NovelToon NovelToon
Wanita Penggoda?

Wanita Penggoda?

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Tamat
Popularitas:869.4k
Nilai: 4.9
Nama Author:

Hi! Namaku Sarah Gibran, aku akan menceritakan kepada kalian tentang kehidupanku dan...kehidupan intimku, aku bisa mengatakan bahwa diriku adalah kriteria yang diinginkan oleh semua mahluk yang bernama laki-laki yang hidup di dunia ini, dikarenakan bentuk tubuhku yang proposional dan wajah yang manis dan menarik, tetapi...

Apakah dengan kelebihan yang aku miliki ini aku dikatakan sebagai seorang wanita penggoda?

Apakah salah juga jika aku memanfaatkannya ?

Atau sebenarnya kelebihanku ini merupakan kekuranganku?

Semua tergantung dari penilaian kalian, aku hanya bisa mengatakan...

“Don’t judge book by its cover”

ALISHA

“Seseorang tak akan pernah tahu betapa dalam kadar cintanya sampai terjadi sebuah perpisahan.” – Kahlil Gibran.

Satu tahun sebelumnya.

“Ndra, lo nonton basket semalem gak? Aduh padahal dikit lagi, gua pikir Eagles Team bakalan menang.” Ucap Edgar yang bersemangat saat dia baru saja masuk Kelas dan duduk di bangkunya. “Hahaha kan udah gua bilang Gar, Wolfs Team jangan lo anggap remeh, tim favorit gua itu sengaja ngalah di awal, tapi lihat kan akhirnya, sorry ya bro jadi lo harus nepatin janji lo ke gua, makan enak nih gua nanti siang.” Ucap Indra yang terlihat bersemangat juga membalas perkataan Edgar. “Sialan lo, iya gua traktir lo nanti.”

“Lagi pada ngomongin apa sih seru banget kayaknya.” Datang seorang wanita cantik dengan rambut tergerainya yang indah, berkumpul bersama dengan kedua Laki-Laki yang sedang asyik mengobrol. “Pagi Alisha.” Ucap Edgar memberikan senyuman terbaiknya kepada Wanita tersebut. “Pagi Gar, Ndra kok sms aku semalem gak dibales sih.” Ucap Alisha yang langsung duduk di sebelah Indra.

“Sorry Sha, gua udah tidur semalem, tuh tanya Edgar keasikan nonton basket semalem, iya kan Gar?” Ucap Indra. “Gar, yee bengong dia, malah ngelihatin Alisha.” Lanjutnya dan melemparkan pena kearah temannya itu. “Eh apa tadi.” Ucap Edgar yang terlihat kaget. “Gak ada.” Ucap Indra malas. “Sorry bro.”

“Ndra jangan gitu dong, kan bales sekali aja bisa, jadi gak buat aku nunggu sms kamu semaleman.” Alisha memotong pembicaraan dua sahabat itu. “Iya iya maaf ya.” Ucap Indra. “Janji ya?” Tanya Alisha menatap lekat Laki-Laki itu. “Iya.” Ucap Indra.

“Sha, nanti ikut ke kantin bareng ya aku traktir.” Ucap Edgar berbicara dengan Alisha “Traktir? Dalam rangka apa Gar?” Tanya Alisha. “Nih si monyet menang taruhan dari gua.” Tunjuk Edgar kearah Indra yang hanya tersenyum terkekeh karena kemenangannya. “Berarti Indra ikut?” Tanya Alisha terlihat sangat senang. “Iya, kan dia yang menang taruhannya Sha.” Ucap Edgar. “Asik iya aku ikut.”

Alisha tersenyum senang dengan mata melihat ke orang yang sangat dia sukai, sedangkan dia tidak menyadari ada sepasang mata yang melihatnya penuh dengan cinta kepadanya. Kenapa kamu bisa ngegemesin gitu sih Sha.

