NovelToon NovelToon
Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 5
Nama Author: Wida Dwi Oktafiani

'Vina mau di unboxing ya?'

Menikah diusia muda membuat Ziko harus menghadapi tingkah manja istrinya serta kepolosan Devina yang membuatnya gemas sendiri.

Meskipun banyak yang meragukan, tapi keduanya tetap melangkah dan akan Ziko buktikan bahwa mereka bahagia.

Ziko akan membuktikan bahwa Devina, istri manjanya akan bahagia bersamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wida Dwi Oktafiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suamiku Sayang

Devina bergerak gelisah ketika Ziko mencium lehernya dan menyusup masuk ke dalam piyama tidurnya lalu mengusap perut Devin dengan penuh kelembutan. Setelah berganti pakaian Devina malah tidak bisa tidur karena Ziko yang memeluknya dari belakang malah melakukan hal itu dan tidak mau berhenti.

Lain halnya dengan Devina yang meminta Ziko untuk berhenti Ziko justru semakin pening sendiri karena melakukan hal itu pada Devina. Menjauhkan wajahnya Ziko membawa Devina untuk berbalik dan menghadap ke arahnya lalu menatap wajah cantik itu dengan senyuman.

Mendekatkan wajahnya Ziko mencium bibir Devina dengan penuh kelembutan sambil mengusap tengkuk Devina dengan sayang.

"Ziko... udah... enggak bisa... nafas.. ish udahhh"

Devina mendorong tubuh Ziko ketika dia hampir kehabisan nafas dan begitu Ziko menjauhkan wajahnya Devina terengah sama seperti Ziko.

"Maaf"

Mengerucutkan bibirnya sebal Devina memeluk Ziko lalu menyandarkan kepalanya di dada bidang pria itu sambil memejamkan matanya.

"Vina ngantuk." Kata Devina manja

"Iya kamu tidur aja aku janji gak bakal gangguin." Kata Ziko sambil membalas pelukan itu dengan sayang

"Bener ya?" Kata Devina

"Iya sayang"

"Ziko juga tidur." Kata Devina

Ziko bergumam pelan sebagai jawaban lalu mengusap kepala Devina dengan sayang dan membiarkan istrinya itu tertidur di dalam dekapannya. Tak butuh waktu lama Devina tertidur dengan lelap membuat Ziko tersenyum sambil menatap wajah cantik yang terlihat begitu tenang.

Mengusap pipi Devina dengan sayang Ziko mencium keningnya lalu berusaha memejamkan mata dan tertidur bersama dengan Devina.

'Ziko saya tau kalau kamu sudah terbiasa dengan sikap manja Devina, tapi saya sedikit cemas dengan keluarga kamu, tidak bukan tidak percaya saya hanya sedikit cemas saja karena Devina itu manja sekali,'

Tiba-tiba saja perkataan mertuanya Ziko ingat ketika tadi dia mengobrol bertiga dengan Daffa dan Fahisa.

'Kalau Devina ingin belajar atau melakukan sesuatu biarkan saja, tidak masalah dia juga seorang istri harus mulai terbiasa dengan kewajibannya yang baru, biarkan dia belajar'

Ziko tersenyum sambil mengeratkan pelukannya, dia sama sekali tidak masalah, tapi mertuanya memang benar juga.

Mungkin kalau kedua orang tuanya tidak akan masalah, tapi keluarganya yang lain Ziko juga sedikit takut kalau Devina malah jadi bahan bicaraan.

Tapi, Devina masih muda mereka juga baru menikah masih banyak waktu untuk Devina belajar.

'Saya percaya sama kamu, terima kasih sudah menjaga Devina dan memberikan perhatian yang begitu besar padanya'

Orang tua Devina telah menaruh percaya padanya dan Ziko harus menjaga itu semua, dia akan membuktikan bahwa Devina akan selalu bahagia bersamanya.

Tidak akan dia biarkan seorangpun menyakti Devina.

Istri kecilnya yang manja.

