NovelToon NovelToon
THE CEO’S SECRET SON

THE CEO’S SECRET SON

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Anak Genius / Cintapertama / Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:382.1k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Blurb:

Dua belas tahun yang lalu, Jaxon Thorne memberikan segalanya, hatinya, janjinya, masa depannya pada wanita dengan sepasang mata hijau yang indah, Scarlett Reed yang merubah namanya menjadi Scarlett Quinn.

Lalu, dia terbangun di dunia yang hancur, hanya disisakan secarik surat perpisahan yang melukai hatimya.

Sejak saat itu, sang pewaris tunggal kerajaan bisnis Thorne itu membangun benteng kokoh di sekeliling hatinya, dingin, berkuasa, dan tak tersentuh.

Kekayaannya melimpah, tetapi kebenciannya pada pengkhianatan lebih membara dari apapun hingga dia tak percaya lagi akan cinta sejati dan suka mempermainkan wanita.

Namun, takdir berkata lain.

Semuanya berubah saat Jaxon bertemu dengan Dash Quinn, seorang bocah jenius berusia dua belas tahun pemenang olimpiade sains yang mendapat beasiswa dari perusahaannya.

Ada sesuatu pada senyum dan sorot mata anak itu yang membuat dunia Jaxon berguncang, sebuah pengingat yang tak tertahankan akan masa lalu yang dikuburnya dalam-dalam.

Semakin dekat Jaxon dengan Dash, semakin banyak fakta yang terungkap. Rahasia gelap itu akhirnya terbuka.

Penghianatan terbesar bukan berasal dari gadis sederhana yang dulu dicintainya, melainkan dari lingkaran terdekatnya sendiri, yaitu keluarganya.

Sekarang, dihadapkan pada kebenaran yang pahit, Jaxon harus memilih, tetap menjadi pewaris yang terluka seperti yang diharapkan keluarganya, atau menjadi pejuang yang mengambil kembali segala sesuatu yang telah dicuri darinya.

Sebuah perjalanan untuk menuntut balas, memperbaiki kesalahan, dan meraih keluarga yang tak pernah dia sangka bisa dimilikinya, sebelum segalanya benar-benar terlambat.

Mana yang akan dipilih Jaxon? Keluarganya yang licik atau keluarga barunya yang baru dia temukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seharusnya Malam Pertama

“Sekarang, masuk ke kamar kita,” lanjut Jaxon ketika Scarlett tak menanggapi apa pun.

“Aku tak mau!”

Jaxon mendengus dan kemudian kembali memanggul tubuh Scarlett di bahu lebarnya.

Scarlett meronta, marah oleh perlakuan semena-mena ini.

"Turunkan aku!" teriaknya, suaranya penuh kemarahan yang tak terbendung. "Kau tak boleh melakukan ini!"

Tapi pria itu terus berjalan menyusuri koridor panjang rumah megah itu. Wangi tubuhnya—memenuhi indra penciuman Scarlett, membawa memori yang dia coba kubur selama dua belas tahun terakhir.

"Kau sudah dewasa sekarang, Baby. Tapi kelihatannya perilakumu masih seperti gadis belia yang suka memberontak," ucap Jaxon dengan datar, tanpa emosi.

Saat mereka tiba di depan kamar utamanya, Jaxon dengan satu tangan masih memanggul Scarlett, sementara tangan lainnya membuka pintu.

Lampu kamar menyala otomatis. Jaxon meletakkan Scarlett dengan tidak terlalu lembut di atas ranjang yang empuk.

Sebelum Scarlett sempat bangkit, pria itu sudah membalikkan badan, mengunci pintu dengan sistem elektronik.

Scarlett segera beranjak, mencoba membukanya, tapi sia-sia.

"Kodenya ada enam digit. Dan kau tak akan bisa menebaknya," ujar Jaxon sambil melepas jasnya, lalu melemparkannya ke kursi di sudut kamar.

"Kenapa kau lakukan ini? Apa maumu?" tanya Scarlett, berusaha menahan suaranya agar tidak bergetar.

Dia tak ingin menunjukkan betapa tak berdayanya dia saat ini. Jaxon tak menjawab. Dengan santai, seperti Scarlett tidak ada di sana, dia mulai membuka kancing bajunya.

Satu per satu. Gerakannya lambat, dan terkesan memancing Scarlett. Scarlett memalingkan wajahnya, tapi sudut matanya tetap menangkap gerakan itu.

"Sudah kubilang tak akan ada sentuhan!” kesal Scarlett.

Jaxon hanya diam. Bajunya sekarang terbuka, memperlihatkan potongan tubuh yang membuat Scarlett tercekat meski berusaha keras tidak melihat.

Tubuh itu berbeda. Jaxon yang dia kenal dulu adalah pemuda tinggi dengan otot-otot atletis dari lapangan basket.

