NovelToon NovelToon
Takdir Pernikahan

Takdir Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Ibu Pengganti / Cinta pada Pandangan Pertama / Mengubah Takdir / Suami ideal
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ry

Cerita ini kelanjutan dari novel "Mencari kasih sayang"
Pernikahan adalah ibadah terpanjang karena dilakukan seumur hidup. Pernikahan juga disebut sebagai penyempurnaan separuh agama.
Dua insan yang telah di satukan dalam ikatan pernikahan, tapi kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Hari memiliki rahasia yang dapat menghancurkan kepercayaan Resa. Apakah dia dapat bertahan?

Resa menemukan kebenaran tentang Hari yang telah menyembunyikan kebenaran tentang status nya. Resa merasa dikhianati dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Apakah dia harus memaafkan Hari atau meninggalkannya?

Apakah cinta Resa dan Hari dapat bertahan di tengah konflik dan kebohongan? Apakah Resa dapat memaafkan Hari dan melanjutkan pernikahan mereka?
Apakah mereka akan menemukan kebahagiaan atau akan terpisah oleh kebohongan dan konfliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10 Harapan

Resa menatap Hari dengan mata yang masih terlihat sedih. "Tolong beritahu aku bagaimana cara mengungkapkan keluh kesah tanpa membuat orang lain mengira aku tidak bersyukur atas semuanya," lirih Resa. "Tolong beritahu aku bagaimana cara untuk melupakan tanpa harus melihat sudut pandang orang lain. Beritahu aku bagaimana cara menjelaskan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja tanpa harus merasa bersalah karena tidak bisa kuat untuk sesaat saja."

Hari melepaskan pelukannya dan memandang Resa dengan lekat. "Bisa jelaskan masalahnya apa, Ai? Biar AA paham apa yang membuat kamu sedih gini," tanya Hari dengan nada yang lembut.

Resa pun menceritakan kejadian yang mengusik pikirannya. Hari mendengarkan dengan seksama, matanya semakin tajam saat mendengar tentang perilaku orang lain yang membuat Resa merasa sedih.

"Apa kamu menyesal menikah dengan AA?" tanya Hari, dengan raut khawatir.

Resa menggeleng. "Aku bukan sedih karena itu. Menilai boleh, tapi jangan menghakimi pilihan ku. Bagi mereka, percaya diri dengan pandangan orang lain penting, tapi seharusnya sadar diri jauh lebih penting."

Hari tersenyum. "Aini, orang lain mungkin salah, tapi ingat kita pun juga tidak selalu benar. Cukup berusaha untuk menjadi baik, tanpa merasa diri paling baik."

Resa mendengarkan nasehat Hari dengan hati yang terbuka. Hari melanjutkan, "Setiap harinya kamu akan bertemu banyak orang. Beda sifat, beda pemikiran, beda perlakuan. Kamu harus belajar menerima fakta bahwa akan ada banyak persepsi terhadap kamu. Ada yang menganggap baik, ada juga yang tidak, ada banyak penilaian, kadang tergantung kepentingan, dan situasi yang menguntungkan."

Resa termenung, memikirkan kata-kata Hari. Hari melanjutkan, "Sebab itu kamu harus paham, soal nilai diri kamu sendiri, terlepas bagaimana pendapat orang lain atas kamu. Jangan lupa untuk jadi pendukung pertama atas dirimu sendiri. Dan selalu ingat, kamu adalah orang yang berharga, ditempat yang tepat. Jadi kamu jangan merasa rendah diri."

Resa merasa tenang, kata-kata Hari berhasil membuatnya merasa lebih baik. Hari menuntun Resa ke ranjang, "Sayang... Sudah malam tidur ya. Mata dan tubuhmu sudah mulai lelah. Jangan memikirkan sesuatu yang tidak perlu kamu pikirkan. Dan jangan mengkhawatirkan cerita orang."

Resa memejamkan matanya, sembari berkata dalam hati, "Bismillah ya Allah... Aku maafkan segala kesalahan diriku sendiri. Dan aku maafkan kesalahan orang-orang yang telah menyakiti hatiku. Aku ridho dengan segala skenario dan Ketetapan mu. Semoga besok tubuhku bisa bangun dengan sehat. Dan aku bisa beraktivitas seperti biasa dengan baik."

