NovelToon NovelToon
Harga Diri Yang Tergadaikan

Harga Diri Yang Tergadaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: dewidewie

Seorang gadis yang memiliki kelainan jantung sejak lahir, harus bertahan hidup sendiri membesarkan kedua adiknya.

Kerja keras dan banting tulang sanggup dia lakukan demi masa depan adik adiknya. Bahkan masa depannya sendiri tak pernah dia pikirkan.

Hingga suatu ketika keadaan memaksanya untuk menggadaikan harga diri serta hidupnya.

Dan dengan terpaksa harus menikah dengan orang yang tak pernah mencintainya.

Nah, untuk mengetahui kisah selanjutnya? Simak saja di karyaku yang terbaru berjudul
" Harga Diri Yang Tergadaikan ".

Selamat membaca, jangan lupa subscribe, like, vote, dan semua dukungan. 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewidewie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter : 10

" Hei tunggu! " Teriak seseorang dari dalam mobil yang membuat Kania menatapnya tajam sambil sedikit mendekati jendela untuk melihat siapa di balik pintu mobil tersebut.

Ceklek

Seorang pemuda tampan bahkan sangat tampan dengan kaca mata hitamnya keluar dari mobil sport bernilai miliaran rupiah yang berada tepat di depan Kania yang sedang berdiri.

" Oh kamu! Bukannya kamu yang kemarin itu ya" Ucap Kania sambil menghela nafas panjang.

" Perkenalkan namaku Sean, dulu aku kakak kelas kamu masasih kamu tidak mengenalku" Ucap Sean sambil tersenyum dan menjulurkan tangannya.

Kania terdiam sejenak dan enggan untuk membalas uluran tangan Sean " Maaf, memangnya kamu seterkenal itu ya sampai semua orang harus mengenalmu. Menyingkirlah aku buru buru "

Kania melangkah meninggalkan Sean yang terdiam mematung " Wao, Selama ini tidak pernah ada gadis yang bisa menolakku " Gumamnya sendiri kemudian berlari kecil mengejar Kania yang berjalan cepat menuju gedung sekolahnya.

Setelah jarak mereka dekat Sean segera meraih tangan Kania yang membuat pemiliknya mendengus kesal dan berhenti melangkah " Apa sih mau mu kak, plis lepaskan aku aku hanya ingin fokus sekolah".

" Lho memangnya aku mau ngapain? Aku cuma ingin berteman dengan kamu itu saja. Nama kamu siapa sih? ".

" Gak penting kak "

" Penting banget atau kalau kamu gak mau ngasih tau nama kamu aku akan terus mengejarmu dan "

" Stop oke namaku Kania. Puas sekarang biarkan aku pergi " Ketus Kania kemudian berlari kecil menuju gedung sekolahnya.

Sean tersenyum puas dan sangat penasaran dengan sosok Kania yang cantik dan cuek bahkan padanya yang punya banyak pesona untuk memikat wanita.

💚

💚

💚

Malam hari di sebuah apartemen mewah.

Felisa duduk di tepi ranjang mewah king size.

Reno berjalan sambil membawa segelas air mineral di tangannya kemudian menyodorkan kepada Felisa " Minumlah Fel agar kamu bisa lebih tenang.

" Tapi tuan apa kita urungkan saja ya? Aku takut "

" Kamu yakin Felisa " Ucap Reno kemudian ikut duduk di samping.

Felisa nampak bingung, pikirannya berkecamuk. Bisa bisanya punya pikiran menjual tubuhnya demi bisa membantu kakaknya membayar kuliah.

Reno tersenyum tipis " Felisa, berapa banyak yang kamu butuhkan. Katakan saja ".

Felisa menunduk dengan berkaca kaca dan kedua tangannya meremas sprei.

Reno tahu Felisa sedang memiliki masalah keuangan dan dia tidak akan memaksanya.

" Sungguh Fel, awalnya aku kaget melihat foto kamu tertera di antara para wanita penghibur itu. Maka dari itu aku beranikan diri membokingmu. Sungguh aku tidak bermaksud benar benar ingin kepuasan darimu"

" Hiks hiks hiks aku tak tahu lagi harus bagaimana tuan aku butuh biaya kuliah yang cukup besar sedangkan yang bekerja mencari uang hanyalah kakakku seorang diri itu pun hanya seorang buruh pabrik yang gajinya tidak seberapa " Felisa nampak mengusap sudut matanya yang mulai berair.

