NovelToon NovelToon
The Gods World

The Gods World

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: Dyo Erdika

Selama ribuan tahun, Kekaisaran Shen berdiri di Benua Zhanxi, melewati perang, pergantian kaisar, serta zaman yang terus berubah. Namun di balik sejarah panjang itu, terdapat satu nama yang hanya dianggap sebagai legenda.

Shen Hao Feng.

Kaisar pertama sekaligus pendiri Kekaisaran Shen—seorang Dewa Fana yang telah menghilang selama lebih dari sepuluh ribu tahun.

Ketika perang kembali menghancurkan wilayah Kekaisaran Shen dan musuh mulai menginjak tanah yang dahulu ia bangun dengan tangannya sendiri, sosok yang seharusnya hanya tinggal dalam sejarah itu akhirnya kembali.

Ia melihat bagaimana kekaisarannya berubah. Ia melihat rakyatnya menderita. Dan ia melihat tanah yang pernah ia lindungi dihancurkan oleh tangan musuh. Kini, Shen Hao Feng tidak kembali untuk merebut takhta. Ia kembali untuk mencari tahu siapa yang berani menghancurkan Kekaisaran Shen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyo Erdika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Sekte 8 Pedang Naga

"Haaa!!!..." selama beberapa jam adu jotos akhirnya Fei Xuen membunuh Kung Pei hingga kepalanya berlubang dan tumbang.

Chang Jia tersenyum puas saat Fei Xuen selesai dengan bagiannya. "Baiklah saatnya juga aku selesaikan bagianku." Chang Jia meregangkan otot lehernya saat Iblis Jiwa menjaga jarak darinya.

Chang Jia menarik keluar pedang perak dengan lemah membut namun bayangan pedang lain seolah mampu menghipnotis pandangan siapapun agar beranggapan bahwa pedang itu memiliki lebih dari satu bilah.

Chang Jia merapatkan kaki dan dari ruang muncul 5 pedang perak besar tertata rapi. Chang Jia tersenyum kecil dari balik topengnya.

"A-apa itu." iblis Jiwa tampak tertekan. "Sial kalau aku tahu aku akan berhadapan dengan mamusia kuat harusnya aku tidak akan datang."

Iblis Jiwa mengeluarkan artefak kuat berupa palu berapi. "Aku kini terpaksa memakai Palu berapi."

Iblis Jiwa memegang palu api yang perlahan membesar dan kini ukurannya melebihi tubuhnya sendiri dan Iblis Jiwa mengangkat palu api untuk meremukkan badan Chang Jia.

Hawa panas dan hutan-hutan serta monster dan pasukan lemah terbakar dalam sekejap saat palu api semakin mendekat.

Chang Jia mengarahkan setiap pedang dari lima pedang membentuk satu hingga ukurannya menjadi besar.

"Hancur!." Chang Jia melempar pedang perak besar itu hingga menabrak ujung palu berapi.

"Dom!...." ledakan dentumannya mampu membuat mereka yang lemah terbang dan pepohonan ingin lepas dari akarnya.

Fei Xuen berusaha melihat melalui matanya yang setengah terbuka. "G-guru!."

"Huh!." iblis Jiwa menambah tekanan pada palunya hingga pedang Chang Jia terdorong sedikit.

Namun tidak akan ada yang menyangka jika Chang Jia akan menjaga jarak dan menendang gagang pedang hingga menembus palu berapi hingga melubangi perut iblis jiwa.

"Uhh... Apa?..." iblis Jiwa merasakan perutnya berlubang dengan tangan gemetar. "A-aku akan mati?." ia perlahan jatuh menimpa pasukan Kekaisaran dan monster.

Tubuh Iblis Jiwa juga lenyap seolah-olah tak pernah ada disana. Api yang membara di area lingkupnya menghilang seolah alam kembali semula.

"H-hei Jenderal Kung Pei kalah, i-iblis jiwa juga kalah."

"M-mustahil."

Satu per satu dari puluhan ribu pasukan yang selamat mundur gemetar ketakutan.

"Lari!."

"Kita kalah. Semuanya mundur!."

Fei Xuen tersenyum senang bersama pasukan Kekaisaran Shen.

"Menang!."

