan baik-baik saja setelah mendengar pengakuan sang adik yang telah tidur dengan pria yang dijodohkan dengannya

"Odette sayang, jangan tampilkan wajah cemberut begitu. Semua orang sedang menunggumu, ayo cepat masuk." ujar Meisha yang tidak bisa berbuat apa apa saat ini pada Sandrina. Dikarenakan posisi mereka yang saat ini dalam khalayak publik. Meisha tentu tidak ingin citra baiknya yang sudah dibangun dengan hati-hati hancur dalam sekejap mata

"Huh!" desis Odette seraya terus berjalan tanpa lagi menoleh pada Sandrina. Dia harus menata ekspresi wajahnya dan menjaga sikap dihadapan calon suami dan calon mertuanya nanti. Kendati hatinya masih dipenuhi dengan kekesalan, Odette kemudian langsung merubah mimik wajahnya dengan senyum yang dibuat-buat

"Apa yang kau lakukan, Odette! Kenapa lama sekali. Cepat duduk!" perintah sang Ayah dengan nada tegas. Odette tersenyum lembut seraya menjawab

"Maaf atas keterlambatanku. Tadi saya pergi ke toilet sebentar," jawab wanita itu seraya melirik pada Bastian yang telah duduk rapi bersama kedua orang tua pria itu

"Kyaa! Dia sungguh tampan!" teriak batin Odette yang langsung jatuh hati pada pria itu. Bahkan paras Tommy pun akan jauh ketinggalan jika dibandingkan dengan Bastian. Sungguh, begitu beruntungnya dirinya dijodohkan dengan pria seperti Bastian. Odette seketika lupa kalau pernikahan itu bukanlah posisi untuk dirinya tempati kalau saja dia tidak merampasnya dari Sandrina.

Sandrina dibelakang Odette juga melirik kearah Bastian. Ekspresi wajahnya tetap dibiarkannya agar terlihat sesantai mungkin. Melihat Bastian yang duduk tenang membuat Sandrina bertanya-tanya, apakah pria itu mengenalinya?

Tidak, batin Sandrina menggeleng. Ini adalah pertemuan penting. Bastian mungkin akan berpura-pura tidak tahu tentang apa yang telah terjadi antara mereka, bahkan jika pria itu mengenali Sandrina.

Sandrina juga mencoba sadar diri. Mana mungkin Bastian akan mengistimewakannya. Dia hanyalah seorang wanita yang menghabiskan malam dengan Bastian, tidak lebih dari itu. Jadi punya hak apa Sandrina untuk berharap lebih

"Hei! kita bertemu lagi" baru saja pikiran Sandrina mengatakan demikian, Bastian sudah mengambil tindakan dengan menyapanya terlebih dahulu. Pria itu bahkan tersenyum kearahnya. Iya, kearahnya, bukan kearah Odette yang notabene tunangan pria itu

Sandrina terdiam membeku mendadak. Bagaimana bisa Bastian menyapanya dengan wajah yang begitu santai. Dan sekali lagi Sandrina dibuat terpukau pada Bastian. Pria itu benar-benar diluar dugaannya

.

.

.

1
Vivi Kareen
👎duuhhh betapa banyak nya orang yg kelaparan di luaran sana,biar pun cuma cerita,aku tetep ga respek sama orang yg suka buang2 makanan,di dunia nyata pun aku jengkel banget sama yg modelan begini
Anre1201
Akhirnya selesai juga 😃
Welcome baby Damian 🙏

