NovelToon NovelToon
Obsession For Mrs.Seaggel

Obsession For Mrs.Seaggel

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Nikahmuda / Duniahiburan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:645
Nilai: 5
Nama Author: venn075

menceritakan tentang seorang gadis mantan penari ballet yang mencari tahu penyebab kematian sang sahabat soo young artis papan atas korea selatan. Hingga suatu ketika ia malah terjebak rumor kencan dengan idol ternama. bagaimana kisah mereka, yukkk langsung baca saja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon venn075, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Di tengah gemerlapnya sebuah event brand fashion ternama di London, sosok Jihoon berdiri anggun di antara para tamu undangan dari kalangan elite dunia. Mengenakan setelan jas hitam custom-made dengan potongan rapi, dipadukan kemeja putih sederhana, aura pria itu memancarkan pesona dingin namun memikat. Tatapannya tajam, rahangnya tegas, dan senyum tipis yang nyaris tak terlihat justru menjadi daya tarik tersendiri.

Nama Jihoon memang dikenal sebagai idol ternama dari Korea Selatan, namun malam itu, banyak yang mulai bertanya-tanya siapa dia sebenarnya. Terlalu tenang, terlalu berwibawa untuk sekadar seorang entertainer. Setiap langkahnya seolah mengundang perhatian, tatapan para sosialita dan pebisnis besar seketika tertuju padanya.

Bisik-bisik mulai terdengar di antara kerumunan. "Siapa dia? Terlalu berkelas untuk hanya seorang idol," ucap salah satu tamu wanita dalam balutan gaun mewah.

Jihoon tak banyak bicara, hanya sesekali membalas sapaan hangat dari beberapa nama besar yang menghampirinya. Kehadirannya seolah menjadi pusat gravitasi dalam ruangan itu—pria asing dengan pesona yang sulit dijelaskan.

Malam itu, London menyaksikan sisi lain Jihoon—bukan sekadar bintang panggung, melainkan sosok yang menyimpan misteri besar di balik wajah tampannya.

Sorotan malam itu semakin memuncak ketika beberapa sosialita ternama London, wanita-wanita anggun dalam balutan gaun rancangan desainer dunia, mulai mendekati Jihoon. Mereka menghampiri dengan senyum ramah, sekadar mengajaknya berbincang ringan, tak mampu menahan rasa penasaran akan sosok pria asing berwajah tampan dan berwibawa itu.

Percakapan ringan terjadi di antara gelas-gelas champagne yang berkilau diterpa cahaya lampu kristal. Jihoon, meski terkesan dingin, tetap menjaga sikap santun. Tatapannya tenang, suaranya rendah namun jelas, menciptakan kesan elegan yang justru semakin membuatnya dikelilingi banyak mata.

Beberapa tamu diam-diam mengambil foto momen kebersamaan mereka dengan Jihoon, mengunggahnya ke media sosial. Dalam hitungan jam, media sosial heboh. Foto-foto Jihoon bersama sosialita London tersebar luas, dihiasi berbagai pujian tentang penampilannya yang luar biasa malam itu.

Tagar #PrinceJihoon mulai merajai trending di berbagai platform, terutama di kalangan komunitas fashion dan hiburan. Banyak yang menyebutnya sebagai The Mysterious Prince from Korea, sosok pria yang malam itu mencuri perhatian London bukan hanya sebagai idol, tapi layaknya bangsawan di antara para elit dunia.

Dan tanpa ia sadari, malam itu nama Jihoon tak hanya menggema di dunia hiburan Korea, tapi juga mulai mengguncang jagat sosialita Eropa.

---

Di ruang kerja yang didominasi nuansa gelap dan elegan, Cassi duduk diam di balik meja panjangnya. Lampu meja redup menyisakan bayangan di wajahnya yang tampak serius. Di hadapannya, layar monitor besar menampilkan deretan foto dan video Jihoon yang tengah viral di media sosial—penampilannya di event fashion ternama di London begitu memukau, dikelilingi para sosialita, dengan senyum tipis dan sorot mata yang sulit diterka.

Alexa, sang asisten pribadi, berdiri di samping Cassi dengan ekspresi canggung, melirik ke arah majikannya yang sejak beberapa menit lalu terdiam menatap layar. "Nona… sepertinya semua media mulai menjulukinya sebagai 'Prince Jihoon'. Mereka bahkan mempertanyakan siapa dia sebenarnya," bisik Alexa pelan.