Tiga sahabat yang sangat di kenal di Sekolah tersebut pun sudah berada di Kantin dengan janji yang sudah mereka buat sebelumnya. “Kamu mau pesen apa Sha?” Tanya Edgar kepada wanita pujaannya itu. “Hmm apa ya, Indra mau pesen apa?” Tanya Alisha ke Indra yang sedari tadi sibuk bermain game di handphonenya.

“Ndra kamu pesen apa?” Tanya Alisha lagi. “Woi nyet lo pesen apa?” Tanya Edgar. Edgar yang melemparkan sendok kearah Indra, membuat Indra yang lagi sedang sibuk bermain dengan handphonenya meringis kesakitan. “Sakit nyet, apaan?” Ucap Indra mengusap kepalanya meringis kesakitan. “Itu Alisha nanya lo mau pesen apa?” Ucap Edgar kepada sahabatnya itu.

“Gua pesen bakso aja minumannya es jeruk sama gak pake lama, udah laper gua.” Ucap Indra mengelus perutnya sambil tersenyum, setelah itu Indra berpindah lagi ke dunianya sendiri dengan handphonenya.

“Aku pesen bakso sama es jeruk juga kalo gitu Gar.” Ucap Alisha dengan sedikit ragu. “Kamu kan gak suka asem Sha.” Ucap Edgar seakan mengerti apa yang disukai dan tidak disukai oleh wanita pujaannya itu. “Gak pa-pa lagi pengen aja.” Jawab Alisha masih terlihat ragu. “Ya udah tunggu dulu ya, aku pesen dulu, Nyet jagain Alisha.” Ucap Edgar kepada Indra. “Hmmm.”

Edgar pun pergi untuk memesan makanan yang diminta teman baik dan pujaan hatinya dengan sambil melirik pandang kearah Alisha, sedangkan Indra masih heboh sendiri dengan dunianya sendiri tidak menyadari sedang diperhatikan gadis manis di sebelahnya yang sedari tadi memberikan senyuman tulus kearahnya.

“Ndra makan dulu, nanti keburu gak enak baksonya, abis makan baru lanjut lagi main gamenya.” Ucap Alisha penuh perhatian kepada Indra. “Hmm.” Ucap Indra. “Nyet makan dulu, gua makan nih baksonya.” Ucap Edgar kepada sahabatnya itu. “Iya iya.” Indra langsung meletakkan handphonenya di atas meja dan langsung makan bakso yang dibeli Edgar dengan lahap.

“Dasar monyet, giliran mau diambil makanannya aja langsung dimakan.” Ucap Edgar. “Biarin.” Ucap Indra dengan santainya. Alisha hanya tertawa melihat kedua lelaki didepannya, tetapi dia selalu tersenyum berbeda saat melihat lelaki pujaan hatinya yang walaupun dia sadari tidak pernah melihat kearahnya.

Dua hari kemudian, tepat di malam tanggal  empat belas februari. Restoran mewah dengan lilin dan bunga mawar yang tertata indah hampir di setiap sudut ruangan itu terdapat dua insan yang sedang duduk didalam restoran tersebut yang sudah di reservasi khusus untuk kedua insan tersebut.

“Gar ini indah banget.” Ucap Alisha melihat apa yang disiapkan oleh teman Laki-Lakinya itu. “Ini buat kamu Alisha dan kamu terlihat sangat cantik malam ini.” Ucap Edgar tulus. "Berarti kemarin-kemarin aku gak cantik ya?" Ucap Alisha dengan bibir manyun yang membuat laki-laki di depannya tersenyum. "Setiap hari kamu selalu cantik Sha, tetapi malam ini kamu jadi tambah cantik dengan gaun merah yang kamu gunakan sekarang." Ucap Edgar dengan sangat tulus.

“Makasih Gar, tetapi ini semua buat apa?” Tanya Alisha dengan wajahnya yang polos. “Sha.” Edgar menyentuh tangan kanan gadis manis berbaju merah tersebut. “Kamu adalah wanita yang menjadi pusat rotasi kehidupanku sejak awal aku melihatmu saat kita bertemu pertama kali di sekolah.” Edgar menggenggam tangan gadis itu ke dalam tangannya. “Aku ingin menghabiskan dan memberikan hidupku untukmu." Edgar mengeluarkan satu kotak hitam dan membukanya yang berisi sebuah kalung bermatakan hati.