******

Saat pagi tiba,perlahan matahari bersinar terang seorang gadis membuka pintu jendela menghirup udara segar di pagi hari yang menerpa wajahnya dalam hati ia berkata:

"BISMILLAH

Ya Allah,Jadikanlah pagi ini, pagi pembuka pintu rezeki, pagi yang penuh ketenangan dan kesabaran, serta senyum kegembiraan dan kebahagiaan.Aamiin."

Seorang pria yang sudah rapih dengan pakaian casual yang ia padukan dengan jaket kulit kesayangannya menghampiri gadis yang masih berdiri di pinggir jendela. Tangannya terulur mengusap bahu Resa, gadis itu membalikan badan menatap suaminya dengan tersenyum.

"Sudah siap, A?" tanya Resa dengan nada yang lembut.

"Iya, Ai! AA berangkat kerja dulu ya, kamu baik-baik di rumah, jangan lupa nanti kemas barang-barang yang ingin kamu bawa, nanti malam kita pindah ke rumah Paman Surya," kata Hari yang di balas anggukan oleh Resa.

Keduanya berjalan ke luar rumah, Resa berhenti di ambang pintu, kemudian mencium tangan suaminya. "Hati-hati di jalan," kata Resa dengan nada yang lembut.

Hari mengangguk dan tersenyum di balik helmnya, kemudian mengucapkan salam. "Assalamualaikum, Ai. Aku akan segera kembali," kata Hari sebelum berangkat ke tempat kerja.

Resa tersenyum dan mengangguk, kemudian menutup pintu dan kembali ke dalam rumah untuk memulai persiapan pindah ke rumah Paman Surya.

*****

Tak terasa waktu berlalu. Saat sore tiba, Tina yang baru pulang bekerja menghampiri Resa yang sedang duduk di ruang tamu sendirian.

"Teh, mamah mana?" tanya Tina sambil duduk di samping kakaknya.

"Ada di kamar, mau ngapain?" tanya Resa melirik pada Tina dengan ekspresi penasaran.

"Aku punya berita baru yang lagi viral di sosmed," jelas Tina memperlihatkan satu video yang ia putar di ponselnya.

Resa membelalakkan mata setelah melihat rekaman tersebut. Dan tak berselang lama Tina melihat seseorang melintas di halaman rumahnya, dia bergegas menghadang orang tersebut.

"Hei, tunggu!" cegah Tina.

"Mau kemana buru-buru amat?" tanya Tina.

"Apa sih, ngalangin orang lewat aja, minggir!" dengus Wati tak suka.

"Bentar, aku mau nunjukin sesuatu sama kamu," kata Tina.

"Apaan sih?" tanya Wati.

"Ini apa, Wati?" tanya Tina menunjukkan video di media sosial.

"Kamu menghadang aku cuma nanyain ini?" protes Wati.

"Apa itu, Tina?" tanya Komala yang keluar dari kamarnya setelah mendengar keributan di halaman rumahnya.

"Bukan apa apa,itu cuma video temen mah," dusta Wati.

Tina memandang Wati dengan mata yang tajam. "Astaghfirullah, taubat kamu, Wati. Dusta itu dosa besar. Percuma kamu ngaji tapi gak di pake. Akui kesalahan kamu ke orang tua. Lagian pasti video ini bakalan sampe ke mereka juga," kata Tina dengan nada yang tegas.

"Tina, Berikan videonya sama mamah," kata Komala dengan memberikan tekanan.

Ketika Komala melihat isi video, dia langsung melotot melihat anaknya. "Aku bisa jelasin, Mamah. Itu salah paham," kilah Wati.

"Kali ini kamu beneran keterlaluan Wati," kata Komala dengan nada yang kesal.

"Bisa-bisanya selama ini kamu pura-pura hijrah, di luar masih aja numpuk dosa!" kata Komala dengan nada yang marah.

Wati di seret ibunya ke rumah Nenek Nur, dia kena omel hingga tak mampu berkutik.

Resa menarik napas, entah dari mana Tina mendapatkan video ini. "Minimal enggak good looking, attitude nya dibenerin, neng!" teriak Tina dengan nada yang mengejek.

