NovelToon NovelToon
MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

MENGEJAR CINTA SANG ANTAGONIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Gadis nakal / Time Travel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Elena, seorang gadis yang selalu kalah dan selalu di perlakukan tidak adil. Kini telah menemukan dunia baru, dengan tujuan hidup yang baru.

Mengejar cinta atau mencari harta? Elena akan melakukan keduanya sekaligus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

curiga

Setelah masalah monster teratasi, Theor mulai memikirkan tentang Elana dan Isabella. Sebelum Elena muncul, Theor berpikir Isabella adalah gadis yang dirinya cari.

Itu bermula ketika Daniel memberitahu, jika dirinya bertemu dengan Isabella pertama kali di panti perbatasan Utara. Dulu dia di tolong oleh seorang gadis dengan luka pedang di punggung atas, lalu seorang Ibu panti membawanya ke balai pemerintahan.

Karena itu lah Theor beranggapan jika Isabella adalah gadis yang dirinya cari. Karena punggung Isabella jarang terlihat, Theor tidak bisa memastikan apakah dugaan benar atau tidak. Tapi sikap hangat dan lemah lembut Isabella benar-benar membuatnya teringat dengan sosok gadis itu.

"Sebenarnya siapa yang benar? atau sebenarnya gadis itu sudah mati?." Gumam Theor.

tok..tok..tok..

"Masuk." Saut Theor.

Sam masuk membawa beberapa berkas dengan wajah lelahnya, Theor tau jika Sam pasti lelah mengurus banyak hal akibat serangan monster kemarin.

"Kau bisa meminta waktu istirahat setelah semua tugasmu selesai." Ucap Theor.

"Saya senang mendengar nya yang mulia, saya membawa data tentang putri Duke Danilen sesuai yang anda minta." Ucapnya menyerahkan berkas.

"Secepat ini?." Kaget Theor, karena baru satu minggu berlalu.

"Karena putri Duke cukup terkenal yang mulia." Jujur Sam.

"Begitu, trimakasih atas kerjakeras mu. Kau bisa pergi." Ucap Theor.

Sam membungkuk sopan dan pergi keluar, Theor mengamati berkas yang dibawa Sam. Dia ragu ingin membuka, karena takut dugaannya salah. Tapi karena penasaran dia akhirnya membukanya.

Membaca dari kertas satu ke kertas yang lain, alis Theor menukik tajam. Dia mencengkeram kertas itu kuat-kuat, entah apa yang dirinya baca sampai emosi itu membuncah.

Isi berkas satu.

Elena Van Denilen, hilang saat bayi lalu ditemukan saat berusia 16 tahun. Di bawa kembali ke Ducy, dan menikmati kehidupan bangsawan. Nona Elena dikenal pembuat onar dan pembangkang.

Isi berkas dua.

Nona Elena di temukan pertama kali di sebuah toko bunga. Pemilik toko bunga mengkonfirmasi jika nona Elena berasal dari panti perbatasan Utara, dia adalah satu-satunya anak panti yang tidak memiliki orangtua angkat karena cacat.

Kecacatan ini berupa bekas pedang di punggungnya yang dalam, saat berusia 15 tahun seorang pengrajin menawarkan Elena menutup luka itu menggunakan tatto.

"Jadi benar gadis itu adalah putri Duke?." Gumam Theor.

"Tapi jika benar demikian, bukankah seharusnya Isabella dan Elena saling kenal satu sama lain? bukankah mereka berasal dari panti asuhan yang sama?." Theor merasa curiga.

"Sepertinya aku harus mencari tau sendiri." Gumam Theor.

Theor bangkit dari duduknya, menyambar jubah hitam dan melesat pergi lewat jendela castle seperti kelelawar. Theor pergi ke panti asuhan perbatasan utara, dia ingin mencari sendiri berkas milik Elena dan Isabella.

Sebenarnya alasan Theor baru mencari tau sekarang karena dulu dia masih kecil, Sam dan beberapa orang kepercayaan orangtuanya tidak mengizinkan Theor keluar dari wilayah Castle. Jadi setelah dia mendapatkan kebebasan pergi karena menjadi anjing putra mahkota, di kesempatan itu dia mulai mencari tau sedikit demi sedikit tentang gadis penyelamat nya.

Sampai di panti asuhan itu, Theor mengendap dengan pelan memeriksa satu ruangan ke satu ruangan lainnya. Mencari dimana berkas anak-anak panti di simpan, dia harus bergerak pelan karena jika ketahuan akan repot.

Sampai di sebuah gudang, Theor mulai memeriksa semua berkas yang ada dengan teliti. Menggunakan kekuatan mata miliknya untuk mencari dengan cepat, Theor menemukan berkas milik Elena tapi tidak ada satupun berkas milik Isabella.

"Apa Daniel menghanguskan berkas milik Isabella untuk menghilangkan jejak masa lalu. Tapi tetap saja aneh kenapa Isabella dan Elena tidak saling kenal, padahal Elena di sini sejak bayi sampai berusia 14 tahun. Karena dari usia 15 sampai 16 tahun Elena bekerja di toko bunga dan menginap disana." Gumam Theor, membaca berkas milik Elena.

"Tidak mungkin Daniel di tipu, atau memang Isabella yang menyimpan sesuatu?." Gumam Theor menduga.

"Apapun itu, sepertinya aku harus segera bertemu dengan Elena dan bertanya langsung padanya. Jika benar dia orangnya, maka itu bagus." Gumam Theor tersenyum tipis.

Theor kembali ke castle dengan senyap, dia menyimpan data milik Elena sebagai bukti praduga nya. Tinggal menunggu dirinya bisa bertemu dengan Elena, maka pencariannya akan segera berakhir.