¤¤¤

Pukul enam pagi Devina sudah bangun mungkin karena tadi malam dia tidur cepat makanya bangun lebih awal dan sekarang Devina tengah asik memandangi wajah Ziko yang tertidur disampingnya. Biasanya Devina tidur sendiri atau bersama Devano, tapi Devano lebih sering menemani dia sampai tidur saja lalu kembali ke kamarnya sendiri.

Rasanya senang sekali bisa melihat wajah tampan Ziko begitu dia bangun tidur apalagi pria itu terlihat tenang sekali, tapi kalau udah bangun Ziko akan bersikap menyebalkan. Mengusap sayang pipi suaminya Devina mendekatkan wajahnya lalu mencium sekilas bibir Ziko dan pergi ke kamar mandi.

Mengingat Devina bangun lebih pagi dia akan membantu mertuanya di dapur, ya meskipun Devina tidak bisa memasak, tapi tidak masalah dia bisa membantu sedikit. Selesai mandi dan berganti pakaian Devina melirik Ziko yang masih tertidur lalu pergi keluar kamar.

Sampai dibawah Devina langsung menghampiri mertuanya yang sedang sibuk di dapur.

"Mamaa"

Nazwa menoleh lalu tersenyum senang ketika melihatnya.

"Eh udah bangun sayang?" Tanya Nazwa

"Udah Ma sekarang Vina mau bantuin Mama ya?" Kata Devina

"Iya boleh, Ziko masih tidur?" Tanya Nazwa

"Heem dia masih tidur Vina enggak bangunin." Kata Devina

"Dia kadang susah dibanguninnya Vina." Kata Nazwa

"Berarti sama kayak Vina di rumah juga Vina susah dibanguninnya." Kata Devina membuat Nazwa tersenyum mendengarnya

Saat Nazwa mengambil beberapa sayuran dari dalam kulkas Devina terus menatapnya menunggu sang mertua memberikan perintah untuknya karena Devina sama sekali tidak tau apa yang harus dia lakukan.

"Mama mau masak apa?" Tanya Devina

"Sup"

"Mama masaknya sayuran terus." Kata Devina membuat Nazwa tertawa mendengarnya

"Papa sama Ziko sukanya makan sayur sayang, Vina enggak suka?" Tanya Nazwa

"Suka juga." Kata Devina sambil tersenyum

"Vina mau tau? Dari dulu Mama mau banget punya anak perempuan dan sekarang Mama senang sekali karena punya menantu seperti Vina yang sudah Mama anggap seperti anak Mama sendiri." Kata Nazwa

Devina tersenyum senang ketika mendengarnya.

"Vina mau peluk Mama boleh?" Tanya Devina

Nazwa menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan hal itu membuat Devina tersenyum senang lalu memeluk mertuanya sebentar.

"Di rumah Vina suka peluk Mommy." Kata Devina

"Vina juga boleh peluk Mama." Kata Nazwa

"Eh Mama malah ajak Vina ngobrol nanti enggak jadi masaknya." Kata Devina membuat Nazwa tertawa mendengarnya

"Yaudah ayo masak." Kata Nazwa

Dengan penuh semangat Devina menganggukkan kepalanya lalu membantu mertuanya untuk memasaak dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.

Sepertinya dia akan memiliki kebiasaan baru.

¤¤¤

"Kenapa gak bangunin aku?"

Devina yang baru saja masuk ke dalam kamar tertawa kecil melihat Ziko yang memasang wajah cemberutnya, dia baru saja selesai membantu mertuanya memasak dan berniat untuk membangunkan suaminya, tapi Ziko ternyata sudah bangun. Bukan hanya bangun pria itu juga sudah selesai mandi, tersenyum manis Devina berjalan mendekat lalu memeluk Ziko dengan sayang.

Ziko yang awalnya cemberut berubah menjadi tersenyum begitu mendapat pelukan dari istrinya, dia suka sekali kalau Devina sudah memeluknya. Saat bangun tadi Ziko merasa sangat kesal karena tidak ada Devina disampingnya padahal Ziko ingin seperti biasanya bangun tidur dengan melihat wajah istrinya.