Tubuh yang sekarang dihadapannya adalah milik seorang pria dewasa yang terpahat dengan lebih sempurna.

Bahu lebih lebar, dada bidang dengan otot yang jelas, perut six pack yang sempurna.

Ada tato di sisi kirinya, sosok naga yang mengelilingi simbol matematika yang dulu sering Jaxon coret coret di buku catatannya.

Scarlett merasakan sesuatu berdesir di dalam dirinya. Reaksi fisik yang tak diundang, respons terhadap sosok tubuh Jaxon yang seharusnya tak mempengaruhinya.

Dia benci dirinya sendiri karena masih bereaksi terhadapnya, setelah dua belas tahun berlalu.

Scarlet kemudian semakin membelakanginya, dia tak ingin melihat tubuh pria itu.

Jaxon akhirnya melepas bajunya. Otot-otot punggungnya bergerak saat dia melipat baju dan meletakkannya di rak. Kemudian tangannya beralih ke ikat pinggang. Scarlett bisa melihatnya di depan kaca lemari yang ada di depannya.

"Apa yang kau lakukan?” bisik Scarlett.

"Tidurlah. Tempat tidur cukup luas untuk kita berdua. Atau kau bisa tidur di sofa jika itu membuatmu lebih nyaman." Ucapannya tak mengandung emosi.

Gesper ikat pinggang terbuka. Celana hitam itu melorot dari pinggangnya. Jaxon membuka semuanya dan kini tak memakai apa-apa lagi.

Scarlett memejamkan mata rapat-rapat. "Kau menyebalkan."

"Kau sering melihatku seperti ini. Kau sangat hafal tubuhku. Dan sekarang kau istriku, jadi tak masalah kan?" balasnya. "Aku hanya ingin mandi. Seharian berdebat denganmu membuatku sedikit lelah.”

Scarlett mendengar suara langkahnya menjauh, lalu suara kaca shower terbuka dan tertutup.

Scarlett membuka mata. Uap sudah mulai memenuhi kamar mandi kaca tembus pandang itu. Meski berusaha tidak melihat, matanya tertarik pada siluet tubuh Jaxon di balik kaca buram.

Jaxon berdiri di bawah pancuran, kepalanya menengadah, air membasahi seluruh tubuhnya. Siluet itu memperlihatkan garis bahunya yang lebar, pinggang yang ramping, dan kaki yang panjang.

Memori masa lalu datang menyerbu tanpa bisa dia cegah lagi.

1
Nonie Hlm
ayooo up 💪
Salim ah
dad Jaxon 😍
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Thea Luna Robert❤Jared KingS
Dash..kenapa kau cium2 pipi segala...gak ada di skenario lhoh🤣🤣🤣
Thea Luna Robert❤Jared KingS
buaya kok dikadalin...Dashhh serapihhh apapun kau tutupinn..Dady pasti akan tau😩🤣dan kau akan terjebak dengan permainan mu sendiri...🤣
Thea Luna Robert❤Jared KingS
gak akan bisa lepas kalian...serius dah🤣🤣🤣
vivinika ivanayanti
Jaaxoonnn.....jeli bangeettt....dan kayaknya jaxon juga tahu kalo Terra suka sama Dash 🤭🤭🤭
Rinduin
Sebuah jebakan dari bapaknya 🤣🤣🤣🤣
isni afif
⚘️⚘️🫰🫶🫶🫶🤗🤗🤗
isni afif
lanjut kak....
Lina Cuang
lanjut kakkkkk
Lina Cuang
jaxon dilawan 🤣🤣🤣
isni afif
🥰🥰🤩🤩😍😘😘😻😻🥰🥰
isni afif
pepet keluarganya....terra.. 🤣😂☺️☺️🤗
safaana
Dash jangan main kucing2an sama raja kucing
V_eRiL
camermu lebih bahaya dibanding ayahmu ya Terra tapi nanti lama² kau juga akan terbiasa kok 😁😁😉
V_eRiL
totalitas bgt nih aktingnya Dash sampai cari tau makanan kesukaan Terra 🤭🤭
V_eRiL
Jaxon sengaja mengikuti alur sandiwara yg dibuat Dash nih dan pada akhirnya dia yg akan membuat Dash terjebak dgn permainannya sendiri 😅😅🤭 good job dad Jaxon 👏👏👍
LANY SUSANA: pasti Dash tar jg jatuh cinta ke Terre cm masih jaim🤣🤣
total 2 replies
V_eRiL
Dash aktingmu kebablasan tuh 🤣🤣🤣🙉
V_eRiL
sepertinya Jaxon sudah menyelidiki latar belakang Terra deh, ngga mungkin kan keluarga Thorne sembarangan cari mantu 🤔🤔🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!