NovelToon NovelToon
Janji Yang Kau Ingkari

Janji Yang Kau Ingkari

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: husna_az

Adisti sudah mengabdikan hidupnya pada sang suami. Namun, ternyata semua sia-sia. Kesetiaan yang selalu dia pegang teguh akhirnya dikhianati. Janji yang terucap begitu manis dari bibir Bryan—suaminya, ternyata hanya kepalsuan.

Yang lebih membuatnya terluka, orang-orang yang selama ini dia sayangi justru ikut dalam kebohongan sang suami.

Mampukah Adisti menjalani kehidupan rumah tangganya yang sudah tidak sehat dan penuh kepalsuan?

Ataukah memilih berpisah dan memulai hidupnya yang baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Mantan istri Bryan

Adisty sedang menunggu seorang tukang kunci di ruang tamu. Dia memang sengaja mendatangkannya agar bisa membuat duplikat kunci ruang kerja sang suami. Wanita itu sudah mencari ke semua tempat, tetapi tidak menemukannya juga. Adisti yakin jika memang kuncinya sudah diamankan oleh Bryan.

Mumpung ini masih siang dan sang suami pun masih lama pulangnya jadi, dia masih ada kesempatan untuk mencari cara. Wanita itu juga sengaja mendatangkan juru kunci yang ahli dan bisa membuat kuncinya hanya dalam waktu sekejap saja. Tidak lama orang itu pun datang. Segera Adisti membawanya ke ruang kerja sang suami.

Tidak lupa dia juga menghubungi asistennya, yang kemarin mengatakan akan mengirim seorang pembantu untuk bekerja di rumahnya. Adisti juga sudah mengatakan pada asistennya, apa saja pekerjaan yang harus dilakukan oleh pembantu itu.

"Kamu sudah menjelaskan padanya apa yang harus dia lakukan di rumah ini, kan?" tanya Adisty lewat sambungan telepon.

"Tentu, Bu, saya sudah menjelaskan semuanya padanya. Ibu tenang saja, dia juga cukup ahli dalam bela diri jadi, bisa juga membantu Ibu jika ada dalam masalah," sahut Nadia—asisten Adisti.

"Bagus, suruh dia datang nanti sore agar bisa menyiapkan makan malam. Aku sudah cukup lelah hari ini."

"Tentu, sesuai permintaan Anda."

Setelah itu Adisti pun memutuskan panggilan begitu saja, bersamaan dengan kunci yang dibuat oleh orang tadi pun selesai. Wanita itu pun membayarnya dan meminta orang tersebut segera pergi, takutnya nanti ada orang yang datang dan bertanya hal yang macam-macam. Sekarang jam dua, masih ada waktu untuk mencari sesuatu sebelum Bryan pulang. Adisti segera masuk ke ruang kerja sang suami, ternyata ruangannya masih sama seperti dulu, saat hubungan mereka masih baik-baik saja.

Tidak ada yang berubah sama sekali, bahkan foto pernikahan mereka yang ada di dinding pun masih tetap ada di sana. Namun, ada yang membuat Adisti kesal yaitu foto yang ada di meja kerja Bryan. Bukan lagi foto dirinya, melainkan wanita lain dan dia yakin jika itu adalah wanita yang hamil yang kemarin. Adisti semakin tersenyum getir, secinta itukah sang suami pada wanita itu hingga meletakkan foto di rumahnya.

Namun, dia tidak mau terlalu larut dalam pikiran tersebut. Wanita itu harus segera mencari sesuatu yang berharga. Dimulai dari laci-laci di meja kerja, semuanya hanya ada berkas mengenai pekerjaan Bryan di kantor, tidak ada yang menarik perhatiannya. Hingga akhirnya Adisti menemukan sebuah kunci kecil yang terselip di ujung laci yang paling bawah.

Wanita itu penasaran kunci apa, dia mencoba mencocokkan ke segala tempat yang ada di sana, sepertinya tidak ada laci yang terkunci. Cukup lama Adisti mencarinya. Namun, tidak menemukan juga, hingga jam menunjukkan pukul 04.00. Dia harus segera keluar dari sini karena dirinya tidak tahu kapan sang suami akan pulang.

Lebih baik berjaga-jaga lebih dulu, daripada nanti ketahuan dan malah akan menghancurkan rencananya. Adisti memutuskan untuk keluar lebih dulu dan mengembalikan kunci yang dia temukan tadi. Besok atau lusa jika ada kesempatan akan mencarinya lagi.

***

Pagi-pagi sekali Adisty sudah siap untuk keluar rumah. Dia sengaja tidak membangunkan Bryan lagi. Terserah pria itu bangun atau tidak, sekarang wanita itu sudah melepaskan kewajibannya sebagai seorang istri, suaminya pun tidak pernah melakukan kewajibannya. Biarlah sang suami mau melakukan apa, di rumah juga sudah ada asisten rumah tangga, yang siap melayani pria itu, sekaligus akan menjadi mata-matanya di rumah.

Hari ini dia akan menemui Roni dan Leo untuk merencanakan langkah selanjutnya. Sebenarnya pertemuan ini tidak ada hubungannya dengan Roni karena urusannya hanya bersama dengan Leo. Hanya saja Adisti tidak ingin nantinya akan menimbulkan fitnah jadi, lebih baik ada orang lain yang bersamanya agar membungkam mulut orang dan dirinya bisa beralasan jika itu hanya urusan pekerjaan.

