Season awal.
Perjalanan para ksatria nusantara setelah berakhirnya zaman kerajaan. Dan berubah menjadi zaman ksatria era baru dengan tujuan memberantas kejahatan penindasan yang merajalela di nusantara.
Perjuangan Barata untuk membentuk sebuah perguruan dengan mendidik anak-anak yang berhasil ia selamatkan dari korban peperangan yang pernah terjadi pada zamannya.
"Meskipun kami harus mati sekalipun ditangan kalian! Tidak akan membuat aliran putih lenyap dari muka bumi ini! Dan kau! Akan membayar semua ini" tutur Suntari setelah melihat Satril yang tergeletak dengan nada kebencian pada Arya
Kesatuan dan kekompakan perguruan Sugiran yang menjadi simbol sebagai hubungan kebersamaan yang kuat, menciptakan kekuatan yang nyaris tak tertandingi oleh kelompok lain dan ksatria hebat sekalipun.
Jelajahi kisah lengkapnya! Semoga terhibur,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka junhata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjalanan Bermula Part3
"Sastra dan Semiang bagiku mereka tidak terlalu tampan"! ujar Argus yang seolah iri karna Novita dan Sugita selalu menyebut-nyebut nama Sastra dan Semiang
" Itu karna kau laki laki! Andai kata kau wanita! Pasti kau juga tergila-gila pada Sastra atau pun Semiang!" kata Zabela seraya membela Novita dan Sugita
" Tidak juga! Jika Aku menyukai seseorang yang sama sekali tidak menyukaiku, maka aku akan berusaha untuk melupakanya! Karna bagiku segala sesuatu yang ada didunia ini memiliki takdir tersendiri!" kata Argus lagi seolah membantah ucapan Zabela
" Itu berarti kau kalah dalam berjuang! Hidup ini memang memiliki takdir tersendiri, namun semua itu harus disertai dengan perjuangan dan pengorbanan!" sambung Apriana pada Argus seraya membenarkan Zabela
" Kau benar! Tapi kata-katamu tidak bisa disamakan dalam urusan cinta! Karna cinta hanya sebatas jembatan untuk menuju perjodohan dan itu ada waktunya!" sambung Argus pada Apriana seraya membenarkan apa yang diucapkannya
" Aku tidak mengerti apa yang kalian bicarakan?" sambung Nara yang dari tadi hanya bisa mendengarkan
Begitu juga dengan Parta yang hanya bisa diam
"Aku mengerti! Tapi aku diam! Karna menurutku kita harus menyelesaikan perintah dari guru dulu! Baru bicara soal cinta! " sambung Parta
" Parta benar! Dan untuk kalian berdua simpan dulu perasaan kalian tentang cinta! Jangan sampai kalian mempersulit keadaan!" kata Zabela pada Novita dan Sugita seraya sependapat dengan Parta
"Baiklah!" jawab Novita dan Sugita dengan serempak
Perjalanan mereka bertujuh sudah lumayan jauh, Namun sayang nya perjalanan Mereka dihalangi oleh Artasura dan empat orang temanya.
Pada saat malam tiba, diperjalanan.
" Mau kemana kalian? Sepertinya kalian seorang pendekar!" tanya Artasura
" Kami mau pergi ke desa yang ada disekitar sini.!" Jawab Argus
"Apa tujuan kalian?" Tanya Artasura lagi seraya membentak
"Maaf! soal itu, kami tidak bisa memberitahumu!" jawab Argus
"Ooo! Bagaimana kalau secara paksa?" kata Artasura seraya menantang bertarung
"Maaf! Kami tidak ada urusan dengan kalian! Dan jangan halangi kami!" kata Argus seraya menolak tantangan tersebut
" Banyak omong!" kata Artasura
"Hiaaaat..!!" Artasura pun langsung menyerang tanpa aba-aba
Akhirnya terjadilah pertarungan antara dua kelompok tersebut, Setelah pertarungan cukup lama masing-masing orang mengeluarkan beberapa jurus.
