"Entah ini awal baik atau awal yang buruk, aku tak tau, tapi hati ini telah memilihnya menjadi pedampingku, baik atau buruknya adalah konsekuensi ku yang mencintainya."Rara
Menurut Rara pernikahan adalah awal yang baik, awal yang akan membuatnya bahagia, tak di sangka awal yang menurutnya bahagia berubah menjadi kehancuran, kesalahan di masa lalunya yang tidak bisa di maafkan membuat rumah tangganya hancur .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Septianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bagian 9
" Kalian gak mau nginep dulu ? " Tanya mama Lita
" Ma besok Adam harus kerja, kapan kapan aja ya pasti Rara sama Adam nginep " jawab Rara
" iya Adam besok harus kerja " Adam
" iya udah hati hati ya di jalan " ucal Mama Lita agak berat melepas anaknya yang mau pulang
" Mama jangan sedih dong kaya Rara mau kemana aja " ucap Rara dengan senyuman
" Iya sayang Mama cuma masih kangen aja sama kamu "
" lebay ah Mama " ledek Rara
" Ih kamu ini, iya udah sana pulang inget Rara harus nurut sama suami. Nak Adam tolong jaga anak Mama yang bandel ini ya "
" ih Mama, Rara gak bandel Rara itu penurut "
" iya Ma, Adam pasti jagain Rara " Adam
" kalo Rara bandel cewer aja " Mama Lita
" Nanti panjang dong kupingnya " rengek Rara
Adam hanya tertawa mendengar pembicaraan Mama dan anaknya itu
" udah lah Rara sama Adam mau pulang dulu, Mama jaga kesehatan jangan kerja terus nanti sakit lagi " ucap Rara
" siyaappp " Mama Lita meledek Rara
" Ma, Adam sama Rara pamit dulu ya " ucap Adam sambil mecium tangan Mama lita
" dah Mama ku tersayang " Rara sambil memeluk Mamanya dan mencium tangannya
" iyaa sayang hati hati "
" dah Mama " lambai Rara
Rara dan Adam pun langsung mesuk kedalam mobil dan langsung mejalankan pergi dari Rumah Mama Lita menuju Rumahnya sendiri
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
Pagi itu Rara bagun dengan seyuman yang amat bahagia tak seperti hari kemarin yang hatinya selalu penuh dengan tangisan dan kesedihan, seperti biasa hari ini Rara sedang memasak untuk sarapan. Jam menujukan angka 06.30 tapi Adam belom juga keluar dari kamarnya, dengan geram pun Rara langsung membangunkan Adam .
" Mas bangun udah siang loh " ucap Rara membangunkan Adam yang masih tertidur dengan lelap
" Apasih Al, aku masih ngantuk " ucap Adam
Rara pun terdiam Al siapa Al ?
karena sadar menyebutkan nama seseorang Adam pun bagun
" Al siapa Mas ? "
" Aldi sayang temen kantor aku "
" beneran "
" ngapain aku bohong sih aneh kamu mah, udah kamu jangan curiga curigaan di hati aku tuh cuma ada Rara seorang " ucap Adam berusa untuk menyangkinkan
" gombal ah Mas, udah sana mandi nanti telat mau sarapan apa aku di bawa ke kantor aja "
" kaya udah telat deh Ra, meding di bawa ke kantor aja makanya kalo sarapan gak keburu " ucap Adam langsung pergi ke kamar mandi
rara pun pergi dari Kamar dan langsung menyiapkan kontak makan untuk di bawah oleh Adam ke Kantor, tak lama adam pun datang dengan rapi dan bersih menyapa Rara dengan senyuman yang amat manis .
" di abisin awas kalo gak di abisin aku ngambek " ucap Rara
" iyaa sayangku, mas pamit dulu ya kamu baik baik dirumah sayang " ucap Adam lalu mencium kening Rara
Rara pun mencium tangan Adam
" dah sayang hati hati di jalan " ucap Rara sambil melambaikan tanganya
Adam pun masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan Rara, setelah Adam pergi Rara pun masuk kedalam rumannya.
" ayoo siap siap kerja "
dengan gembira Rara pun langsung pergi untuk bekerja.
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
" Hy Ra " sapa Haikal " ceria banget hari ini "
Rara hanya terseyum
" kenapa kayanya bahagia banget kamu " tanya Haikal kembali
" gak papa koh "
" aku ikut seneng liat kamu sebahagi ini, kemaren kamaren itu kamu kaya menutupi luka " canda haikal
" sotoy kamu ah "
" beneran kamu itu kamaren sok sok tegar padahal mah keliatan banget kamu lagi sedih " ucap Haikal dengan jujur
" kamaren itu cuma ada masalah sedikit dan sekarang udah selesai jadi aku bahagia " Rara
" syukur deh kalo udah selesai masalahnya aku ikut seneng " Haikal sambil menatap Rara
" oh iya mang sapro hari ini gak masuk ? " ucap Rara sambil celingukan mencari mang sapro
koki di Restoran itu hanya berjumlah 2 orang, haikal dan mang sapro.