"Saya menemukan ini, mungkin bisa berguna untuk Anda," ujar Leo sambil menyerahkan sebuah kertas yang bertuliskan sebuah alamat yang sama sekali tidak Adisti diketahui alamat siapa itu. Apalagi letaknya di luar kota, setahunya Brian juga tidak memiliki saudara di kota tersebut.

"Itu alamat rumah mantan istri Brian," ucap Leo, seolah mengerti apa yang Adisti pikirkan.

Kali ini wanita itu kembali dibuat terkejut, bahkan kali ini rasanya lebih menyakitkan. Sebenarnya berapa istri yang dimiliki oleh sang suami, kenapa selama ini Bryan begitu pandai menutupinya, hingga dirinya sama sekali tidak tahu.

"Jangan salah paham dulu! Sebenarnya dia adalah istri pertama suamimu, tapi dia hanya istri siri dan saat mengetahui Bryan akan menikah lagi, dia menolak untuk dimadu dan akhirnya Bryan menceraikannya. Dia dianggap istri yang tidak berguna karena tidak menghasilkan apa pun," lanjut Leo.

Dada Adisty terasa sesak, bagaimana tidak jika suami yang selama ini hidup bersamanya, ternyata tidak hanya seorang pengkhianat, tetapi juga penipu. Di awal perkenalan mereka, Bryan mengaku jika dirinya adalah seorang perjaka. Bahkan mengaku tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita mana pun.

Ternyata itu semua hanya bualan semata. Nyatanya kini dirinya yang ternyata seorang pelakor, merebut seorang suami dari istrinya. Pasti saat ini Tuhan yang sedang membalasnya. Sekarang orang lain lah yang telah merebut Bryan darinya. Sungguh Adisty merasa bersalah pada wanita itu dan juga keluarganya. Dia sangat tahu bagaimana perasaannya saat itu pasti sungguh menyakitkan.

"Roni, apa kamu mau mengantarku ke tempat wanita ini?" tanya Adisti dengan mata yang terus menatap kertas yang ada di tangannya.

"Tentu, Nyonya. Saya akan mengantar Anda ke sana, bahkan ke mana pun Anda mau pergi saya siap mengantar," sahut Roni yang merasa kasihan pada atasannya itu.

"Baiklah kalau begitu, sekarang antar aku ke sana."

"Apa harus saat ini juga ke sana? Anda pasti sekarang sudah lelah, apa tidak sebaiknya Anda beristirahat lebih dulu."

"Tidak perlu, itu akan semakin membuatku sakit kepala dengan seluruh penyesalan yang aku rasakan kini. Semua tidak ada apa-apanya dibanding dengan yang dirasakan oleh wanita itu."

"Tapi di sini Anda tidak bersalah karena Tuan Bryan yang berbohong dan Anda tidak mengetahui apa pun. Apalagi pernikahan mereka juga pernikahan siri, pasti tidak akan tercatat di mana pun."

"Kamu tenang saja, Roni. Aku baik-baik saja, aku akan merasa lega jika sudah bertemu dengannya."

Roni pun tidak lagi membujuk atasannya. Dia yakin jika Adisti bisa menjaga dirinya sendiri. Meskipun saat ini wajahnya sudah terlihat tidak baik-baik saja, mungkin terlalu lelah dengan masalah yang terjadi akhir-akhir ini. Dirinya saja dibuat geram dengan tingkah laku Bryan, apalagi atasannya.

1
Nur Aliyah Zainal
Di Bab 69 kok ortu Yasa msh hidup, Thor?
echa purin
👍🏻
Junita Lempoi
suka ceritanya.kisah wanita tangguh
Junita Lempoi
aku banget😄
mimief
jaman sekarang baik juga ada batasan nya
kl ga,kita malah di manfaatkan 🥹
mimief
terkadang feeling orangtua itu ga pernah salah.
Rosita Tumbelaka
pelajaran berharga buat kita berteman dan bersahabat saat ini...dulu masih muda berteman dan bersahabat masih bisa di percaya...
tapi skrng setelah Covid 19
Semua nya ... hambar spt C19
noreen1709
hahahah ini lucu loh bisa2 aje agent property dituntut atas selingkuhan org lain 🤣🤣 jadi pucat muka nya 🤭
Reader: smart
total 1 replies
Eka Purnamasari
kok bilang ga tau gajinya? bukannya di udah nanya sm om dan gajinya 15 juta?
Eka Purnamasari
emang paling bener denegerin apa kata emak
Eka Purnamasari
masih ada typo dan salah penyebutan nama, tetap semangat 💪
Eka Purnamasari
untung. Erick maish punya otak dan hati yang waras
Melani Sunardi
ini yang namanya ditolong malah merongrong...... sudah ga punya uang ga punya hati pula.....
Melani Sunardi
setidaknya Erick masih punya urat malu, walaupun diam nya juga sama dengan mendukung perselingkuhan.
Melani Sunardi
mampir' ya Thor.....🙏
Lala lala
bi rina..jd bi ika..
pembantu lama kah..
soalnya sebelumnya mereka br sewa ART yg msh muda, krna istrnya sdh tak mau melayani bryan , wajahnya datar smpe bryan takut natapnya 🙏😄
Lala lala
Bukannya si laki mokondo sudah tau perusahaan itu punya teman akrab alm. mertuanya..makanya dia hati2 urusan skandal di kantor , cb bab awal baca
sakura
...
Hr sasuwe
👍
Naufal hanifah
cerita nya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!