Cherry adalah seorang gadis yang beruntung, ia memiliki keluarga yang hangat dan sangat menyayanginya, hidupnya seperti impian banyak gadis seusianya terlebih ia memiliki Kakak Laki laki yang selalu melindunginya Kevin, di sekolah berpacaran dengan pria paling populer sekaligus ketua OSIS Dion Prince, namun setelah kehadiran dua Pria bernama Bumi dan Langit hidupnya berubah, masa lalu yang selama ini ia cari kebenarannya perlahan mulai terungkap. Akankah Cherry berhasil mengetahui masa lalunya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bella Alvionita Narendra
Bella adalah gadis tercantik di kota Nirwana, ia merupakan anak dan pewaris tunggal keluarga Narendra, selain cantik Bella punya banyak bakat juga memiliki kepribadian yang baik dimata oranglain.
Kecantikan Bella membuat banyak pria menggandrungi nya, salah satu pria itu adalah Alfa Wijaya. Alfa Tidak pernah menyukai wanita lain dihidupnya selain Bella.
Keluarga merekapun bersahabat bisa dibilang keluarga mereka adalah keluarga yang setara dari berbagai macam sisi.
Mereka berdua adalah sama sama anak tunggal, sama sama dari keluarga yang berbisnis di banyak bidang usaha.
Meskipun begitu perasaan Bella kepada Alfa tidak seperti perasaan Alfa kepada Bella. Bella hanya menganggap Alfa seperti kakaknya sendiri. Tak ada perasaan cinta maupun kagum, karena baginya cintanya hanya milik seorang sederhana namun menawan yaitu Arman Pratama.
Bella dan Arman bertemu di salah satu pertemuan kampus, mereka saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Arman lelaki yang benar benar Bella hargai, bukan karena kekayaan ataupun status sosialnya, tapi karena wibawa, paras dan pembawaan Arman yang tenang juga baik hati.
Mereka berpacaran cukup lama selama 5 tahun, Arman selalu berusaha untuk dapat memantaskan diri hingga akhirnya bisa bersanding dengan Bella.
Namun seberapa keras ia mencoba, keluarga Narendra tidak pernah menghargai usahanya.
Bagi Ayah dan Ibu Bella, hanya Alfa pria yang pantas di sandingkan dengan Bella, seorang pewaris tunggal keluarga Wijaya, juga teman masa kecil Bella.
Tadinya Bella mengajak Arman untuk kawin lari saja, namun Arman bukan lelaki berengsek yang mau menghancurkan hidup wanita dengan membawanya kabur.
Hingga akhirnya dengan paksaan Bella menikah dengan Alfa Wijaya.
Hati Arman remuk berkeping keping, butuh cukup waktu ia untuk bangkit melanjutkan hidup dan meraih kesuksesan.
Bella dan Alfa pun mengalami pernikahan yang sulit, Bella sama sekali tidak mau disentuh oleh Alfa, membuat Alfa menjadi pemabuk juga suka bermain wanita diluar.
Bella benar benar merasa tertekan, cintanya kandas, masa depannya pun hancur setelah Alfa memperkosanya, membuat Bella hamil tanpa persetujuan Bella. Saat hamil ia banyak mengalami tekanan mental karena prilaku bejad Alfa diluar.
Baik anak pertama maupun kedua Bella hamil karena ditiduri dengan paksa.
Meskipun tanpa cinta ia tetap berusaha untuk menjadi Ibu yang baik bagi kedua anaknya.
Mirisnya karena depresi menahun kondisi mentalnya memburuk membuat ia menderita Bipolar dan skizofernia.
Dan kemudian tragedi itu terjadi di hidupnya. Bella tanpa sadar membakar seluruh kediaman Pratama.
Karena pada saat itu musim kemarau panjang dan memang kondisi angin sedang kencang, api itu sulit sekali dipadamkan.
Padahal Bela hanya menyalakan 1 buah korek api, berharap bisa meluapkan amarah dan cemburunya, hanya sebatas itu.