“Aku mencintaimu Sha.” Gadis itu menggenggam balik tangan lelaki yang baru saja menyatakan cinta kepadanya. “Gar, kamu tahu aku mencintaimu. Tetapi hanya sebagai teman baikku, tidak lebih dari itu, kamu tahu siapa yang selalu ada di hatiku Gar, aku harap kamu mengerti.” Gadis itu tertunduk sedih. “Aku harap kamu mengerti Gar, aku tidak mau hubungan kita berakhir karena hal ini, kamu adalah tempat aku cerita semua masalahku.” Melihat kesedihan di gadis manis yang selalu membuat hatinya tenang itu Edgar mempererat genggaman tangannya.

“Aku mengerti.” Mereka berdua pun tetap menghabiskan malam itu dengan indah tanpa tahu hati dari sosok yang menghalangi kasih mereka.

Keesokan harinya di Sekolah.

“Pagi Ndra, kamu semalem udah tidur ya waktu aku telpon?” Tanya Alisha setelah duduk di sebelah Indra. “Pagi Sha, iya maaf ya capek habis latihan basket sore kemarin bareng tuh si monyet juga, lo kemana juga semalem nyet gua sms juga kagak lo bales.” Ucap Indra dan bertanya ke sahabatnya yang baru saja datang ke Kelas.

“Ada urusan gua semalem, pagi Sha.” Ucap Edgar dan melihat ke arah gadis pujaannya. Edgar melihat kearah Alisha masih dengan senyuman yang sama sebelum dia menerima penolakan malam sebelumnya dari gadis manis tersebut. “Pagi Gar.” Ucap Alisha sedikit canggung. “Kalian berdua kenapa? Kok kayak ada yang beda?” Tanya Indra heran menatap kedua temannya itu. “Ha gak pa-pa.” Jawab Edgar dan Alisha bersamaan. “Hmm oke.” Indra pun sibuk lagi dengan handphonenya, sedangkan kedua temannya saling berpandangan dengan canggung. Setelah itu mereka bertiga pun mengikuti pelajaran sampai dengan bel istirahat dibunyikan dengan suasana canggung diantara Alisha dan Edgar.

“Ndra aku suka sama kamu Ndra, aku cinta sama kamu dari pertama kali kita ketemu.” Suara gadis manis itu menggema di lorong sepi sekolah saat dia menyatakan perasaannya kepada lelaki yang selalu mencuri perhatiannya setiap saat. “A-aku.” Ucap Indra terbata-bata.

Gadis itu menggenggam tangan lelaki itu. “Aku gak bisa hidup tanpa kamu Ndra, di hatiku cuma ada kamu.” Mata gadis itu mulai berlinang dengan air mata yang sedari tadi ditahannya. “Maaf Sha.” Indra menarik tangannya. “Aku gak bisa.” Ucap Indra melihat wajah gadis manis tersebut.

“Kenapa Ndra, kenapa? apa yang kurang dari aku sama kamu?” Gadis itu mulai berteriak tidak peduli apakah ada orang yang akan mendengarkan percakapan mereka di lorong sekolah lantai tiga tersebut. “Aku tidak ada perasaan sama kamu Sha dan kamu pantas mendapat yang lebih baik dari aku.” Ucap Indra.

“Aku tidak mau yang lain, aku hanya mau kamu, aku bakal kasih semua buat kamu, semuanya.” Gadis itu mulai membuka kancing seragam sekolahnya dengan paksa tanpa memperdulikan lagi harga dirinya didepan lelaki tersebut. “ALISHAA!!!”

Gadis itu terkejut melihat lelaki didepannya menunjukkan sikap yang tidak pernah dilihatnya sehingga menghentikan tindakan yang dilakukannya pada kancing terakhir seragamnya. “JANGAN BODOH! APAKAH KAMU HARUS MEMPERMALUKAN DIRIMU SENDIRI DIDEPAN SEMUA LAKI-LAKI YANG KAMU SUKAI!” Gadis itu tertunduk tanpa suara, tanpa Gerakan, dia hanya terdiam membisu dan tertunduk.