Buat Author, maaf kalau saya bacanya banyak di Skip, soalnya nunggu Sandrina balas dendam tapi kok cuman wacana doang, ga ada tindakan tegas yg sat set ala-ala wanita tegas, mandiri dan ga plin plan.. 😃🙏
Fara F: Terima kasih sudah mampir... maaf jika ceritanya kurang menarik🙏🏻... cuma ini kemampuan saya untuk pengembangan cerita ini... tapi jujur saya merasa senang dengan semua komenmu... terima kasih🙏🏻😘😘
total 1 replies
Anre1201
Jadi Sandrina benar-benar ga ada melakukan balas dendam ke keluarga besar nya??? 🤔🙄 Benar-benar Cuman Wacana doang???
Anre1201
Cuman part ini doang yg aku suka dari sekian panjang baca cerita nya.. Terima kasih buat Bastian yg sudah mau mencari + menemukan makam asli ibu nya Sandrina..🙏🙏
Lagi pula orang kaya, CEO cerdas, pengusaha terkenal pula tapi kalau ga bisa cari hal kecil seperti ini mah.. Kelewatan 😃😃🤣🤣🤣
Anre1201
Cuman segitu doang balas dendam nya?? 🙄
Kalau cuman segitu doang, harusnya dari dulu Bastian juga bisa, dan harusnya dari dulu Sandrina juga bisa melakukan kan sudah nikah dengan Bastian 🙄😤
Anre1201
Nih intinya sampai Bab ini Sandrina cuman wacana doang untuk mau balas dendam nya??? 😃🤣🤣
Anre1201
Bastian ga bisa bela diri yaaa??
Kan pengusaha terkenal 🤔🙄 minimal ada basic bela diri untuk melindungi diri sendiri 🙄 atau punya insting kuat jika ada bahaya.. Apa Bastian juga ga punya Bodyguard yang kuat untuk melindungi Boss nya?? Kan datang ke wilayah musuh harus nya ada persiapan matang 🙄😤 apalagi katanya bapaknya Sandrina seorang Senator / pejabat.. Harusnya tahu dong musuh yg dihadapi seperti apa 😤😤
Anre1201
Kok bisa Bastian nego dengan orang licik?? Kenapa ga langsung tegas suruh anak buah nya obrak abrik tuh RS Jiwa 🙄, Upsss maaf, baru sadar, kalau Bastian bukan type laki-laki tegas yg sat set yg akan bikin orang yg ganggu keluarga nya menderita 😃 kan orang kaya, masa ga bisa bayar 10 Bodyguard tangguh untuk melindungi istrinya hingga kecolongan🙄🤔
Anre1201
Kelamaan Ihhhhhh 😤
Sandrina bisa nya nangis doang 😤
Anre1201
Sand, kenapa ga gampar muka Odette sih?? 🙄🤔 Jangan cuman di jambak doang 😃🤣🤣 sesekali di tonjok mukanya, dijambak sambil putar kepalanya 🤣🤣🤣
Anre1201
Pantas saja Sandrina menjadi pribadi yang penakut, lemah, plin plan, tidak tegas dan mudah di bodohi🤔
Ternyata dari kecil sudah banyak disiksa + disakiti mental nya 🙄 matanya dia ga punya keinginan untuk berontak / melawan, krn pasti disiksa tubuh + mental nya
Anre1201
Buat Sandrina, cinta boleh.. Tapi Jangan TOLOL karna cinta 😤
Lo udah tahu Bastian ga cinta, cuman anggap diri Lo pemuas nafsu yg berlabel istri sah 😃 tapi masih juga diam ga ada perlawanan. Di perlakuan seperti pelacur, bukannya bangkit dan buat Bastian lihat dirimu lebih berharga dari pelacur.. Ehhhh malah pasrah dan diam saja 😤
Kalau begini terus, ya sudah.. Terima nasib saja jadi perempuan bodoh yg tidak bisa berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan. 😤
Masalah warisan ibu mu + balas dendam tentang kematian nya belum selesai tapi dirimu masih saja fokus + pasrah jadi pemuas nafsunya Bastian 🤣🤣🤣
Anre1201