Sorak kemenangan yang meriah itu mungkin bisa terdengar sampai kota Jing'nan yang sudah siap siaga bertahan jika pasukan Shen di Teluk Jing'nan kalah.

....

Shen Hao Feng berdiri setelah kemenangan itu di raih. "Kurasa sudah waktunya kembali." Shen Hao Feng menyimpan semua kembali barangnya lalu melangkah cepat ke sisi Chang Jia.

"Guru." Chang Jia memberi hormat.

"Grandmaster!."

"Leluhur!."

Semua orang memberi hormat kepada satu orang yang membantu mereka memenangkan pertarungan yang harusnya berat ini dengan mudah.

"Waktunya kembali ke rumah dan membangun fondasi yang lebih kuat." Shen Hao Feng menghela nafas lembut. "Aku akan membuat Sekte." ucapnya yang tanpa sadar membuat 10.000 pasukan disana senang.

"Sekte 8 Pedang Naga!."

....

Sekembalinya dari Teluk Jing'nan. Shen Hao Fenh menepati janjinya dengan membuat Sekte 8 Pedang Naga. Shen Hao Feng menanam pohon besar abadi yang bisa mengeluarkan energi spiritual hingga memudahkan murid sekte berkultivasi.

Selain itu Shen Hao Feng membuat patung 8 Naga melalui pahatan kagu pohon abadi hingga siapapun yang melihatnya akan mengenal siapa itu 8 Naga.

Shen Hao Feng meletakkan Sekte 8 Pedang Naga di belakang Ibu Kota Shi langsung untuk mendapat lebih banyak murid. Sekaligus Shen Hao Feng tidak pelit untuk meletakkan buku-buku teknik dan ajaran dasar kultivasi di perpustakaan. Dan dengan artetak suci Shen Hao Feng membentuk 1.000 lantai pagoda untuk memperkuat ketahanan jiwa dan fisik terutama mental.

....

Pada saat bersamaan, pusat pertemuan Kaisar 3 Aliansi Kekaisaran Song, Jiang, dan Zou.

"Hah... Melihat laporan dari pasukan yang selamat mereka melihat Naga Perak dan Naga Jade." ucap salah satu Kaisar yang sudah tua.

"Brak!." kaisar wanita yang angkuh menggebrak meja karena tak senang. "Memang kenapa?! Kekaisaran Song kami memiliki lebih banyak pasukan basis Master hingga tanah. Kalian saja para pria tua meminjam pasukan dari Kekaisaranku." perkataan perempuan itu jelas ditujukan untuk hinaan.

Dalam hati kedua pria tua Kaisar Jiang dan Zou mereka kesal dengan sikap Kaisar baru Song.

"Nyonya Naga adalah simbol kekaisaran mereka terutama dua dari pedang legenda itu telah muncul. Kami tidak bisa mengambil resiko." ucap Kaisar dari Jiang.

"Apa?." dahi wanita itu berkerut.

"Saya juga nyonya, maaf tapi Kekaisaran Zou tidak akan ambil tindakan perang lagi. Kami akan mundur dan memberi mereka kompensasi atas perbuatan kami." Pria tua dari Zou berdiri dan meninggalkan kursi aliansi.

"Saya juga, demi rakyat Jiang saya harus bijak mengambil keputusan bukan dari egois dan emosi." pria tua dari Jiang meninggalkan kursi aliansi dan hanya tersisa perempuan dari Song.

Semenjak itu juga kedua Kekaisaran Jiang dan Zou mundur dari perang dan siap mengganti kerugian atas mereka perbuat. Dan atas perintah diam-diam dari Shen Hao Feng mereka meninggalkan Benua Zhanxi dan membayar ratusan juta Yuanbao untuk satu Kekaisaran.

Namun Kekaisaran Song terus menggempur besar-besaran selama berbulan-bulan hingga akhirnya mereka kalah telak dan tanah Benua Kekaisaran Song, Benua Hanxin telah menjadi milik Kekaisaran Shen dan bagian dari benua Zhanxi.

Kini selama bertahun-tahun dan 10 tahun telah berlalu Kekaisaran Shen melejit dari berbagai perkembangan dan menjadi puncak kekuatan Kultivator dari 3 Benua yang ada.

