NovelToon NovelToon
HARLEY THE SECRET AGENT

HARLEY THE SECRET AGENT

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Petualangan / Tamat
Popularitas:347.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mommy Sally

Warning!

Novel ini hanya untuk usia 21+ yang mempunyai tingkat ke-haluan level tinggi. Tidak ada korelasi nya dengan agama apapun dan budaya manapun!

Orang-orang mengenalnya dengan nama Harley Davidson, seorang pemuda yang tidak diketahui asal usulnya oleh siapapun. Tidak ada yang tahu persis dari mana asal pemuda tampan ini atau siapa orangtua nya, yang mereka tahu hanya bahwa pemuda misterius ini tinggal seorang diri disebuah villa diatas bukit.

Terkadang dia hadir diantara orang-orang dikota itu, terkadang dia menghilang entah kemana tetapi seorang Harley akan selalu kembali ke villa itu dengan mobil sportnya atau motor besarnya.

Hingga satu saat dengan sangat terpaksa dia membawa pulang seorang gadis kedalam rumahnya, yang lambat laun akan mengisi hidupnya.

Siapakah gadis cantik itu?
Aoa yang terjadi ketika Harley harus menyerahkan kembali gadis itu kepada kedua orang tuanya?

Ikuti terus kisah mereka di novel ini yah..
Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian semua disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy Sally, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rosaline

Sudah hampir jam 12 malam Rosaline masih terjaga dan menunggu Harley di ruangan yang penuh dengan berbagai jenis mobil dan motor itu, Bahkan gadis itu sempat melihat-lihat kendaraan yang berjejer rapi disana.

" Dimana tuan itu? Sepertinya ini sudah larut malam..." Gumam Rosie, sambil menatap ke arah pintu diujung tangga.

" Aahh...Perutku juga sangat lapar..." Rosie memegangi perutnya yang semakin memberontak meminta jatahnya, makanan yang diberikan oleh Harley untuknya sudah habis sejak pukul 8 tadi, dan gadis itu pun merasakan luka di sekujur tubuhnya yang semakin perih sejak siang tadi.

Tak terasa gadis itu pun menutup matanya, rasa lapar dan sakit ditubuhnya membuat dia begitu lelah dan pada akhirnya tertidur di tangga berselimut kan kain penutup motor yang telah dia ambil sebelumnya.

Sementara Max terlihat begitu gelisah sejak sore tadi, anjing kesayangan Harley ini berjalan mondar mandir dari pintu dapur yang terhubung dengan garasi bawah tanah dengan kamar majikannya. Sesekali dia menggonggong didekat Harley tetapi pria itu tidak juga bangun dari tidurnya, pria ini sempat meminum obat untuk menghilangkan rasa sakit di kepala nya sebelum tidur tadi.

Ruffh! Ruffh! Ruffh!

Max melihat gelas kaleng yang biasa dipakai oleh Harley tergeletak diatas nakas, dia pun mendekati gelas itu dan meraihnya hingga menjatuhkan gelas itu dengan kaki depannya.

Prang!

Sontak Harley pun terbangun.

" Max...Ada apa kawan? Tidurlah ini sudah malam..." Pinta Harley, tetapi Anjing itu malah semakin menggonggong hingga mau tidak mau sang majikan pun bangun dari tidurnya.

" Ada apa boy?" Tanya Harley, Max pun segera keluar dari kamar majikannya. Harley paham dengan maksud sahabat berbulunya ini, dia mengikuti Max hingga anjing itu berhenti didepan pintu yang terhubung dengan garasi bawah tanah tadi.

" Ya Ampun Max! Aku lupa sama Rosie!" Ucap Harley, lalu membuka pintu itu dan bergegas menuruni tangga nya.

Harley hampir saja terjatuh ketika tanpa sengaja dia menginjak tangan Rosie yang dia pakai sebagai bantalan kepalanya.

" Rosie! " Panggil Harley sambil menggoyangkan tubuhnya.

