Beside Story Of [SELEPAS KATA TALAK]
"Separah itukah garis takdir sampai aku mendapat gelar istri yang haram disentuh?"
Gevanya Rianti adalah seorang Dokter Muda, dia harus menelan pil pahit disaat dirinya harus berdiri di pelaminan tanpa mempelai pria karena calon suaminya, Loki Ardiansyah lebih memilih pergi bersama selingkuhannya.
Refal Argantara, seorang pria lumpuh kakak dari Loki memilih menjadi pengganti Loki sebagai suami Gevanya, namun siapa sangka dimalam pertama mereka Gevanya mendapatkan fakta bahwa dirinya hamil setelah pernikahan itu yang membuat dirinya menjadi istri yang haram disentuh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10. Nurut, Kamu Suami Aku
Setelah mengucapkan kalimat tersebut Gevanya langsung tersenyum simpul dan berjalan meninggalkan Loki.
"Kau berkata seolah kau adalah orang yang baik," cegah Loki meraih tangan Gevanya yang lang.sung di tepis oleh Gevanya.
"Islam tidak mengajarkan untuk menjadi baik dulu untuk menularkan kebaikan tapi islam mengajarkan kita untuk berubah baik sembari mengajak orang lain juga, sampai sini kau paham?" jelas Gevanya kembali. "Atau aku lupa kau tidak memiliki kemampuan untuk memahami apapun?"
Gevanya berjalan meninggalkan Loki dan kali ini Loki tidak mencegah melainkan terdiam atas ucapan Gevanya yang benar-benar menampar dirinya.
•
Arga tengah terduduk di kursi rodanya saat ini, sebenarnya dia memiliki pekerjaan sebagai seorang pengusaha namun karena lumpuh yang dia derita setahun yang lalu membuat semuanya terhambat.
Kini dirinya hanya bisa menanti dokter mana yang bisa membantunya menyembuhkan lumpuhnya karena sudah banyak dokter yang tidak menyanggupi menjadi pelatih therapy lumpuh dari Arga.
Yang pertama Arga adalah seorang pria temperamental setelah kecelakaan itu juga melenyapkan nyawa istrinya beserta anak dalam kandungan istrinya.
Bagaimana tidak, sifat Arga yang kasar dan kejam itu benar-benar membuat beberapa dokter muak kepadanya sehingga sampai ini Arga tidak menemukan dokter yang bisa menjadi pengarah Terapy penyembuhannya.
Selain itu Arga adalah orang yang keras kepala dia hanya mau diperintah oleh orang tuanya jika dengan orang lain, kalau Arga sudah tidak mau yah berarti tidak.
Arga tengah memikirkan nasib hidupnya sebagai suami Gevanya sekarang sebelum suara ponselnya berdering yang membuat Arga mengangkatnya.
"Halo ada apa?" tanya Arga saat yang meneleponnya adalah sahabatnya sendiri Adam yang merupakan juga seorang Dokter.
"Assalamualaikum, Arga nada bicaramu masih kasar saja, tidak heran tidak ada yang mau menjadi pendamping terapismu," jawab Adam yang membuat Arga menghela napas panjang.
"Kau mau apa?" tanya Arga yang membuat Adam menyerah mengajak sahabat kulkas nya ini berbasa-basi.
"Ada seorang dokter yang ingin menjadi pendamping terapismu, ku harap dia bertahan denganmu yah jangan seperti yang terakhir hanya sehari sudah kabur," jelas Adam. "Arga! Dengarkan aku kali ini kau harus menurut, kalau tidak bagaimana bisa kau sembuh."
"Iya!"
"Ridwan akan menjemputmu untuk datang ke rumah sakit, oke, aku sedang di rumah sekarang menemani istriku Dikta, Assalamualaikum," Adam langsung mematikan teleponnya.
"Dasar pengantin baru," Arga berdesis.
Ridwan juga adalah sahabat dari Arga dan dia adalah Dokter juga., mereka bertiga Arga, Ridwan dan Adam adalah teman dari SMA sehingga jangan heran jika Ridwan dan Adam bisa tahan dengan dinginnya Arga.
Tak lama setelah pembicaraannya dengan Adam, tampak sebuah ketukan pintu yang Arga yakin itu adalah Ridwan.
Arga membuka pintu dan benar saja itu adalah Ridwan yang membuat Arga menatap malas sahabatnya satu ini.
"Jangan begitu Arga, kau mau sembuh kan?" Ridwan langsung membantu Arga masuk ke dalam mobil dan kali ini Arga tidak menolak.
•
Kini Arga dan Ridwan sudah sampai di rumah sakit, Ridwan mendorong kursi roda Arga melewati korido menuju ruangan dokter yang bersedia menjadi pendamping terapis Arga.
"Ingat Ar, jangan sampai kau membuat yang satu ini kabur, setidaknya kali ini kau menurut," pesan Ridwan saat mereka tiba di depan pintu ruangan yang dimaksud.
Arga tidak menjawab, Ridwan langsung membuka pintu nya yang membuat Arga melebarkan mata sempurna saat tahu pendamping terapisnya adalah Gevanya, istrinya.
"Oke Abang Suami, Nurut! Kamu Suami Aku," ujar Gevanya tersenyum pada Arga.
•
•
•
TBC
Assalamualaikum
Jangan Lupa Like