Reno mengambil sebuah cek berisi 500 juta rupiah kemudian memberikannya kepada Felisa " Ambillah"

Felisa melihat cek itu dengan melotot tajam

" Tuan ini, ini terlalu banyak"

Reno tersenyum sambil mengusap pucuk kepala Felisa.

Namun yang tidak disangka, Felisa melepaskan pakaiannya " Tuan Reno, anda boleh melakukan apapun padaku, tubuh ini milikmu".

Reno melotot tajam " Fel, apa yang kamu lakukan! Pakai kembali bajumu! Jangan gila kamu! ".

" Tapi tuan aku tidak mau memiliki hutang padamu"

Reno memasangkan kembali pakaian Felisa

" Fel, kamu tidak memiliki hutang, aku ikhlas memberikan padamu "

Felisa menatap lekat wajah tampan yang berada tepat di depannya. Kedua tangannya pun dengan berani meraih dan menggenggam tangan Reno " Tuan, terimakasih banyak aku tidak akan melupakan semua kebaikanmu".

Deg

Deg

Deg

Dada Reno seperti genderang yang sedang ditabuh " Gadis ini benar benar sudah membuat hatiku seperti diobrak abrik. Oh my god kalau terus seperti ini mungkin aku benar benar akan menjadi gila" Batinnya.

Tatapan mereka saling terkunci dan semakin lekat.

" Ehm baiklah Fel, aku antar kamu pulang sekarang? Kasihan kakak kamu pasti sudah menunggumu di rumah" Ucap Reno memecah kebisuan di antara mereka.

Nabila mulai gelisah menunggu kedua adiknya yang belum pulang hingga larut malam. Dia berjalan mondar mandir di depan rumahnya.

Tiba tiba Erick datang dengan mobil mewahnya yang parkir di tepi jalan.

Erick pun berjalan mendekati Nabila dengan sebuah amplop di tangannya " Kamu kenapa Bil? "

" Aduh Rick kedua adikku belum pulang, mana sudah malam lagi aku takut terjadi sesuatu pada mereka "

" Sudahlah kamu do'akan saja mereka baik baik saja mungkin ada suatu urusan yang belum selesai "

" Tapi ya tidak seharusnya dong pulang selarut ini "

" Haduh mana bisa menang aku berdebat sama kamu. O iya Bil ini aku ada sesuatu untukmu "

Nabila menatap dan meraih apa yang disodorkan oleh pemuda tampan tapi sedikit berantakan itu.

" Apa ini Rick? "

" Buka saja " Jawab Erick dengan senyum khasnya.

Nabila pun segera membuka isi di dalam amplop tersebut dan sontak membuat matanya melotot tajam setelah tahu isi di dalamnya.

" Erick uang apa ini? Uang sebanyak ini kamu mendapatkannya dari mana? Pasti gak bener!"

Erick menghela nafasnya " Astaga Nabila kapan sih kamu percaya padaku, ini hasil kerja kerasku menjadi sopir ojek untuk ibu ibu dan sisa gajiku kemarin ".

" Tapi Erick untuk apa kamu berikan ini kepadaku ".

" Aku tahu Bil, kamu sedang butuh uang banyak untuk biaya kelulusan Kania, masuk kuliah dan kenaikan semester untuk Felisa. Belum lagi pengobatan jantung kamu"

Nabila menunduk sejenak kemudian menarik nafasnya dalam dalam dan menyodorkan uang itu kembali kepada Erick " Maaf Erick, aku tidak pantas menerima semua kebaikan darimu. Masalah ekonomi biarkan itu menjadi urusanku. Aku masih punya tabungan kok ".

" Tapi Bil"

" Erick, aku tidak mau kamu ikut susah karena keadaanku. Lagi pula ". Nabila menghentikan kata katanya yang membuat Erick penasaran.

Erick memicingkan matanya " Lagipula kenapa Bil? ".

" Erick, kita ini sahabat kan? Tapi gender kita berbeda aku perempuan dan kamu laki laki, jadi akan lebih baik kalau kita jaga jarak saja mulai saat ini".

Deg

Erick merasa jantungnya seperti berhenti berdetak mendengar ucapan Nabila, karena sebenarnya di dalam hati Erick mulai tumbuh benih benih cinta yang tidak bisa diungkapkannya sekarang.Dan berada di sampingnya adalah sebuah kebahagiaan yang tak terkira.

" Apa maksud kamu Nabila ! " Tanya Erick dengan berapi api.

" Tapi kamu jangan bocorkan rahasia ya janji "

Erick pun mengangguk perlahan.