" Ya ampun Max! Dia demam!" Pekik Harley, sementara Max kembali menggonggong di ujung tangga atas

Secepatnya Harley menyibakkan penutup tubuhnya dan membopong tubuh kurus gadis itu lalu membawanya ke kamar, dengan hati-hati Harley meletakkan tubuh Rosie diatas ranjangnya lalu meninggalkan gadis itu untuk mengambil air dan handuk kecil untuk mengompres keningnya.

" Luka-luka ini...Apa dia telah di aniaya..." Batin Harley ketika melihat luka-luka ditangan dan kaki gadis itu, baju yang dikenakannya pun robek dibeberapa bagian dan terdapat banyak bercak darah disana.

" Paloma....Andai kamu ada disini..." Gumamnya.

Andai Paloma ada disana, wanita itu pasti akan membantu Harley untuk mengurusi gadis itu. Mengganti pakaiannya dan membasuh luka-lukanya, tetapi sayangnya wanita itu masih dalam keadaan koma akibat bom yang di ledakkan oleh ayah Rosie waktu itu.

Harley pun memutuskan untuk menghubungi dua teman wanitanya untuk dimintai bantuan. Harley tahu akan ada banyak pertanyaan dari keduanya nanti, tetapi saat ini nyawa gadis itu lebih penting pikir Harley.

Setengah jam kemudian keduanya tiba di villa.

" Untung kami masih dikota ini Har..." Ucap Ferrari sambil berjalan memasuki kamar pemuda itu.

" Apa yang terjadi?" Tanya Chopper setelah wanita itu melihat seorang gadis penuh luka tengah terbaring di ranjang milik Harley.

" Ceritanya panjang, tolong saja dia dulu...Kamu membawa pesanan ku kan?" Ujar Harley. Tadi pemuda itu meminta agar Ferrari atau Chopper membawa baju ganti juga infus dan obat suntikan untuk Rosie.

" Yeah kami bawa...Apa kamu akan tetap disini?" Tanya Ferrari, sambil mengerutkan keningnya.

" Aku akan berada disana " Jawab Harley menunjuk pada sofa disudut ruangan dengan gerakan kepalanya.

" Oke...Jika itu maumu..." Ucap Chopper.

Merekapun memulai aksinya.

Pertama-tama mereka melucuti pakaian yang dikenakan oleh gadis itu, lalu memasang infus ditangannya. Mereka cukup terkejut dengan luka lebam yang sudah membiru dan luka lecet pada sekujur tubuh gadis itu.

" Ini bekas hantaman benda tumpul Chopp, semoga saja tidak ada keretakan diareal ini dan ini " Ucap Ferrari, sambil menunjuk pada wilayah sekitar tulang rusuk dan kaki serta tangan Rosie.

" Yeah kamu benar Ferra, jangan lupakan ini" Ucap Chopper, menunjuk pada daerah sekitar pelipisnya.

Mereka pun mulai membersihkan tubuh gadis itu dan mengoleskan gel penghilang lebam serta mengobati luka yang menganga lantas menutupinya, tidak lupa menggantikan pakaian Rosie dengan baju yang baru serta menyuntikkan obat melalui selang infusnya.

" Semoga dia baik-baik saja " Ucap Ferrari.

" Apa kamu akan mengatakan kepada kami siapa gadis itu Har?" Tanya Chopper.

Harley menghela nafasnya berat, dia tahu pada akhirnya kedua temannya ini akan mengetahuinya juga.

" Jangan bilang dia itu anak si gembong penjahat yang sudah kamu bunuh waktu itu " Ucap Ferrari penuh curiga.

Dan kecurigaan Ferrari pun terjawab sudah ketika pria dingin itu mulai menceritakan kronologis pertemuan nya dengan Rosie.

" Ini gila Har! Kamu bisa kena imbasnya nanti...!" Ucap Chopper.

" Apa M sudah mengetahui nya?" Tanya Ferrari, gadis ini cukup khawatir karena bagaimana pun selama ini belum ada yang bisa lepas dari perhatian wanita itu.