Argus mengeluarkan jurusnya dengan suara yang keras.
"Bola api" Argus
dan mengenai salah satu teman dari Artasura (Dan terluka)
Begitupun dengan Zabela juga mengeluarkan jurusnya
" Panah Es! " ucap Zabela juga mengenai salah satu teman Artasura ( Juga terluka)
"Itu seperti kekuatan Barata! apa jangan-jangan mereka adalah anak buah Barata?" ujar Artasura dalam hati saat melihat Argus dan Zabela mengeluarkan kekuatannya
" Jurus kalian lumayan hebat! Tapi itu tidak berarti apa-apa bagi Artasura!" kata Artasura seolah meremehkan
Kemudian Artasura membalas serangan tersebut dengan jurusnya.
" Bayangan Iblis!!" ucap Artasura mengeluarkan jurusnya
Dan tepat mengenai Parta ( Terluka )
Artasura memberikan serangan nya secara bertubi-tubi hingga mengenai Novita Sugita Apriana dan Nara, cukup parah hingga memaksa Argus dan Zabela untuk melarikan diri.
Namun sebelumnya satu teman Artasura tewas ditangan Parta karna tertusuk pedang Parta yang memiliki kecepatan Angin.
"Zabela!" panggil Argus seraya memberikan isyarat
" Baik! Trihalimun..!" ucap Zabela mengeluarkan jurus menghilang
Mereka bertujuh pun menghilang dan muncul cukup jauh dari tempat tersebut.
"Pengecut!" ujar Artasura
Mereka muncul di sebuah hutan yang cukup aman dari kejaran Artasura.
" Apriana! Apakah kalian tidak apa-apa!" tanya Argus seolah cemas
Namun Apriana ,Novita ,Sugita , Dan Nara tidak menjawab karena mereka terkena serangan tenaga dalam dari Artasura.
" Zabela apa kau bisa menyembuhkan mereka?" tanya Argus dengan kecemasannya
" Akan kucoba!" jawab Zabela yang bersikap tenang
Setelah Zabela mencoba menyembuhkan luka tersebut, akhirnya mereka pun sembuh
namun kekuatan mereka belum pulih.
" Maafkan aku! Aku tidak bisa memulihkan kekuatan Mereka!" terang Zabela pada Argus
"Kenapa?" tanya Argus
" Karna kekuatan Artasura sangat kuat dan kemampuanku tidak setinggi Berta" terang Zabela
"Tidak apa-apa! Syukurlah kau sudah bisa menyembuhkan mereka!" kata Argus
Beralih ke Artasura...
Artasura merasakan bahwa mereka adalah anak murid Barata
"Aku yakin mereka pasti murid Barata! Sebab belum ada orang yang memiliki ilmu pengendali alam, selain Barata!" ujar Artasura pada salah dua orang temanya Udara dan Rakasura
" Apakah kita harus mencari mereka?" tanya Rakasura
"Itu sudah pasti! Karna kita bisa mencari tau keberadaan Barata melalui mereka.!" jawab Artasura
(Kembali ke Argus)
Karna hari dalam keadaan malam, Argus memutuskan untuk istirahat ditempat tersebut. Dan pada saat semuanya sudah tidur Argus dan Zabela bingung karna empat orang temanya masih dalam keadaan hilang kekuatan karna terserap oleh serangan Artasura.
(Menjelang Pagi)
"Apa yang harus kita lakukan? Tidak mungkin kita meneruskan perjalanan sementara teman-teman kita dalam keadaan tidak ada kekuatan!" kata Argus berkata pada Zabela dan Parta
" Mungkin Kita harus menunda perjalanan untuk sementara waktu, sampai keadaan mereka membaik!" terang Zabela memberikan saran
"Berapa lama kekuatan mereka bisa dipulihkan?" tanya Parta pada Zabela
"Cukup lama! Hanya guru dan Berta lah yang bisa memulihkan kekuatan dengan cepat!" jawab Zabela
"Haruskah kita kembali keperguruan?" tanya Parta lagi
"Tidak mungkin! Karna kita tidak memiliki banyak waktu.!" jawab Zabela
Sementara Argus mempunyai cara lain.