" Iyanih Dia lagi libur, istrinya lagi sakit" Jawab Haikal
" oh kasin banget, semoga istrinya mang sapro cepet sembuh " Doa rara
" iya Aamin "
" berati hari ini kamu kerja sendiri ?" tanya Rara
" gak lah kan ada kamu " jawab Haikal
" aku kan belom bisa masak "
" aku yakin kamu bisa ayo semangat Rara " ucap Haikal dengan nada yang semangat
Rara hanya tertawa melihat haikal, setelah itupun Rara dan haikal sibuk dengan kerjanya.
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
" masakan kamu loh enak Ra, beneran suer " haikal
" apasih kamu, enakan masakan kamu "
" beneran ih pengujung juga bilang masakan kamu enak banget "
" kan di ajarin sama kamu"
" akutuh cuma ngasi tau bumbunya tapi kamu yang masak "
" akutuh gak sebagus yang kamu kira, akutuh masih di bawah kamu"
" Pak anto aja suka sama masakan kamu "
" Ra kamu udang sama Pak Anto suruh ke ruanganya " ucap Lela tiba tiba
" Aku La ? " tanya Rara
" Iya kamu siapa lagi " Lela dengan judes
" aku pergi dulu ya " Ucap Rara kepada Haikal
Rara pun menuju Ruangan Pak Anton
" Bapak panggil saya " Ucap Rara sambil memasuli ruangan Pak Anton
" iya sini Ra, duduk " ucap Pak Anton mempersilahkan Rara duduk
Rara pun duduk di hadapan Pak Anton
" Masakan kamu enak banget loh Ra " puji Pak anton
" gak koh Pak, saya masig belajar " ucap Rara dengan malu malu
" pengujung juga pada suka sama masakan kamu, kinerja kamu juga bagus banget bapak suka banget sama kinerja kamu "
" makasih pak "
" sehubung sapro minta cuti karena istrinya sakit jadi kamu yang gantiin sapro untuk jadi koki "
" pak saya " ucap Rara berbata bata
" Rara kamu harus percaya dengan diri kamu sendiri Bapak yakin kamu bisa " semangat Pak Anton
" iya pak makasih " ucap Rara
" iya udah sana kamu pulang " ucap Pak anton
" saya pamit ya pak "
Rara pun melangkah pergi dari ruangan pak Anto, tak lama Rara berjalan terlihat Haikal yang sesang menunggunya.
" kamu ngapain masih di sini ? " tanya ' Rara
" nungguin kamu " jawab Haikal
" ngapain nungguin aku ? "
" gak papa mau aja, apa kata pak anton ? " tanya Haikal
" aku suruh ngantiin Mang Sapro jadi Koki " jawab Rara
" Bagus doang "
" akutuh gak sabagus yang kamu kira tau, aku takut masakan akutuh gak enak terus ngecewain pelanggan " Rara dengan kesal
" Rara kamu harus percaya diri dong, aku yakin kamu bisa " ucap Haikal berusa untuk memberi semangat kepada Rara
" aku tuh gak bisa "
" Rara aku yakin aku bisa " Ucap Haikal sambil memenggan kedua pundak Rara dan menatap Rara dengan serius
Rara pun memadang mata Haikal yang menatapnya
" plis jangan kaya gini " ucap Rara risih dengan perlakuan Haikal
" maaf "
Rara hanya terdiam
" jangan kaya gini lagi Kal, aku takut kita di gosipin gak bener " ucap Rara
" maaf Ra, aku udah kelewatan " ucap Haikal merasa bersalah
Rara kembali terdiam
" mau aku anterin ? " tanya Haikal
" gak usah, aku usah pesen gojek " ucap Rara
tak lama gojek pesanan Rara pun datang
" Atas nama mba Rara ya ? " Tanya abang gojek
" iya pak "
tukang ojek itupun memberikan Rara helm, Rara pun memakainya
" duluan ya " pamit Rara
" iya Ra, hati hati ya "
Rara pun langsung naik ke sepedah motor itu, tak lama sepedah itu malaju kecang meninggalkan Haikal yang masih menatap kepergian Rara.
♡
♡
♡
mama sma papa Adit yg anter seserahan
sehingga sering mmbuat aku salfok🤣🤣🤣
tapi aku suka bgt Thor SMA cerita kmu👍
siapa lgi ni
apa jgn2 mamanya Adit yaaaaa
sakit aku bacay thor
jahat Skali si Adam
koq Rara resain dari restoran koq gak ada kabar ya Thor .dan gimna cerita Adit yg bos restoran tpt Rara bekerja
gak lembut bilg lembur smpai pulg MLM segala katay
ngapain lagi dikasih kesempatan
tuk dimaafin
bodoh kmu Rara👎
rumh tangga pun hancur
siapa laki2 yg mmberikn Rara pekerjaan yaaa 🤔