Bastian kayak pria manipulatif yg suka memanfaatkan lawannya disaat lawan lemah, bodoh, penakut dan labil, sehingga dia bisa ambil kendali atas lawannya. Sebenarnya Bastian tidak sepenuhnya cinta ke Sandrina, dia ada butuh tempat untuk melampiaskan nafsu birahi nya. Dan kebetulan Sandrina bisa memenuhi kebutuhan sex nya Bastian. Walaupun diperlakukan seperti pelacur, Sandrina hanya bisa pasrah krn Sandrina type wanita lemah yang terbiasa di hina + diBully jadi sangat susah untuk berubah jadi wanita tegas dan berprinsip. Dalam situasi terjepit pun, Sandrina lebih suka di aniaya, bukan nya membalas semua yang menyakiti nya, tapi cuman bisa pasrah dan diam.. 🙄
Jujur.. Sedih + prihatin lihat Sandrina.. Semoga otaknya terbuka dan bisa digunakan agar tidak terus dimanfaatkan orang lain.. Minimal.. Sandrina bisa menghargai dirinya sendiri dan sadar kalau dia berhak untuk bahagia dan mendapatkan laki-laki yang benar-benar mencintai nya dengan tulus 🙏🙏
Anre1201
Selain jadi budak sex, ga ada perkembangan lain ya Sandrina 🙄🤔
Ga bisa apa berbuat sesuatu agar potensial diri bertambah, harga diri tetap utuh dan membuat Bastian terbuka otak nya untuk menghargai kamu sebagai istri nya??
Sudah bab berapa ini tapi kok ga ada perubahan nya, masih saja lemah, masih saja mau ditindas, masih saja mau di manfaatkan 😤 trus balas dendam nya kapan??? 🙄🤔
Jujur, benci banget lihat perempuan lemah yg tidak bisa tegas buat diri sendiri agar bisa dihargai orang lain dan suami, bukan cuman dimanfaatkan doang tanpa ada tindakan tegas 😤
Anre1201
Pusing lihat Sandrina yg ga bisa tegas untuk diri sendiri, dan terlalu lemah untuk orang lain. Di manipulasi berkali-kali bukannya bangun dan berjalan Tegak tapi tetap aja berharap ke orang lain. Apakah di sakiti dari kecil akan seperti Sandrina 🙄🤔 sedangkan saya yg disakiti ibu Tiri dari umur 3 Thn ga pernah berharap banyak sampai detik ini. Justru saya berjuang agar bisa berdiri di kaki sendiri tanpa bantuan keluarga besar 😭
Anre1201
Gregetan lihat Sandrina yg masih saja ga bisa tegas 🤔 ingin balas dendam tapi sampai sekarang ga ada realisasi nya.. Cuman wacana, hanya Bastian yg bertindak 😤
Anre1201
Sandrina bilang nya mau balas dendam mulu 🤣🤣🤣 giliran di bully depan umum.. Diam aja 😤
Anre1201
Sandrina lemah banget sih, berani nya di rumah sendiri, padahal itu perusahaan juga punya dia dan diapun tahu, tapi dihina orang + di aniaya orang bukannya melawan tapi pasrah 🤔🙄 sudah berulang kali Bastian bilang jangan pasrah kalau di hina tapi tetap saja ga mau melawan 😤
Anre1201
Ada yg aneh 🤔
Bastian bilang ga suka di sentuh wanita sembarangan, di pegang tangannya nya saja sudah marah, padahal dia pakai kemeja + jas kantor. Tapi kenapa jari nya bisa nyentuh bibir nya Odette 🙄🤔 kok ga jijik??? 🙄🤔
Anre1201
Yg bingung bacanya Sandrina itu adalah Odette yang sebenarnya, dia anak sah dari ibunya, istri pertama ayah nya tapi dirubah statusnya jadi anak adopsi dan namanya di tukar jadi Sandrina oleh ayahnya yg licik + jahat hanya karna ibunya Sandrina adalah orang kaya raya, agar harta nya jadi milik kakak Tiri nya Sandrina yg diakui sebagai Odette (Palsu)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!