NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:442
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Dengan susah payah aku memejamkan mata yang tidak mengantuk. Perkataan dan semua ucapan yang di lontarkan mas Bryan yan dig kini telah menjadi suami ku itu membuat ku sesak dan ingin menangis saja .

Semua perkataan nya yang kasar , tapi kenapa malah  membuat ku memutuskan untuk tidak jadi menemui Leo dan pergi bersama. Untuk sesaat tadi aku melupakan kehormatan mama dan papa , aku bahkan melupakan Malaikat Kecil yang kini tertidur di samping ku.

Tangisan Alana membangunkan tidur ku yang nyenyak.  Aku melihat buk de saudara mama dari kampung lagi mengganti pempers nya alana

" Kenapa malah tidur bersama Alana dan buk de Kin, ingat Lo kamu udah bersuami" bukde menyadari aku bangun dari tidur

" Suami mbak kinan buk de " jawab ku sambil merutuki nasib diri ini

" CK Ki, ini semua sudah ketentuan dari Gusti Allah. Memang berat, inshaAllah hanya sesaat lama lama kamu juga terbiasa, apa lagi nak Bryan orang nya baik , ganteng , bertanggung jawab, ramah dan humoris " andai buk de tahu jika sekarang dia sudah berubah menjadi monster yang dingin dan kejam

" Loh loh loh kok kiara ada di sini " mama masuk ke kamar nya alana

" Pindah kamar tadi pagi, mungkin rindu Alana " entah apa maksud dari ucapan buk de, mungkin menyelamatkan aku dari Omelan mama

" OOO ya sudah ayok mbak kita sarapan dulu, Ki ayok bersih bersih , Kamu harus mengubah kebiasaan kamu , ingat udah punya suami nak" mama mengambil Alana dari kasur nya lalu keluar di iringi buk de untuk sarapan.

Aku tersenyum saat memasuki kamar , mas Bryan sudah bangun dan keluar. Ini lebih bagus dan aku memilih untuk mandi dan menyusul semuanya untuk Sarapan

***

POV AUTHOR

Bryan berjalan menuju meja makan sambil memikirkan cara untuk menyampaikan tentang Kiara yang kabur bersama Leo kepada keluarga nya.

" Sial kenapa sekarang aku yang pusing karena ulah anak itu yang kabur bersama kekasih . Dia benar benar tidak berfikir ulang apa yang telah aku sampaikan kepadanya, apa dia benar benar tidak memikirkan perasaan kedua orang tuanya " gumam Bryan di dalam hati

" Pagi Bryan " sapa papa nya Bram

" Pagi pa" Bryan yang masih berfikir keras untuk menyampaikan kata yang tepat kepada mereka yang telah duduk di meja makan

" Siang ini papa dan mama harus balik jakarta nak , kamu dengan Kiara apa ingin masih disini ? Masalah kerjaan kantor biar asisten mu yang handel semua itu" ujar bram kepada Bryan yang telah menduduki bokong nya di kursi

" Sudah terlalu lama aku ngak masuk pah, kasihan Roby menghendel sendiri . Lagi pula hmm Kiara MMM ....."

" Tenang saja Bry, Kiara akan ikut kamu kemana pun kamu membawa nya . Kiara sekarang sudah menjadi istri sekaligus ibu dari Alana . Papa berdoa kinan sudah tenang dan damai di sisi Allah dengan terlaksana nya keinginan terakhir nya " ujar broy melihat Bryan dengan mata yang berkaca-kaca

Gluk Bryan menelan ludah kasar" bagaimana bisa aku berkata yang sebenarnya jika anak bungsu nya tersebut telah kabur tadi malam. Kiara Kiara kau benar benar membuat aku dalam masalah besar"  Bryan meneguk air putih yang ada di depan nya

" Iya pah , inshaAllah" jawab simpel Bryan

" Tapi ngomong ngomong Kiara mana Bry? Kok ngak turun barang " tanya Astrid sambil menyendok nasi goreng ke piring Bram

