Badgirl? Cuek? Most famous? Iyya. Itu semua julukan dari seorang gadis cantik, Keyla Arletta Alexandria.
Namun semua sifat itu harus lenyap, ia harus relakan dan digantikan menjadi sifat pendiam dan ramah. Fake Nerd?
Keyla merubah diri nya dari gadis berandalan menjadi gadis pendiam dengan kacamata bulatnya.
Hanya karena menjalankan satu misi dari sang ayah, Keyla rela untuk merubah dirinya.
Apakah seorang gadis berandalan mampu menjadi gadis pendiam, Fake Nerd?
•••••
Write by : yovvandzzam_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unknownnnnn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap kosong sembilan
“Sebentar dulu, itu Black boys dateng noh!”
“Samperin yuu!” Keyla mengangguk.
“Haiii, kalian tampil jam berapa?” tanya Keyla kikuk.
“Ko? Suara nya mirip? Ah.. Mungkin perasaan gue aja kali,” batin Andra.
“Oh ini yang nama nya Black Girls! Kita perfom sekitar jam 7 an,” jawab Wisnu.
“Oh. Yaudah kita masuk duluan ya,” ucap Aqilla. Ketiga lelaki itu mengangguk.
Akhirnya kedua band tersebut tampil dengan fantastis di selingi beberapa menit. Riuhan tepuk tangan meliputi setiap perfom band mereka.
***
Tokkk tokkk tokkk
“Keylaaaaa! Bangun dee! Udah siang,” pekik Andra dari balik pintu sambil terus mengetuk pintu kamar sang adik.
“Apa sii bang?! Ini weekend jadi bebas, ga sekolah,” jawab Keyla yang masih setengah sadar.
“Key, bangun! Mau ice cream ga lo de?” tanya Andra pelan-pelan.
Hening. Belum ada jawaban dari dalam.
“Keyla! Gue hitung sampe tiga kalau belum kel-“
Ceklek!
Saat pintu terbuka Andra langsung menghela napasnya. Keyla yang sudah segar walaupun belum mandi karena mendengar ice cream dia langsung terbangun.
“Iyya bang! Keyla udah bangun!” ucapnya sambil memperhatikan rentettan giginya.
“Giliran nyebut ice cream aja lo cepet! DASAR MANIAK ICE CREAM!” pekik Andra sambil tertawa.
“Bau ihh! Belum sikat gigi lo ya?!” Keyla menajamkan arah pandangnya.
“Ye sialan lo, kata mommy buruan mandi kita mau kerumah grandma,” ucap Andra.
“Mau kerumah grandma? SERIUS LO BANG?” tanyanya kegirangan.
“Iyya udah sono buru, pengang kuping gue de!” Andra mendengus pelan.
“Oke gue mandi dulu dan jangan lupa beliin ice cream yang banyak buat gue ya bang!” pekik Keyla lalu langsung membanting kasar pintu kamarnya, Andra yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya.
“Ck, gue punya ade gini amat!”
***
Setelah selesai membersihkan diri nya, Keyla kini sudah menampilkan kesan yang lebih cantik dalam dirinya. Dengan rambut yang dicepol sedikit dan membiarkan yang lain tergerai indah, kacamata hitam favorite nya, dan hoodie abu-abu yang kebesaran di tubuhnya serta rok pendek diatas lutut 5cm.
Saat cukup dirasa dengan penampilannya, Keyla memutuskan untuk turun kebawah, namun sebelumnya ia menyemprotkan parfume ke leher dan tangannya, lalu mengambil string bag berwarna hitamnya dan baru ia turun ke bawah, ruang tamu.
“Ayok! Keyla sudah siappppp, yuhuuu!”
Anggota keluarga nya terhenyak saat melihat dirinya yang tengah berdiri sambil menampilkan senyum manisnya.
“Keyla kamu cantik banget, sayang!” kata Gerald.
“Iyya! Bukan ade gue nii kayaknya,”
“Lah terus ade siapa?” tanyanya.
“Bukan ade, tapi Bidadari!”
“Aishhhh, sa ae lo, daki!”
“Idihh songong banget!”
“Sudah, sudah! Jangan ribut terus, yuk kita berangkat sekarang.” kata Viona melerai pertengkaran kecil kakak beradik itu.
“Yasudah ayo!”
“Let's go to home my Grandma!”
***
Tidak butuh waktu lama, sekitar 35 menit mobil Fortuner hitam itu mendarat mulus dihalaman rumah yang terbilang sangat amat luas.
“Bang, fotoin gue dong! Cahaya nya lagi bagus niiii,”
“Yaudah sini ribet lo de,” jawab Andra. Keyla hanya terkekeh kecil dan langsung memberikan ponselnya.
Cekrek.
“Perfect girl!”ujar andra.
“Makasih abangggg, masuk yuk lo mau diem aja disini!” ajak keyla.
Andra dan Keyla melangkah masuk ke dalam rumah berukuran mewah itu. Dengan cepat langsung berhambur pelukan ke Aliena sebelum mengucap salam lebih dulu.