" Dia memberiku waktu satu minggu untuk menemukan ibunya " Jawab Harley.

" Whoa ini sejarah baru kawan!" Kekeh Chopper.

" Ini hadiah karena telah menghabisi si gembong atau siapapun dia namanya " Ujar Harley.

Dia masih ingat perbincangan dengan M kemarin sore ketika tiba-tiba wanita itu datang dan mereka meminum bir bersama.

" Apa kamu bersenang-senang hari ini boy?" Tanya M, lalu duduk di kursi bar stool didepan Harley.

" Aku tidak tahu apa maksud mu M, aku di rumah sakit seharian ini " Jawab Harley, sambil membereskan belanjaannya kedalam kulkas.

Harley lalu mengambil dua kaleng bir untuk dirinya dan M, dia sudah tahu jika M telah mengetahui aksinya.

Harley membuka salah satu kaleng bir tersebut dan memberikannya kepada wanita tangguh berambut cepak dan pirang itu, sementara satu kaleng bir lagi dia buka untuk dirinya sendiri.

" Aku memberimu waktu satu minggu untuk menemukan keberadaan ibunya dan menyerahkan gadis itu kepadanya " Pinta M, lalu menyeruput bir dingin tersebut dari kalengnya.

" Anggap saja itu sebagai hadiah karena telah membunuh si gembong itu " Lanjutnya.

Harley hanya bisa pasrah dengan keputusan M mengenai gadis itu, meski dia sendiri belum mengetahui siapa dan dimana ibu Rosie berada saat ini. Si gembong itu benar-benar menutup rapat identitas keluarganya, bahkan M sendiri tidak memberikan petunjuk kepadanya.

" Oke...Akan aku usahakan" Ucap Harley, lalu melakukan tos dengan atasannya itu.

" Aku percaya kepadamu Har, kau tidak akan mengecewakan aku...Dan, obati luka di pundakmu itu oke! Aku butuh kamu dalam keadaan utuh dan prima " Ucap M, lalu meninggalkan ruangan itu setelah dirinya menenggak habis bir dingin yang diberikan oleh Harley kepadanya.

Sayangnya, malam itu Harley benar-benar melupakan janjinya untuk menemui Rosie di garasi.

.

.

.

To be continue

Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak kalian disini yah

Happy reading 🤗😘🤗😘🤗

1
yeee eee awali yang menarikkkk
NORA SAFITRI
Ayah Tiri, Ayah kandung saja kadang masih ada juga yg bejatnya sama kayak binatang
NORA SAFITRI
asyik,
aku suka cerita genre yg begini 👌👌👌
Jopiterreincaley
Luar biasa
Welem Jacobus
Lumayan
Welem Jacobus
Buruk
K 1 D
sensasi lain dari sekian sensasi heboh lainnya di belahan dunia...
Mommy Sally: hehehehheheh
total 1 replies
K 1 D
sampai disini, max dimana yaa
Mommy Sally: Coba tebaaaakkkk
total 1 replies
K 1 D
ada yg aneh di cerita bab ini, mereka agent elit dan mafia internasional tdk bs menembus pertahanan kakek peot, tp mafia kelas lokal dgn mudahnya menyandra org terdekatnya...

tolong pencerahannya pengarang cerita...
Mommy Sally: wah... aneh ya
total 1 replies
Susana Pai ignasius
bagus banget
Anik Gumilang
sangat bagus,,,action nya dapat,komedinya dapat,,,senam jantung terus pokoknya👍👍
Bunda Puput
dah bucin Harley ma Elle
Bunda Puput
panas²
Bunda Puput
ceritanya keren
Sativa Kyu
👍👍👍
JandaQueen
tegang2 di awal2..ngakak2 di akhir2..
JandaQueen
kok bayanganku pemuda kaos biru berlogo huruf s.... superman... 🤭😀
JandaQueen
oh... sudah tahu namanya to...
De'Ran7
astago .ku pikir kencan sama cewek seusianya ehh malah sama nenek²😂
G
lanjut cerita soal anaknya thooorrrrrrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!