Nasi telah menjadi bubur, kini Bella hanya menjalani hidupnya tanpa kehangatan apalagi kebahagiaan, raganya terkurung di dalam rumah mewah itu tanpa kewarasan.
* * *
"Bum Lo sibuk gak?"
"Ada apa?"
"Kalau gak sibuk, apa bisa Lo jenguk mami?" Pinta Langit sambil berdoa dan berharap di dalam hatinya, semoga Bumi bisa menyetujui permintaannya.
Bumi tak langsung menjawab, ada perasaan yang tak bisa ia jelaskan mulai merasuk ke jiwanya.
"Halo Bum, are you there?
"I'm sorry, but for now, I can't" Sesal Bumi, sambil menahan sesak di dadanya.
Langit menghembuskan nafas agak kecewa "Okelah Bum, gue gak bisa maksa Lo."
"Maaf ya Lang, I can't face her, i'm sorry" beberapa mutiara bening mengalir dari kelopak mata indah Bumi.
"Gue tutup ya Lang, gue lagi sibuk banget." Ucapnya berbohong.
"Okey."
* * *
Bumi sangat mencintai Maminya, ia tak pernah menyangka bahwa Maminya bukan ibu kandungnya sendiri.
Dan ia tak pernah menduga bahwa Mami membesarkannya hanya karena rasa bersalah yang ia miliki.
Ia tak mengerti kenapa ingatan masa lalunya terputus hanya sampai disaat pertama kali ia bertemu dengan Langit kecil.
Tak ada ingatan sebelumnya, hanya momen hangat saat sebuah pelukan adiknya mendarat padanya.
Saat itu adiknya berkata "Kakak Ayo main" mata Langit kala itu berbinar binar memancarkan kasih sayang dan kerinduan, membuat Bumi merasakan kehangatan keluarga.
Yang Bumi tau ia adalah kakak kandung Langit, yang terpisah jarak selama bertahun tahun Bumi Di Amerika sedangkan Langit di dalam negeri, hal yang ia percayai, padahal kenyataan yang sebenarnya sungguh ironis.
Dengan bersusah payah ia kembali ke kota Jala, mengumpulkan informasi yang mungkin dapat membawanya menemukan masa lalunya. Ia sadar bahwa ada banyak bekas luka bakar di tubuhnya meski sudah memudar, luka itu menjadi saksi bahwa memang saat tragedi kebakaran itu terjadi ia ada disana.
Ia mencari semua kejadian kebakaran yang terjadi di kota Jala hingga menemukan sebuah koran lampau yang memberitakannya.
Seluruh Villa keluarga Pratama, terbakar habis di malam itu, Arman dan Meriska meninggal di tempat sementara kedua anak mereka Angkasa dan Mentari menghilang tanpa jejak.
Ya, tenyata seorang Bumi Kaivan Wijaya anak pertama sekaligus Kakak dari Langit Kaivan Wijaya sebenarnya adalah Angkasa Pratama anak kandung seorang lelaki hebat yang juga mantan kekasih Bella "Arman Pratama".
Tak di sangka ia adalah bocah kecil yang kehilangan segalanya dalam satu malam, bocah kecil yang dibesarkan oleh pembunuh kedua orangtuanya, bocah kecil yang terpisah dari saudarinya.
Bumi bukan malaikat yang mudah memaafkan, namun ia juga bukan iblis yang sombong dan tidak tau balas Budi, hatinya memang sangat terluka namun rasa sayang pada Mami dan Langit juga Kakek tak bisa ia hilangkan begitu saja, terlalu banyak hal indah yang Bumi dapatkan di keluarga Wijaya, ketulusan dan kasih sayang itu tak bisa ia pungkiri adanya, maka dari itu hatinya bimbang ia tak sanggup memenuhi keinginan Langit menjenguk mami, terlalu sakit meskipun hatinya sangat Rindu....
Itu tiap satu bulan, gonta-ganti terus dong?!
Ya Salaam... 🗿🗿🗿