Namun Cassi tak langsung merespons. Tatapannya masih terpaku pada sosok pria itu di layar—begitu berbeda dari Jihoon yang dikenalnya sebagai idol. Ada sisi lain yang tersembunyi, dingin, nyaris berbahaya… dan justru itulah yang perlahan menarik perhatiannya.

"Aku tidak pernah benar-benar mengenalnya…" gumam Cassi lirih, hampir seperti bicara pada dirinya sendiri. "Dia jauh lebih dari sekadar idol biasa."

Untuk pertama kalinya, Cassi merasakan rasa penasaran yang tak biasa. Ada sesuatu dalam diri Jihoon—dalam dunia yang selama ini tak pernah ia jamah—dan malam itu, ia sadar… perlahan, pria itu mulai menariknya masuk ke dalam misteri yang lebih dalam dari yang pernah ia bayangkan.

"Apakah informasi yang aku minta sudah kamu dapatkan?" Tanya cassi kepada asistennya.

"Sudah nona, anda bisa membaca nya dalam kertas ini" ucap alexa sambil menyerahkan nya kepada cassi.

Setelah itu alexa mundur dari hadapan cassi karena tahu nona nya ingin waktu sendiri.

---

Malam semakin larut, Cassi duduk seorang diri di ruang kerjanya yang sunyi. Berkas laporan tebal tentang Jihoon tergeletak di atas meja, baru saja dikirimkan oleh Alexa tanpa ditemani siapa pun. Dengan wajah serius, Cassi mulai membuka lembar demi lembar, membaca setiap informasi yang tertera di sana.

Semua data yang tersusun rapi itu tak lebih dari profil publik seorang idol—daftar album, penghargaan internasional, kerja sama dengan brand-brand mewah, hingga aktivitas panggungnya yang selalu disorot media. Semakin dalam ia membaca, semakin datar ekspresi Cassi.

Tak ada satu pun informasi yang membahas keterlibatan Jihoon dalam dunia bisnis. Bahkan seolah sosok pria yang dilihatnya di acara tertutup itu tak pernah ada.

Cassi menutup berkas perlahan, menghela napas panjang. Matanya menatap kosong ke arah jendela, seolah menimbang sesuatu. "Begitu rapinya kau menyembunyikan sisi lainmu, Jihoon…" gumamnya pelan.

Rasa penasaran itu semakin tumbuh. Untuk pertama kalinya, Cassi menyadari bahwa apa yang ada di depan matanya selama ini hanyalah permukaan—dan di baliknya, ada dunia lain yang belum ia ketahui.

Dengan perlahan cassi mulai bangkit dari duduk nya, ia perlahan melangkahkan kaki nya kembali ke kamar nya untuk membersihkan diri, malam ini dia ingin menikmati waktu istirahatnya dengan baik sebelum besok dia akan menghadapi dunianya yang cukup melelahkan.

---

Malam itu, Jihoon baru saja melangkah keluar dari sebuah gala dinner mewah di pusat kota London. Udara dingin menusuk, namun sorotan lampu-lampu jalan dan kilauan gedung-gedung tinggi masih memancarkan kemewahan khas kota itu. Jas hitamnya yang elegan masih terpasang rapi, dan langkahnya terdengar berat seiring keheningan malam yang perlahan menyelimuti.

Belum sempat ia masuk ke mobil pribadinya, seorang asisten pribadi dari keluarga Seaggel menghampirinya dengan penuh hormat. "Tuan Jihoon," sapa pria itu sambil menyerahkan sebuah undangan bersegel elegan berwarna putih gading, bertuliskan ‘Private Invitation’.

Jihoon menatap undangan itu dengan dahi sedikit berkerut sebelum perlahan membukanya. Di dalamnya tertera dengan jelas—sebuah undangan makan malam pribadi di kediaman keluarga Seaggel, atas nama Kang Nara, ibu dari Cassi.

Sejenak Jihoon terdiam, membaca setiap detail undangan itu. Undangan yang datang tanpa pemberitahuan sebelumnya, bahkan tanpa sepengetahuan Cassi. Ada ketenangan terselubung di antara kata-kata yang tertera, namun juga aroma perhitungan yang tak bisa diabaikan.

Malam itu, di tengah udara dingin London, Jihoon mendongak menatap langit. Ia bisa merasakan, undangan itu bukan sekadar jamuan makan malam biasa—melainkan awal dari sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang perlahan menariknya semakin jauh ke dalam lingkaran keluarga Seaggel.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!