“Aku.” Indra mulai bisa menahan emosinya, dia mengenggam pundak gadis manis yang tertunduk itu. “Aku tidak pantas buat kamu Sha, masih banyak laki-laki yang lebih pantas buat kamu, kamu sudah aku anggap sebagai teman baikku tidak lebih, maafkan aku jika aku tidak dapat membalas perasaanmu.” Indra menghembuskan napasnya.

“Percayalah ini yang terbaik buat kita.” Dan Gadis itu akhirnya menegakkan kepalanya menatap laki-laki didepannya dengan tatapan kosong. “Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu tidak ada gunanya juga aku hidup di dunia ini.” Alisha menepis tangan Indra berbalik ke belakang berjalan perlahan kearah balkon sekolah yang terbuka di lantai tiga tersebut. “Sha apa yang kamu lakukan? jangan berbuat bodoh.” Teriak Indra. “Jika di kehidupan ini aku tidak bisa mendapatkanmu, mungkin di kehidupan selanjutnya aku bisa memilikimu.” “ALISSHHAAAAA!!!” “BUGHH!!!”

“AAHHHHHH TOLOONGG.” Teriakan siswa-siswa di sekolah itu melihat penampakan di depan mereka, semua perhatian mereka hanya dialihkan dengan tubuh seorang seorang gadis yang tergeletak tidak berdaya dengan kondisi yang mengenaskan yang jatuh dari lantai tiga sekolah tersebut, tanpa tahu bahwa ada seorang laki-laki yang berada di lantai tiga sekolah itu yang menjadi saksi hidup mengapa gadis manis itu dengan beraninya mau menghilangkan nyawanya sendiri.

BERSAMBUNG.

Mohon vote, love, like dan komentarnya readers, terus ikuti kisahku ya.

Terima kasih supportnya!!!

1
aku tidak menemukan yg berjudul you😭
Reeriska
bagus banget Yukk baca yukk
D'dewz
😭😭😭
😜
halo bang SP.

knp gak di lanjutin bang ceritanya?

ku kira up ternyata bukan 🤧🤧🤧
ᵐᵗSang Penulis: Oyy hahaha cek lanjutanny di novel YOU yaa, jangab lupa dukungannya yg banyak hahha
total 1 replies
Sri Damayanti
lanjut
Anhi T
aku kecewa padamu Thor,, kenapa engkau pisahkan Sarah dengan Indra 😭😭😭
Fa Rel
aneh klo g mau di tawar ngapain di pamerin an3h si kasa
Emosi Di Ujung Pena
mampir ya jika berkenan 🙏
Sri Cntya
uhhuuuaaiii nasss pnsss
Sri Cntya
aahhaa ullerr kektnya sdh keluarrr..seru..lnjutt thorr
Sri Cntya
aahhaaa dulunys benci skrng ada rasa cinta dihati
Sri Cntya
😭😭😭😭
Sri Cntya
hahh.papahe dave ngsntukk thorr
Sri Cntya
indra mngkin kakak tirinya x y
Toriq Mubtadiin
trnyata babang kassa pny hati jg...
Toriq Mubtadiin
knp sar nasibmu dri kecil mlng skli,,,udh dung bang othor kasih yg seneng2 np,,, biar g nyesek trus bcx.🥺🥺🥺
Maulida
terlalu banyak hama😂😂😂
baru tau kalo novel ini lanjut
Nurul Imamah
Terharuuu aq bacanya.... kalah Dave dgn Indra yg br mengenal sarah tp cintanya luar biasaaaa
Aisyah Prasutio
aqu syuka ,syuka critanya thorrr,,,,💞💞💞
Liliput
sbnrnya sarah itu bnran sayang sama indra pa nggak sih?kok masih nemplok sana sini, walau lagi sedih kan gak harus gtu juga...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!