.....

Sekte 8 Pedang Naga.

"Hm...." dua mata pria terbuka selama bertahun-tahun telah meditasi. "Selama 6 tahun aku bermeditasi dan aku belum mampu menerobos Basis Dewa Fana tahap 2."

Shen Hao Feng menghela nafad berat kemudian berdiri. "Aku ingin melihat seperti apa Sekte ku sekarang." Shen Hao Feng membuka pintu dan saat kakinya menyentuh bagian dari pohon kehidupan energi spiritual Shen Hao Feng meledak.

Tentu saja semua murid Sekte dan Tetua segera memberi hormat kepada pria yang mengubah sejarah Kekaisaran Shen dalam beberapa bulan.

Shen Hao Feng berpindah cepat ke atas pohon Kehidupan. Matanya tampak tenang melihat Ibu Kota Shi berkembang lebih baik dan Murid Sekte berlatih dengan baik.

Shen Hao Feng duduk di dahan pohon dan mengambil satu kendi arak dari cincin ruang. "Semua usaha sudah kulakukan tapi kenapa aku tidak menerobos juga?."

Shen Hao Feng meminum satu kendi berharap mabuk namun spiritualnya menetralkan racun mabuk itu hingga bagi Shen Hao Feng itu hanya air berasa biasa di lidah.

"Grandmaster saya Fei Xuen apa anda masih ingat saya?." ucap perempuan yang tiba-tiba muncul dari belakang.

"Fei Xuen... Ya aku ingat, ada apa?." Shen Hao Feng sedang dalam hati tak baikuntuk melihatnya langsung.

Fei Xuen merasa hati Shen Hao Feng sedang tidak baik hingga nadanya terdengar ragu. "Kaisar meminta saya memanggil anda karena ada kemunculan Prasasti dari era purba di Benua Hanxin."

"Prasasti?." Shen Hao Feng terdengar tertarik.

"Iya Grandmaster. Selengkapnya Kaisar sendiri yang akan menceritakannya."

"Baik." Shen Hao Feng berdiri dan dia melakukan pemindahan ruang untuk cepat sampai di aula Kekaisaran.

Fei Xuen sendiri terkejut tiba-tiba berada di Aula Kekaisaran. Shen Luo sendiri sedang membahas Prasasti itu dengan sekumpulan Panglima baru.

Melihat Shen Hao Feng hadir mereka semua memberi salam hormat.

"Leluhur..."

Shen Luo juga memberi hormat dengan bangkit dari singgasananya.

"Biasaa saja, aku kesini karena ingin mendengar soal Prasasti yang di bicarakan." Shen Hao Feng tersenyum tipis.

Shen Luo mengangguk. "Prasasti ini mungkin dari ukiran asli Dewa Langit. Menurut petunjuk Prasasti ini muncul dalam 100 tahun sekali dan di perebutkan oleh banyak kekuatan dari Sekte maupun benua besar lainnya."

"Begitu ya." Shen Hao Feng tak pernah dengar Prasasti ini. "Mungkin saja ini bisa membuatku menerobos." pikirnya.

"Kapan kita pergi?." Shen Hao Feng bertanya langsung pada inti.

"Ini..." Shen Luo tersenyum kecut. "Tempat Prasasti akan sangat berbahaya jika terbuka tapi saya meminta Leluhur kesini mungkin jika Lehur tertarik."

"Aku akan pergi." tegas Shen Hao Feng.

"Eh apa?." Shen Luo tak percaya dengan apa yang dia dengar.

"Aku bilang aku akan ikut." tegasnya lagi.

"Tapi masalahnya untuk orang yang bisa masuk ke dimensi dimana Prasasti berada. Seseorang itu tidak boleh di atas basis Langit puncak atau dia akan terkena hukuman langit dan meninggal menjadi abu."

Shen Hao Feng mendengus dan berbalik badan. "Hukuman langit? Bagiku itu tidak ada apa-apanya selain mainan. Tapi untuk menarik aku akan tekan kultivasiku ke Langit puncak."

Shen Luo tersenyum diam saat Shen Hao Feng siap pergi ke benua Hanxin demi Prasasti Dewa sejak Era Purba.

"Semoga berhasil Leluhur."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!