" Hmmm itu mah sebenarnya ada yang ingin aku sampaikan kepada semua nya " Bryan dengan mode serius

" Tapi aku harap mama dan papa tidak terlalu mengkhawatirkan hal ini, terutama mama Ajeng dan papa Roy , aku harap mama papa bisa berlapang dada menerima apa yang akan aku sampaikan ini " ucap Bryan dengan sedikit berbelit Belit

" Ada apa nak?" Tentu saja Ajeng penasaran dengan apa yang akan di sampaikan oleh Bryan

Bryan menarik nafas panjang " tadi malam Kiara kabur mah pah " Bryan merasakan campur aduk setelah menyampaikan satu kalimat tersebut

" Maafkan Kiara ya Bry, mungkin karena dia belum terbiasa satu kamar dengan kamu. Tapi mama yakin dengan berjalan nya waktu Kiara akan menerima semua keadaan dan kondisi seperti ini " Ajeng dengan ekspresi yang menyesal

" Jadi mama sudah tahu hal itu? Dan mama papa tidak mempermasalahkan hal tersebut?" Tentu saja ada ekspresi senang dan lega pada wajah Bryan. Bryan sangat tidak percaya dengan apa yang ia dengar barusan, siapa sangka mama Ajeng dan seluruh keluarga yang berkumpul di meja makan ini menerima atas apa yang dilakukan oleh Kiara

" Hmmm mama dan papa sih tidak mempermasalahkan tapi mama tidak enak dengan kamu nak, Karana kamu di tinggal tidur sendiri an " Ajeng santai sambil menyuap nasi goreng ke mulut nya

" Bryan tidak Maslaah mah, karena itu adalah hak dan pilihan Kiara. Tentu Bryan akan menerima keputusan yang di ambil oleh Kiara "ada kelegaan di wajah milik bryan

' kamu tidak pernah berubah nak, tetap sama terimakasih" Roy terharu atas apa yang di katakan oleh menantu nya tersebut

" Tapi kamu tidak terlalu kwatir Bry, Kiara meninggal kan kamu karena ia merindukan Alana hingga tertidur di kamar nya alana" sela buk de nya Kiara dari kampung

Huk huk huk

" Minum hati hati " Bram melihat anak nya yang terbatuk-batuk

" Apa Kiara di kamarnya Alana? " Tanya ulang Bryan kepada semua orang yang ada di sana

" Iya terus, kamu pikir Kiara tidur dimana?" Tanya Ajeng bingung

" Kabur dengan Leo "

" Apa?" Ucap serentak mereka yang ada di meja makan

" Maksud kamu apa Bryan? Kiara kabur?" Tanya Ajeng,

" Sial kenapa kecoplosan, sekarang mau menjawab apa " gumam Bryan di dalam hati

" Ngak mah ngak , tadi nya Bryan berfikir Kiara menemui Leo kan mereka adalah....."

" Hubungan di antara mereka telah tiada Bryan , sekarang hanya ada kamu , Kiara dan Alana " Roy menekan kan setiap kata yang di lontarkan

" Iya pah, Bryan mintak maaf" Bryan sekarang merasa tidak enak dan bingung sendiri

Tanpa mereka sadari sepasang mata dari tadi melihat dan mendengar semua yang di bicarakan. Kiara seperti puas sendiri melihat ekspresi Bryan yang salah tingkah karena kecoplosan serta berburuk sangka kepadanya

" Selamat pagi semuanya" sapa Kiara kepada semua keluarga

" Pagi sayang, ayok duduk di samping suami mu " ujar Ajeng memerintah

" Jadi dia benar benar telah mengerjai saya? hmmm dasar perempuan labil , katanya cinta dan saling sayang tapi kenapa gagal kabur " gumam Bryan melirik Kiara

" Emang enak aku kerjain, makanya jangan galak galak dan dingin terus dong. Humbel kayak dulu lagi bisa ngak ya?" UJar Kiara di dalam hatinya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!