"Zabela! Apa kau bisa memulihkan ilmu Trihalimun pada mereka dengan cepat?" tanya Argus pada Zabela seolah menemukan ide
" Kalau untuk satu kekuatan! Mungkin bisa" jawab Zabela
"Baiklah kalau begitu! Tidak ada jalan lain selain menyuruh mereka kembali keperguruan!" kata Argus
Zabelapun langsung mengerti maksud dan tujuan Argus tersebut.
" Aku mengerti apa yang Kau maksud! Kau menginginkan mereka kembali perguruan sementara kita bertiga meneruskan perjalan!" terang Zabela
Kemudian Apriana, Novita, Sugita, dan Narapun, disuruh kembali ke perguruan.
Meskipun seolah merasa tidak enak Arguspun mengutarakan tujuannya pada Apriana.
" Apriana! Maaf! Kita harus berbagi tugas karna keadaan yang tidak baik!" kata Argus pada Apriana dan tiga temanya
" Apa yang bisa kami lakukan?" tanya Apriana
" Zabela akan memulihkan jurus Trihalimun kalian! Selanjutnya aku menginginkan kalian kembali keperguruan! Karna jika kalian berempat ikut meneruskan perjalanan, akan membahayakan nyawa kalian dan kita semua! Dan aku berharap kau mengerti maksudku Apriana!" terang Argus pada Apriana
" Baiklah! Kalau itu adalah satu-satunya cara yang terbaik! Aku tidak keberatan! Dan mungkin aku sudah gagal dalam menjalankan perintah dari guru!" ucap Apriana menerima sedikit menggerutu
"Tidak! Kita tetap satu kelompok! Jika kami berhasil itu adalah kerja sama kita semua!" ucap Argus seraya memberikan semangat pada Apriana dan teman-temanya yang lain
Kemudian Zabela pun melakukan dan berhasil memulihkan Trihalimun pada Apriana, Dan mereka meneruskan perjalanan sesuai yang direncanakan.
Sementara Apriana, Novita, Sugita, dan Nara kembali Keperguruan yang hanya memiliki jurus Trihalimun, Jurus ini berguna untuk menghilang dan melarikan diri.
Argus menyuruh Zabela memulihkan jurus Trihalimun karna takut Apriana dan tiga orang temanya kembali bertemu dengan Artasura atau musuh yang lain
Dan Meskipun demikian, Argus masih takut akan keselamatan mereka berempat. Mengingat aliran hitam menyebar dimana-mana.
Oleh sebab itu, Argus menyuruh Zabela untuk menulis surat dari kulit hewan untuk dikirimkan ke Barata, melalui panah es yang digunakan Zabela dan menceritakan apa yang terjadi.
" Zabela! Aku ingin kau mengirimkan surat pada guru! Dan menceritakan apa yang terjadi! Karna aku takut akan keselamatan mereka! Karena sepertinya orang yang menyerang kita semalam, bukan orang sembarangan" pinta Argus pada Zabela
.........................
Dan Titi di akhir kalimat 🙏🙏
Dan mereka membantai penduduk tanpa pandang bulu 😈👿
Thor, setiap akhir kalimat, mana tanda (.) titiknya??
🙏🙏😊😊
semoga sastra bisa mengendalikan amarah yg sllu datang tiba²
penulisannya tidak terlalu berat & tidak bertele², jadi pembaca dg mudah masuk mengikuti alur cerita
Inti cerita nya pun beda yg lain, pemilihan nama² tokohnya jg merakyat (bener² menyesuaikan)
Mengangkat cerita anak negri,, makasih Bang Jun sudah berkenan menyapa pembaca
Semangat terus dalam berkarya ya Bang Juna