Dengan nafas berat Nabila pun mulai membuka suara kembali " Aku akan segera menikah "

Jedarrrr

Seperti petir yang tiba tiba menyambar, hati Erick seperti mau meledak mendengar ucapan Nabila kalau dirinya mau menikah.

" Erick, tapi ini hanya pernikahan kontrak dan rahasia. Kamu sebagai sahabat baikku jangan bocorkan pada siapapun,aku hanya bicara dengan mu saja ".

" Hah gila kamu Bil untuk apa kamu melakukan pernikahan kontrak "

" Apa yang aku butuhkan bahkan kamu sudah tahu Rick. Aku mengambil keputusan ini juga sudah melalui banyak pertimbangan. Ini aku lakukan demi adik adikku, aku tidak perduli dengan hidupku , ada seseorang yang menginginkan pernikahan sementara dengan bayaran yang lumayan besar".

Erick mencengkeram kedua pundak Nabila dengan kuat hingga terlihat dia meringis menahan sakit " Dasar bodoh kamu, kenapa kamu menolak pemberianku dan malah melakukan pernikahan kontrak dengan orang lain! Dengar ya Bil kalau masalahmu itu hanya uang baiklah sekarang juga aku bisa memberikan berapapun yang kamu mau tapi batalkan pernikahan kontrak itu ".

Nabila menunduk dengan buliran air mata yang mulai menetes dan dengan kuat melepaskan paksa cengkraman tangan kokoh Erick di pundaknya " Tidak Erick, kamu tidak akan mengerti! "

Nabila pun berlari masuk ke dalam rumah dengan tangisan yang tidak bisa lagi ditahan.

Erick terdiam mematung, tiba tiba Felisa dan Kania datang menghampirinya, rupanya sudah dari tadi mereka tiba dan mendengarkan semua yang dikatakan oleh kakaknya.

" Kak Erick, Kania mohon tolonglah kak Nabila. Dia sudah banyak berkorban untukku dan kak Felisa. Sekarang saatnya dia pikirkan hidupnya sendiri " Ucap Kania penuh pengharapan.

" Iya kak, kami yakin hanya kak Erick yang mampu membujuknya untuk menghentikan pernikahan kontrak itu" Sahut Felisa.

Erick terdiam membisu dengan berbagai pikirannya.

1
Nazefa
lanjut dong kak../Smile/
Nazefa
wah, Wiliam kebablasan ini../Joyful//Joyful/
Nazefa
pasti hati Erick sangat hancur sekarang../Sob//Sob/
Nazefa
ya ampun, berarti selama ini Rima tidak benar-benar ikhlas../Grimace/
F.T Zira
ish..ini sih modusss😏😏😏
F.T Zira
ngakak aku bacanya/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
F.T Zira
sepertinya ada kata yg kurang/CoolGuy//CoolGuy/
dewidewie: heeh kak, kurang nya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Zhu Yun💫
Selalu pas adegan begini pasti dipertontonkan 🙈🙈🙈🙈
Zhu Yun💫
Waduh apanya yang mengunci nih, atasnya apa bawahnya 🙈🙈🙈🙈
dewidewie: jiahhhhhh/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Mamah dini
cari kes
Nazefa
Si Erland, situasi lagi tegang dan serius gitu malah menegangkan sesuatu yang lain😭
dewidewie: apaan tuh/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Nazefa
semakin menegangkan.. lanjut thor.../Determined/
Nazefa
pas ini Nabila sakit jantungnya.. sayang nggak ada Erick../Curse//Curse/
Nazefa
waduh... kenapa bisa tiba-tiba kecelakaan terus meninggal. apa aku melewatkan satu bab tentang mereka?
dewidewie: enggak kak nanti penjelasan di bab selanjutnya ada flashback nya
total 1 replies
Nazefa
sayang sekali, Kania yang masih SMA harus melakukan semua ini../Cry//Cry/
dewidewie: itulah kenakalan remaja kak yang perlu diwaspadai
total 1 replies
Nazefa
Udah, nggak usah pura-pura.. /Joyful//Joyful/
Nazefa
wah, sudah terlihat ini alurnya ke mana... pasti itu anu anu../Smirk//Smirk/
Nazefa
jadi curiga../Chuckle/
Nazefa
nah kan, kena batunya sendiri..
Nazefa
ini kenapa semua adik Nabila jadi pada kayak gini sih... Kania kan masih SMA.. juga Nabila udah berkorban, mereka juga udah tau.. tapi malah sengaja ngejerumusin diri sendiri../Grievance//Grievance/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!