🏆3 st🥉 Winner (Event Mengubah Takdir)
Wisnu merupakan seorang menantu miskin yang menikahi seorang wanita kaya dari keluarga Buana.
Dirinya selalu dihina dan dijadikan budak oleh keluarga istrinya.
Pada suatu ketika, Wisnu bertemu seorang pria tua yang tidak lain adalah kakek kandungnya.
Wisnu tiba-tiba mendapatkan warisan keluarga yang tidak ia ketahui. Dan akhirnya Wisnu menjadi kaya raya.
Apa yang akan terjadi kepada wisnu selanjutnya?
Ayo simak terus cerita ini dan jangan lupa untuk memberikan like, komen dan vote kalian ya!
Follow IG aku ya.
@rafizqi0202
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10 Ternyata dia Presdir?
Bab 10 Ternyata dia Presdir?
Seorang wanita cantik dengan pakaian terbaiknya yang sedikit terbuka dibagian belahan dadanya. Sedang berjalan memasuki sebuah gedung yang dikenal dengan kantor pusat Anatarna Grup. Ya, dia adalah Yunma. Dan ada seorang pria yang menemaninya itu yang tidak lain adalah Joni, Adik kandungan nya.
Namun disaat memasuki pintu, yunma yang berjalan seraya dengan asyiknya merapikan rambut serta bajunya. Tiba-tiba terpental sehingga dirinya hampir terjatuh. Beruntung ada Joni yang dengan sigap menangkap tubuh kakaknya, Yunma.
Kedua kakak beradik itu menengadahkan kepalanya. Menatap seorang pria tampan yang Yunma tabrak.
Begitu Familiar. Apakah ini Cuma mimpi? Atau kenyataan. Seorang pria dengan setelan Jaz hitamnya, terlihat tampan. Namun masih saja buruk dimata Yunma dan Joni.
Seketika,,,,,,,Gelak tawa terdengar dari kedua kakak beradik itu.
“Wisnu. Kamu bermimpi jadi bos disini? Pakai jaz pula. Hahah” Ucap Joni tanpa rasa malu.
“Iya benar. Sepertinya dia sudah gak waras” Sambung Yunma menimpali dengan diiringi tawa mengejeknya.
Kedua bersaudara itu benar-benar tidak mengenal tempat dalam menghina seseorang.
“Kamu?” Rian yang hendak maju dan ingin menghajar Joni dan Yunma. Seketika dihentikan oleh Wisnu dengan sedikit gerakan tangannya.
Semua pegawai yang ada disana menatap Joni dengan mata melotot. Bagaimana bisa mereka menghina seorang presdir dari Anatarna Grup? Sepetinya masalah besar akan menimpa dua beradik itu. Begitulah pikir mereka.
Wisnu tetap diam mendengarkan hinaan Joni dan Yunma. Sampai pada akhirnya ia mulai membuka suara.
“Sudah puas menghinanya?” Ucap Wisnu dengan aura dinginnya.
“Ayo Rian kita pergi. Jangan hiraukan mereka” Ucap Wisnu lagi.
“Kalian akan menyesal karena sudah menghina tuan Wisnu!” Ujar Rian memperingati sebelum meninggalkan Yunma dan Joni.
Gelak tawa kembali terdengar dari keduanya. Mendengar panggilan tuan dari Rian untuk Wisnu semakin membuat mereka merasa geli dan lucu.
“Sudah ayo! Sebaiknya kita keruangan presdir secepatnya” Ucap Joni setelahnya. Keduanya pun pergi tanpa wajah berdosa, bahkan tatapan sinis pegawai Anatarna Grup kepada mereka sama sekali tidak mereka hiraukan.
Dua jam kemudian.
“Duh . Kok lama banget sih. Seharusnya kita sudah ketemu sama presdirnya sejak tadi” Rengek Yunma kesal.
“Tunggu aja dulu. Sebentar lagi palingan juga datang” Balas Joni menenangkan kakak nya yang cerewet itu.
Lima Jam kemudian.
Yunma dan Joni benar-benar dibuat kesal. Beberapa kali mereka bertanya akan keberadaan presdir kepada sekertarisnya, namun jawaban dari sekertaris itu tetap sama. Disuruh menunggu 15 menit kedepan. Dan sialnya Joni setiap 15 menit sekali mendatangi sekertaris itu karena ulah kakaknya yang cerewet.
“Sebaiknya kita pulang saja. Kita gak dianggap banget disini. Apalagi presdir itu benar-benar membuatku jengkel” Ucap Yunma geram.
Joni tidak menjawab, namun langkah kakinya menunjukan bahwa ia menyetujui usulan kakaknya itu.
“Pak Joni dan nona Yunma?” Seru seseorang dari belakang. Yunmi dan Joni langsung menoleh kearah suara.
“Tuan sudah menunggu anda diruangan kerjanya” Ucap sekertaris itu.
Dengan langkah malas. Yunma dan Joni akhirnya berbalik dengan membawa beberapa berkas yang sempat mereka bawa sebelumnya.
Di ruang kerja.
Tok
Tok
Tok
“Masuk!” Sahut seseorang dari dalam.
Joni dan Yunma masuk kedalam ruangan setelah mendapatkan jawaban.
“Selamat Sore pak,,,,,” ucapan Joni terhenti dikala ia melihat sosok Rian sedang berdiri di samping seorang pria yang tengah membelakangi mereka itu.
“Kamu” pekik Yunma kaget seraya menunjuk Rian. Rasa khawatir mulai menyelimuti hati Yunma.
Joni meraih tangan kakaknya untuk tidak menunjuk laki-laki yang ada didepannya ini.
Rian nampak menyeringai. Memberikan senyuman devils nya kepada Yunma dan Joni. Pria yang sempat membelakangi Joni dan Yunma, kini memutarkan kursinya dengan sekali dorongan saja.
Sekarang pria itu saling berhadapan kepada Yunmi dan Joni.
Joni dan Yunma membulatkan mata dengan mulut menganga. “Selamat datang di perusahaan Anatarna Grup” Ucap Wisnu menyeringai.
“Kamu presdir itu?” Ucap Yunma. Masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 🙏🙏🙏 Dengan Like dan komen karya ini ya.
Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author