"Kamu enggak jadi masuk?" tanya Resa.yang melihat adiknya berbalik arah

"Ngapain? Lagian Wati pasti udah kena amuk emaknya," jawab Tina sambil memakan sesuatu yang dia simpan dalam saku jaketnya.

"Aku enggak nyangka Wati diam-diam punya banyak pacar. Mana ketahuan selingkuh sama pacar lainnya. Padahal bentar lagi mau nikah dia. Tapi malah nyari cowo baru," kata Tina dengan nada heran.

Mana pas ketahuan selingkuh, malah ngomong 'wajar aku begitu, kamu gak merhatiin di saat cowok lain merjuangin aku.' Mukanya sok cantik pula," kata Tina sambil tertawa.

Selama ini Wati mengaku selalu menolak banyak cowok yang mendekati. Ternyata semua tak sesuai dengan apa yang diucapkan mulutnya.

"Kalian kerjasama?" tegur seseorang.

Tentu kedua gadis itu kaget. Saat mereka berbalik, terlihat Hari sudah duduk di kursi.

"Itu A, aku cuman mau memperbaiki kesalahan pahaman yang merugikan teh Resa," jelas Tina.

"Begitu, ya?" Hari berjalan mendekati keduanya.

"Memangnya kalau gak di luruskan kenapa?" tanya Hari dengan nada yang penasaran.

" Dia sering mempermainkan perasaan orang lain, dan teh Resa selalu di jadikan alasan untuk setiap kesalahan yang dia lakukan," kata Tina dengan nada yang tegas.

Hari mendengarkan penjelasan Tina dengan seksama, matanya semakin tajam saat mendengar tentang perilaku Wati yang sering melimpahkan kesalahannya pada orang lain.

1
Aksara_Dee
hihihihi...mambu kelek
Tini Timmy
niat nya🤣🤣😆
Tini Timmy
lahh🤣🤣
DeanPanca
kepo kali sih Rina ini🫤
DeanPanca
lah koperasi bisa ya buat nyicil tv😁🫣 Hari...hari !
Tini Timmy
eh rasanya kaya apa kira"
Tini Timmy: ini aneh jadinya 😭
Yuningsih: 😄 tahu tuh, yang ngidam pengennya yang aneh aneh aja 🤭
total 2 replies
Tini Timmy
wihh rambut baru👏🏻
Syari Andrian
Gtu ya kalau ngidam
Syari Andrian
🌹
Aksara_Dee
sini bakso sama mie teketek ya aku yang habisin😁
Aksara_Dee: mantaabb buat sarapan 🤣
Yuningsih: ni tak kasih buat ka Dy aja 🍜🍝
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like 🥰🥰🥰🥰🥰
Elisabeth Ratna Susanti
makin seru ceritanya, good job 👍🥰
Yuningsih: makasih supportnya ☺️
total 1 replies
Selly AWP
si Resa juga kenapa gak lgsg tanya aja sih ke Hari,udh jdi suaminya jg,ketika Hari gak peka,Resa jg introvert,tpi gak ada salahnya tanya siapa anak kecil itu,dia jg punya hak untuk tau. dripd dipendm sdri,jdinya nelangsa,merasa kecewa, dsb. terkadang hal seperti ini harus ditanyakan terlepas introvert tau ga,sama² bljr Mengungkapkan sesuatu,stunya lg bljr peka (Hari) tpi cowok dimana mana itu jarang yg lgsg peka klo istri gak bilang.
Selly AWP: hehehe.. semangat terus sista
Yuningsih: betul sekali 🥹
total 2 replies
Selly AWP
jangan..jangan....anak kecil itu..anaknya Hari 😳
Selly AWP
nah loh! rahasia apa lagi nih yg disembunyikan Hari???
Selly AWP
hmm...jangan sampe ngebohongin Resa lagi ya Om Hari....😑
Selly AWP
cerita yang menarik❤️
Selly AWP
terkadang ada masa lalu yg tdk ingin diceritakan kepada pasangan baru. mgkin karena terlalu sakit atau memang ingin dipendam. Tapi memang sebaiknya Hari menceritakan ini kepada Resa,apalgi mereka mau menikah.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
pelan-pelan mulai ya hari. istrimu masih lugu. 🤭
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
resa masih sulit memahami situasi, hari malah ngomong gitu. ya merinding..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!