"Ziko wangi banget." Kata Devina sambil menghirup aroma tubuh suaminya

"Kan habis mandi Vin." Kata Ziko

"Vina tadi bangun duluan terus ke dapur untuk bantuin Mama masak." Kata Devina

"Ya ampun istri aku pintar sekali." Kata Ziko sambil mengusap kepala Devina dengan sayang

Tertawa kecil Devina melepaskan pelukannya lalu menatap Ziko yang tengah tersenyum.

"Yuk turun Mama sama Papa udah nungguin." Kata Devina

"Kiss nya mana?" Kata Ziko sambil menunjuk bibirnya

Devina berdecak kesal, tapi pada akhirnya dia tetap berjinjit dan mencium sekilas bibir suaminya.

Dengan perasaan bahagia Ziko merangkul Devina lalu mereka bersama-sama keluar dari kamar dan pergi ke ruang makan. Sudah ada orang tua Ziko disana dan keduanya tersenyum saat melihat mereka.

Duduk bersebelahan Devina tersenyum pada mertuanya, dia sudah mulai terbiasa sarapan bersama dengan keluarga suaminya.

"Ma Pa nanti Ziko mau ajak Vina keluar ya?" Kata Ziko sebelum mereka mulai makan

"Iya Ziko kalian pergi jalan-jalan saja supaya tidak bosan di rumah." Kata Nazwa

"Mama kamu benar Vina pasti bosan kalau hanya diam diri di rumah." Kata Zidan membuat Devina tersenyum mendengarnya

Dia memang sedikit bosan kalau di rumah sih tidak karena ada Devano serta Mommy nya yang bisa dia ganggu atau ajak bercerita.

"Yaudah kita makan dulu." Kata Nazwa

Mendengar hal itu Devina langsung mengambilkan sarapan untuk suaminya dengan penuh semangat membuat Ziko tersenyum melihatnya.

Apalagi ketika Devina menatapnya dengan senyuman.

"Makan yang banyak Ziko"

Menggemaskan sekali wajahnya.

¤¤¤

Vina makin hari makin buat Ziko jatuh cinta dehh😚

1
ayu cantik
bagus
Nouna Chaca
ziko nakal sekali sm anak sepolos vina
Nouna Chaca
lucu kali vina
Nouna Chaca
vina... /Smile//Smile//Smile/
A.R
kemana aja Thor?
Dwi Zwei
Luar biasa
Abinaya Albab
klo anak Vina & ziko aktif gk bisa anteng itu karena ortunya juga pada g bisa anteng & pecicilan trz gmn anaknya vano sama adara secara keduanya dingin,cuek & datar 😅 apakah anak vano dara jg 11 12 seperti ortunya atw mlh lebih 🤔🤭
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
gemes bangt sama karakter Devina,manja gimana gitu ya lucu🤭
juli8ri
gadis kesayangan di buat nangis. kena ceramah pasti nya
juli8ri
masih asyikk untuk di baca
Windi Novita
Aku juga mau suami kayak ziko
Silvi Febriana
l
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
M'herawatiie
visualy cocok sama ceritay
Liana Rismawati
pingin punya mantu kayak ziko
•Rifa_Fizka
Hallo Thor ijin promosi ya😃
Mampir yuk di novel pertama ku yang berjudul "KEKUATAN HATI WANITA"

Berkisah wanita yg bangkit dari penghianatan.

Mohon dukungannya, terimakasih🙏🏻🤗🌹
Roce Mawar Ginting
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Fania Nia
💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Rina Rhein
dari awal baca maraton thor bacanya berasa lg baca cerpen dalam majalah aneka yess warna penulisannya sama kaya penulis cerpen dimajalah2 jaman 90an
Sarah
Makasih kak, ceritanya bagus banget 🤩 Aku sangat suka karakter tokohnya 😘 Pokoknya The best untuk author pokonya nga ada duanya 😁

Semangat terus yaa untuk buat cerita2 yang tentunya gemesin dan penuh warna 😍 Love you Thor❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!