"Benar, ulangtahun Daniel. Aku bisa menggunakan kesempatan ini untuk bicara dengannya." Theor menemukan waktu yang tepat.

Di sisi Elena, dia merasa merinding akhir-akhir ini. Dia berpikir musim dingin akan segera tiba, atau memang dia akan segera jatuh sakit karena terlalu kelelahan.

"Elena." Duke datang menemui Elena di ruang santai.

"Ayah, apa ada hal penting?." Elena menyambut dengan senyum hangat.

"Tidak begitu mendesak, tapi ini cukup penting." Ucap Duke.

"Apa itu?." Elena penasaran.

"Sudah waktunya kau memilih pelayan dan pengawal pribadi. Mereka harus menjagamu saat mendatangi pesta ulangtahun putra mahkota, Ayah pasti akan sibuk bertemu dengan rekan penting. Jadi Ayah berpikir sudah waktunya untukmu mencari pelayan dan pengawal yang cocok." Ucap Duke.

"Bagaimana jika aku datang bersama Theor?." Ucap Elena tengil.

"Berhenti membicarakan bocah itu, kau harus belajar waspada Elena. Kau tidak boleh bergantung pada pria, jika ingin mengandalkan maka andalkan pengawal mu." Ucap Duke tidak senang.

"Astaga, baru begini saja Ayah sudah marah. Bagaimana jika aku dan Theor menikah nanti?." Gurau Elena.

"Tidak akan Ayah restui, bajingan itu sangat berbahaya. Jangan pernah bermimpi untuk melalukan itu Elena." Duke merinding.

"Sebenernya apa yang menakutkan dari anak itu? dia sepertinya seumuran denganku. Ayah takut dengan anak muda?." Elena meledek, dia harus bertingkah tidak tau apa-apa.

"Kau tidak tau saja, dia memiliki fisik muda tapi kekuatannya mengerikan. Menurutmu bagaimana bisa dia hidup aman di Utara yang penuh monster? tentu saja karena dia juga monster." Ucap Duke.

"Bisa saja karena dia memiliki pengawal dan pasukan kuat, Ayah terlalu melebih-lebihkan saja." Elena tidak percaya, respon layaknya anak remaja.

"Sudahlah kau memang keras kepala, jadi cepat pilih pelayan dan pengawal besok. Ayah akan mengajakmu ke barak pasukan." Ucap Duke lelah.

"Hahahahah baiklah Ayah, apa boleh aku belajar berpedang? bukankah lebih baik aku mengandalkan diriku sendiri?." Ucap Elena.

"Pilihan bagus, tapi kau akan kehilangan banyak hal jika memilih jalan itu." Ucap Duke, tidak melarang tapi tetap menasihati.

"Ayah tenang saja, aku hanya belajar sedikit sebagai bekal darurat." Elena mengerti kekhawatiran Ayahnya.

"Anak yang baik, pergilah ke kamarmu. Hari sudah larut, udara malam tidak baik untuk kesehatan." Ucap Duke.

"Hihihi Ayah juga beristirahat lah, jangan memaksakan diri bekerja terlalu keras. Ayah harus berumur panjang, di dunia ini hanya Ayah satu-satunya keluargaku." Ucap Elena, merangkul lengan Ayahnya manja.

"Kau ini, masih ada Kakek dan paman-paman mu." Ucap Duke mendengus geli.

"Tidak mau, mereka jahat. Aku hanya mau bersama Ayah saja, tapi nanti jika aku menikah dengan Theor_

"Cukup, hentikan itu Elena." Duke sakit kepala.

"Hahahahahhahahahah." Elena tertawa renyah, senang menjahili ayahnya.

1
Sribundanya Gifran
lanjut
Mellisa Gottardo: siaap🥰
total 1 replies
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mellisa Gottardo: /Scowl/
total 1 replies
Alishe
bentar lg ayam pink🤣🤣🤣🤣
Alishe: saingan theor pilihan daddyhhh gue gpp biar makin kebakaran jenggot si kaku ini🤣🤣
total 2 replies
Alishe
ga guna u curiga udah telatttttt
Alishe
masi aja si ajim belain tu setan dihhh
Alishe
bukannya iya?? 🙄
Alishe
enak ga dituduh☺☺
Mellisa Gottardo: otw salam olahraga
total 1 replies
Alishe
nah ulet belbel mau ngapain lg itu ga boleh bgt org bahagia
Alishe
ahahaha percaya ga percaya laki w jg gini pas pdkt🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: awww sosweet
total 1 replies
Alishe
keselan gue perasaan🙄🙄🙄
Alishe
bener katarak ni org
Siti Aisyah
🤭🤭🤭
Mellisa Gottardo: /Drool/
total 1 replies
Yogi Muriani
ayam warna warni 🤣🤣suka-suka-suka👍
Mellisa Gottardo: hahahaha
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayam teletubbies dong mereka jadi nya, berpelukan
Mellisa Gottardo: hahaaha
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
sekutu isabelle ternyata orang yang tak di sangka²
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
nah, baru tau takut. itu dia sifat nya orang sabar, sekali bertindak 1000 nyawa akan siap dicabik-cabik nya
Mellisa Gottardo: terharu yaw
total 1 replies
Kimyoonvi
harus bngt tiga anak ayam warna warni? 😭
Mellisa Gottardo: hahahah
total 1 replies
Evi Marena
ayam warna warni😂othorrrr the best sudah up 2part.....moga elena mau bantu mereka cari Isabella sang penipu ulung SM pendeta agung laknat😒
semangat othorrrr....moga sehat selalu 😘😘
Mellisa Gottardo: hahaha okee
total 1 replies
Alishe
puas satu puasss puas aja satuuuuu🤧🤧🤧
Alishe
agak laen antagonis ini🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!